Berpikir Positif & bersandar pada Tuhan

Brother & Sister FK,

saya dulu pernah dipusingkan dengan 2 hal ini:

  1. Berserah/ bersandar pada Tuhan
  2. Berpikir positif

disatu sisi saya setuju bahwa kita bisa terus mengupayakan berfikir positif, krn kita selalu bersandar kepada Tuhan

disisi lain, berfikir positif juga merupakan kemampuan dalam diri seseorang (seperti kemampuan penyembuhan kanker, air dengan energi positif, dll) dan hal ini dikaitkan dengan ajaran kekristenan yaitu bahwa manusia memiliki kekuatan dalam diri krn manusia serupa dengan gambaran Allah (dan berbagai macam penjelasan lainnya)

saya sendiri merasa kedua poin itu punya perbedaan yang tipis sehingga bisa memunculkan 2 karakter manusia…

  1. mengandalkan TUHAN
  2. mengandalkan Diri Sendiri

Pertanyaan:

  1. Apa disini ada penggiat “positif thinking” ? bagaimana tanggapannya…
  2. Apakah benar Kerkristenan mengajarkan “positif thinking” ? yang seperti apa?
    Thx. :slight_smile:

Bro gara89,
setahu saya Alkitab tdk pernah mengajarkan bahwa manusia memiliki kemampuan utk menyembuhkan diri sendiri, kalau kita percaya Yesus maka memang ada kuasa di dlm diri kita > lihat tanda2 org percaya dlm markus 16:17-18.

Perbedaannya justru sangat jauh, dan bertolak belakang.
Kalau kita mengandalkan Tuhan maka kita menganggap diri kita tdk mampu apa2/tdk memiliki kuasa apapun.
Kalau mengandalkan diri sendiri, berarti kita tdk memerlukan kuasa Kristus di dlm hidup kita.

  1. Positif thinking dalam arti semua pasti mampu di dlm Yesus? Ya!
    Filipi 4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
  2. Positif thinking dlm kekristenan? ya itu berserah kepada Tuhan Yesus, karena di dlm Dia kita dimampukan
    menghadapi segala perkara.
    GBU Bro gara89.

klo soal berserah kepada Tuhan malah yg pernah ane baca(dr sebuah buku) maksudnya adalah kita tetap berusaha maksimal(melakukan bagian kita) sementara kita juga menyerahkan hal2 yg di luar kendali kita kepada Tuhan.gimana menurut kalian,apakah itu alkitabiah??

Berfikir positif didalam Kristen adalah sbb:
Apapun kehendak Tuhan yang terjadi pada diri kita Yakinlah bahwa semua itu terjadi untuk kebaikan kita (walaupun dalam pandangan manusia itu sepertinya musibah)

Tuhan Yesus memberkati
Han

thx all 4 d respon

nah, tapi kalau diperhatiin baik2… banyak buku2 kristen yang mengadopsi ‘poistif thinkig’ ala zaman modern

contoh: disalah satu buku ttg ‘keutuhan gambar diri’ yang pernah saya baca…

ulasannya memang teori2 & doktrin2 kekristenan betapa pentingnya mengetahui manusia itu segambar dg rupa Allah, pentingnya membangun hubungan dengan Allah, pentingnya mengundang Kristus, pentingnya penghiburan roh kudus…

tapi juga terselip ‘manual book’ untuk memulihkan gambar diri…
sebenernya ini sih udah populer banget yaitu terapi ‘bercermin’ agar terlihat ‘lebih kristen’ maka diwajibkan juga menghafal ayat ttg ucapan syukur…

nah, gmn ini? gabungan antara keduanya…
krn saya rasa tdk mungkin seseorang bisa benar2 berserah kepada Tuhan kalau ujung2 nya masih pake ‘manual book’
(meski kenyataannya, sedikit orang bisa bener2 mengandalkan Tuhan ^^)

jadi,

  1. bagaimana membedakan positif thingking kekristenan Vs positf thingking ala modern?
  2. samakah positif thinking Vs sugesti/ hipnotis diri sendiri?
  3. bagaimana pandangan tmn2 thdp para Motivator yg lg beken sekarang?

berbahayakah mereka? krn mereka ini yg sdg dicari (bahakan pendeta sekarang lebih mrip motivator dibandingkan pengajar injil)…
bagi saya, bahayanya positif thingking itu bersifat netral sehingga sangat mudah untuk menjaring semua kalangan dr yang tua, muda, ibu hamil, anak2, orang sakit, dll…

*CMIIW, katanya ‘positif thinking’ merupakan salah satu produk dr new age…

Memang keduanya saling memanfaatkan, positif thinking ala enterpreuner atau pemotivataor biasanya di ajarkan atau di seminarkan oleh perusahaan perusahaan ataupun jaringan MLM (MULTU LEVEL MARKETING) dan supaya bisa diterima oleh kaum kristen maka dalam seminar itu juga disertai ayat ayat alkitab dan contoh tokoh tokoh alkitab—

Sebaliknya dalam suatu kotbah mengenai ayat alkitab dalam suatu gereja ahirnya pujian ditujukan bukan buat yesus tapi buat salah satu tokoh MLM , jadi srana gereja dipakai buat promosi MLM

Bahkan kata pembuka suatu kebaktian gereja ,mempunyai persamaan persis dengan kata pembuka suatu MLM

misalnya : kata pengkotbah atau pembicara MLM : Bagaimana keadaanmu hari ini ???
dan di jawab oleh Umat Gereja atau anggota MLM : LUARRRR BIASA !!! :

mungki karena ada kesamaan juga dari singkatanya (minjem istilah dari Ht YBA)
MLM= Menipu Lewat Melayani.

Tuhan Yesus memberkati
Han

orang berpikir positif belum tentu beriman(bisa saja untuk diri sendiri) tapi ketika orang beriman pasti dia berpikir positif

GBU

betul juga sih.di gereja sering diingatkan agar waspada terhadap ajaran2 New Age tp pada nyatanya malah banyak orang2 Kristen di luaran sana yg mengkonsumsi ajaran2 New Age(entah sadar atau tidak).ga sedikit juga yg lebih nganggep buku2 motivasi karangan orang tertentu sbg kitab suci ketimbang Alkitab itu sendiri.klo ada orang yg anti sama ajaran New Age malah dikatai sok suci.

positif thinking ala Kristen jelas ada dasar ayatnya, itu lebih ke iman bukan positif thinking.

2. samakah positif thinking Vs sugesti/ hipnotis diri sendiri?
berbeda sama sekali, pertama kalo hipnotis; materinya bukan FT yang diisikan at least tidak ada dasar FT nya, misal : Aku bisa, aku bisa..... (berdasar apa firman apa ?)

bedakan dengan ini :
Aku akan dibawa naik terus, aku kepala bukan ekor …dsb dsb…
itu adalah perkataan iman yang terus diucapkan akan membuat iman bekerja, dan logos lama -kelamaan menjadi rhema karena kuasa perkataan anak Tuhan sekaligus pemahaman dan pengertian akan FT akan membuat FT bekerja dalam hidup kita.

2. bagaimana pandangan tmn2 thdp para Motivator yg lg beken sekarang?
banyak dari mereka yang pada dasarnya adalah pengetahuan dari FT, contohnya si Mario, Oprah....tapi kadang mereka pun tidak sadar dasarnya adalah Alkitab karena mereka mengutip dari sumber ke dua, ketiga dsb....yang awalnya adalah anak Tuhan.
berbahayakah mereka? krn mereka ini yg sdg dicari (bahakan pendeta sekarang lebih mrip motivator dibandingkan pengajar injil)..
sejauh pengajarannya based on alkitab, saya rasa tidak berbahaya. tapi ketika masuk wilayah hipnotis....masuk dalam wilayah alam roh ...itu yang berbahaya.
bagi saya, bahayanya positif thingking itu bersifat netral sehingga sangat mudah untuk menjaring semua kalangan dr yang tua, muda, ibu hamil, anak2, orang sakit, dll...

