BerIman kpd Yesus GARA-GARA ter-IMING-IMINGI Surga ==> BERHALA SURGA?

Mohon sharing & pendapat teman-teman sekalian…

Kalo kita MENGGALI lagi di TITIK CORE ke-Iman-an Kekristenan kita…
Pertanyaan yg paling dasar biasanya:

MENGAPA kita memilih untuk BER-IMAN kpada YESUS ??

Ada tentu yg menjawab:
Karena JANJI akan SURGA yang PASTI

atau…
soalnya iman yang lain KURANG JELAS / KURANG PASTI sih IMING-IMING-nya…
sebab iman yg lain malah Konsep SURGA nya gak jelas sih… atau malah gak pakai surga… dll…

Dengan Kata Lain…
Andaikata YESUS ini TIDAK menjanjikan IMING-IMING SURGA yang sedemikian PASTI-nya…

maka teman-teman yang berIman kpd Yesus dengan alasan ini…
Tentu akan MENINGGALKAN YESUS dan segera masuk dalam PENCARIAN IMING-IMING SURGA yang LEBIH PASTI lagi…

Apakah dengan demikian, berarti SECARA TIDAK SADAR…
Kita telah menganggap SURGA sebagai BERHALA ?
karena menduakan Tuhan dengan Surga…
bahkan Meletakkan Surga di atas Tuhan?

mohon pendapat teman2…

Ah jangan lebay lah… :smiley:

tapi bener kan mas?? ehehe…

iya apa iya…

ahaha… masuk akall… dulu aku juga pernah terpikir sampe ke sanaa… tapi entha kenapa akuu terhenti untuk mencari tau lebih dalamm lagii… hwheheh… tapi hari demi hari semakin di buatNYA mengerti kok… :slight_smile:

anw, tergantung dari diri sendirii…
mau nganggap apa dan bagaimana, alasannya, dsb.

tapi intinyaa… siapa yang g mau selamaatt angkat kakiiii??

nyambung kagak niih gue?? wkwkwkwk

Surga dalam artian kebahagiaan duniawi yang maksimal adalah berhala.

Misalkan kita berpikir bahwa surga adalah tempat dimana kita mendapatkan istri bidadari2 cantik, atau surga tempat kita bepergian mengendarai lamborghini utk dipamer2kan.

Kebahagiaan surga beda dengan napsu dunia.
tapi kita tidak bisa terlepas dari pengenalan akan surga, karena status kita sebagai orang asing di dunia ini, terlebih lagi kita adalah duta kerajaan surga.

Betul, 100%, benar, kalau kita tidak ada tujuan, yaitu surga, buat apa kita beriman kepada Yesus.
Karena Yesus memberi jaminan kepastian, dimana Yesus sendiri yang mengatakan:
Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup, maka semua yang tetap mau hidup bersama Yesus di surga, harus beriman kepada Yesus.

Untuk dapat sampai ke surga, syaratnya yaitu: Iman, Harapan dan Kasih.

Iman.
Kita beriman, karena kita mengharapkan mendapatkan sesuatu.

Harapan.
Kita mau dan bersemangat berjalan beribu-ribu km, melalui gurun dan naik kepuncak gunung, sebab kita yakini jauh disana ada sang kekasih yang kita cintai sedang menunggu.

Kasih.
Agar supaya bisa selamat sampai ditujuan, selama perjalanan kita harus berhati-hati jangan sampai tergoda dengan nafsu kedagingan, maka kita harus berjalan dengan buah-buah Roh, yaitu Kasih.

Catatan:
Didalam hal Kasih ini, banyak orang kristen mengabaikan,
Padahal diantara ketiga itu, Kasih adalah yang terpenting, sebab setelah kita mati, Iman dan Harapan sudah tidak kita perlukan lagi.

Surga adalah tempat.
Yesus adalah jalan yang membimbing kita untuk bisa sampai ke tempat itu.

Jadi jangan dicampur aduk, antara tempat dan jalan, nanti bingung sendiri.

Syalom.

itu hal yg biasa, ketika sso tertarik masuk Kristen motivasi awalnya banyak, jgn menganggap rendah satu dgn yg lain.

ada yg butuh kesembuhan maka dia masuk Kristen.

ada yg butuh hidupnya bahagia / ketenangan maka dia masuk Kristen

ada yg butuh perlindungan dari santet maka dia masuk Kristen

ada yg butuh makmur maka dia masuk Kristen

ada yang butuh pasangan hidup maka dia masuk Kristen

ada yang butuh kesaktian maka dia masuk Kristen

ada yang butuh makan maka dia masuk Kristen

ada yang butuh di akui maka dia masuk Kristen

ada yang butuh massa maka dia masuk Kristen

ada yang butuh duit maka dia masuk Kristen

ada yang butuh pekerjaan maka dia masuk Kristen

ada yg butuh diselamatkan dari dosanya yang besar maka dia masuk Kristen

ada yang butuh kasih sayang maka dia masuk Kristen

ada yang butuh figur maka dia masuk Kristen

ada yang karena muak dari semua yang diatas maka dia masuk Kristen

semua motivasi di atas hanya contoh perwakilan dri semua alasan yang pernah ada dan dianggap konyol oleh orang lain tapi sebenarnya bobotnya semua sama, tidak memungkiri bahwa ada yg bertobat karena cinta Yesus pada awalnya.
pada intinya Yesus pun tidak pernah keberatan dengan semua yang diatas, toh semua diladeni. karena Dia adalah jawaban / pintu dari semua masalah yang ada.
jadi jangan saling menghakimi satu sama lain dan memandang rendah sesama kita jika msh ada anak Tuhan yang motivasinya masih spt pada awal mula dia masuk Kristen. karena semua butuh waktu dan proses dan Tuhan sendiri yang menjalankan prosesnya, bukan kita kan?

