Berita negatif

Protestan Korea Protes Berita Negatif Di Media

Akibat pemberitaan disejumlah media di negara Korea Selatan yang cenderung memuat berita negatif terhadap kekristenan, umat Protestan Korea memprotes dan mengeluhkan porsi pemberitaan tersebut yang dinilai tidak seimbang kebanyakan berita tentang agama Protestan di surat kabar memberi citra negatif kepada publik.

Korean Association of Church Communication (KACC) memonitor 159 berita dalam sepuluh surat kabar sekular sejak Januari hingga 23 Maret 2011. Hasilnya 100 berita (63 persen) memberi citra negatif dan hanya tujuh yang menunjukkan citra positif. Sementara 52 berita bersifat faktual, demikian KACC.

Menurut KACC secara khusus, dari 52 berita terkait reaksi Protestan atas kontroversi sukuk (obligasi finansial Syariat) belakangan ini, media menurunkan tiga berita yang bersifat positif, 26 faktual, dan 23 negatif. Namun, menyangkut oposisi dari kelompok-kelompok keagamaan yang lain terhadap proyek sungai yang kontroversial dari pemerintah sebaliknya pers sangat tidak kritis.

KACC mengklaim bahwa sukuk “bukan masalah keagamaan” dan harus ditanggapi sebagai masalah sosial dan ekonomi., direktur Korea Institute for Religious Freedom O Do-sun, mengatakan dia curiga dengan klaim-klaim tersebut. “Pers lokal biasanya fokus pada fakta ketika menghadapi berbagai masalah keagamaan. Saya heran apakah ada dasar lain untuk mendefinisikan ‘berita faktual’ dan ‘berita negatif’ dalam hasil monitor tersebut.” Ungkapnya.