*CMIIW, katanya ‘positif thinking’ merupakan salah satu produk dr new age…


saya masih belum jelas maksud anda positive thinking atau hipnosis ??

kalau positif thinking bukan menggunakan induksi kata2 tapi lebih ke pengertian kalau hipnosis salah satu tekniknya induksi kata-kata

GBU

1. bagaimana membedakan positif thingking Kekristenan Vs positf thingking ala modern? 2. samakah positif thinking Vs sugesti/ hipnotis diri sendiri? 2. bagaimana pandangan tmn2 thdp para Motivator yg lg beken sekarang?

Pendiri positif thinking adalah Normal Vincent P.:
Harian Inspirasi , Pikiran Positif , Kekuatan Berpikir Positif , Tips Berpikir Positif

Seperti jutaan orang yang, selama 57 tahun terakhir, telah membaca The Power of Positive Thinking oleh Dr Norman Vincent Peale, Anda dapat mengubah pemikiran Anda dan mendalam mengubah hidup Anda.

Pesan Dr Peale dan tips berpikir positif adalah sebagai kuat dan relevan hari ini seperti ketika ia menulis tentang mereka.
Ketika Anda berkomitmen diri Anda untuk berpikir optimis, Anda akan lebih siap untuk mengatasi kesulitan hidup dan menciptakan hidup kebahagiaan dan kesuksesan.

Ini adalah cuplikannya di geogle.

Positive thinking menggeser bersandar pada Tuhan menjadi bersandar pada kekuatan sendiri.

Sebagai orang Kristen, kekuatan kita adalah pada Tuhan dan Firman Tuhan.

Kita yang dengan IMAN, yaitu tanpa melihat, tetapi percaya, membuat kita berbeda dari cara berpikir orang orang dunia.

Karena IMAN yang ada di dalam kita adalah PEMBERIAN ALLAH.

Sehingga kekuatan Allah yang memampukan kita percaya dan bersandar pada Tuhan.

Firman Tuhan yang senantiasa menguatkan dan memampukan menjalankan KEHENDAK ALLAH, membuka pikiran kita dan memberikan kita pencerahan di dalam menjalankan hidup ini.

Kita tidak memakai positif thinking yang berpedomana pada kekuatan sendiri, tetapi kita memakai IMAN yang di karuniakan oleh Allah, yang memampukan kita menjalankan hidup ini.

Karena hidup kita bukan lagi kita yang berkuasa dan berkehendak, tetapi Kristus yang hidup di dalam kita yang terus menrus melalui Firman Tuhan, mengingatkan kita APA KEHENDAK ALLAH, BUKAN KEHENDAK KITA

Gal 1
1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

2:20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Hipnotis, Membaca fikiran dan Telepati

Hipnotis adalah aksi dari seorang yang ditujukan kepada orang lain dengan tujuan-tujuan tertentu dengan cara melemahkan daya fikir dan konsentrasi korban, yang biasanya melalui tatapan mata atau suara dengan nada berwibawa pada korban yang telah jatuh mentalnya.
Ilmu gendam adalah bagian dari hipnotis.

Sugesti juga merupakan bagian dari hipnotis, namun sugesti ada yang positif dan ada juga yang negatif.

Hipnotis tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang karena tidak semua orang bisa terhipnotis.

Untuk melakukan hipnotis, diperlukan mental yang sangat kuat.

Orang yang bermental lemah tidak dapat melakukan hipnotis kecuali melalui cara supranatural dimana sejatinya bukan dia yang menghipnotis orang lain melainkan tenaga halus di luar dirinya yaitu jin.

