Berdosakah orang Kristen kalau ia tidak membayar Pajak dan Persepuluhan

Tuhan mengharus kita membayar biaya pemerintah dan biaya gereja yang kita bergereja. Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."

Matius 22:21 Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.”

Roma 13:1 Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.

13:7 Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.

Jawabannya tidak membayar kedua-duanya berdosa.

Tidak bayar pajak berdosa apalagi tidak memberi persepuluhan lebih berdosa lagi.

Ayat diatas bukan tentang perpuluhan, tetapi kewajibab membayar PAJAK kepada penguasa dalam hal ini kaisar Romawi. Sedangkan berkenaan dengan persembahan perpuluhan diawali oleh Ikrar Yakub kepada TUHAN


Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu
." Kej 28:22

Perpuluhan dari segala hasil kerja kita di dunia ini hendaknya menjadi HAK ALLAH, dan wajib kita berikan kepada ALLAH. Namun bentuk pemberian kepada Allah ini bisa kita berikan kepada sesama kita yang membutuhkan, sebab Allah selalu hadir dalam diri orang2 kecil yang seringkali dilupakan.Sebab Ia sendiri berfirman : segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku( Matius 25:40). Namun perpuluhan juga bisa diberikan kepada gereja untuk dikelola demi kepentingan gereja dan umat.

Kesimpulan Broo Clay gimana?

Sesuai topiknya apakah berdosa ng’ membayar pajak?

Membayar pajak atau persepuluhan? Topik ini awalnya tentang persepuluhan maka pendapat saya ajaran tentang perpuluhan adalah ajaran yang baik, dan tentu baik jika dilakukan. Namun dalam Gereja Katolik tidak menjadikannya sebagai hukum yang mutlak, disebabkan karena:

  1. Tuhan Yesus sendiri menggarisbawahi bahwa yang terpenting adalah prinsip keadilan dan kasih Allah, dan bukan persembahan persepuluhan (lih. Mat 23:23; Luk 11:42);

  2. Maka para Rasul memegang prinsip ini, dan menekankan kerelaan hati dalam memberi kepada Tuhan (lih. 2Kor 9:7);

  3. Angka perpuluhan tidak menjadi baku, sebab seseorang dapat bahkan memberikan lebih dari perpuluhan, bahkan seluruh hidupnya (jadi dalam hal ini perpuluhan tidak saja diukur dari berkat jasmani/ materi) bagi kemuliaan Tuhan; seperti halnya yang kita lihat jelas pada para biarawan/ biarawati.

Kalau kita memberikan perpuluhan atau tindakan kasih yang lain, maka landasan yang benar adalah karena didasari oleh kasih kita kepada Tuhan yang kemudian diwujudkan dalam kasih kepada sesama. Tuhan pasti akan memperhitungkan segala kasih yang kita berikan kepada orang lain. (lih. Mrk 9:41; Mat 25:31-46) Namun, tidak harus seseorang mendapatkan balasan dari Tuhan di dunia ini. Bahkan mengharapkan Tuhan untuk membalas kasih kita kepada-Nya, dengan memberikan berkat jasmani di dunia ini adalah meminta terlalu sedikit. Mintalah agar Tuhan menaruh belas kasihan kepada kita pada saat pengadilan terakhir, tidak perduli apakah Tuhan akan memberikan berkat jasmani kepada kita di dunia ini atau tidak. Yang terpenting adalah Tuhan memperhitungkannya pada saat pengadilan terakhir.

Trim’s Saudara Clay jawabanmu sangat bagus dan saya hanya menambahkan saja bagaimanakah sikap sebagai orang Kristen terhadap pemerintah? Ia harus taat kepada hukum-hukum negara dan harus memberi hormat kepada pejabat-pejabat negara. "Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. (Roma. 13:1). Oleh karena sebagai warga negara yang baik salah kalau kita menghindar atau mengelak untuk membayar pajak kepada negara.

Salam Bro Skyhawk,
Prinsip keadilan mengatakan bahwa kita harus memberikan kepada seseorang (termasuk Tuhan) apa yang menjadi haknya. Dengan demikian, KRISTUS mengajarkan agar kita memberikan keadilan kepada penguasa dengan memberikan apa yang menjadi kewajiban kita kepada penguasa dan pada saat yang bersamaan memberikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan. Keadilan kepada Tuhan diberikan oleh manusia dalam bentuk kebajikan agama (religion), karena Tuhan sebagai Pencipta dan Pemelihara manusia patut mendapatkan pujian dan sembah, yang diwujudkan dalam agama.

Menempatkan Tuhan lebih dari segala sesuatu

Karena “hal yang kekal” lebih utama daripada “hal yang sementara”, maka kewajiban kepada Tuhan harus lebih utama daripada kewajiban kepada kaisar atau sesuatu yang bersifat sementara. Karena jiwa lebih utama daripada tubuh, maka kepentingan spiritualitas harus ditempatkan lebih tinggi daripada kepentingan tubuh. Kewajiban umat beriman untuk menjadi warga negara yang baik saya kutip dari Katekismus Gereja Katolik sebagai berikut:

KGK, 2238Mereka yang berada di bawah wewenang harus memandang pimpinannya sebagai pengabdi Allah, yang telah menempatkan mereka untuk mengurus anugerah-Nya (Bdk. Rm 13:1-2.): “tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia… hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalah gunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah” (1 Ptr 2:13.16). Keterlibatan yang loyal memberi hak kepada warga negara, dan kadang-kadang malahan kewajiban, untuk memberi kritik atas cara yang cocok, apa yang rasanya merugikan martabat manusia atau kesejahteraan umum.

KGK, 2239Kewajiban warga negara ialah bersama para pejabat mengembangkan kesejahteraan umum masyarakat dalam semangat kebenaran, keadilan, solidaritas, dan kebebasan. Cinta kepada tanah air dan pengabdian untuk tanah air adalah kewajiban terima kasih dan sesuai dengan tata cinta kasih. Ketaatan kepada wewenang yang sah dan kesiagaan untuk kesejahteraan umum menghendaki agar para warga negara memenuhi tugasnya dalam kehidupan persekutuan negara.

KGK, 2240Ketaatan kepada wewenang dan tanggung jawab untuk kesejahteraan umum, menjadikannya suatu kewajiban moral untuk membayar pajak, melaksanakan hak pilih, dan membela negara.

“Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut, dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat” (Rm 13:7).

lanjut…

Orang Kristen “mendiami tanah airnya sendiri, tetapi seperti orang asing yang bertempat tinggal tetap. Mereka mengambil bagian dalam segala sesuatu sebagai warga negara, dan mereka menanggung segala sesuatu sebagai orang asing… mereka taat kepada hukum yang dikeluarkan, dan dengan cara hidup mereka sendiri mereka melebihi hukum itu…. Allah telah menempatkan mereka di suatu tugas yang begitu penting dan mereka tidak diperbolehkan menarik diri dari sana” (Diognet 5,5.10; 6,10).

Paulus mengajak kita supaya berdoa dan mengucapkan syukur bagi penguasa dan bagi semua orang yang menjalankan kuasa, “agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan” (1 Tim 2:2).

Meskipun demikian, ketaatan terhadap pemerintah tidak dapat melebihi ketaatan kita kepada Allah. Jadi, peraturan-peraturan yang melanggar hukum kodrati dan hukum Allah tidak dapat ditaati, saya kutip lagi Katekismus Gereja Katolik.

KGK, 2242: Warga negara mempunyai kewajiban hati nurani untuk tidak menaati peraturan wewenang negara, kalau peraturan ini bertentangan dengan tata kesusilaan, hak asasi manusia atau nasihat-nasihat Injil. Menolak mematuhi wewenang negara, kalau tuntutannya berlawanan dengan hati nurani yang baik, menemukan pembenarannya di dalam perbedaan antara pelayanan terhadap Allah dan pelayanan terhadap negara. “Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah” (Mat 22:21). “Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia” (Kis 5:29).” Bila para warga negara mengalami tekanan dari pihak pemerintah yang melampaui batas wewenangnya, hendaknya mereka jangan menolak apa pun, yang secara obyektif memang dituntut demi kesejahteraan umum. Tetapi boleh saja mereka memperjuangkan hak-hak mereka serta sesama warga negara melawan penyalahgunaan kekuasaan itu, dengan tetap mengindahkan batas-batas” yang digariskan oleh hukum kodrati dan Injil” (Gaudium et Spes 74,5).

Salam

yang lima ratusan expired kasih ke monyet
Jadi yang RIBUAN bayarlah kepada patimurra
yang seratus ribuan bayarlah kepada Soekarno fifty fifty dengan hata.
kalau Soekarno sudah wafat , maka bagian yang harus diterima dan kalu bisa diwariskan maka berikanlah pada mega atu taufik dan uijung ujungnya buat rakyat yang miskin karena katanya kan “pembela wong cilik”
mungkin bisa di delegasikan melalui "oneng "

KHUSUS :
Yang lima puluh ribuan bayarlah kepada I gusti ngurah Rai atau kalau mau dikasih sebagai perpuluhan bukan di bawa ke gereja tapi ke PURA ? petunjuk :lihat gambar sebaliknya)

Untuk gereja cukup dikasih alkitab saja , sesuai dengan apa yang ditaburnya.

GBU

Anda menjawab tidak seperti orang katolik, anda orang kafir ya…

Yang jelas tidak memberi pajak dan persepuluhan, kedua-duanya berdosa… dan tidak perlu jawaban yang berbeli-belit karena Tuhan menjawab pertanyaan mereka dengan singkat dan jelas?
Apa bedanya seseorang yang tidak memberi pajak, dengan seseorang Pegawai pajak yang mencuri uang pajak? Dihukum dipenjarakan didalam dunia maupun kehidupan yang akan datang.

