Bila Rasa Kantuk Terus-terusan Datang

Jakarta, Normalnya orang merasa mengantuk ketika malam hari atau kelelahan. Tapi pada beberapa orang, rasa kantuk bisa datang terus-menerus dan tidak mengenal waktu. Apa penyebabnya?

Mengantuk adalah salah satu tanda yang diberikan oleh tubuh agar seseorang beristirahat. Tapi pada kondisi tertentu seseorang bisa merasa mengantuk hampir sepanjang hari.

Dilansir Webmd, Rabu (3/11/2010), berikut beberapa penyebab yang membuat seseorang selalu merasa ngantuk:

  1. Anemia
    Anemia merupakan penyebab utama kelelahan dan kantuk pada perempuan. Kehilangan darah menstruasi dapat menyebabkan kekurangan zat besi. Hal ini karena sel darah merah diperlukan untuk membawa oksigen ke jaringan dan organ dalam tubuh.

  2. Depresi
    Anda mungkin berpikir depresi sebagai gangguan emosi, tetapi juga banyak berkontribusi untuk gejala fisik. Kelelahan, selalu mengantuk, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan adalah salah satu gejala yang paling umum.

  3. Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid pada kalenjar tiroid)
    Tiroid adalah kelenjar kecil di dasar leher, yang berfungsi mengontrol metabolisme dan kecepatan mengubah bahan bakar menjadi energi. Ketika kelenjar kurang aktif dan fungsi metabolisme terlalu lambat, seseorang bisa merasa badan lesu dan selalu mengantuk.

  4. Dehidrasi
    Kelelahan dan kantuk bisa merupakan tanda dehidrasi. Segerala cukupi kebutuhan air dalam tubuh Anda agar selalu merasa segar dan bersemangat.

  5. Kurang tidur
    Kurang tidur bisa membuat orang merasa mengantuk sepanjang hari, sehingga dapat mempengaruhi konsentasi. Dampak jangka panjang, kurang tidur juga dapat mempengaruhi kesehatan. Orang dewasa harus mendapatkan tidur 7 sampai 8 jam setiap malam.

  6. Penyakit jantung
    Ketika Anda mudah merasa lelah dan mengantuk dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sebaiknya Anda harus memastikan bahwa jantung Anda dalam keadaaan yang baik.

  7. Alergi makanan
    Beberapa dokter percaya bahwa alergi makanan dapat membuat seseorang merasa mengantuk. Jika Anda memiliki toleransi terhadap alergi tersebut, maka gejala awalnya hanya kelelahan dan belum menyebabkan gatal-gatal.

  8. Sindrom kelelahan kronis (Chronic fatigue syndrome)
    Saat seseorang lelah, biasanya dengan istirahat akan hilang. Tapi untuk sindrom ini tidak cepat hilang dan biasanya ditandai dengan kelesuan, mengantuk, lekas marah, nyeri otot dan dalam beberapa kasus terjadi hilangnya memori.

(mer/ir)

Tambahan bro stevan :afro:

Menguap terus, tidur sana. Kita pasti sering mendengar ungkapan tersebut. Kita, umumnya, memang mengartikan menguap sebagai pertanda tubuh perlu tidur. Tidak selalu begitu, tampaknya.

Menguap yang biasa disebut sebagai pertanda rasa kantuk tidak selalu merupakan pertanda tubuh sangat lelah dan ingin diistirahatkan. Rasa kantuk, kadang, merupakan indikasi otak kekurangan oksigen. ‘‘Salah satu penyebabnya, porsi makan yang terlalu banyak,’’ kata Eny Sayuningsih SKM MKes.

Kepala Instalasi Gizi RSU Haji Surabaya tersebut menjelaskan, bila makanan yang masuk ke tubuh terlalu banyak, lambung jadi sangat penuh. Dalam kondisi tersebut, konsentrasi utama tubuh hanya mengurai makanan itu. ‘‘Nah, mengurai makanan pun butuh oksigen,’’ ujarnya.

Bila banyak oksigen digunakan untuk mengurai makanan, besar kemungkinan ada organ lain yang kekurangan zat O2 tersebut. Salah satunya adalah otak. Sinyal yang muncul adalah menguap terus-menerus. ‘‘Konsentrasi untuk menjalani aktivitas atau pekerjaan jadi menurun. Kita jadi malas beraktivitas,’’ jelas Eny.

Untuk menghindari kondisi tersebut, dianjurkan tidak makan berlebihan. Pola makan perlu diatur. Makan utama dianjurkan dijadwal tiga kali sehari dengan makanan selingan di antara waktu makan utama.

Dengan pola makan yang teratur, kata Eny, fungsi lambung diharapkan optimal. ‘‘Lambung jadi mampu membiasakan diri kapan mesti mengolah makanan dan kapan harus beristirahat,’’ terangnya. Konsumsi tiga porsi kecil makan utama dan dua jenis snack tiap hari bisa menjaga kadar gula darah dan level energi stabil sepanjang hari.

Problemnya, mereka yang terlalu sibuk atau sedang berdiet sering mengesampingkan hal-hal tersebut. Jadwal makan sering menjadi dua kali sehari, tapi porsinya dua kali lipat. ‘‘Makan dalam porsi besar sekaligus langsung meningkatkan kadar gula darah. Itu malah berbahaya,’’ ungkap Eny.

Saat jadwal makan utama pun dianjurkan memilih jenis makanan dengan kandungan karbohidrat cukup yang lengkap dengan lemak, protein, vitamin dan mineral. Jika sedang berdiet menurunkan berat badan, seseorang dianjurkan memilih jenis makanan yang low fat dan low calorie. ‘‘Kecukupan nutrisi penting agar tubuh mendapat cukup energi untuk beraktivitas,’’ terangnya. (ai/c12/soe)

sumber Forum Indowebster - IDWS

mantaps bro liberty

ok d
tp q lq ngntuk 2 krna bosen gmn?

klo ngantuk karena bosen… obatnya cuma 1 … maen FK, pasti ga ngantuk hahahaha…