Berita dari China.

Jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat. Tapi kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat.

Demikian kata lagu lama.

Seorang gadis china lahir dalam keluarga miskin. Hidup dalam kabut yang pekat. Pada umur sepuluh hari orang tuanya memutuskan untuk memberikan anaknya ini pada keluarga kaya. Namun karena ada banjir waktu itu, sehingga mengurungkan rencana ini.

Gadis ini hidup dalam kemiskinan dan ketika smp dia terkena sinus infection sehingga dia selalu pusing dan putus sekolah.

Tantenya mengajak dia ke gereja. Dengan suatu berita bahwa Tuhan akan memberi jalan keluar dari segala persoalannya. Tidak sabar membuktikan kebenaran berita ini Xioumin datang lebih pagi dari waktu yang di tetapkan dan segera pergi ke gereja rumah. Setelah menghadiri dua kali gereja rumah itu, Xioumin membuktikan sendiri cerita tantenya. Dia disembuhkan oleh Tuhan. Sejak itu dia mulai rajin ke gereja ROH KUDUS memimpin gadis ini untuk menulis lebih dari sembilan ratus lagu yang populer diantara gereja rumah diseluruh China, walaupun dia tidak bisa membaca not. Lagu2nya ditulis sebagai ungkapan kecintaannya pada Tuhan YESUS. Ditulis dalam kabut kehidupan yang pekat, dan dalam waktu senang.

Suatu hari dia tertangkap polisi karena adalah suatu pelanggaran di China untuk berbakti di gereja rumah.
Dia dimasukan penjara. Disana dia mulai menginjil dan menyanyi untuk teman2nya dipenjara itu. Banyak orang yang mau menerima Tuhan dan dia mulai bersukacita atas semua ini. Tuhan saya rela untuk dipenjara seumur hidup demi kemuliaanmu demikian dia meungkapkan isi hatinya kepada sang pencipta.

Pegawai penjara terheran heran. Biasanya orang dipenjara sedih dan memikirkan cara bagaimana untuk keluar dari penjara. Namun orang ini suka cita setiap hari. Dalam penjara itu orang2 percaya baru mulai bergantian puasa seminggu sekali berdoa bagi teman2 lain. Penjarapun menjadi surga kalau Tuhan hadir disana.

Beberapa orang datang menjenguknya dipenjara. Mereka mengatakan bahwa orang tuanya sedih sampai berat badannya turun memikirkan Xioumin, mereka menasehati xioumin untuk menyangkal Tuhan. Bilang satu kalimat saja Saya tidak percaya Tuhan dan Xioumin akan bebas dari penjara tapi masuk neraka. Xioumin menolak nasehat teman2nya. Lalu kakaknya datang dengan nasehat yang sama, yang inipun ditolaknya.

Dipenjara itu ditulsnya juga beberapa lagu2 untuk kebesaranNya.
Setelah waktu tahanannya selesai, dia dibebaskan, hidungnya bengkak karena dipukuli dipenjara. Pamannya marah dan ingin menuntut, tapi Xioumin mencegahnya.

Kehidupan Xioumin gadis desa ini sungguh merupakan inspirasi bagi banyak orang.

Inilah salah satu Syair lagu ciptaannya.

Can’t stop the tears of gratitude

Tidak mampu menghentikan airmata syukur.

Can’t stop the words from deep within

Tidak dapat menghentikan kata2 yang keluar dari lubuk terdalam.

Hand mark with imprint of the nail

Tangan dengan tanda paku

open the door long shut

Membuka pintu yang telah tertutup lama
The voice of tenderness

Suara kelembutannya.

take our hearts away

Melenyapkan segala sakitku.
we know it is a path to the cross

Aku tahu ini jalan menuju salib.
A painful path with violent stroms.

Jalan penuh penderitaan ditengah badai yang ganas.
But the loving hand of the Lord

Tapi tangan kasih Tuhan
Holding our hand all the time.

Memegang tanganku selalu.
There is no reason

Tidak ada alasan
Not to follow our lord Jesus

Untuk tidak mengikut Tuhanku Jesus.The Cross In China (Chinese Revival Story) - Part 4

hebat…!!

Benar2 seorang gadis yang tabah menjalani semuanya…

Thq atas infonya bro jack :slight_smile:

Bro Liberty, saya tambahkan syairnya yang sungguh mengagumkan. Bagaimana seorang yang tidak lulus smp bisa menciptakan syair yang begitu menyentuh.

Aku tahu jalan ini menuju salib, Jalan yang penuh penderitaan dan harus melalui badai2 ganas.

Namun suara kelembutannya melenyapkan segala sakitku.

Rasanya tidak ada pilihan lain kecuali mencoba mengikuti jalan yang telah dilalui oleh Xioumin ini.

Oh Tuhan, What a wonderful joy you give to our sister Xiomin. Can I taste abit?

tak perlu jadi sarjana untuk tau mengucap syukur. :afro: