Benarkah Mampu Berbahasa Roh Dipenuhi ROH KUDUS ?

Sebagian orang claim (terutama gereja Karismatik) bahwa orang yang tidak mampu berbahasa roh maka orang tersebut tidak mempunyai ROH KUDUS.

Setahu saya bahwa bahasa roh tidak diturunkan begitu saja kepada setiap orang dan orang yg dipenuhi ROH KUDUS belum tentu bisa berbahasa roh seperti murid2 Yesus belum pernah tertulis kalau mereka bisa berbahasa roh.

Dan dari pengalaman saya, beberapa kali saya dikecewakan (dibohongi) oleh orang yang konon mampu berbahasa roh di gereja, dan orang yang mampu berbahasa roh belum tentu hidupnya saleh contohnya pendeta Benny Hin.

Malah pendeta yang (mengaku) tidak berbahasa roh mempunyai hidup yang saleh seperti Pendeta Steven Tong yang saya kagumi.

Jika ada pendapat saya yang salah silakan bantah ya.,

Syalom, GBU

========================

Media menangkap basah perselingkuhan Benny Hinn sang pakar bahasa roh dan selalu mengumbar mujizat dari Tuhan

Berikut pendeta karismatik (katanya punya roh kudus) yg terlibat skandal


orang yang tidak mampu berbahasa roh maka orang tersebut tidak mampu berbahasa roh.
maksudnyee???
pengertian bahasa roh…
Bahasa Roh atau bahasa lidah, Yunani (glôssolalia, Yunani), – ungkapan ini tidak ada dalam Perjanjian Baru Yunani – merupakan gabungan dari kata glôssa yang berarti lidah, organ tubuh yang digunakan untuk berbicara, dan kata kerja laleô, berbicara, berkata, mengeluarkan suara dari mulut.
Karunia Bahasa Roh :

Sedikit menyimpang, memang hanya YHWH sajakah yang adalah Roh? Apakah iblis dan para malaikatnya juga bukan roh? Kalau iblis dan para malaikatnya juga roh, bahasa apa yang mereka pergunakan?

mending baca sendiri dari I Korintus 12:4-11 Bro,
daripada dengerin kata orang yg jelas2 keliatan gak ngerti
Dan sebaiknya gak banding2in org per org, jadi keliatan gak ngerti & sdh memprovokasi
gak bakalan jadi berkat kalu tujuannya cuma kaya gitu.
Sori banget, GBU

Galatia 5:25
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh

Banyak orang hidup tidak dipimpin ROH KUDUS, karena itu banyak hal buruk yang dilakukannya. ROH KUDUS bekerja pada diri seorang anak Allah sesuai dengan kehendak ROH KUDUS itu sendiri, sehingga seperti apapun perbuatannya Allah juga dapat memakai orang tersebut menyalurkan karunia ROH KUDUS. Keledaipun dibuat bicara untuk menasihati Bileam, jadi jangan pandang orang dan jangan sakit hati. ROH KUDUS juga membangkitkan kasih, dan mereka yang tidak memiliki kasih ia ia tidak memiliki buah-buah Roh.

Pendeta juga manusia, aliran manapun juga beliau sama dihadapan Tuhan, tidak ada yang lebih utama. Membandingkannya adalah perbuatan jahat di mata Tuhan, karena kita semua dibenarkan didalam Kristus, bukan dibenarkan karena perbuatan baik kita. Kita semua menerima anugrah yang sama, jadi hormatilah hamba Tuhan dan kasihilah sesamamu yang merugikanmu, apapun juga agamanya ataupun alirannya.

Benar.

Tidak benar.

Salam

Dengan kuasa mereka bisa menggunakan bahasa telepati :D, mengapa Allah mengirimkan bahasa roh yg tidak dimengerti manusia ? :mad0261:

Alkitab ditulis dalam berbagai bahasa agar dimengerti manusia bukannya dengan bahasa roh, jadi gak ada motif Allah memberikan bahasa roh kepada manusia. Firman Tuhan adalah anugerah yang lebih besar dari bahasa roh.

Bukankah tugas anda sebagai orang kristen untuk menjelaskan sesuatu yg tidak dimengerti orang lain ? :happy0025: , Saya jadi bertanya-tanya apakah anda atau saya yang kurang mengerti namun saya gak berani menjudge anda sebelum mendengar argumen dr anda.

Bukan mau membandingkan orang per orang, dalam kasus ini saya membuktikan orang yang katanya mampu berbahasa roh belum tentu hidupnya saleh.

Semoga Yesus memberi anda pengertian lebih baik. GBU.

Galatia 5:25

Tidak menjelaskan hubungan antara roh khudus dengan bahasa roh.

Dalihnya apa bro ?

Anda salah kalau mendasarkan penafsiran pada saleh atau tidaknya orang yang menyampaikannya, dalam hal ini Benny Hin dan Steven Tong. (kalau yang saya tahu Benny Hinn dan Stephen Tong)

Tapi tindakan anda tepat karena menanyakan masalah ini ke Forum, setidaknya anda tidak akan terpengaruh dengan kesalehan member forum sini karena kita tidak tahu seberapa saleh atau tidaknya member sini dalam dunia nyata.

Itu hanya sbg contoh bro karena ada yang beranggapan bahasa bahasa roh adalah karunia Allah kepada org yang saleh.

Benny Hin (sering berbasa roh) dan Steven Tong ( membantah bahasa roh sbg mujizat), dalam hal ini saya setuju dengan Steven karena sesuai kenyataan.

Apa motif Tuhan memberikan bahasa roh ? tidak ada kan

Semoga kita diberi pengertian lebih dalam hal ini.

GBU

[quote="Rudy.Wong post:1, topic:179946"] Sebagian orang claim (terutama gereja Karismatik) bahwa orang yang tidak mampu berbahasa roh maka orang tersebut tidak mempunyai ROH KUDUS.

Setahu saya bahwa bahasa roh tidak diturunkan begitu saja kepada setiap orang dan orang yg dipenuhi ROH KUDUS belum tentu bisa berbahasa roh seperti murid2 Yesus belum pernah tertulis kalau mereka bisa berbahasa roh.

Dan dari pengalaman saya, beberapa kali saya dikecewakan (dibohongi) oleh orang yang konon mampu berbahasa roh di gereja, dan orang yang mampu berbahasa roh belum tentu hidupnya saleh contohnya pendeta Benny Hin.

Malah pendeta yang (mengaku) tidak berbahasa roh mempunyai hidup yang saleh seperti Pendeta Steven Tong yang saya kagumi.

Jika ada pendapat saya yang salah silakan bantah ya.,

Syalom, GBU
[/quote]
mending baca sendiri dari I Korintus 12:4-11 Bro,
daripada dengerin kata orang yg jelas2 keliatan gak ngerti
Dan sebaiknya gak banding2in org per org, jadi keliatan gak ngerti & sdh memprovokasi
gak bakalan jadi berkat kalu tujuannya cuma kaya gitu.
Sori banget, GBU

Justru dari pernyataan anda yg RED itu anda sdh menjudge org lain, coba liat lagi.
Anda bertanya : Bukankah tugas anda sebagai orang Kristen, lalu anda bukan org kristen?
Kalau mau belajar maka saya ajak anda utk baca ayat2 I Korintus 12:4-11 itu,
baru kalau ada yg perlu didiskusikan kita bahas di TRIT ini, jadi anda tdk berdosa dgn menjudge org lain,
dan keliatan banget sok tahu nya.
GBU

oh kl ini, itu hanya anggapan orang saja

anggapan ini kurang tepat.

Memuji yang satu, merendahkan yang lain… Adalah salah satu bentuk provokasi.

Anda tidak mencari jawaban, hanya mengajak berdebat.

Anda katakan bahasa roh tidak ada gunanya, tetapi anehnya Allah memberikan bahasa roh kepada manusia sebagai karunia ROH KUDUS. Paulus menyatakan dirinya, “Aku mengucap syukur kepada Allah, bahwa aku berkata-kata dengan bahasa roh lebih dari pada kamu semua.” sama seperti seorang yang anda contohkan.

Pada bagian lain, Alkitab mencatat “Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.” Bahasa roh berguna hanya bagi yang mengucapkan (penerima karunia), bukan bagi yang mendengarkan. Sebab yang mendengarkan tidak memahami apa arti ucapannya, bahkan manusia manapun juga tidak. Simak teks Alkitab berikut, “Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.”

Anda berkata para murid Kristus tidak berbahasa roh, tetapi Alkitab mencatat “Maka penuhlah mereka dengan ROH KUDUS, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.” Dua karunia ROH KUDUS dinyatakan pada saat itu, satu karunia berkata-kata dalam bahasa roh dan satu lagi karunia menterjemahkan bahasa roh keberbagai bahasa manusia. Seperti yang dikatakan Paulus, “Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun.” Tanpa karunia menafsirkan bahasa roh, orang lain tidak ada yang mengerti dan tidak ada yang memuliakan Allah atau dibangun selain dirinya sendiri.

