bekas sahabat

aku punya sahabat yang bisa di bilang sangat aku percaya… dan aku menceritakan tentang sesuatu hal yang sangat pribadi ke dia, yah dosa paling nggak HALAL (nggak ada kali dosa yang halal) tapi yah gtu deh… anggap saja dosa terburuk yang ada di pkiran kalian yang membaca… :slight_smile:

minggu2, hari2, bulan2, tahun2 sebelumnya, aku adalah tipe orang yang bisa terbuka ke semua sahabatku, sahabat yang sering jalan2 denganku laah, hehe…
tapi saat ini, sahabatku yang satu ini, membuat duniaku berubah drastis!!

awalnya aku bisa memaafkan dia, karena dia menceritakan ke temanku yang satunya, yah walaupun aku sedikit kecewa juga sihh,karena di atidak bisa mnyimpan rahasia itu,dan jga kan aku rencananya ingin mengatakan kepada mereka pake mulutku sendiriii, tapi ternyata ohh ternyata, dia yang duluan… huh! sebel!! :angry:

dan bberapa hari yang lalu, aku di kasi info, kalo dia juga mengatakan hal pribadiku itu ke target aku (haha,. orang yang selama ini aku doakan untuk PH laah :ashamed0002:). hal pertama yang ada dipikiranku, aku ingin sekali memarahi dia… nggak cukup apa, dlu dia udah bilang ke tmanku?? :char17:
dan aku berpikir juga, mungkin dia cemburu aku deket ama do’i, kan sebelum dia mengatakan hal itu kpda do’i, aku kelihatan sangat deket ama do’i… huh! pntes saja do’i udah agak menjauh, ternyata itulah jawabannya,aku belum sampe mengatakan hal itu kepada do’i, malah sahabatku sendiri yang mengatakannya.
nyesel pernah crta ke dia. nyesellll sangat!! :sad:

dan saat ini, akupun merasa nggak perlu lagi menganggap dia sahabatkuu!! dia mungkin hanya bekas sahabatku. yah BEKAS SAHABAT!! tapi tenang saja, aku tetap mengasihi dia… :slight_smile: dan selalu mendoakannya.

tapi aku sangat bersyukur, karena akhirnya ku tau, klo kasih sayang yang dulu do’i kasih ke aku itu, adalah kasih sayang yang bersyarat…

dan saat ini, akupun menjadi orang yang sangat susah untuk menaruh kepercayaan ke siapapun, kecuali pada mereka yang di sana, aku masih ttp percaya kok! ^^ untuk kalian di sana yang aku masih percaya>>luv you gys… :smitten:

nggak salah kan kalo aku menganggap dia bekas sahabat??
kan aku msih mengasihi dan mendoakan dia…
tapi jujur sihh aku masih sedikit berat untuk melakukan itu (mengasihi dan mendoakan) hehe… tapi aku sedang melakukannya kok… :happy0062:

hahahha, sepertinya saya pernah mengalami hal yang serupa =D

irony :onion-head7:

menjadi pelajaran juga yah, jadi jangan mudah terlalu percaya terdahap siapapun…
Percaya sama Tuhan Yesus saja, ini yang meyakinkan dan melakukan kehendaknya… :slight_smile:

trus apa yang ente perbuat sama sahabat loe itu??
klo akuu, masih sedikit ksal juga sihh,. dan punya harapan, g ktmu dia lagii,. soalnya ribet nanti sbntar klo ktemu…
bawaannya, teringat2 melulu sama apa yang dia udah lakuin ke aku… :huh:

iya,. ini mahh, emang udah sangat g percaya lagii sama sembarangan orang… hhe… :slight_smile:

yup, btul sangat!! :afro:
cuma DIA yang bisa mnjaga kpercayaan gue… hha…

trus apa yang ente perbuat sama sahabat loe itu??
klo akuu, masih sedikit ksal juga sihh,. dan punya harapan, g ktmu dia lagii,. soalnya ribet nanti sbntar klo ktemu…
bawaannya, teringat2 melulu sama apa yang dia udah lakuin ke aku… :huh:

iya,. ini mahh, emang udah sangat g percaya lagii sama sembarangan orang… hhe… :slight_smile:

yup, btul sangat!! :afro:
cuma DIA yang bisa mnjaga kpercayaan gue… hha…

wah?? murtad?? ckck,. percaya apanya dulu ini sist… hehe,. klu percaya keselamatan pada manusia yh nggak banget… hehehe,.
klu percaya buat nyimpan2 rahasia… mungkin ada juga, tapi gue udah kagak lagee… kecuali sahabt yang asli bisa di percya, itupun tinggal 60% percaya… ckckc…

@ship-boat

Hi sis, selamat malam minggu.

Membaca post anda, seolah membaca curhat yang sama oleh sebagian besar kita semua.

Mengapa? Karena apa yang anda alami itu, pastilah pernah dialami oelh sebagian besar dari kita, terutama pada masa SMA dan kuliah, tetapi juga bisa terjadi pada masa masa sudah bekerja.

Intinya, kita tetap harus merahasiakan hal hal yang kita anggap tidak boleh diketahui oleh orang lain. Karena sekali menceritakannya kepada satu orang, kita tidak tahu sampai sebatas mana ia menentukan batas rahasia yang kita sampaikan, dan berujung pada orang sekitar kita tahu semua apa yang harusnya dirahasiakan itu.

Jadi, jangan pernah membuka rahasia anda kepada orang lain. Kisahkan saja kisah rahasia yang tidak tergolong sangat rahasia, sehingga kalau bocorpun tidak masalah.

Btw, anda pernah membaca atau nonton film action hollywood tentang CIA kan?

Nah begitu juga untuk kita, golong-golongkan rahasia yang kita miliki dalam beberapa kategori. Dimana rahasia anda yang paling dalam, hanya boleh diketahui oleh anda dan Tuhan saja. Kemudian rahasia yang boleh diketahui oleh ortu, dibawahnya rahasia yang boleh diketahui oleh saudara dan teman akrab, dibawahnya lagi rahasia yang boleh diketahui oleh teman dan kenalan, berikutnya rahasia yang boleh diketahui oleh orang yang kenal anda.

Dengan mengelola rahasia ini, anda akan tehindar dari hal hal yang kadang membuat kita tidak enak, jengah, sakit hati, kepada orang yang kita percaya untuk menyimpan rahasia itu. Jadi daipada sakit hati karena rahasia bocor, mending simpan saja, dan tidak perlu sakit hati, betul kan?

Oiya, ada satu hal lagi yang mungkin kelak anda alami. Yakni rahasia rumah tangga. Jika kelak anda sudah berumah tangga, jangan pernah bercerita rahasia rumah tangga anda (tentang suami, keuangan, kekurangan pasangan) kepada seorangpun, termasuk ortu (kecuali Tuhan). Karena saya jamin, rahasia anda pasti akan bocor seperti ingus anak balita pilek. Semakin rahasia, semakin menggoda untuk dikisahkan, jadi semakin banyak yang akan tahu.

Satu hal lagi, hindari bergossip, karena dengan mendengar kisah ‘rahasia’ teman, akan cenderung mengisahkan rahasia sendiri ataupun rahasia teman yang disampaikan untuk kita simpan. Jadi, dengan menghindari bisik-bisik membocorkan rahasia, lebih baik hindari.

Oke, gitu aja ya, semoga anda terhida dari segala masalah rahasia lagi.

