Bencana di Australia dan New Zealand

Berita ini dari teman saya yang tinggal di New Zealand. Semoga manusia cepat menyadari akan kebesaran Tuhan dan tidak lagi mendukakanNYA. Smoga apa yg terjadi di negara tsb menyadarkan negeri ini utk tdk melakukan kesalahan yg sama.

Gempa di CHRISTCHURCH

Menurut kabar dari beberapa sumber, ternyata di Christchurch banyak perbuatan2 yg menjadikan hati Tuhan sedih dan marah.

Kejahatan, pembunuhan, percabulan, homeseksual, perceraian, racism anti Asia, Skin Heads (orang berkepala gundul) yg sangat benci dengan Asia dan mereka bisa membunuh/menganiaya orang Asia, drugs, drinking, pemerkosaan. Semua itu sangat keras di kota ini.

Kota yg sangat indah dengan nama yg indah pula sekarang tinggal puing2 kenangan.

2 bulan sebelum terjadi gempa yg pertama di bulan September 2010, ada gerakan “Anti God” turun kejalan sambil berteriak dan membawa spanduk besar yg mengatakan : “THERE IS NO GOD”. Datang dari segala macam bangsa, mereka berteriak dan proklamirkan hal tersebut.

Earthquake yg pertama di bulan September terjadi pada pagi dini hari ketika belum ada aktivitas. Banyak orang masih tidur. Tidak ada korban sama sekali. Padahal skala nya besar 7.3.
Jalan2 berlobang besar2 dan retak dengan kedalaman setinggi manusia. Rumah2 terbelah belah.
Setelah skala besar ini, datang lagi quake yg kedua dan ketiga dgn skala yg lebih kecil. Juga tidak memakan korban.

Banyak penduduk yg berkata : “Kalau dalam keadaan susah begini baru ingat adanya Tuhan”.

Perbaikan toko, rumah, kantor dan kota sedang dalam proses. Kerugian yg cukup besar terjadi.

Ini rupanya digunakan Tuhan sebagai Warning, tetapi mungkin dianggap biasa oleh penduduk.

Terjadilah Gempa yg lebih kecil dgn skala 6.4. Tapi kali ini terjadi di tengah hari (midday) dimana orang sudah aktif. Kali ini, Tuhan begitu dahsyat menunjukkan Power Nya, bahwa : I AM WHO I AM.

Kemarahan Tuhan seperti api yg menjilat2. Tidak ada yg bisa menahan.

Sebuah rumah besar tergeser total ke lokasi sebelahnya.
Seorang banker yg tertindih reruntuhan terpaksa di amputasi kakinya oleh paramedic dari Melbourne saat itu juga di lokasi dgn menggunakan gergaji bangunan dan diberi sedikit obat bius, guna kelangsungan hidup.
Keruntuhan bangunan2 besar seperti saling sambut menyambut.

Batu2 besar bergulingan ke jalan. Puluhan ambulance parkir di jalan2.
Massa berlarian dan menjerit panik di jalanan. Tidak pandang bulu, laki dan perempuan semua menangis. Hospital penuh sesak.
Tidak ada penyediaan air baik untuk minum dan yg lainnya. Bahkan untuk ke toilet pun tidak bisa memakai air, karena akan mengganggu sistem, sedangkan mereka di tampung di salah satu penampungan masal. Tidak ada listrik.
Banyak student dan turis dari Jepang yg jadi korban.
Sekitar 30 International Student yg sedang belajar bahasa Inggris meninggal di timbun puing.

Saya pribadi, kejadian Christchurch ini membawa dampak yg cukup dalam di dalam hati saya. Hati saya pun ikut hancur dengan melihat kesengsaraan mereka dan keadaan mereka. Mereka kehilangan segala2 nya, orang yg mereka kasihi, rumah, pakaian, selimut, harta benda lainnya. Mereka tidak bisa gali dan ambil kembali di antara reruntuhan. Saya menangis sendiri di waktu menulis artikel ini, kadangkala saya menangis di mobil sendiri mengingat mereka. Kadangkala, saya menangis melihat box2 donation yg ada di tempat2 publik dan photo2 mereka. Saya menempatkan kaki saya di kehidupan mereka. Betapa sedih, susah nya apa yg mereka alami. Ribuan orang kehilangan pekerjaan, ribuan bisnis mengalami kerugian. Semuanya ini terjadi tepat dalam keadaan resesi.

BANJIR DI BRISBANE - 3 bulan sebelum kejadian di Christchurch

Dalam keadaan Summer, banjir besar2 an terjadi di Brisbane - Queensland Australia.
Australia terkenal dengan Bush Fire dan kekurangan air di musim Summer khususnya Brisbane. Tapi, kali ini, mereka kelebihan air. Menurut ahli dari China, banjir ini bukan dari bawaan air laut. Tapi, ternyata, adalah disebut : Tsunami Darat. Air yg datang dari atas. Es yg sebesar pulau meleleh jatuh ke bumi, yg membuat permukaan laut meluap.

Air meningkat sangat cepat sampai kedalaman setinggi rumah. Brisbane tertutup dengan air bah. Banyak makan korban juga. Banjir bertahan sampai 4 minggu, karena air terus datang dari atas.

Beberapa penduduk mengambil kesempatan ini menjual susu / roti dengan harga $10.
Asuransi tidak bersedia mengcover rumah2 yg terendam air dengan alasan2 yg tidak masuk akal.

Setelah Brisbane, banjir pindah ke Melbourne (Victoria), meskipun tidak separah Brisbane, tapi cukup membuat Australia juga mengalami kerugian yg sangat besar terutama dalam agriculture.

Seperti korban2 di Christchurch yg tidak mampu ditemukan (sekitar 250), mereka pasti sudah meninggal.

Disaster itu datang seperti pencuri. Mereka tidak pernah berpikir “pencuri” itu akan datang kepada mereka pada hari tersebut.

christchurch… lucu juga ya namanya

wow nice info gan…
bener2 kita harus siap2 kalo kita dipanggil Tuhan diwaktu yg kita gka sangka pastikan diri kita siap…

Tuhan segera datang bro, tanda2 semakin jelas. Sekuat tenaga mendekatkan diri pada Kristus sebelum terlambat.

Yup tanda tanda sangat jelas
cuma…
apa ya yang sudah anak anak Tuhan lakukan sekarang???

jangan hanya cari tau. tetapi bergabung dan menjadi pelaku… jangan hanya jadi pengamat saja… :wink:

Tulll
jadi terang^^
dimulai dari lingkungan kita sendiri.
saudara arranger sudah berbuat apa?

dimulai dari diri sendiri… menjadi berkat di kandang harimau… dan di dunia yang penuh dengan intrik… menjadi terang… walau terang gw kadang2 redup, setidak nya gw berusaha tidak menjadi batu sandungan…

untuk komunitas mungkin kita harus lebih memperluas, untuk penjangkauan… anak2 jalanan contohnya …jadi keinget pernah pelayanan anak2 jalanan di lapangan banteng … sampe ane di suruh main gitar si preman nyanyi rohani… ck ck ck…

apalagi ya… sepertinya dimulai dari diri sendiri dulu deh. Puji Tuhan ane kagak ngerokok jadi ga ngerugiin sekeliling ane dan ane bsa kasih kesaksian tanpa mereka mikir “si ntu aja kaya gitu…”

itu dulu deh om :stuck_out_tongue:

yup^^
jadi ingat franky sihombing
saya sendiri sekantor kristennya cuma 2 dari 50 orang
sangat setuju untuk tidak menjadi batu sandungan
tetap nwartakan berita keselamatan ya saudaraku^^
Tuhan Yesus memberkati

Siap siap untuk menerima teguran NYA.