Bersungut-sungut

Pada suatu kali bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang nasib buruk mereka, dan ketika TUHAN mendengarnya bangkitlah murka-Nya, kemudian menyalalah api TUHAN di antara mereka dan merajalela di tepi tempat perkemahan. Lalu berteriaklah bangsa itu kepada Musa, dan Musa berdoa kepada TUHAN; maka padamlah api itu. (Bilangan 11:1-2).

Bersungut-sungut mendatangkan murka Tuhan. Orang bersungut-sungut karena tidak mendapatkan apa yang diinginkannya. Atau berada dalam suatu keadaan yang tidak diinginkan. Atau mengalami sakit, kesulitan keuangan dan banyak lagi hal yang dapat membuat orang bersungut-sungut.

Mengapa bersungut-sungut mendatangkan murka Tuhan ?

1. Tidak Tahu Berterima Kasih
Dengan bersungut-sungut berarti kita tidak tahu berterima kasih atas pemberiaan Tuhan. Tidak tahu berterima kasih berarti tidak menghargai Tuhan.

2. Tidak Percaya
Bersungut-sungut berarti kita tidak percaya akan kehadiran dan kuasa Tuhan yang sanggup melakukan dan memberikan yang terbaik bagi kita. Bersungut-sungut berarti kita tidak percaya bahwa Tuhan sanggup mengkontrol hidup kita.

3. Sombong
Kesombongan dapat membuat kita bersungut-sungut karena tidak mau menerima kenyataan hidup.

Lalu apa yang harus kita lakukan supaya tidak bersungut-sungut ?

  1. Menyadari kelemahan kita dan bahwa kita perlu Tuhan dalam setiap hal yang akan kita kerjakan.
  2. Kenali Tuhan dengan lebih dekat lagi melalui doa , saat teduh dan sebagainya sehingga kita dapat mengenali sifat dan kuasa Tuhan yang lebih besar dari masalah - masalah dalam hidup kita.
  3. Terlibat dalam melayani orang lain yang berada dalam kesulitan sehingga hidup kita menjadi berkat dan tidak hanya fokus kepada sendiri yang akan membawa kepada pengasihanan diri saja.
  4. Terlibat dalam komunitas saudara seiman (komsel) sehingga dapat mempraktekkan “saling” yaitu saling memperhatikan , saling menasehati, saling menolong dan sebagainya yang membuat hidup kita lebih berarti.
  5. Percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita adalah dalam kontrol Tuhan yang akan mendatangkan kebaikan bagi kita. Serahkan kemudi hidup kita kepada Yesus sehingga Dialah yang memimpin hidup kita dan bukannya kita lagi.

Haleluya !