Boleh bangun tempat ibadah lain asal bukan gereja....

Ada yang baru nih 2 minggu belakangan ini dikompleks citra garden 3 kalideres jakarta barat akan dibangun gereja, ijinnya sudah keluar dari pemerintah dan warga yg dekat dgn pembangunan gereja setuju tapi ada beberapa tokoh warga betawi yg menolak. alhasil dengan menggunakan ormas FBR langsung mengepung tempat pembangunan gereja dan sebagian tokoh betawi mengadakan demo didepan proyek. yang lebih parahnya lagi dengan seenaknya dia menutup pintu utama gerbang kompleks citra 3 dengan seng dan kayu disertai tulisan intimidasi misalnya kami siap mati jika gereja dibangun terus, suara rakyat islam adalah suara tuhan dan lain-lain… msh banyak lagi yang bisa memancing kemarahan kita sebagai orang kristen. kemarin waktu saya ngobrol dengan satpam komplek malah ada salah satu tokoh masyarakat sekitar yang bilang kalau dibangun tempat ibadah yang lain misalnya wihara yah gapapa asal bukan gereja. aneh bukan ??? segitu takutnya dengan gereja… kalau dihitung sampai sekarang warga menutup pintu gerbang utama citra 3 sudah 2 minggu dan belum ada tindakan apa2 dari aparat hukum aneh ya… negara ini negara hukum bukan ya??? :mad0261:

Saudara Gabrielle, kita sebagai orang Kristen tabah-tabah aja ya tinggal di Indonesia ini.

Karena mayoritas rakyat yang di tinggal di Indonesia itu beragama muslim, dan orang-orang yang duduk di pemerintahan atau yang menjadi pejabat tinggi itu juga berasal dari kaum mayoritas.

Jadi bagaikan pungguk merindukan bulan jika kita sebagai orang Kristen akan dibela oleh mereka-mereka.

Makanya jika ada yang menentang pembangunan gereja itu sudah pasti tidak akan ditindak karena tidak mungkin donk JERUK MAKAN JERUK, karena yang berulah dan yang berhak menindak itu juga dari kaum mayoritas.

Keadaan seperti ini akan terjadi terus menerus di Indonesia sampai akhir jaman atau kiamat, nah di saat kiamat itulah, kita sebagai orang yang percaya dengan catatan hidup kudus akan bangkit dan ke Sorga, dan yang tidak percaya atau bukan pengikut KRISTUS akan dibawa iblis atau setan ke neraka dan di sana mereka-mereka akan menjerit-jerit dan disiksa untuk selama-lamanya. Sedangkan kita akan berpesta di ruangan maha suci, di depan takhta ALLAH, kita punya rumah di Sorga dan malaikat-malaikat melayani kita untuk selama-lamanya.

Jadi intinya tidak usah kesal, marah atau geram dengan apa yang anda alami.
Karena siapa yang berbuat jahat atau dosa akan mendapat bagiannya di neraka bersama iblis dan pengikutnya.

Jadi tetap setia kepada Tuhan Yesus dan taat kepadaNya.

Salam.

jangan ampe kita melakukan sama seperti yg mereka lakukan deh :slight_smile:
back to Jesus’s teaching: love one another…

tidak boleh bangun gereja? itu blm apa apa dibandingkan dengan apa yg telah dinubuatkan Yesus dalam Yohanes 16:2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
yg perlu dilakukan, doakan mereka yg menghalangi pembangunan gereja

Sudah tiba waktunya…

kayanya ayat itu hampir digenapi dibeberapa tempat beberapa waktu yg lalu

tiba waktu buat ngapain nih bos…? wkwkwwk jangan yang aneh2 ya bro…
kita cm bisa berdoa, supaya sodara2 kita itu bisa melunak… :smiley:

Saya setuju pendapat Adithya.

Memang orang Kristen adalah minoritas. Pengakuan ini bukan berarti saya berkecil hati atau merasa kecut melihat suara mayoritas. Namun, pengakuan ini berarti kita menghormati keberadaan mereka. Oleh sebab itu, kita lebih baik memanfaatkan gereja yang sudah ada daripada membangun gereja. Kalau kita amat-amati, sebenarnya pembangunan gereja memang betul-betul menjadi ancaman bagi orang-orang tertentu. Oleh sebab itulah, kita harus juga menjaga ‘kesejahteraan’ jiwa mereka.

Bagi saya, gereja itu ibarat logo/lambang dari pelayanan gereja. Nah, mereka kan mempersoalkan agar jangan ada lambang pelayanan, bukan menolak pelayanan kita. Gereja memang tempat beribadah (yang secara umum diterima akal). Tetapi firman Tuhan mengatakan, ibadah yang sejati adalah “mengunjungi orang-orang miskin, janda-janda, anak yatim, dsb”. Bukankah kita bebas untuk beribadah dalam bentuk itu?

Makanya, bersabarlah jika lambang pelayanan kita diserang. Namun jangan bersabar jika pelayanan kita dihalang-halangi. Salam.

mmmmm,
ya begitulah… kita ditakuti juga yaa ternyata… hahaha…
Yaa menurutku sih sebenarnya bukan ditakuti, mereka tidak ingin kristen berkembang, begitulah… ayat-ayat dalam alkitab kan tergenapi (dunia tidak akan mengenal kmu, dll… kita akan ditolak oleh dunia, dll…)… Yang penting kita hidup dengan iman yang teguh… kita akan tetap berkembang, belajar dari jemaat kristen mula2,
usul saya, selesaikan dengan baik masalah ini dan dengan kasih, cey ocey??? hwhwhw^^

Ama “Gereja” aja kok takut sehhhh…

Makanya tak maju-maju Indonesia ini…

Ikutan ah. Kita terlalu terfokus dalam hal ini, mari kita lihat adanya hal-hal lain tentang kelompok FBR ini, gereja saya sudah lama berdiri, beberapa waktu yang lalu ada orang FBR datang membawa proposal untuk kerja sama menjaga keamanan gereja (lucu khan) dengan imbalan uang tentunya, kemudian terhadap orang tersebut gereja juga harus hati-hati untuk menjawabnya, kemudian pihak pejabat gereja mengatakan kepada mereka bahwa gereja adalah sarana sosial yang nirlaba, yang sifatnya melulu untuk kegiatan rohani jemaatnya bukan perusahaan pada umumnya yang kita kenal, dsb, dsb…
Jadi…kesimpulannya, bahwa pihak panitya gereja citra 3 didemo gara-gara ga lapor dulu sama dedengkot (ketua) FBR, maksudnya sowan dulu sambil kongkow-kongkow getu lho dan ga lupa bawa UPETI.
Jadi mereka bukan takut kepada pembangunan gereja, tapi ada hil-hil lain yang tidak terungkap, gitu lho bro

repot tinggal di indo ya…hahhahaha

Makanya sekarang banyak gereja …mendirikan di mall. ngga banyak urusan birokrasi

Ya maklumlah soalnya kita ini tinggal di negeri mayoritas, yang mengendalikan roda pemerintahan juga dari sana, makanya pemerintah tidak bela kaum minoritas…tapi Sorga dan neraka itu nyata…silahkan bersenang-senang dulu di dunia fana ini…ntar baru menjerit-jerit di neraka…kesian deh lu…

Ada kabar terbaru dari kasus ini. Setelah polisi (yg ga adil dan gaberani menegakan hukum) memfasilitasi pertemuan antar Geraja dan tokoh masyarakat yg menentang.
dari keputusan rapat itu pihak tokoh masyarakat meminta uang ganti rugi senilai 20Msebagai kompensasi gangguan yg akan ditimbulkan pada masyarakat sekitar. (busyet itu duit semua KALEE, dengernya aja jijik :angry:) .
Pada akhirnya keputusan akhir gereja adalah…
GEREJA MENYERAH / MENGALAH (BAHASA HALUSNYA) TIDAK AKAN MELANJUTKAN PEMBANGUNAN LAGI. :’( :angry:
Stelah 1 minggu kemudian maka blokade jalan dibuka kembali…

INILAH INDONESIAKU YANG DAMAI DAN ADILLLLLLLL tp BUAT MAYORITAS.
HIDUP INDO KU YG HUKUMNYA HANYA DIBISA DIKALAHKAN HUKUM RIMBA…
HIDUP POLISI YANG BISA MEMBELA KEADILAN BUAT YG KUAT SAJA
TERAKHIR SAYA HANYA BISA BERKATA MUDAHAN YG TERLIBAT DISINI BISA MENDAPAT PASS
LANGSUNG KENERAKA TANPA MAMPIR DULU… :angry: :fighting0028:

udah biasa lah di indonesia, pembangunan gereja di persulit… hehe…

kalo yang kayak gitu sih, selama kita masih tinggal di Indonesia bagian barat memang agak sulit, bahkan sangat sulit. bukan hanya di jawa, tapi di sumatra juga. kalo untuk gereja, aturan yang mudah saja jadi dipersulit. :angry: :angry: :angry: :angry:

@ecie = Tanggapan anda di mana?

Yah itulah hebatnya ajaran Kristen di Perjanjian Baru, mengalah terus dan membiarkan Tuhan kita yang akan berperang untuk menang. Jangan takut, kelihatannya sih nyerah atau kalah. Emangnya Tuhan kita diam aja. TIDAK. TUHAN kita adalah Tuhan yang hidup dan tidak akan membiarkan diriNya untuk dipermainkan manusia durhaka.
Ingat gereja adalah tubuhnya TUHAN. Kita doakan saja mereka.
Sama gerejanya orang Kristen saja takut, apalagi terhadap Tuhannya orang Kristen, apa nggak lebih dahsyat lagi ?