Bingung! Pertentangan antara free will dan rencana Tuhan

Saya masih tidak mengerti tentang arti dari free will dan rencana Tuhan. Bukankah itu sangatlah bertentangan? Misalnya ada pasangan yang cerai karena tidak cocok, setelah itu salah satu pasangan menikah lagi dengan orang yang pas buat dia. Apakah hal tersebut masuk dalam rencana Tuhan atau free will kita? Mohon bimbingannya. Terima kasih. God blees us. :slight_smile:

Kalau bercerai itu bukan rencana Tuhan bro, sebab Tuhan sendiri tidak suka perceraian.

Thanks before. :slight_smile: Tapi gini bro, yg saya tekankan adalh dimana saat dia mendapat istri atau suami yang pas setelah bercerai. apakah itu termasuk rencana Tuhan atau free wiil kita yang bekerja? Thanks bgt bro, sdh membantu. :slight_smile: God bless u. :smiley:

Lah bro…, bercerai saja tidak boleh masa kawin lagi di sebut rencana Tuhan?? :ashamed0004:

Ini saya kutip ayat larangan bercerai dan berjinah kalau kawin lagi, ini Tuhan yang ngomong loh;

10:2 Maka datanglah orang-orang Farisi, dan untuk mencobai Yesus mereka bertanya kepada-Nya: “Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan isterinya?”
10:3 Tetapi jawab-Nya kepada mereka: “Apa perintah Musa kepada kamu?”
10:4 Jawab mereka: “Musa memberi izin untuk menceraikannya dengan membuat surat cerai.”
10:5 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu.
10:6 Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan,
10:7 sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya,
10:8 sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.
10:9 Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”
10:10 Ketika mereka sudah di rumah, murid-murid itu bertanya pula kepada Yesus tentang hal itu.
10:11 Lalu kata-Nya kepada mereka: “Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.
10:12 Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah.”

Nah…berani luh menentang perkataan Tuhan Yesus, tanggung resiko sendiri yah… :ashamed0004:

Jadi jelas memang freewill manusia kalau dia bercerai lalu kawin lagi hehehe, coba tanya orang reform apa komentar mereka…? :wink:

Wah, menurut saya, jika ingin menemukan jawaban secara teknis, kita harus memahami konsep Middle Knowledge atau Scientia Media, yang (at least, imo) merekonsiliasikan antara free will dengan rencana Allah.

Maaf jika Jawaban saya masih belum benar benar dalam

Rencana Tuhan tidak selalu sesuai dengan rencana kita.

Yes 55
55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah Firman Tuhan.

55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

55:11 demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Roma 8 : 28
8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Manusia di beri kebebasan / free will dalam mengambil keputusan, tergantung apakah kita mentaati kehendak Tuhan, atau memuaskan keinginan kita saja.

Setiap kemauan bebas kita, harus di pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan.

Bukankah Tuhan YESUS mengatakan di mat 19

19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

19:8 Kata YESUS kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian

Pasangan itu mengikuti kemauannya yang bebas / free will, tetapi tidak memikirkan bahwa apa yang kita lakukan , harus dengan memuliakan Tuhan.

1Kor 10:31
10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.

Roma 11 : 36
11:36[color=purple] Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! [/color

Bro kevin_antonio,
freewill itu terjadi ketika pasangan itu memutuskan utk bercerai dan menikah lagi.
sedangkan rencana Tuhan itu hanya berlaku utk org2 yg percaya kpd-Nya dan mau berjalan dijalan-Nya, maka Tuhan akan membuat rencana yg indah dlm kehidupannya spt yg terdapat dlm kitab Yermia 29:11
Rencana Tuhan bukanlah takdir dan Tuhan tdk pernah mentakdirkan seseorang.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Yermia 29:11

Tentang hal ini, ada khotbah audio yang pernah saya dengar…
di download di http://reformed.keysystem.us

Thanks a lot bro or sis yang udah jawab semua pertanyaan saya… :smiley: dan ada satu pertanyaan lagi. Apakah rencana Tuhan bisa gagal dlm hidup kita? :o

setiap Free Will dari Tuhan pastilah kalah dengan rencana Tuhan. Maksudnya adalah ketika orang itusudah mengenal Tuhan ingin berbuat jahat pastilah Tuhan berbicara kepada kita untuk segera bertobat. ini adalah Rencana Tuhan. kita lihat dari free will adam dan Hawa semua orang menjadi dosa. itulah kenapa Tuhan perlu mengembalikan ke rencana semula caranya? ya disalib… jadi dari A (rusak) ke B (keselamatan)

Ul 29 : 29 Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN
29:29 Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini."

Yes 14 : 24
14:24 TUHAN semesta alam telah bersumpah, firman-Nya: "Sesungguhnya seperti yang Kumaksud, demikianlah akan terjadi, dan seperti yang Kurancang, demikianlah akan terlaksana:

Yes 14 : 27 Rencana Allah tidak pernah gagal.
14:27 TUHAN semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? Tangan-Nya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?

Yes 46 : 9 , 10
46:9 Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku,

46:10 yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan,

Yes 14 : 27 Siapakah yang dapat menggagalkan rancangan Tuhan ?
14:27 TUHAN semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? Tangan-Nya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?

Yes 40 : 13
Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat?

Yes 40 : 14
40:14 Kepada siapa TUHAN meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar TUHAN untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian?

Yesaya 45
45:23 Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa,

Masih banyak ayat ayat yang mengatakan , rancangan Tuhan tidak pernah gagal dan PASTI DILAKSANAKAN.

Pemeliharaan Allah yang akan terus menjaga kita, untuk menggenapi apa yang di rencanakan Allah di dalam hidup kita.

Kita kalau tidak di bantu oleh Allah, tentu tidak sanggup menjalani hidup ini.

Tetapi pemeliharaan Allah terus memampukan kita, walau kita sering jatuh, tetapi Roh Kudus yang terus mengingatkan kita, mengajar kita.

Yes 42 : 5, 6 Memegang tangan kita.
Yes 46 : 4 Sampai masa tua.
Yes 51 : 16 Naungan tangan Tuhan.
2 Tim 4 : 18 Pertolongan Allah.
Fil 1 : 6 Tuhan yang memulai yang baik sampai kesudahan.
1 Kor 1 : 8 , 9 Tuhan akan menjaga sampai kesudahan.
Fil 2 : 13 Allah mengerjakan dalam kemauan manusia.

Bro kevin_antonio,
Rencana Tuhan bagi seseorg tdk pernah gagal, yg gagal adalah orgnya dalam menjalani hidup yg berkenan kpd-Nya, yg berarti gagal memasuki hidup yg sesuai dgn rencana Tuhan.
GBU

Lihat contoh dari Abraham, bro.

Tuhan sudah merencanakan Abraham sebagai bapa bangsa bangsa, dengan keturunannya yang sebanyak bintang di langit. Tetapi Abraham dan Sarah membuat ‘rencana cadangan’ dengan mengambil Hagar sebagai ‘istri’ Abraham. Maka, ketika akhirnya Sarah melahirkan Ishak, terjadi masalah dalam keluarga Abraham, sehingga berujung pada pengusiran (perceraian) Hagar dan Ishmael.

Tuhan sudah punya rencana, tetapi manusia memang punya kebebasan untuk melakukan tindakan yang bisa berbeda dengan rencana Tuhan. Kegagalan rencana manusia, jangan dianggap sebagai kegagalan rencana Allah.

Syalom

“Tuhan sudah punya rencana, tetapi manusia memang punya kebebasan untuk melakukan tindakan yang bisa berbeda dengan rencana Tuhan. Kegagalan rencana manusia, jangan dianggap sebagai kegagalan rencana Allah.”

Dari kata bung bruce bisa diambil kesimpulan bahwa istilah “Manusia bisa berencana tetapi Tuhan yang menentukan” itu salah dong? Berarti yang benar yang ini “Tuhan bisa berencana tetapi manusia yang menentukan” Mohon jawabannya. :slight_smile:

bisa atau tidak tentu saja tergantung bagaimana bro menterjemahkan defenisi 'rencana".
kalo rencana yang menyangkut dengan kuasa tentu saja tidak bisa gagal,karena allah itu maha kuasa,contohnya di saat Paus Yohannes Paulus II ditembak,tetapi tidak meninggal.

tetapi kalo menyangkut freewill yang diberikan kepada kita,maka bisa saja gagall,contohnya di saat allah menciptakan manusia pertama,pada dasarnya allah tidak pernah punya rencana tuk menjatuhkan adam dan hawa ke dalam dosa,tetapi freewill yang dimiliki manusia itu lah yang menyebabkan manusia jatuh ke dalam dosa :slight_smile:

Pertanyaannya bisa lebih luas lagi bro, misalnya, tahukah anda apa yang direncanakan Allah untuk anda ?
Kita dengan mudah ‘melemparkan’ segala sesuatu kepada Tuhan, kalau berhasil kita terlibat, kalau gagal, sepenuhnya rencana Tuhan, betulkah? Apakah kita tahu apa yang Tuhan rencanakan untuk kita?

Syalom

Ya, kalau jawaban pribadi saya menurut komentar bung bruce sbelumnya, kita memang tidak tahu rencana Tuhan tetap manusia yang menentukan. Maaf, kalo saya salah. :smiley: saya sedang mencari kebenaran yang lebih rinci tentang Tuhan, sehingga saya bisa memberitakannya dengan alasan yang jelas. Maaf jika saya merepotkan bung. :slight_smile:

Manusia tidak mungkin mengetahui rencan Tuhan , pada saat manusia menjalankan rencananya, hasilnya adalah rencana Tuhan yang terjadi.

Sebagai orang percaya yang taat pada kehendak Tuhan, bukankah rencana kita harus untuk memuliakan Tuhan, segala sesuatu yang kita lakukan dan rencanakan, kita lakukan untuk memuliakan Tuhan.

Walau hasilnya kita menyadari tidak sesuai dengan kehendak dan rencana kita, tetapi kita menyadari bahwa Tuhan mengetahui apa yang terbaik bagi kita.

1Kor 10:31
10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.

Roma 8 : 28
8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Loh, bukannya kalo hasil yang tidak sesuai dgn kehendak kita itu salah free will kita ya? Bukannya Tuhan hanya menyediakan pilihan dan kita tinggal milih? kalo menurut saya intinya yang benar adalah “Tuhan bisa berencana dan manusialah yang berkehendak” :slight_smile: Mohon jawaban sodara2 sekalian. Terima kasih. :smiley:

Dari mana bro kamu mengetahui rencana Tuhan ??

Apakah madsud kamu tentang keselamatan ?

Bukankah rencana biasa manusia ? kalau rencana manusia selalu di dasarkan untuk memuliakan Tuhan, di dalam pelaksanaannya, kalau kehendak kamu untuk memuliakan Tuhan, tetapi yang terjadi adalah lain dengan rencana kamu, itu bukan berarti kesalahan kehendakmu.

Karena kehendakmu yang bebas untuk memuliakan Tuhan, tetapi Tuhan berkehendak lain, sehingga yang terjadi berbeda dengan rencanamu.

Tetapi kalau rencanamu untuk memuaskan keinginan kamu, terus yang terjadi adalah berbeda dnegan rencanamu, disitu kita melihat Allah campur tangan untuk kebaikan kamu.