Bingung harus gmn.

Jadi waktu itu aku sempet ngelawan mma smpe kata2 kotor keluar dr mulutku. Tapi itu gara2 mma duluan yg keluarin kata2 itu. Dia lagi emosi gra2 aku pemalas dan ada saudara dr keluarga mama yg lagi dtg dan sdraku ini juga lg gk bkin apa2 jadi mama emosi. Sbnrnya aku tau emosi mama itu buat sdraku ini, tp dia ga enk mau bilang lngsng akhirnya imbasnya ke aku. Aku juga ikut emosi. Smpe aku bilang “gpp gua gk sukses” ke mama. Salah iya salah bgt. Mama smpe nangis gra2 ini. Aku berdoa sma Tuhan buat ampunin kata2 aku itu. Trus keadaan aku udh baik sma mma tapi ya gtu di beberapa saat mama kya nyumpahin aku gk berhasil. Smpe ppa ku juga marah sma mma. Ini aku lagi mau masuk kuliah dan udh gagal di sbmptn. Aku kya udh hopeless gtu. Mau berjuang sekuat apapun klo mma masih nyumpah2in aku bgtu aku gakan sukses. Trus skrg aku gatau harus gmn.

Sekedar urun saran.

Sukses atau gagal, selain ijin Tuhan adalah sepenuhnya tergantung diri kita sendiri, tidak tergantung dari kutuk ataupun umpatan orang lain.

Melontarkan umpatan, sangat tidak baik, terlebih lagi dilontarkan kepada orang tua sendiri, yang berbelas tahun bekerja demi kebutuhan anda. Sudah selayaknya anda berlutut dan mohon ampun terhadap kata kata yang pernah anda lontarkan kepada ibu anda juga kepada Tuhan. Bukan demi ‘mencabut kutuk’ tetapi karena anda telah melanggar perintah Tuhan sendiri (Hormatilah orang tuamu). Dan tentu saja demi menghilangkan rasa perih yang tertinggal ketika ibu anda mendengar kata kata tak pantas yang dilontarkan oleh buah hatinya, yang dilahirkannya, diurusnya, dibelanya dengan jiwa raganya.

Jadi, cintai dan sayangi, serta hormati orang tua anda setulus-tulusnya, apapun perlakuan orang tua anda kepada anda, karena anda pasti tidak ingin mengalami hal yang sama terjadi kelak ketika anak anda sendiri, bua hati anda, melontarkan upatan kepada anda.

Syalom

TS

Nggak usah takut mama anda nyumpahin anda nggak sukses. Dalam hatinya pasti sebaliknya. Sebenarnya itu nasehat supaya anda sadar kalo anda nggak bisa sukses kalo nggak ada perjuangan dan usaha. Cuma cara menyampaikannya aja yang menurut anda salah. Berpikir positif aja. Bijaklah dalam menghadapi segala sesuatu.

Tapi sih saya salut juga dengan anda, anda masih bagus berdoa minta pertolongan kepada Tuhan. Kalo saya malah berpikir saya nggak perlu doa… Karena saya merasa dengan usaha aja udah cukup…

Ada buktinya, hubungan saya sama papa saya sudah membaik, walaupun masih jauh dari kata sepenuhnya. karena saya usaha sendiri dan tidak berdoa…

Banyak orang yang bilang doa aja nggak cukup kalo nggak ada usaha. Nah karena itu saya jadi skeptis dengan yang namanya doa.

Maaf kalo saya malah terkesan menyesatkan. Karena ini yang saya alami. Anda jangan kepikiran.

TS

Jangan kepikiran dengan kata2 saya dan tetaplah berdoa meminta pertolongan-Nya.

Anda memang sudah doa minta maaf ke Tuhan tapi apa anda sudah minta maaf ke mama anda?
Apa anda sudah memaafkan mama anda juga?

Jgn terlalu tersugesti atas sumpah tsb, sumpah itu hanya sugesti yg akan berputar2 di benak saudara dan mempengaruhi hidup saudara bila anda mempercayahi nya,peluk dan minta maaf pd mama anda,kata kan semua itu hanya emosi sesaat baik anda maupun mama anda,jd lupakan sumpah tsb,setiap org pasti akan mengalami kegagalan,entah d mana atau kpn,tdk ada yg tau,semua tergantung msg2 orang,apa kah menganggap itu sebagai kutukan atau sebagai tantangan untuk menuju ke masa depan yg lbh baik serta mengubah sikap kita menjadi baik,Berdoa lah kepada bapa dengan kesungguhan hati bawa anda akan berubah(dr sikap malas )anda akan belajar dengan bersungguh2,mohon ampunan dr bapa dan kata kan apa yg anda rasakan dan inginkan… percaya lah saat anda merasa kan ketenangan dlm doa anda, bapa di surga sedang memberkati anda .

Makasih banyak semuanya. Aku temukan solusi. Makasih:D God Bless you all:)

OK sama sama

Firman Tuhan berkata kamu pasti sukses,masa depan mu pasti damai,itu bukan karena usaha anda,tetapi karena Tuhan memang baik.

Mazmur 1:1-3,Yosua 1:8-9,Yeremia 29:11.

dan pastinya anda jgn lupa meminta maaf pada orang tua anda.