bisakah anda melakukan ini?

  1. Jika berbuat salah dengan mata atau tangan, potong/keluarkannya (Matius 5:29-30) : 5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
    5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
  2. Berkahwin dengan seorang janda adalah zina (Matius 5:32) : 5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.
  3. Jangan fikirkan masa depan(Matius 6:34) : 6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”
  4. Jangan simpan wang (Matius 6:19-20) : 6:19. “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.
    6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.
  5. Jangan menjadi (Markus 10:21-25) : 10:21 Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”
    10:22 Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.
    10:23 Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
    10:24 Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
    10:25 Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
  6. Jual semua harta benda dan berikan kepada orang-orang miskin (Lukas 12:33) : 12:33 Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.
  7. Jangan bekerja untuk mendapatkan makanan (Yohannes 6:27) : 6:27 Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”
  8. Jangan melakukan hubungan seksual (Matius 5:32) : 5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.
  9. Jika seseorang itu mencuri dari anda, biarkan sahaja (Lukas 6:30) : 6:30 Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu.
  10. Jika seseorang itu memukul anda, jemput dia supaya memukul anda sekali lagi (Matius 5:39): 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
  11. Jika seseorang itu memaksa anda berjalan sejauh sebatu, berjalanlah sehingga dua batu (Matius 5:41) : 5:41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
  12. Jika seseorang itu meminta sesuatu, berikan sahaja tanpa bertanya (Matius 5:42) : 5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu

bro…
itu semua yang anda Tulis adalah bentuk dari Kasih, Pengharapan dan Iman…
saya bingung dari thread2 yang begini selalu di artikan harfiah…

Gbu…

@Rusdinech Wajarlah namanya juga threat dari member non Kristen… jadi asal saja… karena itu kita harus memberi jawab dengan bijaksana…

@Mi Zun yang terkasih

Hal yang perlu di pahami menjadi dasar dalam penafsiran Kristen yang sejati bukanlah penafsiran sepotong sepotong seperti yang anda lakukan… karena bila demikian kisah seutuhnya akan kehilangan maknanya…

Karena itu saya mengusulkan untuk anda mencoba memperhatikan teks secara utuh dalam 1 paragraf minimal… sehingga pemahamannya tidak sepotong-sepotong.

Apa yang tersurat belum tentu yang dimaksudkan karena ada makna yang tersirat sesuai konteks budaya pada masa itu…

jadi mestinya jangan sepotong2…

@ Mi Zun, saya srankan anda untuk mulai belajar membaca konteksnya juga, bukan sekadar membaca teksnya. Minta pertolongan Tuhan untuk membimbing ya… GBU

Karena itu saya mengusulkan untuk anda mencoba memperhatikan teks secara utuh dalam 1 paragraf minimal.. sehingga pemahamannya tidak sepotong-sepotong.

Apa yang tersurat belum tentu yang dimaksudkan karena ada makna yang tersirat sesuai konteks budaya pada masa itu…

jadi mestinya jangan sepotong2…

Ironis ya, padahal sebelumnya umat Islam protes keras pada Ali Sina yang selalu mengutip sepotong2 dan sebagian dari ayat Quran yang diinterpretasikan sendiri menjadi suatu hal yang buruk. Nah, saya tidak tahu agamanya TS seperti apa, namun saya heran kenapa ada aja orang yang menerapkan Half Truth untuk mendukung argumennya sendiri.

Peace.

Saudara ku, kalau Roh Yesus ada pada saudara, maka tidak ada satupun dari point-point diatas yang tidak dapat anda lakukan, karena itu SEGERALAH cari pendeta, agar anda dibabtis, supaya anda dapat melakukan semua point-point yang anda uraikan diatas. :azn: :azn: :azn:

Salam Kasih dalam Damai

Satya,
Jika pengajaran agama yang ditentukan Tuhan ternyata dibatasi konteks budaya, lalu ditentukan oleh siapa bahwa ajaran tersebut masih atau sudah tidak sesuai dengan konteks budaya yang ada…?

Reff,
Apakah Mi-Zun Netter Muslim ?

Simple Logic

I said i dont know. Well what do you think?
Do you really think others would behave in the same way like you guys did? :stuck_out_tongue:

Saya tidak mengatakan dibatasi konteks budaya… tapi perlu memahami adanya konteks budaya.

akan ada banyak kesalahpahaman bisa terjadi bila nilai yang universal tidak bisa sesuai konteks budaya…

Misal… Kata Hijau di Indonesia itu mengalami perluasan makna, bukan hanya pada awalnya hanya bicara tentang warna… apakah sekarang masih sama?
ada konteks dimana kata hijau di gunakan dan artinya ternyata bukan hanya warna…

Jadi Budaya tidak membatasi makna universal, namun harus diperhatikan untuk memperhatikan makna universal…

[size=8pt]See …seingat saya anda pernah mengatakan, “hanya Allah yang maha mengetahui termasuk keimanan saya bla…bla…bla…” anehnya kalau untuk orang lain (Mizune) tiba-tiba anda tanpa sungkan mempraktekkan hal yang tidak anda setujui itu.

SIMPLE LOGIC :coolsmiley:

Memangnya saya mengatakan kalau Mizune adalah Muslim?

Nih, saya kutip lagi:

Nah, [b]saya tidak tahu agamanya TS seperti apa[/b], namun saya heran kenapa ada aja orang yang menerapkan Half Truth untuk mendukung argumennya sendiri.

Mata anda harus secepatnya diperiksakan ke dokter mata. Dan jika tidak ada apa2, maka periksakan kemampuan interpretasi anda pada pakarnya.

1. Jika berbuat salah dengan mata atau tangan, potong/keluarkannya (Matius 5:29-30) : 5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. 5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
Bisakah orang percaya melakukan beberapa point yang diajukan ini? Dengan kekuatan sendiri ? Tidak Dengan kekuatan dari Roh Kudus, pasti bisa, kan kesanggupannya dari Roh Kudus Maksunya apa? Jaga hati, pikiran dan perbuatan, bukan pengal tangan atau cungkil mata Di Alkitab dan tata bahasa Ibrani, dan tata bahasa manapun juga dikenal dengan arti literatif dan figuratif, jika yang dimaksudkan itu figuratif kemudian diartikan secara literatif, kacau balau pemahamanya yang ditimbulkan Saya pribadi punya cerita sangat lucu mengenai hal ini, Dalam suatu kesempatan, saya dengan teman saya, menumpang kendaraan dari Puncak ke Jakarta, karena menumpang saya berusaha untuk ramah dan mengajak bicara orang yang mengemudikan mobil tersebut, saya perhatikan mobil yang kami tumpangi semakin melambat dan orang yang mengemudikan itu seolah-olah menjadi gelisah, saya tanyakan, ada apa? Dia menjawab mau membuang bensin , bensinnya kepenuhan katanya, kemudian tanpa berpikir panjang saya respon kembali, oh mau saya bantuin? Dia tidak menjawab malah tersenyum, saya perhatikan teman saya juga tersenyum, setelah berhenti di pinggir jalan tol, dia keluar, dan tawa teman saya meledak, saya masih heran kok teman saya tertawa, akhirnya teman saya menjelaskan bahwa yang dia maksudkan dengan buang bensin itu adalah buang air kecil alias pipis, masa kamu mau bantuin? Bantuin apa? Akhirnya saya ikut tertawa, menertawakan kesalahpahaman saya sendiri, saya mengartikan kalimat figuratif itu sebagai kalimat literatif, ketika saya pahami makna buang bensin itu sebagai benar-benar buang bensin, bukan buang air kecil Semoga yang sang TS bisa juga berbesar hati untuk menertawakan kesalahpahamannya seperti saya Hehehe…….
2. Berkahwin dengan seorang janda adalah zina (Matius 5:32) : 5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.
Bahasa yang digunakan bahasa melayu Malaysia? Atau sekedar copy paste lagi? Tidak setiap janda itu dikarenakan perceraian, ada yang menjadi janda karena suaminya sudah meninggal Karena buat orang percaya pernikahan itu seumur hidup, bukan seperti ajaran agama lain yang memperbolehkan perceraian karena alasan ini dan itu Namun tidak semua kasus perceraian menjadi beban hidup orang percaya, ada orang percaya yang diceraikan (perhatikan bukan menceraikan) bisa melanjutkan kehidupannya dengan menikah kembali, karena beberapa factor, esensinya jangan menceraikan (bedakan dengan diceraikan) istri atau suami karena hal-hal yang lazim dilakukan pada saat ini, sudah tidak ada kecocokan, dsb, dsb Jika seseorang diceraikan (bukan dia yang menceraikan), dia mempunyai beberapa pilihan, pilihan yang terbaik adalah memohon kepada Tuhan agar pasanganya bisa kembali lagi, pilihan yang lain ia bisa meminta pasangan hidup yang lain, atau ia tidak menikah lagi
3. Jangan fikirkan masa depan(Matius 6:34) : 6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”
Masa depan bukan untuk dipikirkan kawan , dipersiapkan saja, kalau anda memikirkan tentang masa depan tanpa mempersiapkannya yah itu hanya angan-angan sajalah namanya Ayat tersebut justru merupakan suatu ekstrasi dari esensi kehidupan, kalau anda bisa tahu apa yang terjadi dihari esok dengan pasti, anda tentu tidak perlu kuatir, namun hari esok hanya Tuhan yang tahu, karena itu manusia dalam keberadaanya dan mengisi keberadaanya berusaha untuk mengantisipasi hari esok, namun banyak manusia yang terlalu terlarut dalam mengantisipasi hari esok seolah-olah tidak ada Tuhan yang dapat dijadikan sauh atau kepastian dalam hidupnya. Yang akhirnya menimbulkan kekuatirkan, paranoid, overprotektif, pesimitik, dan gejala-gejala kejiwaan yang lain. Ketika Tuhan bersabda ; jangan kuatir akan hari esok karena hari esok mempunyai kesusahanya sendiri, dan kesusahan sehari cukup untuk sehari, artinya bahwa Tuhanlah yang akan memberikan kepastian dalam hidup ini, walaupun kita tidak bisa tahu secara presisi apa kepastian itu, apa besok kita mendapatkan promosi atau dikeluarkan, kita tidak bisa tahu, yang orang percaya yakini bahwa Tuhan itu baik, IA tidak akan menyerahkan anak-anak-Nya dipermainkan dan diombang-ambingkan oleh ketidakpastian Yang mengherankan buat saya, kok anda memilih untuk kuatir tentang hari esok? Dan apa juga hubungan antara jangan pikirkan masa depan dengan kuatir akan hari esok? Sedangkan hari depan itu bukan untuk dipikirkan melainkan dipersiapkan, karena apa yang anda lakukan hari ini merajut hari depan anda, apa yang anda tabur hari ini anda akan tuai suatu saat nanti didepan.
4. Jangan simpan wang (Matius 6:19-20) : 6:19. “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. 6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.
Hhmmm…mengumpulkan harta dibumi itu tidak ada hubunganya dengan simpan uang atau materi, kalau anda mengartikan demikian, rusak semua arti rohani yang seharusnya anda cerna dengan hati nurani yang jernih dan bersih Mau tahu arti rohaninya? Mat 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Mat 6:22 Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;

Kalau hati anda berada di harta anda berada yah tuhan anda adalah harta, bukan berarti orang percaya diharuskan hidup dalam kemelaratan, anda tahu Warren Buffet ? salah satu orang terkaya di dunia, dan dia anak Tuhan atau orang percaya, gaya hidup dan keteladananya sangat luar biasa, walaupun sangat amat kaya, gaya hidupnya biasa-biasa saja, kekayaannya ia dedikasikan untuk pendidikan, dan kegiatan sosial serta pelayanan lainnya.
Intinya jangan “kelilipan harta”, kalau dipercayakan harta melimpah, yah jadilah saluran berkat buat orang-orang yang kekurangan dan terlebih dari itu berdayakanlah mereka daripada sekedar menjadikan mereka peminta-minta