Jadi apakah menjadi berhala ? engga juga biarin aja toh Tuhan yg proses dan murnikan, kan dia penjunan dan kita semua tanah liat.

GBU

gw pribadi; dulu gw kaga ngerasa memilih ber-iman kepada Yesus.
gw beriman kepada Yesus dengan sendirinya DALEM PENGERTIAN, GW DIKARUNIAI iman oleh Allah…
and gw bisa Ber-Iman itu disebabkan oleh Firman Tuhan yang DIPERDENGARKAN KEPADA GW baik secara audible maupun kaga audible tapi REAL yaitu [KASIH]!

hampir mirip dengan agape; kalu lu agape orang… apakah butuh alesan ?
and agape itu juga karunia Allah… sebab Allah agape… kalu lu bisa agape, itu karena RK yang kerjakan… and lu memberi diri padaNya.
bukan karena mengandalkan kekuatan sendiri… kesalehan orang tuh bagai kain gombal, lap pel kotor dihadapan Allah.

entah kalu elu dalem hal Ber-Iman… itu experience lu sendiri.

Ada tentu yg menjawab: [b]Karena JANJI akan SURGA yang PASTI[/b]

atau…
soalnya iman yang lain KURANG JELAS / KURANG PASTI sih IMING-IMING-nya…
sebab iman yg lain malah Konsep SURGA nya gak jelas sih… atau malah gak pakai surga… dll…


JUSTRU KARENA ALLAH MENGARUNIAKAN IMAN KEPADA GW; GW KENAL KEPADA TUHAN… BARULAH GW TAW APA ITU KERAJAAN SORGA DIBUMI SECARA ‘MERASAKAN’ YAITU; KASIH, SUKACITA, DAMAI, DLL BUAH ROH.
KALU TUHAN BERTAHTA DIHATI LU, WALO LU MASIH BERNAFAS DIBUMI… SEGALA SESUATU YANG LU LIAT ITU INDAH [SEAKAN LU ADA DI ALAM FANTASY SUPER INDAH]

KASUS GW BUKAN KEBALIK; KARENA IMING2 ‘SORGA’… LAH TIAP ORANG PERSEPSINYA MASING2… APA YANG DIBAYANGKAN SATU ORANG TENTANG ‘SORGA SEBAGAI TEMPAT’ PASTI BEDA DENGAN YANG DIBAYANGKAN ORANG LAIN!

TAPI BEGITU GW PILIH UNTUK MENJAUHI KASIHNYA… YANG GW RASAKAN ADALAH SEBALIKNYA DARI ‘KEDAMAIAN, KETENTRAMAN, KASIH, SUKACITA, MELIHAT SEGALA SESUATU KELIATAN INDAH’ !
YANG ADA PERSPEKTIF GW BERUBAH MELIHAT SEGALA SESUATU DISEKITAR JADI KAGA INDAH!

Enak Banget2 deh GW nyantap Obrolan elo Bro … ada banyak HIKMAH dan KEBENARAN didalam “nya” ! :mad0261: :afro: ;D

Keren… Nah ini saya baru sepakat dengan anda mbak…

Tapi kalo saya boleh tanya…

misal nih ya… misalnya…
Ternyata Tuhan Yesus itu TIDAK MENJANJIKAN SURGA yang sedemikian PASTI-nya bagi Anda yang mempercayai-Nya…

Apakah mbak Ling masih TETAP ber-Iman dan mempercayai Yesus atau bagaimana?

**PS: plis jangan dijawab: Saya tidak mau bermisal-misal dan berandai-andai, sebab sudah Jelas Yesus menjanjikan Surga yang pasti…
Kalo itu mah semua orang juga tahu…
MISAL… nih… MISAL…

Kalo saya tetap percaya, sebab bukti yg pasti : “Yesus telah hidup dari kematian”, cukup janji ini yg pasti bukan? :slight_smile:

FYI, selama ini sih, karena baru Yesus yang berani MENGAKU jalan kebenaran dan hidup. Dia ngaku dirinya benar, kalo di sebelah kan sibuk nyari nyari kesalahan orang lain :smiley:

thanks mas bud…

saya punya sikap yang sama dgn anda…
walau mungkin alasan detailnya tidak persis sama…

tapi at least, rasa-rasanya sejak dulu sampai sekarang… alhamdulilah, saya beriman TIDAK GARA-GARA ter-iming-iming-i surga…

Dengan Kata Lain…
walaupun YESUS TIDAK PERNAH MENJANJIKAN BAHWA SURGA ITU PASTI, makanya ikutlah YESUS…
saya sih tetap memilih untuk mempercayai & meneladani Nilai-nilai Hidup-nya serta etos hidupnya yang senantiasa Never-Ending Improvement itu mas…

mari yang lainnya…
silakan sharing…

misalnya baru nyadar pun… juga tidak apa-apa…
justru sangat di encourage sharing experience iman-nya itu…

mari…

Kepingin masuk surga, sah-sah aja.
Karena iman kepada Tuhan dan pengharapan akan hidup yang kekal berjalan bersamaan.

GBU

Mempercayai dan meneladani Yesus secara totalitas atau mana2 aja yg sesuai maksud dan keinginan kita bro? :slight_smile:

kalao pendapat saya & yg saya lakukan: mempercayai & meneladani Yesus SEMAMPU kita mas…

  • Saya tidak bisa memastikan apakah itu benar-benar TOTAL se-TOTAL-TOTAL-nya Yesus itu sendiri…
    sebab yang KITA ANGGAP sudah TOTAL itu kan baru SEBATAS KEMAMPUAN KITA yang SETOTAL MUNGKIN.

  • Kalau sesuai dgn keinginan kita? mungkin agak susah juga kali ya…
    saya selalu sedang berusaha untuk belajar terus & membuka diri terhadap hal-hal baru tentang Yesus…
    Karena di saat saya MERASA diri saya SUDAH TAHU TOTAL tentang YESUS gara-gara sudah Bolak-Balik baca kutip sana kutip sini sampai alkitabnya lecek & penuh stabilo
    → maka saya KUATIR, jangan2 scr tidak sadar, saya telah MENUTUP DIRI dan Justru MEMBATASI DIRI untuk mengenal YESUS SESUAI KEINGINAN KITA (yang KITA KIRA SUDAH TOTAL ITU… padahal gak tahu juga kan ya?)

mhn maap mas bud, baru demikian yang mampu saya pahami… dan saya coba laksanakan…

ngga papa teriming2 berkat …terlebih dahulu… nanti klo sdh percaya Yesus… Yesus akan proses lebih dlm lagi…
yang pertama teriming2 sorga … diubah menjai krn mengasihi dan mencintai Yesus

Takutnya kalau awalnya salah, seterusnya salah juga sis…masa awalnya dijanjiin naik pesawat taunya naik angkot? Yang ada kaget, hati-hati sis… ;D

Hehehehehe, tidak apa2 mas, memang ada manusia yg seperti itu, ingin mencari dan memenuhi diri dengan segala kehausan akan kebenaran. Saya dulu juga sama, ingin tahu lebih banyak dan membandingkan suatu ajaran dengan ajaran lain. Alkitab mencatat banyak manusia yg seperti kita dgn latar perspektif dan kerohanian yg berbeda. Ada yg dgn kekuatan sendiri ingin mencari arti kebenaran dan ada yg mau belajar dari orang lain.
Namun yg pasti kebenaran yg berasal dari manusia lebih mudah kita mengerti sebab masih sekitar koridor logika manusia. Namun kebenaran yg ultimat yg berasal dari Allah tidak gampang kita mengerti dan kadang2 melampaui logika manusia itu sendiri.

Makanya ketika ahli teologia sekaliber Nikodemus ingin bertukar pikiran dgn Yesus, maka dia mengalami kesulitan utk mengerti walaupun dia udah belajar Taurat sekian tahun, tetap dia tak mengerti kebenaran ultimat itu. Makanya Yesus dgn tegas berkata, Nikodemus harus lahir baru, dilahirkan oleh Roh Kudus agar dia bisa mengerti akan kebenaran ultimat itu.

Dan saya sudah dilahirkan kembali dalam iman Kristen, bagaimana dengan bro Cadang sendiri?

alhamdulilah saya bersyukur karena berkesempatan untuk mengenal dan mencintai Yesus BUKAN gara-gara tergoda & ter-iming-iming Janji Surga-nya Yesus…

Tentang pertanyaan mas yang “Terlahir Kembali dalam Iman Kristen”…
apakah mas me-refer kepada statement sebelumnya,
yg artinya: Mas Bud yang Sudah Lahir Kembali jadi BISA MENGERTI KEBENARAN ULTIMATE ?

Kalau saya… terus terang memilih untuk tidak MENYATAKAN DIRI SAYA SUDAH BISA MENGERTI kebenaran ABSOLUT…
karena ABSOLUT itu HANYA TUHAN SENDIRI… sementara manusia cuma mampunya Ber-PERSEPSI ABSOLUT, dan JELAS TIDAK MUNGKIN ABSOLUT an-sich (kan jadi Tuhan kalo bisa…)

Jadi yah… sebagai Statement untuk Motivasi dalam konteks Psikologi & Sugesti Spiritual → saya rasa positif…
tapi kalau di-maknai secara Substantif bahwa MANUSIA BISA MENGERTI yg ABSOLUT? → saya kurang setuju…