Syalom

saya gak tahu ya…konteksnya sama apa gak…saya sampe sekarang gak pernah percaya sama org sama sekali…sempet tergoda utk curhat ke orang yg saya sangka really a kind guy ternyata mang bnr the real friend is only GOD… and itu yang paling save

berani yah beranilahh, tapi mereka itu sahabat doaku/sahabat rohaniq kok… :slight_smile: jadi masih bisa sedikit dipercaya… apalagi kami2, udah pernah bentrok krna masalah yang serupa juga, n akhirnya buat komitmen untuk simpan baik2 mslah antara kita2, jadi seperti keluarga kecil gitu dehh… hhe… :slight_smile:

@bruce
mat malam minggu juga bro…
iyahh,. aku udah sangat belajar dari pengalaman aku itu…
n jujur saja, kalo ingat tentang itu, aku malah jadi “urgh :angry:”, nggak pernah sekecewa ini dehh kyknya seblmnyaa…
mungkin udah penyakit si orang itu kali yah buat ngebocorinn hal2 yang sangat rahasia itu…
dulunya aku pernah di kasi tau, buat tidk mengatkan hal2 yang tergolong rahasia ke orang itu, tapi udah terlambatt, aku udah keburu cerita ke dia, dan ketakutan aku pun terjawab beberapa hari yang laluuu… hm…

aku sempat berpikir, mungkin dia nggak suka kali yah aku dekat2 sma si do’i sampe2 dia pake acara bngkar2 rahasiku ituu… kan aku rencananya, mau nyampe’in sendiriiii, yah blum disampein, do’i keburu mnjauh dari aku, ternyta krna tu orang yang ngebocrin mslah gue ituu…
dan sekarang orang itu kelihatan dkat sama do’i… pdahal tu orang kan udah punya pacar jugaa… hhh, susah juga, tapi mungkin mereka brdua itu cma teman crhat doank…
tapi aku sdh kecewa banget sama tu orang!! males juga sih ingat2 dia…
tapi ku ttp sllu cba buat mengashi diaa… :slight_smile: yah, wlpn SANGAT SULIT!! :’(

@nat0799
whaha,. gue CoPAS dee kata2 elo yang terakhirr… “the real friend is only GOD… and itu yang paling save” :afro:

Berangkat dr pengalaman2 ini, smoga qt bisa petik manfaat & hikmatnya… (sperti tips dr brada Bruce :slight_smile: ) :afro: benul tu, i agree :happy0062:

kita bisa makin bertekad bulat berusaha jadi RELIABLE FRIEND yg Trusthworthy for anybody, sehingga kelak jgn smp orang2 yg telah menganggap kita ‘sahabat TERdekat’ mereka, tiba2 malah jadi tersakiti/terkhianati gara2 kita(nya) yg ga bisa pegang ‘rahasia’ mereka… :mad0261: nahloh! kebolak case nya makin berabe qte… malu2in BABE :smiley:
jgn smp mereka ngerasain kecewa yg pernah qta rasain,… kasian… kasihilah&ampunilah musuhmu & orang2 yg ‘mendzolimi/menganiaya’ kamu… :slight_smile: so, help us God to be a trusthworthy friend, :wink: amen
:rolleye0016:

mba rinjani mmbuat aku ngeflshbck… “pernah nggak yah gue gtuin orang??” hhe… mungkin kali yah, tapi blum nyadarr… tapi nggak ding… :onion-head48: scara juga, abis orang crta2 ke aku, cba deh di tanya bbrapa minggu kmudian, pasti gue udah lupa… :ashamed0004:
nanti di kasi inget lagi baru ingat … hhehe…

Via topic sharing sista SB, kalaw bwt aq pribadi, justru bisa bikin +‘melek’ lagi utk lebih aware menilik ‘sifat & karakterik’ ku sendiri, ap lg dlm begawul ma org lain, soalnya bergaul ama ‘sesama’ manusia lebih ribet drpd bergaul ama Tuhan, yg Maha pengasih, panjang sabar, penuh pengampunan, penuh pengertian… nah klo manusia…? apa ada gitu yg bisa sifatnya kaya Dia? :slight_smile:
So, thank u sist SB, atas sharingnya :wink:

mungkin dia/mereka yg pernah ngecewain kita, skrg udah qta turunin pangkatnya jadi “bekas sahabat”, …
tapi… apa buat dia, kita juga udah diturunin pangkat jadi 'bekas sahabat TERbaiknya"… ? :onion-head33:
hmm…

kamuhh masih akuhh anggep sahabat akuhh kogggg… :monkeys19:
;D ;D ;D ;D ;D ;D :tongue:

hmmm, BTT, kata rick warren, banyak orang kristen yang sulit membedakan antara pengampunan dengan memberi kepercayaan. kalo pengampunan, harus segera diberikan, sementara untuk kepercayaan, perlu waktu untuk menumbuhkannya. :wink: aduh, perasaan baru kemaren ngasitau ini ke seseorang. :mad0261:

ya jujur saja sampai sekarang si sudah ngga pernah sapa menyapa ya… tapi saya perlahan" mengampuni dia meski kadang jengkel juga apalagi saya ketemu terus di kampus meski tidak satu jurusan… biasanya malah ngejudge, "halah modelmu pancet ae gitu… sakno e, mari nghianati tapi malah tambah ajur hidup e tapi saya udah tobat… ngga mau kayak gitu, biar urusan dia sama Tuhan …

ketemu lagi? ya biasa… aku sudah ngampuni dia, kalau dia mau kembali lagi mau perbaiki ya saya pasti terima dan mau sama" bertumbuh di dalam Tuhan… wong saya kenal deket sama dia, ortunya jg lumayan… heehehe

begitu sih kalo saya…

hahaha…bener bgt tuh…kebanyakan lupanya daripada ingatnya…(jadi jeleknya dibilang cuek…sebenernya bukan cuek tapi beneran lupa :mad0261:)

yah nggak taulaahh,. mungkin akan lebih tinggi pangkatnya kita buat dia, karna dia udah merasa bersalahhh… hehe… :slight_smile:

iyahh… hehe,. Praise the lord hari demi hari terlewati, aku sudah bisa sedikt mngampuni, karena udah nggak ktmu2 bareng dia lagi setelah aku sedikit menegur dia… :slight_smile:
tapi soal kepercayaan ane ke dia, wew, udah kagak, kagak bisa lagii…

@tony :
hehe,. aq mah, udah nggak ktmu2 lagi sma dia,. tapi aku dan dia satu teman PA, hihi… nggak tau deh kalo mau PA nnti gmna jadinya, tapi PASTI bisa memaafkan dia… :))

iyaa, aku juga di bilang suka cuek2, tapi emang beneran LUPA mo di apa coba?? hehehe…

Anw All, thankx Vor masukan n semua2nyaa…
Tapi, aku masih malu kalo mau bertemu do’i… hehe…
Pengen crta sndri ke dia tntang semuanya, tapi dia yang udah punya pikiran yang… yahh,. tentu saja bedakan sesuatu yang orang lain sampein,daripda qt yang sampein sendirii ke orang yang kita tuju… :huh:

yaah,. tapi akhirnya aku nyadar juga, “cinta manusia penuh persyaratan, tapi cinta TUHAN tuh nggak bersyaratt…” :slight_smile:

mengalir saja someday semua pasti berlalu namanya juga proses…tapi tetap ke arah yang lebih baik…Gbu all

@bang nato :

kayaknya belum bisa berlalu… whaha… wong ini “masalalu” aku, yang kejadiannya aja udah sekitar 3tahunan, eehh,. ternyta masih di ungkit2 jugaa… :smiley:

dan dampaknya lumyan sih buat aku,.
tapi it’s ok laah,.
dengan kejadian ini, aku sudah dapat jwaban doakuu,.

n dengan ini juga,
sumpaah!! susah bget aku percaya orang lagii,.
nyokap aja, aku nggak percaya,. maap yah mom… :slight_smile:

ha2… kl ke nyokap , mungkin bknnya gak percaya tapi ada perasaan malu kali ya kl ngomong ke nyokap heheh (sotoy.com, ya?)

seperti yg kualami jg

tapi yg kualami sahabatku memfitnahku dg tuduhan2 yg jelek, tujuannya agar ada seorg cewe yg sdg kudekati tdk mau denganku,dan mau didekati sama dia (pdhal sahabatku tuh udah punya istri)
krn dia bukan anak Tuhan ya maklum saja…hatinya belum diterangi ROH KUDUS

pelajaran yg kudapat : Love everyone, but Trust A FEW :happy0025: