Bisakah Manusia Menolak Kehendak Allah?

Manusia diberi kehendak bebas oleh Tuhan untuk memilih mau ikut Tuhan atau tidak. Tapi apakah kehendak bebas tersebut bisa membatalkan kehendak Tuhan? Agak kurang gimana gitu, ini khotbah yg aku denger di gereja tadi. Mari didiskusikan…

Saya ikutan diskusi yah…
Kehendak bebas manusia, tidak akan membatalkan kehendak Tuhan, sehingga ada penghakiman terakhir, untuk menghakimi, tindakan2 kehendak bebas manusia, kearah mana ia bawa?
Apakah ia menjauh daripada Tuhan dan mengikuti kaidah duniawi? Atau ia seturut dengan kehendak Tuhan…

Jadi menurut Anda kehendak Tuhan itu permanen, tapi kehendak manusia melenceng dari kehendak Tuhan. Intinya berarti manusia bisa menolak dgn cara melenceng/menyimpang dari kehendak Tuhan… Bisakah diberikan alasan-alasan mengapa manusia bisa melenceng dari kehendak Tuhan?

Salam, izin ikut bertanya disini :slight_smile:

Pertanyaan saya,
Apakah kehendak Tuhan itu sifatnya statis? Dalam artian kehendak-Nya / rencana-Nya sudah ditetapkan sejak penciptaan hingga penghakiman?
Atau kah kehendak Tuhan itu dinamis? Yaitu bila seekor domba-Nya tersesat, maka Tuhan akan mengubah kehendak-Nya / rencana-Nya untuk mencari domba tersebut?

Untuk menjawab pertanyaan diatas,
Coba kita mengingat waktu Yesus berdoa di taman Getsemani,
Yesus berdoa, kalau boleh biarlah piala ini berlalu dari pada Ku, akan tetapi bukan kehendakKu, kehendak Mu lah yang terjadi.
Demikian juga, ketika Yesus marah kepada Petrus, “enyah engkau iblis, engkau tidak memikirkan kehendak Allah, akan tetapi hanya memikirkan dunia”

Dari sini jelas bahwa kehendak dan perbuatan menusia bisa menyimpang dari kehendak Allah, akan tetapi oleh Allah dibiarkan terjadi.

Contoh lain, Daud mengawini isteri Uria, dan Uria dikorbankan dimedan perang serta isterinya diambil.
Apakah hal ini kehendak Allah sesuai dengan rencanaNya atau bukan.
Setelah Daud ditegur oleh nabi Natan, dia bertobat, akan tetapi tetap diberi penance berupa hukuman yaitu anak sulung yang paling dia sayangi mati.

kehendak TUHAN vs kehendak manusia

ada kejadian tertentu TUHAN berikan kebebasan kepada manusia untuk memilih

ada kejadian tertentu TUHAN paksakan kehendak mau tidak mau harus menurut

ada kejadian tertentu manusia bisa bebas menentukan pilihan kehendak sendiri

ada kejadian tertentu manusia terpaksa harus menurut sesuai kehendak TUHAN

Manusia jelas bisa menolak kehendak Allah, namun kehendak Allah itu pasti terjadi, jadi kalau manusia yang satu menolak ya Allah bisa cari penggantinya, ga perlu repot2.

Yesus bilang dia bisa membuat batu untuk memuji menyembah Dia, jadi apa Dia butuh manusia untuk menyembahNya? Manusia aja yang rugi kalau ga nyembah Yesus.

Contoh Musa pada waktu di padang gurun dipanggil Tuhan untuk membebaskan bangsa Israel, Musa menolakNya sampai 4x, sampai akhirnya percaya juga, jikalau memang Musa masih menolakNya, ya Allah cari orang lain pasti.

Contoh lagi Yunus yang disuruh ke Niniwe untuk menginjil tapi dia menolaknya sehingga sampe ditelan ikan paus, kalau Yunus tidak bertobat ya dia akan mati ditelan ikan paus, dan Tuhan akan mencari pengganti Yunus untuk berkotbah di Niniwe.

Rencana Tuhan PASTI terjadi apapun itu, tinggal kita manusia mau ikut ambil bagian tidak. Jangan pernah berpikir tanpa kita rencana Tuhan itu ga jalan, Dia itu sebenarnya ga perlu kita, namun Dia mau kita turut ambil bagian.

Tuhan tidak pernah memaksa manusia untuk patuh.
Kehendak Tuhan terhadap manusia, tidak pernah bersifat memaksa.
Tuhan memberi kebebasan bagi manusia untuk memilih, patuh/taat atau ingkar dan menerima akibatnya.

Di Alkitab penuh contoh peristiwa seperti itu.

yah… betul sekali, sehingga valid ayat berikut:

[i]Yes 40:13
Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat?

Rm 11:34
Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?

Yes 40:14
Kepada siapa TUHAN meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar TUHAN untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian?
[/i]

orang Israel pada era Abraham, Ishak dan Yakub, sangat Takut dan hormat kepada Tuhan, kalimat diatas lebih diartikan: jangan berani2 menjadikan dirimu seolah menjadi PENASIHAT TUHAN…

kalau kita zaman sekarang, anda tau sendiri…

Anda menggunakan bahasa: tapi kehendak manusia melenceng dari kehendak Tuhan, tapi saya menggunakan bahasa saya: kehendak manusia bisa saja melenceng dari kehendak Tuhan…

Ada juga kehendak manusia seturut dengan kehendak Tuhan: sehingga Tuhan berkenan kepada manusia tersebut, sperti Abraham (bapa dari orang percaya), Ishak, Yakub, Rasul rasul dan lainnya…

iya, betul sekali, bahkan sikap melencengkan diri inilah: sikap yang paling tua di dunia, sama seperti keinginan Adam dan Hawa melenceng dari kehendak Tuhan untuk tidak memakan buah yang dilarang…

sebab Tuhan tidak menciptakan robot, Tuhan menciptakan manusia lengkap dengan roh dan jiwa, serta emosi sebagai pelengkapnya…

sehingga Tuhan mengklaim: Yak 4:5
“Roh yang ditempatkan Allah di dalam diri kita, diingini-Nya dengan cemburu!”

Sehingga Tuhan mengingini, Roh yang didalam diri kita itu untuk diarahkan kepada Tuhan, bahkan dikenakan dengan bahasa yang ada pada manusia yaitu : “cemburu” (tapi kalau riilnya bukan cemburu2 yang biasanya ada pada manusia umumnya). Walaupun free will yang lain, hasrat yang lain yang meminta tiap manusia mengarahkan kepada kehendak2 lain ,yang mungkin berlawanan dengan kehendak Tuhan…

salam…

perihal dinamis : anda menemuinya lebih kontras di perjanjian lama, bahwa Allah turut serta dalam “act” sperti mengeraskan hati firaun, mebuat musa : memberikan tulah, atau pun membelah laut dan lainnya…

pada Masa Kasih Karunia, Tuhan juga bekerja scara dinamis tapi tidak se actual (nyata) yang terjadi diperjanjian lama…
melainkan pada Kuasa Roh kudus yang meliputi orang2 percaya…

kedinamisan Kuasa Tuhan itu anda dapat lihat melalui siap martirnya nya Rasul Paulus, dan Rasul lainnya, dipenjara dan dipermalukan…
tidak banyak manusia yang mampu menjalani sperti itu, dan yang lainnya…

sama sperti diperjanjian lama juga dengan perjanjian baru, Allah itu bekerja secara dinamis, BAGI ORANG2 YANG BERIMAN KEPADA TUHAN…

Allah itu bisa “act” statis : atau tidak mempengaruhi orang lain, bagi orang2 yang tidak berkenaan kepada TUhan…

Hal yang paling simpel: roh Kudus bekerja, pabila orang-orang beriman menunjukkan imannya dalam OUTPUT perbuatannya, contohnya: Rasul Paulus yang martir, menggugah nurani kita… disini lah letak act dinamisnya Tuhan…

Kehendak Tuhan itu harga mati : dan tidak bisa ditawar tawar oleh manusia…
jika Tuhan berkata: Hanya melalui KRistus manusia bisa selamat, maka itu harga mati, tidak boleh melalui yang lain…

Jika ada domba tersesat yang anda sebutkan diatas, maka itu adalah tugas dari orang2 percaya, dalam Pengaruh Roh Kudus, untuk membawanya ke jalan yang benar, atau kepada Jalan Tuhan…

salam…

Umat Tuhan bukan FPI, tidak pernah memaksa untuk ‘patuh’.

Kehendak Tuhan adalah memberikan kehendak bebas bagi manusia

Untuk menjawab pertanyaan topik diatas,
jawabnya;
Ya bisa; Ya tidak.

Contoh:
Tidak ada orang yang bisa menghindar dari kematian, jadi kematian adalah kehendak Tuhan.

Akan tetapi bagaimana, kalau ada orang bunuh diri, lalu mati.
Pertanyaan: Apakah ini kehendak Tuhan, atau bukan ?
Dia sendiri yang harus bertanggung jawab atas perbuatannya,
jadi jangan menyalahkan Tuhan, dengan mengatakan, kematian ditangan Tuhan, jadi memang dikehendaki dan menurut rencana Tuhan.

Demikian juga, raja Daud yang berselingkuh dengan Batsyeba, dijadikan isteri, suaminya Uria dibunuh.
Pertanyaannya: Ini kehendak Tuhan atau bukan ?
Jawabnya bukan: sebab itu dia ditegur sama nabi Natan, sebab tentu Tuhan tidak menghendaki perbuatan yang jahat.
Pertanyaan selanjutnya: Raja Solomo adalah anak raja Daud dengan Batsyeba,
Raja Solomo yang mendirikan Bait Suci yang megah dan kokoh, ini rencana Tuhan atau bukan ?
Kalau jawabnya, Ya rencana Tuhan.
Pertanyaan selanjutnya: Kalau Daud tidak berselingkuh sama Batsyeba, ada Solomo atau tidak.

Putar-putar bingung sendiri, dasar otak kita kurang gede.

Dari semua kejadian ini, menurut saya, Tuhan sudah mempunyai rencana macro jangka panjang yang sudah digariskan sesuai dengan hk Taurat.
Dan Tuhan juga membiarkan dengan kebebasan yang diberikan kepada manusia, dan langsung Tuhan membuat rencana baru dengan perubahan secara micro yang dibelokkan oleh manusia, dikembalikan kerencana macro Tuhan untuk keselamatan manusia.

Jadi secara micro manusia diberi kebebasan dan secara macro rencana Tuhan tidak dapat diubah.

Maka Yesus mengatakan; Kapan terjadinya akhir zaman tidak ada yang tahu, para malaikat tidak, Dia pun juga tidak, hanya Allah Bapa yang tahu.
Sebab apa ! Sebab kapan terjadinya akhir zaman tergantung dari tingkah polah hasil perbuatan kita sendiri.

Contoh lain: Kota Nenewe akan dihancurkan oleh Tuhan, akan tetapi karena mereka bertobat, maka rencana Tuhan diurungkan.
Demikian juga kalau perbuatan kita, diterus-teruskan dengan aborsion, eutanasia, homosex, dsb. mungkin tidak lama oleh Allah Bapa palu akan dijatuhkan, sebagai tanda akhir zaman.

Ini pendapat saya, mungkin pendapat anda berbeda.

contohnya salah.
Kematian bukan kehendak Tuhan. Bahkan alkitab mengatakan kematian adalah musuh Tuhan.
“Musuh yang terakhir yang akan ditaklukkan ialah kematian.”

Mzm 116:15
Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.

Hmmm…

Sorry, kalau contohnya salah.
Tolong anda berikan contoh yang benar.

Anda katakan, kematian bukan kehendak Tuhan ! Jadi kehendak siapa, menurut anda ?
Dapatkah anda menolak kematian anda ?

Anda katakan, kematian adalah musuh Tuhan !
Akan tetapi Paulus berkata;" Hidup adalah Kristus, mati adalah keuntungan."
Rupanya ucapan anda, bertolak belakang dengan Alkitab yang ditulis oleh Paulus.

Kematian itu akibat kejatuhan manusia dalam dosa.
Dari awal mula Allah menciptakan manusia, Dia tidak menghendaki kematian.

Coba deh, anda jelaskan dulu ayat yang anda kutip, darimana anda bisa sampai pada kesimpulan ucapan saya bertolak belakang dengan alkitab yang ditulis Paulus.

YES, aye’ SETUJU BANGET2 ! :afro: ;D

Aye’ DUKUNG Kebenaran ini ! :afro: ;D