Di tempat saya beribadah, tidak ada yang dapat berbahasa roh kecuali beberapa orang saja, kritikan terhadap bahasa roh yang diajarkan sering dilontarkan ditempat saya beribadah, tetapi seperti kata Firman Tuhan berikut ini, “Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.” maka tidak ada seorangpun yang melarang umat Allah berbahasa roh. Sehingga gereja kami menjadi “blesteran”

Bahasa roh memang bukan mujizat, tetapi itu adalah karunia yang diberikan oleh ROH KUDUS. Apakah kita lebih besar dari ROH KUDUS dan Kitab Suci? Jangan menghakimi apa yang tidak kita ketahui.

kenyataan bahwa : ST tidak dapat berbahasa roh.

sedangkan karuna bahasa roh, melanda begitu banyak orang percaya. Kalau ST tidak percaya, itu urusan ST.

itu saja.

ingat tempo hari ada member yang sengaja mau mengadu domba antar denom protestan ? … jadi ingat yg avatarnya berjambang jambang itu.

jangan jangan ini semacam klonengannya ???

saya membayangkan, ada satu grj dengan 3000 jemaat

ketika masuk, setiap jemaat di berikana pengeras suara TOA

saat sesi doa dimulai, pemimpin doa berkata, “yak saudara saudara, TOA nya harap dinyalakan semua, dan berdoalah yang kencang sambil tempelkan TOA itu ke dekat mulut, agar semua orang dapat MENDENGAR DAN MENGERTI isi doa doa kita dalam bahasa indoensia”

dan itu dilakukan oleh 3000 jemaat.

semua kata kata doa doa 3000 jemaat saling riuh ribut melengking dalam bahasa indoensia didalam grj.
setiap orang dapat MENGERTI DAN MENDENGAR doa orang di sebelahnya

apa begini kira kira yg diinginkan TS ???

pointnya : apakah bahasa doa perlu untuk didengar dan dimengerti oleh orang lain di sekitarmu ???

Yup…anda betul…memang tugas kitalah yang menjelaskan hal tsb (yg membuktikan bahwa andapun sebenarnya tidak percaya pada Roh Kudus)

Orang Kristen percaya bahwa Roh Kuduslah yang menyebabkan orang percaya kepada Yesus. Dia pulalah yang memampukan mereka menjalani hidup Kristen. Roh tinggal di dalam diri setiap orang Kristen sejati. Setiap tubuh orang Kristen adalah Bait Suci tempat tinggal Roh (1 Korintus 3:16). Roh Kudus digambarkan sebagai ‘Penghibur’ atau ‘Penolong’ (paracletus dalam bahasa Latin, yang berasal dari bahasa Yunani, parakletos), dan memimpin mereka dalam jalan kebenaran. Karya Roh di dalam kehidupan seseorang dipercayai akan memberikan hasil-hasil yang positif, yang dikenal sebagai Buah Roh.

Rasul Paulus mengajarkan bahwa seorang pengikut Kristus haruslah dapat dikenali melalui buah Roh, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri (Galatia 5:22-23).

Orang Kristen juga percaya bahwa Roh Kudus jugalah yang memberikan karunia-karunia (kemampuan) khusus kepada orang Kristen, yang antara lain meliputi karunia-karunia karismatik seperti nubuat, berbahasa Roh, menyembuhkan, dan pengetahuan.
Jadi bukan ujuk-ujuk Tuhan memberikan bahasa2 roh tersebut, tetapi Roh Kuduslah yang memampukan mereka berkata2 dalam bahasa roh. Jadi kalo tidak ada Roh Kudus dalam diri seseorang jelas bahwa dia tidak akan bisa berkata2 dalam bahasa Roh. Tetapi walaupun ada dalam diri seseorang Roh Kudus belum tentu dia bisa berbahasa roh, karena Bahasa Roh adalah salah satu karunia yang tentunya diminta.
Demikian…

Saya setuju dengan sobat Alephtav…jika pertanyaan anda mengenai Roh Kudus dan kemampuan berbahasa roh maka tidak selayaknya anda mencontohkan dan memperbandingkan antara Benny Hinn dan Steven Tong, ingat bahwa semuanya harus unity yaitu melaksanakan tugas dan fungsi masing2 sebagai Tubuh Kristus, yang mana ada tangan, kaki, dll yang fungsi dan manfaatnya jelas berbeda. Itulah Tubuh Kristus yaitu kesatuan hati didalam unity.

secara langsung Tuhan tidak memberikan bahasa roh, Tuhan memberikan Roh Kudus yang mana Roh Kudus tersebutlah yang memampukan kita berbahasa roh, dan bahasa roh sendiri merupakan salah satu karunia dalam iman kristen.
Terimakasih…
GBU