Begitu pula sebaliknya, orang yang bermental kuat tidak akan mudah untuk terhipnotis, itulah sebabnya, kebanyakan yang terkena hipnotis adalah perempuan.

Meskipun tidak sedikit laki-laki yang bisa terkena hipnotis.

Untuk menghipnotis orang lain diperlukan konsentrasi cukup tinggi sehingga akan sulit menghipnotis lebih dari seorang, sekalipun di tempat umum si penghipnotis tidak akan berani menjalankan aksinya ketika ada orang ketiga di situ, kecuali dia adalah komplotannya atau sama-sama bermental lemah.

Ini adalah cuplikan GADYSA & GELBINA

Jadi kita tidak boleh kembali menyerahkan diri kita pada setan, kita bukan lagi hamba setan, tetapi kita adalah hamba Kristus.

Jadi itu semua bertentangan dengan Firman Tuhan, sehingga sebagai orang Kristen kita wajib menolaknya.

Tentang motivator, kita yang harus bergantung pada Tuhan, bukan pada manusia, kita harus bergantung pada apa yang di katakan FIRMAN TUHAN, bukan kepada perkataan manusia.

Kadang memang mereka memakai Firman Tuhan, tetapi ingatlah bahwa Firman Tuhan tidak dapat kita pakai sebagai jimat yang kita baca2, tetapi kekuatan Firman Tuhan yang harus kita rasakan, makna artinya yang di cerahkan Allah Roh Kudus yang menguatkan kita, bukan hafalan yang tidak ada artinya.

(okeh saya keep & stop ttg hipnosis krn sdh ad tritnya sendiri)

@ bro roderick: iya betul pabrikannya dr sana… ada tanggapan / informasi?
(+) haha bener bro, Yesus saat di dunia itu seperti motivator juga… tapi itu karena Dia memang memberikan dan mejawab harapan… (bukan motivator amplopan)

@all:

entah bener/ tidak konsep psitive thingking ini (krn blm ada kesepakatan dan sejauh ini dianggap efect (+))

masuknya positive thingking di komunitas Kekristenan itu banyaknya didasari dan diperkuat oleh ayat ini:

filipi 4 : 8
8) Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

padahal harus disertai ayat 7 nya yaitu:
(7) Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam KRISTUS YESUS.

semua pemikiran dalam KRISTUS YESUS,

contoh:
proses pertama: positive thingking pemulihan gambar diri dalam Kekristenan:

Galatia 2:20
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan KRISTUS yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

inilah yang menurut saya pemulihan gambar diri seutuhnya, krn diri kita bukan lagi milik dunia tapi sudah ditebus menjadi milik KRISTUS (saya kira sangat terasa perbedaannya dengan suggesti cermin kan?)

proses kedua: positive thingking pemulihan gambar diri dalam Kekristenan (kata2 sugesti)
Mazmur 139:14
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

1 Tesalonika 5:18
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam KRISTUS YESUS bagi kamu.

Filipi 4:6
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

sangat berbeda dengan perkataan “aku bisa”, “aku kuat” tapi tidak pernah saya denger ada ajaran “aku bersyukur” :smiley:

@all:
mengapa saya tanya ini berbahayakah???
saya ga tau/ belum tau bahaya nya, tapi kita wajib berhati-hati

karena apa???
produk “postive thingking” ini memiliki peluang yang sangat baik di hati semua orang…
tidak ada yang mau membantah/ curiga yang macem2…

  1. produknya baik
  2. manfaatnya baik
    dan produk ini mengalahkan semua aliran agama yg ada krn dia bisa mempengaruhi dari anak2 sampai orang tua, dari yang beragama hingga yang atheis

sehingga saya lihat ini sebenarnya bs menjadi celah (jalan tol - jalan bebas hambatan) untuk mempengaruhi dunia… dengan proses yang cepat

pengrauhnya seperti apa? saya ga tau… tapi, produk manusia ini hasilnya dan dampaknya terlalu baik
(ini cuma pendapat saya aja…)

(+) jadi saya harap para pendeta/ anak2 Tuhan harus cukup jeli membedakan positive tingking ala krsiten dan dunia modern… dan, jangan dipadukan menjadi satu

ada tanggapan?

@Gara
pengaruhnya memang memberikan hasil yang baik kepada dunia (non kristen) artinya mereka secara tidak lagsung menjadi pelaku Firman.
dan hukum yang di tetapkan oleh FT itu sendiri berlaku jujur tidak pandang bulu.

sad story :
dengan motivator ‘based on bible’ tapi non Kristen, banyak orang2 sukses di dunia non-Kristen, tapi anak2 Tuhan sendiri yang notabene ngerti FT lebih banyak, ternyata lebih tidak percaya FT dan tidak melakukan FT sehingga dilapangan banyak ditemukan anak2 Tuhan yang hidupnya minus ketimbang anak2 dunia yang mengikuti para motivator itu.

GBU

saya rasa mereka bukan jadi pelaku Firman bro, krn konsep positive thinking era modern Vs positive thinking kekristenan berbeda…

(meskipun bisa disambung-sambung in) :slight_smile:

maksudnya adalah pelaku Firman secara tidak langsung, karena mereka tanpa sadar mengambil yang ada di alkitab, dan melakukan dengan tekun.

mau contoh ?

GBU

boleh… biar lebih jelas :slight_smile:

NEW AGE & POSITIVE THINKING

DIRI (SELF)

Secara umum, diri (self) manusia dipercaya memiliki kekuatan atau kuasa yang sudah inheren di dalam diri manusia.

Diri (self) manusia ini dianggap mengandung kekuatan yang bisa digali oleh manusia.
Diri ini disebut dalam berbagai nama seperti potensi, kekuatan, daya batin, kuasa yang dalam serial film Star Wars dikenal sebagai The Force.

Dalam pelatihan/seminar pengembangan diri, memang nama ‘diri’ itu bisa dijumpai dalam berbagai sebutan yang menarik.

Misalnya Anthony Robbins menyebutnya ‘the giant within you,’ HND-Training di Bandung menyebutnya ‘the diamond in you.’

Diri yang memiliki kekuatan ini dalam istilah mistik yang melatarbelakanginya disebut dalam berbagai nama, seperti chi (China), Kundalini/Prana (India), ki/reiki (Jepang), dan Tenaga Dalam/ sukma kawekas (Indonesia/Jawa) .

Sejalan dengan keyakinan mistik yang menganggap bahwa diri manusia itu bersifat ilahi atau bagian dari kekuatan keilahian (micro cosmos), maka sering diri manusia itu diidentikkan dengan ke ilahian dan juga dikaitkan dengan konsep theisme kristen.

Bebetrapa buku mengenai Gerakan Zaman Baru (new age) menyamakan Chi sebagai ‘ruach elohim,’ bahkan Carl Jung pakar psikologi yang terpengaruh ajaran mistik timur itu menyebut diri manusia sebagai ‘Imago Dei’ gambar Allah dalam diri manusia.

Tidak kurang beberapa pelatih pengembangan diri yang beragama Kristen mempopulerkannya sikretisme konsep diri mistik dengan kekristenan dan menyebutnya sebagai ‘the leader within you’ (John C. Maxwell), ‘the huge reservoir’ (Norman Vincent Peale), dan mendorong orang mengucap ‘My strength is made perfect in my strengths’ (Purpose Driven Life).

Paulus Winarto sering diundang gereja-gereja untuk membawakan pelatihan yang pernah ditulisnya dalam buku ‘reach your maximum potential’ dan tidak kurang tokoh persekutuan mahasiswa Kristen mengajarkan hal yang sama (Dale Carnegie) .

