Belajar dari mereka

http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,21398.645.html

lihat tulisan datoo tono

tariklah pelajaran dari tulisannya

kebencian mereka, juga berasal dari tingkah laku umat Kristen sendiri

dato tono ini yang sering masuk ke FK, dengan berpura pura sebagai atheis, kadang sebagai Isl

yah kan mmg gak semua org Kristen itu pengikut Kristus :cheesy:

Jika Kekristenan bagi seseorang adalah sebuah agama, maka ia bertindak dan bertingkah tidak berbeda dengan agama-agama yang lainnya. Ada unsur kebanggan agama, ada unsur jumlah sebagai pertanda benar, anda unsur saya benar anda salah, ada unsur ritual yang benar, ada fanatisme, ada amarah dan sinis.

Tetapi Kristus datang bukan mendirikan agama baru yang diberi nama Kristen, untuk menggantikan agama Yahudi atau untuk dijadikan agama paling benar dan harus dianut oleh seluruh manusia dimuka bumi ini, Yesus datang untuk mendamaikan manusia dengan Allah, membuka jalan kepada kehidupan kekal melalui diriNya, dan diriNya itu bukan agama, tetapi persekutuan didalam Kebenaran. Kebenaran itu adalah sikap hati dan perbuatan kita yang lahir dari iman akan Tuhan Yesus Kristus. Bahwa kita diselamatkan karena iman bukan karena kita berbuat sesuatu kebaikan atau ritual agama tertentu.

Penjahat yang disamping Yesus saat disalibkan, mati masuk kedalam Firdaus, tanpa harus melalui proses pengakuan iman rasuli, tanpa dibabtis, tanpa harus mendaftarkan diri menjadi anggota gereja. Demikian juga Yohanes Pembabtis, ia boleh dikatakan pemeluk agama seberang, bukankah demikian jika kita berfikir dalam batas-batas agama?

Jadi walau seseorang mengaku beragama Kristen dan hafal kitab suci dan mungkin juga hanya copas sana sini, tidak mencerminkan pribadi Kristus, sebab pengiktu Kristus sejati, itu bukan pemeluk agama Kristen, tetapi mereka yang mau menyangkal diri dan memikul salibnya setiap hari.

Setuju 100% :afro:

Hmmm…tuh orang ga tobat-tobat, diajakin diskusi sama bro josaphat ga pernah nongol-nongol, emang tuh forum isinya haters semua.

Kristen disebut kanesten, Yesus disebut om brewok. Kalau saya mau seperti mereka, saya bisa masuk lagi ke DC terus diskusi sampai mereka berdarah-darah, masalahnya itu ga menghasilkan apa-apa, karena mereka membenci tanpa alasan.

Salam buat dato, bilang dapat undangan diskusi dari bro Judah, dia juga sudah tau kok, jangan berani di forum sendiri, nanti saya datangi malah minta bantuan dari sesama buddhist. Sekalian moderator Ryu juga, dah lama ga lihat gaya “lebaaaynya”.

Salam… :slight_smile:

jadi ingat quote ini…

Banyak orang yang memilh untuk TIDAK KRISTEN, tetapi ber-perilaku lebih KRISTEN daripada yg MENGAKU KRISTEN

Banyak orang yg memilih untuk TIDAK BUDDHA, tetapi berlaku lebih BUDDHIS drpd yg mengaku BUDHA

Banyak orang yg memilih untuk TIDAK ISLAM, tetapi berlaku lebih ISLAMI drpd yg mengaku MUSLIM

Banyak orang yg memilih untuk TIDAK HINDU, tetapi berlaku leibh HINDI drpd yg mengaku HINDU…

dst…

Bahkan,
Banyak orang yg memilih untuk TIDAK BERAGAMA, tetapi berlaku lebih AGAMIS drpd yg mengaku BERAGAMA

hehe…

Tapi, seperti sudah bisa diduga,
dalam konteks INSTITUSIONAL / ORGANISATORIS suatu Agama, (misalnya Kekristenan),
pasti akan di-counter dengan TAG-LINE JUALAN yang paling mujarab, yaitu:
“PERBUATAN itu tidak menyelamatkan, melainkan HANYA IMAN”

tentu, tag line itu muncul karena men-ASUMSI-kan semua manusia mengikuti LOGIKA TRANSAKSIONAL IMAN orang itu, yaitu, Ber-Iman GARA-GARA PENGEN masuk Surga…

hehe…

Beriman karena kita mengenalNya, bukan karena pingin masuk Surga. Kalau seseorang takut masuk neraka dan ia menjadi pemeluk agama, maka imannya seperti tertanam diatas tanah berbatu.

Kekristenan bukan sebuah instutisional, sebab masing-masing dari kita terhubung langsung dengan Tuhan, sedangkan dalam instutisional terdapat birokrasi :smiley: Struktur dan hirarki…

Jika kita belum pernah terhubung langsung dengan TUHAN, mungkin kita belum berada didalamNya dan Ia didalam kita. Sekedar tag “karena iman” tetapi tidak paham dari mana iman itu turun…

sebentar lagi Kristus akan membangkitkan dan mengumpulkan orang2 pilihanNya ke atas awan. hanya sedikit masa lagi.


mungkin masih semedi di gunung Kawi belum sempat turun (menunggu kejatuhan daun dewandaru)

:slight_smile: :slight_smile: :slight_smile:


Yang suka pura-pura ini mestinya tidak boleh komplain jika menerima perlakuan tidak menyenangkan. Dari awal, saya lebih suka member yang jujur tentang pandangan dan keyakinan mereka, sehingga bisa mengarahkan diskusi dengan lebih baik.
Dulu juga pernah ada member Buddhis yang diskusi di sini, jujur tentang keyakinannya, dan memang berniat untuk bertanya. Hasilnya tidak ada masalah. :slight_smile:
Justru yang pura-pura bertanya tapi mau debat itu sebenarnya mencari-cari masalah.

Salam