"Berhala" itu bukan patung, melainkan Ekaristi

salam damai sejahtera…

Sobat-sobatku umat protestan… Sedari kecil, dari lingkungan kita sering sekali mendengar cerita2, atau anggapan2 “miring” mengenai ajaran katolik… salah satunya adalah masalah patung di gereja katolik, dan dirumah2 orang katolik. Lalu terlebih lagi sobat2 ku umat protestan di tunjukan bagaimana orang katolik yg berdoa di depan patung2 itu… biasanya patung di tempat2 ziarah atau di gereja. Maka, makin yakinlah sodara2 protestan bahwa umat katolik itu telah menyembah patung. Lalu sang pengajar kembali menujukan fakta kitab suci tentang larangan membuat patung, tentu saja hal itu supaya lebih afdol… solascriptura gitu loh… :smiley:

Ayat yg di gunakan biasanya ayat ini:
Keluaran 20 (4) Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi (5) Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Ayat itu langsung di artikan ditelaah secara sepotong2… kenapa? Karena konteksnya adalah jangan menyembah allah lain/berhala. ayat 4 dan 5 itu tidak bisa dipisahkan konteksnya, karena konteks pembicaraannya ada di ayat yg ke 3, yaitu: 3)Jangan ada padamu allah lain hadapan-Ku. Jadi dengan kata lain jangan membuat patung untuk disembah, atau jangan menyembah berhala.

Ayat keluaran itu ditulis manakala Allah yg ingin “mengenalkan” diriNya pada manusia yg sedang mencari sesembahan, kala itu manusia mencari Tuhan dengan patung2. Tentu saja saat ini di era monotheisme, apalagi katolik sudah menyembah Allah yg Esa. Jelas tidak memfungsikan patung dengan substansi sebagai “allah lain” dan menyembahnya sebagai Tuhan.
Jadi kalau sekarang kita harus bijak menahami ayat keluaran tesebut:
Membuat patung?, untuk apa dulu…?

Saya tidak membayangkan manakala secara konsekwen memisahkan konteks ayat keluaran 4 dan 5 sehingga muncul “fatwa” dilarang membuat patung. Maka niscaya dunia ini akan tanpa patung.
Jadi sobat2 protestan indinesia yg masih melihat ayat keluaran secara “sederhana” itu, mohon mulai sekarang kita coba untuk lebih bijak lagi… di amerika saja, yg menjadi “pabriknya” protestanisme modern rasanya tidak mengharamkan pembuatan patung. Dan bapak pendiri protestan yg ajarannya dilestarikan oleh lutheran pun masih menggunakan patung2 di gereja.

Bukan dilarang membuat patung, tapi dilarang menyembah patung sebagai allah lain.
Patung jadi berhala manakala substansi patung sudah berubah menjadi “tuhan”

Nah… jika sobat2 protestan ingin melihat penyembahan “berhala” dlm Gereja Katolik, saya beri tau…
bahwa “berhala” umat katolik itu sebenernya adalah EKARISTI. Kenapa demikian? Karena roti kecil dan anggur dalam piala yg di angkat oleh imam itu SUBSTANSINYA BUKAN LAGI ROTI DAN ANGGUR, MELAINKAN TUHAN! Substansi roti bulan lagi roti, dari substansi roti kecil itulah bisa memberikan kelegaan, dan pengkudusan. Roti itu bukan hanya lambang atau sarana pengingat. Maka dari itu, Orang katolik bener2 “takut” terhadap roti yg telah di konsekrasi itu… tidak berani berbuat senaknya di hadapan roti itu, bahkan setiap di gereja, orang katolik berlutut dihadapat roti itu… dengan demikian Roti yg telah dikonsekrasi dalam GK itu bener2 disembah.

Jadi, sodara2 protestan… “berhala” dalam katolik itu sebenernya adalah EKARISTI…
Ingat ya bukan patung! Patung dalam katolik substansinya tetep patung… :smiley:

Semoga memberi sedikit gambaran mengenai katolikisme. salam…

ada - ada saja … :cheesy:


http://2.bp.blogspot.com/_PUROkBcFJ2k/TCzWn4PU0uI/AAAAAAAAAnM/W1yza2m21DQ/s1600/monstrance%5B1%5D.jpg

Inilah Berhalanya

Sekedar menambahkan.

Saat umat Katolik masuk gedung gereja, dan ketika akan duduk, biasanya umat Katolik akan berlutut sambil membuat tanda salib. Sujud dan tanda salib itu bukan ditujukan kepada Salib yang terpampang di dinding, tetapi ditujukan kepada Hosti kudus (setelah dikonsekrasi) yang terletak dalam tabernakel.

Saat Jumat Agung, dimana tabernakel dikosongkan dan pintunya terbuka, umat Katolik tidak melakukan gerakan berlutut dan membuat tanda salib saat hendak duduk.

Syalom

dan selain dibuka tabernakelnya, sebagai tanda bahwa ada hosti atau tidak dalam tabernakel, biasanya juga ditandai dengan sebuah lampu kecil di dekat tabernakel yang dinyalakan saat ada hosti dan dipadamkan saat tak ada hosti.

jika lampu tabernakel menyala, baik itu di kapel atau gereja, umat wajib memberi hormat dan berlaku hormat di gereja. karena ada Tuhan di situ… :slight_smile:

http://www.indocell.net/yesaya/pustaka4/77bfa220.jpg

http://kuasadoa.com/wp-content/upload/2010/06/Yesus-memberkati-roti.jpg

Ada ada saja… mengalihkan perhatian.

Didalam tradisi Katholik, sama halnya dalam tradisi Protestan, memiliki beberapa unsur lokal yang kemudian terbawa sampai global. Sehingga sampai hari ini kita mengadopsi beberapa tradisi lama di Eropa termasuk dalam sikap menghormati dan menunjukan rasa cinta kita.

Jangan kita munafik, tradisi ibadah Protestan ataupun Pentakosta ataupun Babtis dan Advent merupakan tradisi lokal yang berkembang sampai internasional yang dipakai sampai hari ini. Dimulai dari doa, puji-pujian, kotbah dan kadang langsung ditutup doa dan kadang juga denagn pujian dan sebagainya. Disediakan kantong kolekte. ada persembahan ini dan itu, membangun sekolah, mendirikan rumah sakit dan sebagainya adalah tradisi dari Eropa pada jaman pertengahan. Demikian juga sikap kita dalam menyatakan hormat dengan berpakaian putih atau dengan jas dan berdasi, bukan dengan batik dan kopiah. Saat menyanyikan pujian, harus tenang bukan ribut seperti di gereja Pentakosta dan akan dimaki jika kita meyanyikan lagu rock tetapi dipuji saat menyanyikan hymne. Semua itu tradisi.

Gereja Kahtolik memiliki tradisi dalam menghormati Tuhan dengan berlutut ataupun mencium apapun yang mengambarkan pribadi Tuhan. Seperti halnya mereka menghormati Raja jaman lampau, mereka berlutut walau diluar pintu istana dan tidak seenaknya didepan lukisan raja mereka. Menaruh hormat seperti itu terbawa dalam tradisi gereja Katholik. Sehingga kita melihat mereka berlutut didepan patung Yesus ataupun orang-orang suci, didepan salib, dan mencium kaki patung Yesus, mencium Alkitab dan sebagainya.

Hormatilah mereka maka anda juga akan dihormati. Apakah pernah Yesus mengajarkan sebaliknya?

Ekaristi adalah sakramen penting dalam ibadah Katholik. Dimana umat menerima hosti (roti tak beragi) dari imam. Hosti dalam tradisi gereja secara umum, merupakan perwujudan dari daging Kristus dan dipercaya bukan sekedar perlambang saja atau kiasan, tetapi memiliki makna yang lebih dalam. Mereka yang memakan dan meminum anggur dan roti tak beragi perjamuan dalam keadaan berdosa atau seenaknya, maka akan menerima hukuman dari Tuhan seperti yang dikatakan dalam I Korintus 11:23-31.

Didalam gereja Pentakosta, perkataan Yesus, “Inilah tubuh-Ku” diterjemahkan secara hurufiah sehingga hosti bukan sekedar perlambang saja, tetapi merupakan roti yang kudus. Berbeda dengan mengucapkan “Inilah perlambang tubuh-Ku” maka roti adalah roti. Ini juga tradisi gereja, penafsiran yang dipercaya sebagai kebenaran yang didalamnya memuat unsur-unsur lokal penafsir.

Karena itu jangan kamu merasa heran sebagai umat Kristiani melihat gereja dan imam menempatkan Perjamuan Kudus atau Sakramen Ekaristi sebagai bagian yang penting dan diperlakuan seperti sesuatu yang kudus dan mulia sebagai bentuk penghormatan kita terhadap diri Yesus yang adalah Tuhan dan Kristus bagi kita.

Semoga memahami.

Oooh, jadi selain Katolik, ada juga yang mengaku memiliki tradisi? ;D

Jangan kita munafik, tradisi ibadah Protestan ataupun Pentakosta ataupun Babtis dan Advent merupakan tradisi lokal yang berkembang sampai internasional yang dipakai sampai hari ini. Dimulai dari doa, puji-pujian, kotbah dan kadang langsung ditutup doa dan kadang juga denagn pujian dan sebagainya. Disediakan kantong kolekte. ada persembahan ini dan itu, membangun sekolah, mendirikan rumah sakit dan sebagainya adalah tradisi dari Eropa pada jaman pertengahan. Demikian juga sikap kita dalam menyatakan hormat dengan berpakaian putih atau dengan jas dan berdasi, bukan dengan batik dan kopiah. Saat menyanyikan pujian, harus tenang bukan ribut seperti di gereja Pentakosta dan akan dimaki jika kita meyanyikan lagu rock tetapi dipuji saat menyanyikan hymne. Semua itu tradisi.

Ekaristi bukan sekedar ajaran biasa, tetapi berupa sakramen yang diajarkan sendiri oleh Jesus.

Gereja Kahtolik memiliki tradisi dalam menghormati Tuhan dengan berlutut ataupun mencium apapun yang mengambarkan pribadi Tuhan. Seperti halnya mereka menghormati Raja jaman lampau, mereka berlutut walau diluar pintu istana dan tidak seenaknya didepan lukisan raja mereka. Menaruh hormat seperti itu terbawa dalam tradisi gereja Katholik. Sehingga kita melihat mereka berlutut didepan patung YESUS ataupun orang-orang suci, didepan salib, dan mencium kaki patung YESUS, mencium Alkitab dan sebagainya.

Setuju dalam hal menghormati dan tanda cinta serta taat. Tetapi apa hubungannya dengan judul thread?

Hormatilah mereka maka anda juga akan dihormati. Apakah pernah YESUS mengajarkan sebaliknya?

Apa hubungannya dengan judul thread?

Ekaristi adalah sakramen penting dalam ibadah Katholik. Dimana umat menerima hosti (roti tak beragi) dari imam. Hosti dalam tradisi gereja secara umum, merupakan perwujudan dari daging KRISTUS dan dipercaya bukan sekedar perlambang saja atau kiasan, tetapi memiliki makna yang lebih dalam. Mereka yang memakan dan meminum anggur dan roti tak beragi perjamuan dalam keadaan berdosa atau seenaknya, maka akan menerima hukuman dari Tuhan seperti yang dikatakan dalam I Korintus 11:23-31.

Didalam gereja Pentakosta, perkataan YESUS, “Inilah tubuh-Ku” diterjemahkan secara hurufiah sehingga hosti bukan sekedar perlambang saja, tetapi merupakan roti yang kudus. Berbeda dengan mengucapkan “Inilah perlambang tubuh-Ku” maka roti adalah roti. Ini juga tradisi gereja, penafsiran yang dipercaya sebagai kebenaran yang didalamnya memuat unsur-unsur lokal penafsir.

Karena itu jangan kamu merasa heran sebagai umat Kristiani melihat gereja dan imam menempatkan Perjamuan Kudus atau Sakramen Ekaristi sebagai bagian yang penting dan diperlakuan seperti sesuatu yang kudus dan mulia sebagai bentuk penghormatan kita terhadap diri YESUS yang adalah Tuhan dan KRISTUS bagi kita.

Semoga memahami.

Setuju, lantas …

HHaaaaIIiii semUUaaaaa :slight_smile:

iIiiiihHHH… koK masih paKe Berhala-berhalaaN sieHH, eMangNya ZamaN Jahiliah ? Hihihihihi ^^ketawa cantique^^

^^ketjup maniezz^^

Benerrrr sekali… kalau masih ada yg berpola pikir bahwa masih ada patung berhala2… waah… itu pola pikir sebelum musa kali ya… berhala sekarang itu wujudnya bukan patung, tapi segala hal yg membuat Tuhan menjadi yg kesekian kalinya, dipuja layaknya atau bahkan melebihi Tuhan dan mengesampingkan Tuhan yg esa.

jadi, mohon anggapan atau tepatnya paradigma yg “LUGU” bahwa GK menyembah patung sudah seharusnya di lenyapkan dari muka bumi… mari ke abad 21 ;D

Paus Beneditus XVI

Paus Benediktus XVI memberi Tubuh Kristus kepada Paus Yohanes Paulus II


Kejam banget… btw biarkan anjing menggonggong kafilah tetap berlalu. Mau dibilang menyembah patung, cuek saja, selama kita dapat menjelaskan prinsip setiap keputusan dan tindakan kita berdasarkan Kebenaran.

Tetapi karena ada yang bertanya dengan kritis maka pengetahuan manusia bertambah, manusia kembali melihat kebelakang, melihat kesamping dan kedepan mengkoreksi apa yang lalu dan menyempurnakan yang didepan. Itulah gunanya sebuah forum diskusi diciptakan, agar kita dapat menjadi lebih maju. Memang mungkin tidak tercipta kata sepakat, tetapi setidaknya kita saling mengenal satu dengan lainnya didalam perbedaan walau kita adalah satu.

dalam gereja pentakosta setahu saya mengimani konsubstansi, artinya yg dimakanlah yg tubuh/darah kristus, jadi ketika itu saya terkejut ketika melihat “sisa2” anggur dibuang ke tempat sampah… CMIIW.

btw, terimakasih telah berusaha bijak tidak seperti para ABK.
namun saya hanya akan menambahkan, bahwa yg saya bold… agak kurang tepat, karena bukan seperti sesuatu yg kudus, tapi memang sesuatu yg kudus. hosti terkonsekrasi adalah tubuh Tuhan.

trus bener kata anda bahwa kita semua manusia tidak bisa lepas dari yg namanya tradisi, karena fitrahnya kita sebagai manusia yg bebudi pasti akan berbudaya… budaya, budi daya… dayanya budi pekerti. budaya itu kita sebut tradisi.

namun dalam katolik ada 2 pengertian tradisi,

yg pertama adalah tradisi dengan “t” kecil: yaitu tradisi seperti yg anda paparkan, tradisi lokal yg dibawa ke global, tradisi mencium, berlutut dsb… tradisi ini tidak mengikat sebagai dosa bila dilanggar… namun baik jika dilaksanakan. karena tradisi yg buruk pasti akan dilarang oleh otoritas Gereja.

dan yg kedua ada Tradisi Suci, (dengan “T” besar) ajaran yg diimani sebagai Firman Tuhan seperti kitabsuci, namun yg tidak tertuliskan dalam buku. dan digunakan sebagai deposit iman katolik.

semoga menambah khasanah… :slight_smile:

bener… namun, kita punya kewajiban supaya jangan sodara2 kita mengenali secara salah ajaran GK…
sehingga bibit2 kebencian yg keliru itu tidak lestari dalam tradisi protestanisme, sehingga mereka bisa lebih obyektif, dan menjadi protestan yg bijak.

betul…wkkw

dan supaya GK tidak membenci ajaran protestan juga dong…kwkwkwwkwk

klo sepihak menuntut ga adil lho namanya… :smiley:

tidak membenci tetapi mengelus dada , asalnya 73 bab dibuang sama 1 orang yang tidak TAAT.
Dan menjadi banyak yang tidak TAAT.