Dan apa bedanya seorang yang tidak memberi persepuluhan, dengan seseorang Pendeta/badan Pengurus gereja yang mencuri uang persepuluhan? Dihukum kehidupan yang akan datang karena tidak memegang perintah-perintah-Nya.

perlu anda ketahui Katolik tidak mendukung ataupun / menganut "Perpuluhan wajib "
kolecte bukan perpuluhan , collecte berasal dari kata “to collect” (mengumpulkan ) dan sifatnya sukarela
jadi yang menyamakan kolecte dengan perpuluhan adalh akal akalan para penganut taurat saja buat melegalkan perpuluhan
padahal hukum taurat sendiri telah batal dan habis batas masa berlakunya
(lihat lukas 16:16 dan efesus 2:15 )

[

dalam hal ini Saya setuju dengan bro CLAY
namun para pendukung perpuluhan wajib sering mencomot ayat ini buat me legalkan perpuluhan lagi yang sebenarnya seluruh perintah dan ketentuan taurat telah batal oleh matinya YESUS dikayu salib (efesus 2:15)

GBU

Jawaban anda pertama sudah kelihatan OOT, dan yang kedua ini lebih OOT lagi… :tongue:, Perlu anda ketahui topik ini tidak bicara hukum taurat yang telah batal dan habis batas masa berlakunya dstnya…Buka mata loe lebar-lebar topiknya tentang dosa :char11:…

Pikiran anda sudah dibutakan dengan doktrin persepuluhan oleh hukum taurat dan sepertinya anda tidak memiliki pemahaman yang benar tentang masalah dosa.?

Wah, ini gara-gara pagi-pagi salah Sarapan Pagi :smiley:

GBU

Dosa artinya salah atau berdosa artinya bersalah.

Saat kita tidak membayar pajak pemerintah, kita bersalah (berdosa) terhadap hukum negara.
Saat kita tidak memberi perpuluhan, kita bersalah (berdosa) terhadap hukum Taurat.

Segala pelanggaran atas hukum Taurat baik yang disadari atau tidak disadari menanggung akibat atau hukuman dan kutuk. Tetapi YESUS datang untuk menganggung semua hukuman dan kutuk hukum Taurat sehingga sekarang didalam KRISTUS kita tidak lagi diancam oleh hukuman atau kutuk.

Sebagai gantinya Allah menuliskan TauratNya didalam hati kita, sebagai Perjanjian Baru, sehingga besar dan kecil semua orang didalam KRISTUS mengenal Allah dan mengenal hukum-hukumNya, yang lahir dari ROH KUDUS mendorong kita untuk melakukan apa yang dituntut oleh hukum Taurat dengan cara pandang baru (Taurat yang telah disingkapkan oleh KRISTUS).

ROH KUDUS akan berbicara didalam hati kita untuk melakukan apa yang dituntut oleh hukum Taurat walaupun kita tidak pernah membaca atau mengenal Taurat sekalipun. Karena dorongan ROH KUDUS maka kita memberikan sejumlah uang kepada orang-orang yang melayani Tuhan sepenenuh waktu (entah itu missionaris, penginjil, pendeta, pengkerja gereja, aktivis dan sebagainya) agar mereka dapat memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Beberapa menggunakan istilah “perpuluhan” sebagai kode persembahan di lembaga gereja, beberapa lagi menggunakan istilah lainnya seperti “persembahan diakonia” atau bahkan tanpa memberi istilah seperti kantong-kantong persembahan yagn diedarkan. Semua persembahan untuk menunjuang kehidupan mereka yang melayani Tuhan sepenuh waktu adalah hukum Perpuluhan, sama seperti hukum tentang menghormati orang tua, sama seperti hukum tentang membunuh bangsa-bangsa kafir disekitar bangsa Israel, semua harus disingkapkan, bukannya hilang (dimusnahkan) setelah Yesus datang.

jadi kalau misalnya seseorang dapet gaji 2 juta per bulan

bagaimana perhitungan setoran pajak + per10annya ?

anda masih makan babi ?

anda memelihara kumis,janggut ?

anda memakai celana jeans ?

anda bekerja pada hari sabat ?

Taurat melarangnya lho bro

Segala yang jasmani telah disingkapkan menjadi rohani, karena dimana ada Roh disitu ada kebebasan (kemerdekaan). Sehingga kita tidak lagi hidup menurut tradisi nenek moyang, tetapi kita hidup menurut HUKUM ALLAH.

Memang tidak semua orang dikaruniai untuk mengerti rahasia Kerajaan Allah…
Maaf jika anda tidak mengerti juga, saya tidak berusaha untuk membuat anda mengerti. Karena yang membuat seseorang mengerti tentang hal-hal rohani adalah Roh Kudus, bukan hikmat manusia atau kepandaian berbicara.

repento jangan memperlebar topik ya!

Jawaban simple TIDAK.

Kenapa OOT ??
perkara dosa adalah pelanggaran terhadap hukum Allah yang berlaku,
dan terhadap hukum yang telah experied (lewat masa berlakunya ) tentunya sudah bukan pelanggaran lagi
sedangkan perpuluhan dan aturannya ada dalam taorat musa . maka tentunya tidak memberikan perpuluhan adalah tidak dosa

justru pikiran anda yang dibutakan oleh itu , sehingga anda sampai tidak melihat hubungan seperti yang saya jelaskan diatas

GBU