5. Jangan menjadi (Markus 10:21-25) : 10:21 Tetapi YESUS memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” 10:22 Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya. 10:23 Lalu YESUS memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.” 10:24 Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi YESUS menyambung lagi: “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah. 10:25 Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.” 6. Jual semua harta benda dan berikan kepada orang-orang miskin (Lukas 12:33) : 12:33 Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.
Abraham, Salomo, Ayub, Yusuf adalah orang percaya yang sangat kaya, pada saat ini ada orang-orang percaya seperti Warren Buffet dan Bill Gates yang dipercayakan harta yang sangat melimpah, dan memang kebanyakan konglomerat yang memahami arti kemakmuran, biasanya mendorong perusahaan dan bisnisnya untuk juga memperhatikan keadaan sosial. Orang muda yang kaya itu hatinya masih melekat kepada kekayaannya, ia belum bisa dipisahkan dari kekayaannya, namun ia “menantang” Tuhan, bahwa apa yang ia lakukan selama ini sudah sangat hebat sehingga ia berkata, “apa lagi yang dapat aku lakukan”? (ke-aku-an) Orang muda yang kaya itu sangat sombong dihadapan Tuhan, meskipun ia hidup dalam kewajiban agamawi-nya namun hatinya masih melekat kepada harta-nya, sehingga Tuhan menohoknya dengan suatu sindiran yang sangat pedas, bahwa hatinya masih melekat kepada hartanya, namun apakah semua orang percaya diminta oleh Tuhan untuk menjual hartanya? Tidak, bukan itu esensi dalam ayat tersebut, Tuhan ingin setiap anak Tuhan yang dikaruniakan berkat melimpah tetap menjadi saluran berkat sepanjang hidupnya, bukan menjadi fatalis untuk menjual semua hartanya tanpa maksud dan tujuan yang jelas.
7. Jangan bekerja untuk mendapatkan makanan (Yohannes 6:27) : 6:27 Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”
Jangan bekerja untuk mendapatkan makanan apakah sama dengan bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa…. Dalam hirarki kebutuhan menurut Maslow, selain kebutuhan pangan, sandang dan papan, ada kebutuhan untuk dicintai dan ada kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri Berkaitan dengan teori tersebut, ayat diatas dapat dijabarkan untuk mudah dipahami dalam suatu konstruksi realitas yang ada, bahwa bekerja memang untuk menghasilkan uang untuk membeli makanan, namun sebagai mahluk organis yang dinamis, manusia itu punya kesempatan untuk bertumbuh secara kapasitas baik dari sisi intelektualitas, mental dan emosional, sehingga untuk kebutuhan aktualisasi diri, anda memang harus bekerja bukan untuk satu-dua hari agar makanan tersedia, namun anda bekerja untuk 10 sampai 50 tahun untuk medium bagi akselerasi aktualisasi diri anda sendiri Pilihannya ada di anda sendiri, mau bekerja untuk diri anda sendiri atau mau bekerja untuk Tuhan Allah (bukan harus menjadi rohaniawan) Saya ingin bekerja untuk Tuhan Allah dalam bidang pekerjaan saya, semuanya untuk kemuliaan Tuhan Allah saja, bukan untuk kepentingan perut atau kesenangan mata saja
8. Jangan melakukan hubungan seksual (Matius 5:32) : 5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.
Yang ini tidak perlu saya komentari, karena kesalahannya teramat fatal sehingga menjelaskannya kembali adalah sama fatalnya
9. Jika seseorang itu mencuri dari anda, biarkan sahaja (Lukas 6:30) : 6:30 Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu. 10. Jika seseorang itu memukul anda, jemput dia supaya memukul anda sekali lagi (Matius 5:39): 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. 11. Jika seseorang itu memaksa anda berjalan sejauh sebatu, berjalanlah sehingga dua batu (Matius 5:41) : 5:41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. 12. Jika seseorang itu meminta sesuatu, berikan sahaja tanpa bertanya (Matius 5:42) : 5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu
Saya bisa memaklumi anda tidak bisa mengerti ini, karena rasio dari apa yang doktrin anda mengajarkan sebaliknya “an eye for an eye” Kasih itu melampaui dari balas-membalas… Dan hidup itu juga bukan sekedar pertandingan bola dengan skor-skor atau menang, seri dan kalah Anak kecilpun bisa paham hal yang amat sederhana ini Jika anda membalas pukulan dengan pukulan, maka itu dinamakan perkelahian, yang akan memicu pertengkaran, yang akan memicu pertempuran, yang akan memicu peperangan, yang akan menimbulkan kematian secara tragis dan sia-sia (pada budaya primitive masih sering dilakukan kok), baru saja kita melihat di media betapa tragedi kematian sia-sia dari kerusuhan di Priok. Itu karena pukulan dibalas dengan pukulan. Jika anda membalas pukulan dengan pertanyaan, mengapa kamu memukul saya? selain anda tidak memancing perkelahian sehingga tidak perlu ada rentetannya kebelakang, anda berbuat baik kepada diri anda sendiri, anda berbuat sangat baik kepada orang yang memukul anda, bukan karena tidak membalas namun anda mengajak orang yang memukul anda untuk berpikir, merefleksikan apakah tindakannya itu benar atau salah, sehingga anda secara tidak langsung ikut mencerdaskan orang yang memukul anda, dengan tetap menjaga kewibaan anda sendiri dengan tidak berlaku seperti orang yang tidak berpendidikan dan beretika. Dan arti-arti lain yang anda ajukan sebenarnya disebabkan oleh ketidak mengertian atau ketidakmau -mengertian anda Anda bisa menghujani orang percaya dengan ratusan tafsir-tafsir seperti ini, namun sebaiknya anda juga berbenah diri bahwa yang anda tafsirkan itu hanya menunjukan ketidakmauan anda mengerti saja, mungkin karena anda terlalu dikukungi oleh doktrin ajaran agama anda, sehingga secara gelap mata anda mengajukan sesuatu yang sebenarnya bukan untuk memperlemah apa yang dipercaya oleh orang percaya. Sebaliknya anda membantu memperteguh apa yang dipercaya oleh orang percaya atau pengikut Kristus, karena tafsiran anda menunjukan ketidak mengertian anda sama sekali, dan dalam ketidakmengertian anda, anda sangat nekat untuk mencoba memberikan suatu tafsiran untuk mempertanyakan apa yang oleh para pengikut Kristus dipercaya Semakin sering ada individu-individu seperti anda, semakin jelas kekeliruan doktrin ajaran kepercayaan anda, apapun itu bentuknya dan semakin mengkokohkan pengertian dan pemahaman untuk orang percaya bahwa memang tidak ada Tuhan selain Tuhan Yesus Kristus Amin.

GBU

ya jelas KAGAK SANGGUP lah…CUMA YEsus yang bisa dan sudah melakukan SEMUANYA buat saya, makanya saya percaya saja padaNya!!!

Penjelasan lanjutan tentang topik ini bisa dilihat di

  1. AYAT-AYAT ALKITAB YANG MUSTAHIL DIPRAKTEKKAN
    http://www.sarapanpagi.org/3-ayat-ayat-alkitab-yang-mustahil-dipraktekkan-vt600.html

DAFTAR ISI : Memahami Ucapan Yang Sulit Dalam PB
http://www.sarapanpagi.org/daftar-isi-memahami-ucapan-yang-sulit-dalam-pb-vt1530.html

Topik saya kunci karena tidak ada inisiatif untuk diskusi lanjutan dan topik sudah terjawab.
Terima kasih untuk semua member yang telah berpartisipasi. Sampai jumpa di topik menarik lainnya.

Tuhan YESUS memberkati.