Maka yang tidak TAAT kembali kepada yang asli, pakai yang 73 bab ikuti ajaran dan penafsirannnya . Jangan ditafsir seenaknya dengan otak kita sendiri yang sebesar kepalan tangan.

Semoga domba yang keluar cari rumput kesana-kemari mau kembali kepada rumput yang sudah disediakan gembala yang dipercaya/dan pengalaman pengelolaannya.

GBU All.

wkwkkw

ini klo ditanggapin jadi perang katolik vs protestan di forum neee…wkwkwkwk
ya udah terserah bro aja…silakan dikelola yang baik yaa gerejanya…kwkwkwk ;D

percaya ngga percaya setiap imam GK, dan dalam tradisi GK tidak pernah menyinggung apalagi menjelek2kan protestanisme… protestanisme dalam ajaran resmi GK, di hormati sebagai saudara dalam KRISTUS, walau tidak dalam persekutuan penuh. kami semua tunduk pada magisterium… :slight_smile:

kalau terhadap protestanisme, betul kata bro breakdance… yg ada hanya mengelus dada dan memaklumi… :slight_smile:

bisa sebut contoh paling populer hujatan terhadap ajaran protestanisme? saya penasaran… :smiley:

tapi kalau contoh hujatan terhadap katolikisme oleh non katolik:

  1. menyembah maria
  2. menyembah patung.
  3. tidak baca kitab suci
  4. memakai tradisi manusia
  5. tunduk pada paus
  6. babilon besar/pelacur besar
  7. agama matahari
  8. musrik, karena berkomunikasi dengan orang mati.
  9. menyalibkan YESUS berkali2
    10… dll… dan muasih banyak lagi, dari teori konspirasi sampai teori aritmatika… :smiley:

dan HAMPIR semua orang protestan tua, muda, setidak2nya pernah diajarkan beberapa hal diatas. katolik menyembah patung atau menyembah maria, adalah yg paling lazim kita dengar dari protestanisme… :slight_smile:

By the way any way… itu semua memang hanya oknum, saya pikir tidak ada ajaran menjelek2kan di agama manapun… jadi kepada oknum2 yg masih keliru inilah kita mencoba memberi klarifikasi… supaya tidak salah paham… dan akhirnya jadi membenci tanpa dasar yg bener… membenci aja sudah ga baik, apalagi tanpa dasar… masih ditambah lagi “mengajarkannya” / mempengaruhi orang lain… yah… triple jeleknya…! :slight_smile:

By the way any way.. itu semua memang hanya oknum, saya pikir tidak ada ajaran menjelek2kan di agama manapun.. jadi kepada oknum2 yg masih keliru inilah kita mencoba memberi klarifikasi.. supaya tidak salah paham.. dan akhirnya jadi membenci tanpa dasar yg bener.. membenci aja sudah ga baik, apalagi tanpa dasar... masih ditambah lagi "mengajarkannya" / mempengaruhi orang lain.. yah... triple jeleknya..!

Dan contoh nyatanya dalam FK ini sangat nyata dan bertebaran bak jamur di musim hujan.

maksud bro saya setuju, dan memang seharusnya begitu, kita sebagai sesama pengikut Kristus harus saling menghargai walaupun berbeda pandangan

kalau untuk daftar hujantan ke protestan, ada juga dan lumayan, tapi kalau dibahas malah akan jadi saling lempar tuduhan, jadi biarlah kita berpegang pada pandangan yang kita imani

:slight_smile: