Berdosakah orang kristen memakai software bajakan?

salam kasih…
mau tanya nih…

  1. berdosakah orang kristen jika memakai software bajakan (entah itu sistem operasi, aplikasi perkantoran, antivirus, mp3 dll)
  2. adakah peserta forum ini menggunakan software bajakan. Kalau ada apa alasannya memakai?
    terimakasih atas tanggapannya.

salam,
penuh maaf dan kasih.

mungkin senior2 yang lain taw…
tolong di bantu donk para senior ! :smiley:

  1. Menurut saya tidak. Pembajakan adalah permasalahan dalam hukum yang dibuat oleh manusia. Jika terlibat dalam pembajakan, hanya akan merugikan manusia lain. Saya belum mampu melihat bagaimana ini bisa menjadi dosa. Mungkin rekan lain memiliki ide lain?

  2. Saya adalah salah satu pelanggan. Alasannya adalah jauh lebih murah, dan proses dalam mendapatkannya lebih mudah.

Salam kasih juga, senyumputih.

saya sebelumnya konsultasi dulu dalam doa… saya bantu dengan alasan pribadi saya yah…

  1. saya BOLEH mempergunakan software bajakan tersebut, dengan syarat. UNTUK KEPERLUAN PRIBADI, tidak untuk KANTOR, ataupun SEKOLAH, maupun INSTANSI…
  2. saya BOLEH mempergunakan software bajakan tersebut, dengan syarat. TIDAK DIPERJUAL BELIKAN atau DISEWAKAN kepada orang lain…(hampir mirip no 1 lah)
  3. saya menggunakan software bajakan dikarenakan
    ----A. Harga software original mahal dan belum terjangkau oleh saya pribadi
    ----B. Software original yang dijual oleh banyak toko komputer di indonesia dan juga paket bundling pada laptop maupun PC adalah KLONING dari Software original (sama hal nya dengan SOFTWARE DUPLIKAT / BAJAKAN versi Khalayak ramai), ini berdasarkan pengalaman saya selama bekerja 3 tahun dibeberapa distributor maupun toko komputer di sebuah kota…

kalo menurut pakde rambut putih piye??

menurut hukum itu adalah pelangaran terhadap hak cipta

mengunakan sesuatu tanpa seijin atau membayar kepada yang berhak

atau simpelnya dikategorikan dalam perbuatan mencuri

mencuri bukanlah perbuatan yang dapat dibenarkan

namun karena mencurinya secara massal, jadi seolah-olah itu suatu perbuatan yang dapat dibenarkan

saya juga memakai software bajakan, sering download e-book bajakan, film bajakan, bahkan lagu rohani bajakan

tapi suatu saat nanti saya berharap saya tidak melakukan perbuatan tidak benar itu, dan harga2 software, e-book, file multimedia menjadi terjangkau

karena itu saya sadar, bahwa itu perbuatan melanggar hukum dan bukan perbuatan kebenaran (mencuri)

dan masih “bergumul” untuk “dilepaskan” dari perbuatan ini

ini adalah sikap dan pandangan pribadi saya, mohon ditanggapi dengan proposional

GBU

bro tony, kalo saya kan dengan alasan pribadi bro… saya juga gak enak dengan kondisi harga mahal mengakibatkan seperti ini…mungkin kalo harganya terjangkau pun, saya pribadi tetap saja menggunakan software yang FREE seperti linux atau yang lainnya. karena apa? karena saya sudah berkeluarga dan memiliki banyak kebutuhan… kecuali software seperti windows dan lainnya itu bersifat FREE ^^

yang kukasihi, semua yang menanggapi…

Terima kasih atas tanggapannya.
Dari sisi pribadi saya, saya tidak akan menjastis/menghakimi kepada yg memakai=dosa atau tidak memakai=tidak dosa. Kalau kita sepakat seperti bro Tony, bahwa pelanggaran terhadap hak cipta dikategorikan mencuri, tentu alangkah bijak bila kita semua segera mensikapinya.

Begini…

Alangkah naifnya, banyaknya persoalan hidup dari yang putih, hitam dan bahkan abu-abu, kita bisa begitu berapi-api menanggapinya, bahkan kadangkala kita bisa menghakimi baik sesama Kristen terlebih yang non kristen; Kita, kadangkala saling ngotot tak berkontrol…, Padahal… disisi penerapan undang-undang hakcipta, kita menjadi sama dengan mereka.

Tapi… pernyataan saya di atas, bukan untuk menjadikan kita lemah. Justeru, pada tips2 berikut, diharapkan kita dapat mengurangi kelemahan kita dibidang penerapan undang-undang hakcipta, sehingga kita tetap bisa dengan lantang menyuarakan kebenaran pada bidang kehidupan lainnya. Kenapa penerapan undang- undang hakcipta menjadi perlu? Karena landasan utama kita pada kegiatan di
forumkristen dot com adalah pemakaian perangkat lunak dan keras yang memiliki hakcipta, sehingga kita harus bersikap tegas, supaya tidak jadi batu sandungan.

Semua produk perangkat keras dan lunak memiliki hakcipta dan dilindungi undang-undang. Ada hakcipta yang harus berbayar untuk pemakaian dan atau kepemilikannya dan ada yang free. Untuk yang berbayar, ada yg harus berbayar full sampai yang tidak full. Berikut adalah tips, supaya kita tidak terjebak dengan penerapan undang-undang hakcipta:

  1. Kalau kegiatan anda hanya seputar berinternet dan beberapa aplikasi perkantoran (olahkata, olahangka, presentase dengar musik) pakailah keluarga linux dengan open officenya).
  2. Kalau masalah tidak biasa memakai, belilah famili Windows Xp (sekitar 900rb sampai 1,5juta).
    Harga ini tidak mahal KALAU dibandingkan dengan denda 100jt-1milyar. Tapi kalau dibandingkan dengan dvd bajakan yang 40ribu pasti berbedakan???
  3. Bila OS sudah asli berbayar, dan tidak mampu beli aplikasi perkantoran, pakailah open office.
  4. Hati2 dgn mp3/file multimedia. Player mp3/multimedia rata-rata gratis. tapi musik mp3nya dan file multimedia lainnya rata-rata masih bajakan. Juga yang ada di Handphone anda.
  5. Bila kita bergerak dibidang komersil, biasanya untuk aplikasi multimedia (photoshop,
    corel, autocad dll) anjurannya yah…beli. Karena versi gratis belum canggih,
    dan beban pembelian kan masuk dalam biaya produksi.
  6. Aplikasi database, sekarang banyak yang gratis (apache,php, dan mysql) adalah contoh aplikasi
    database yg gratis dan hebat.
  7. Penyebaran e-book, kita tidak terkena sangsi apabila:
  • pemilik asli yg menyebarkannya. (alkitab, userguide dan artikel2)
  • bukan pemilik yg menyebarkan; Tapi tidak ada larangan untuk disebarluaskan oleh
    pemiliknya dan atau penyebarnya tidak merubah isi dan penciptanya.
  • Kalau ada e-book yg bagus isinya, dan kita peroleh dengan membayar, kemudian kita rangkai kembali dan
    mengutip sebagian dari aslinya dan tetap menyebutkan sumbernya, kemudian kita sebarkan gratis.
  1. Tentang antivirus; Pake saja yang gratis buatan indonesia. Ada trik bagus supaya kita tidak terlalu
    bermasalah dgn virus (mudah2an bisa sy posting di room lain yang berhubungan dengan ini).
    Demikian tanggapan saya

salam,
teriring maaf dan penuh kasih.

Kalo software, lagu rohani, ebook itu bajakan, kenapa digratiskan di internet?

Kalo saya orang kaya, maka saya pake yang asli saja. :smiley:

Hmm, pakai saja bajakan. Jika memang mampu secara finansial, silakan beli yang asli, tapi bukan karena menghindari dosa, tapi karena software asli disertai layanan support dan added benefits.

@rambutputih

menungkapkan kebenaran bukanlah suatu kenaifan

dan berketetapan hati untuk melakukannya juga bukan suatu kemustahilan

bagaimanapun juga mengunakan sesuatu tanpa seijin pemilik adalah salah atau melanggar hak cipta

namun apakah tidak ada solusi bagi perbuatan ini?

sebenarnya banyak solusinya, jika ada pertemuan kepentingan kedua belah pihak pemakai - pencipta/pengedar

misalnya pemakai bisa mendesak produsen untuk menetapkan harga yang reasonable dan attainable, sehingga itu bisa mengurangi tingkat pembajakan, hal ini sudah dilakukan, namun masih begitu setengah hati, karena masih sangat diluar attainable penguna

kemudian, penguna/pemakai bisa mengusulkan joint account atau arisan untuk patungan atau bergantian memakai, dengan membayar pengunaan sesuai kebutuhan dan pengunaan (sistemnya bisa disesuaikan), sehingga di satu sisi produsen masih mendapatkan haknya lewat pembayaran royalty di pihak penguna, harga menjadi terjangkau dan sesuai pemakaian

selanjutnya, digerakan para pencipta program lokal agar harga software semakin terjangkau dan kompetitif

pembajakan ini adalah masalah global, karena disatu sisi apalagi untuk negara berkembang, harga yang ditetapkan atas kondisi negara maju, sangatlah memberatkan, karena itu diperlukan solusi global juga dan pengertian dari negara produsen tersebut

tetapi tetap masalah ini bukanlah di daerah abu2, tetap perbuatan yang salah, jika dikaitkan dengan dosa masih relevan, namun jika mau dihubungkan dengan relatifitas, masih jauh relevansinya

GBU

sek beruntung …kalo ngga paham ttg software :smiley:
ngga mudeng yang dipake bajakan atawa tidak…

ini alur ceritanya di hajar dulu baru di kasih permen… wahuhauahuaha… just kidding :smiley:

Menurutku sih nggak dosa.

Aku ambil contoh mp3 aja deh.
Ada orang yang butuh lagu untuk diajarkan pada orang-orang di gerejanya.
Tapi dia nggak bisa beli kaset atau CDnya karna kondisi ekonomi.
Apa itu dosa? Padahal dia ingin memuliakan Tuhan.

Aku adalah salah satu yang pakai software bajakan tersebut.
Asal nggak digunakan untuk hal yang nggak baik aja menurutku nggak masalah.

Yang dosa itu, kalo jadi orang kaya, apalagi kaya banget tapi masih pakai bajakan, nah itu dosa banget tuh.

Kalo

Alangkah baiknya jikalau pemerintah memahami kebutuhan masyarakat… perlu dibuat semacam anggaran untuk menyesuaikan harga software yang dijual di Indonesia…

Sekarang ini, kebutuhan dasar computing sebenarnya dapat dipenuhi dengan software free dan atau open source… cuma seringkali tinggal di comfort zone lebih enak dengan segala alibinya, seperti tidak mampu membeli software asli…

Yang penting itu tingkat pendapatan rakyat Indonesia yang harus ditingkatkan pemerintah sehingga rakyatnya bisa membeli barang asli. Siapa sih kalo udah punya uang yang banyak mau pakai yang palsu.

Seperti contohnya di luar negeri, saya ambil contoh saja di Taiwan (karena saya pernah tinggal di sana), orang-orang di Taiwan situ tidak mau pakai barang bekas. Mereka maunya pakai barang baru dan bagus. Kenapa bisa begitu? Ya, karena tingkat pendapatannya orang-orang di Taiwan tinggi.

Di Taiwan mana ada toko HP yang jual HP bekas. (ini salah satu contohnya)

Gaji 1 bulan mereka yang jabatannya kuli kasar saja sudah bisa beli sepeda motor. Dalam setahun sudah bisa beli mobil. Itu baru gaji kuli kasar loh. Belum lagi yang jabatannya mandor, manager, pimpinan.

Makanya di sana tidak ada Software bajakan, soalnya harga software asli bagi orang sana terjangkau sih.

Berlakulah jawaban ini “Kalau ada yang gratis, kenapa mesti bayar?”
;D

Kalo yang gratis itu barang bajakan, tapi yang embat itu orang kaya, dosa tuh. ;D ;D