Secara umum pengidentifikasian konsep ‘Diri’ dengan ‘Tuhan’ menempatkan manusia setara dengan Allah.

Salah seorang tokoh Gerakan Zaman Baru (new age) yaitu Shirley Mc.Laine menyebut dengan lantang: “I am god.”

SUKSES

Bila kita mengamati pelatihan/ seminar pengembangan diri itu, apakah itu dilakukan oleh seorang new ager maupun yang beragama kristen, umumnya yang ditawarkan adalah dengan kemampuan dalam diri seseorang bisa dicapai sukses dan kehidupan berkelimpahan.

Sukses disini yang dimaksudkan adalah sukses menurut ukuran dunia, jabatan tinggi dengan penghasilan yang tinggi pula.

di alkitab ada hukum tabur tuai, jelas sekali kan ?
siapa menabur akan menuai…

saya pernah lihat acara TV dimana ada tokoh agama yang dihormati di agama itu menjawab pertanyaan seorang jemaah yang bertanya bagaimana bisa sukses bidang keuangan kaitannya dengan iman mereka, lalu dengan santainya si tetua agama ini bertanya balik : anda bersedakoh ga ?
dengan panjang lebar tetua agama ini menjelaskan makna bersedakoh supaya rejeki mengalir…

see the point ?

mereka (jemaat lain itu ) taat firman tanpa mengerti bagaimana hukum yang sebenarnya tertulis dialkitab tapi bagian mereka hanya punya iman dan tekun.

bandingkan dengan anak2 Tuhan, mereka bicara tentang uang sudah alergi, bicara perpuluhan untuk mendukung gereja lokal saja sudah banyak alasan dan Firman Tuhan disiapkan untuk menjadi senjata membela motivasi mereka yang salah, gimana Tuhan mau memberkati ?

bahkan salah satu tetua yang lain (dari agama seberang tadi) sudah mempelopori memberi lebih dari 10% penghasilan mereka, dari yang ditetapkan 2% oleh agama mereka.

coba anak2 Tuhan seperti itu, tanpa diminta mereka memberikan lebih dari 10%
(bukannya otot2an 10% itu hukum taurat (dulu), sekarang lebih melarat lagi dari 10%)

coba bandingkan 2% dengan 10%, seharusnya indonesia sudah mayoritas Kristen dari dulu kalau anak2 Tuhan taat.

mereka yang 2% saja bisa ‘merebut’ Indonesia Timur dan menghancurkan Manado sebagai basis Kristen, hingga mayoritas Indo Timur disana sekarang bukan lagi mayoritas.

saya ngomong ada kenyataannya lho, kalau anda ngerti ‘penginjilan’ mereka dan cara mereka ‘menginjili’ dibandingkan anak Tuhan yang malas sekali, tidak mengerti FT sama sekali , egois sekali, pelit sekali dsb… hopeless deh di atas kertas (hitung2an) habis sama sekali.

GBU

ah, itu maksud kaitan iman dan positive thinking maksud bro PI…

kalau saya pikir sih itu arahnya ya mmg Tabur Tuai, sementara pembahasan saya itu Positive thinking untuk mengembangan diri

dan ga bs dibilang pelaku Firman juga sih, contoh agama B, dia melakukan smua kebaikan dengan dasar hukum Karma… (Hukum Karma =/= Hukum tabur tuai bro…) tapi nyatanya, ya mmg tabur tuai… kalau menanam baik akan memetik yang baik… tanpa diajarin juga memang hukumnya begitu

tapi kalau maksudnya, diminta uang sama gereja pkiran harus positif sih… okeh, saya anggap itu kritika aja…
maslah uang, persepuluhan, persembahan mmg agaknya sensitif belakangan ini (siapa yg salah? ga tau deh… he3)

@ sister Rita, ini linknya dr bro SP bkn? kayanya sih pernah saya baca… punya link yg laen sis? ttg kaitan new age dan produk2 nya…