Bolehkah kita di doakan oleh orang non Kristen/Katolik ?

Di dalam pelayanan ke rumah sakit atau penjara, sering kita mendoakan orang-orang yang mau didoakan entah itu Kristen/Katolik ataupun yang beragama lain.

Namun sebaliknya kalau kita (misal) sakit, tentunya ada yang mengunjungi entah orang Kristen/Katolik termasuk orang yang beragama lain, masalahnya kalau orang yang beragama lain tersebut ingin mendoakan, bolehkah kita menerima doanya ???

Kalau dikaitkan dengan toleransi beragama, bagaimana ?

saia pernah menemui kasus begini lalu saia bingung jg mengenai hal ini
lalu saia coba cek apa ada kejadian begini dalam Alkitab ternyata dalam
pernjanjian lama banyak kok kejadian yang begini
bagaimana Abrham didoakan oleh bangsa/individu yg tdk mengenal TUHAN ALLAH
bagaimana Yakub bekerja pada Laban,mendoakan
bagaimana Salomo yg didoakan/diberkati bangsa lain

setelah saia pikir mereka ini tidak menolak/tidak jg mnerima hal tersebut bahkan cenderung
mengabaikan hal tersebut lalu saia coba koneksikan dengan logika kecil saia lalu
setelah saia pertimbangkan maka saia ambil asumsi begini

  1. TUHAN ALLAH adalah satu
  2. TUHAN ALLAH adalah TUHAN bagi seluruh umat Manusia
    lalu saia simpulkan
    setiap manusia baik yang tidak berkeyakinan sama dengan kita maka abaikan saja dan biarkan
    mereka melakukan doa nya menurut keyakinan masing masing.

Lihat dulu doanya , kalau doanya berdasarkan kasih (misalnya supaya sembuh ) ya boleh boleh saja. tapi kalau doanya bukan dasar kasih melainkan sebab lain misalnya supaya cepet mati
(karena ada dendam )tentu kita tolak dalam nama JESUS, itu pendapat saya

Tapi yang mengherankan. saYa pernah ikut dalam suatu kebaktian (ALIRANNYA TIDAK SAYA SEBUTKAN ) PEMBICARANYA mengatakan bahwa jangan didoakan /ditumpang tangan oleh hamba tuhan yang suka sakit sakitan ,nanti rohnya transfer.
kita kan tidak tahu waktu altarcall apa pendeta yang mendoakan suka sakit sakita apa tidak

Kalu orang Katolik ya KRISTEN JUGA TAH…?? gimana sih pikirannya.kamu…?? hehehheh
Jadi bolehlah orang Kristen denominasi manapun di doakan oleh orang Katolik…Kan mereka punya kepastian dalam ajaran TYK…bukan semoga dan mudah -mudahan dalam doanya…Tapi kepastian…

Tapi jika orang non-kristen mendoakan orang kristen…?? itu yang sering dipertanyakan…kan…?? Karena tidak ada kepastian dalam memanjatkan doanya tsb…!! Kalu kita yang percaya kep TYK maka dalam doanya selalu ada kepastian buka moga -moga atau mudah-mudahan…Tapi kepastian TYK akan campurtangan, karena kita sudah merserah diri dalam jangkauanNYA.

ini pertanyaannya khusus buat Kristen non Katolik ya? :smiley:

@ all, maksud pertanyaanku adalah bolehkah kita didoakan misal orang Islam, Budha, Hindu, Kejawen, dsb.

Yang dimaksud kita adalah orang yang berkeyakinan Kristen dan/atau Katolik (dari aliran apapun).

Dalam contoh diatas adalah kondisi sakit, bagaimana bila kita didoakan orang beragama lain agar diberi berkat jasmani/rohani ???

Terima kasih teman-teman kalau mau meresponse dan memberikan sarannya.

[email protected],bukan berarti kt menyuruh pulang org yg tlah mengunjungi kt kan? atau mengatakan jangan mendoakan kita.Saya rasa kasih YESUS, gak gtu.,kt boleh2 aja di doakan tanpa mempengaruhi iman dan percya kt pd TYK,
Salam.

Thanks, Mr. Hewithewit atas responsenya, berarti jawabanmu boleh, poolingnya udahkah memberikan suaramu ?

Tuhan itu satu.
pengabulan doa prerogatif TUhan
Tuhan maha mendengar dan maha Tau.
walaupun manusia mengenal Tuhan dengan caranya masing2, mengenal Tuhan sebagai pribadi2 dan sebutan yg lain2… namun Tuhan tetaplah satu. dan Tuhan yg berhak menilai. jika orang beragama lain saja mau mendoakan kita, bagaimana dengan kita, apa mau mendoakan mereka?

salam… :slight_smile:

HEHEHEH…dalam hati boleh menolak dan dalam etika pergaulan boleh menerima…siapa yang punya hak unt menolak kebaikan manusia terhadap manusia lainnya.broo…??? Tapi yang jagalah sikap hati kita selalu pada Tuhan yang kita sembah dng kebenarranNya. Jangan kita bersikap munafik thd Tuhan KITA atau melupakan Tuhan kita…??..Karena kita mau bersikap toleran dengan manusia lain yang kita tau tidak seiman dng kita yang mengenai kepastian saja mereka masih merasa gamang apakah doanya diterima tuhan atau tidak nih…??.
Jadi titik persoallannya disitu saja kok broo…!! Jika mengaminkan semua doa yang diperuntukan kepada kita tanpa kita pun sudah tau jelas bagaimana iman orang tsb yang berkiblat kepada berhala…apa juga mau kita terima…?? Sepertinya jika kita berprinsip takut, tidak dipandang oleh sekeliling kita tidak menghormati teman.YANG TIDAK SEIMAN DALAM MENDOAKAN KITA.?? dari pada kita takut tidak menghormati TYK…ya…??
Mungkin anda paham apa yang saya maksud ya broo…!! supaya kita jangan memiliki iman yang abu-abu…

Kiranya begitu, mnurut saya…jika tidak berkenan…ya sudahlah…!?

Salam GBU

Terima kasih teman-teman atas saran pendapatnya.

Jadi begini lho ceritanya: ketika usaha saya jatuh, saya mempunyai hutang yang cukup banyak kepada supplier, saya juga punya hutang kepada Bank, bahkan terancam disita, ada banyak teman yang simpati dan mereka dari berbagai agama, bahkan ada yang mendatangkan dukun dan paranormal, haruskah saya terima doa dan bantuan mereka ?

Kalau saya tolak, saya diketawain, mana TUHAN mu kenapa membiarkan saya dipermalukan ? Repot juga saya menjelaskannya.

Apalagi ketika saya ikutin diskusi ajaran kemakmuran, banyak yang menentang ajaran kemakmuran, bahkan banyak yang mendukung ajaran kemiskinan (asketis) ???
Berarti ikut Yesus jadi miskin ???

Back to topic, Bolehkah saya menerima bantuan doa dari orang yang berkeyakinan lain ?
(juga kalau memang benar ikut Yesus jadi miskin, berarti kita tidak bisa berdoa kepada Yesus untuk minta kekayaan guna melunasi hutang ??? Berarti boleh menerima bantuan doa dari orang keyakinan lain, karena Tuhan mereka tidak mentabukan permohonan ingin berkat materi)
Tolong dibantu juga dengan ayat-ayat Alkitab.

@endang

endang endang still with the doktrin yah sis…wuekekekeke

keep going aja lag saia jg ga nentang :slight_smile:

[email protected]

Sebetulnya yang anda sedang alami adalah mengenai hilangnya segala milik anda yang menjadi tumpuan hidup anda kan…?? yaitu hilangnya berkat harta milik anda dan ditambah hutang juga…??
Apakah dng demikain anda sudah berdoa mengucap syukur juga kepada TYK…?? heheh…pasti anda merasa berat kan…??.. Karena anda masih berfokus dng harta anda dan terbeban karenanya…dng alasan kedagingan anda…anada ragu…anda bimbang…dan anda tidak tau mau berucap apa ke
pada TYK…Sehingga untuk menghilangkan kegelisahan tsb anda merasa terbantu dengan adanya doa-doa dari rekan-rekan non-kristen anda,maupun nasehat dari paranormal/dukun yang kelihatan datang bersimpati terhadap keterpurukan anda.

Makanya anda bertanya dengan thread yang anda buat ini kan…??
Dan saya sudah meresponinya didepan…dan saya perkenalkan prinsip doa dan berdoa kepada anda…Tapi nya lagi anda kurang berkenan kayanya sih. Dalam hal ini saya berasumsi ( maaf bukan menghakimi ya ) tapi sepertinya anda bukan type orang yang senang bergaul dalam komunitas Kristen…Sehingga dalam permasalahan yang sedang anda hadapi ini, anda merasa kurang yakin dalam hati anda sendiri…apakah masalah saya bisa diselesaikan hanya melalui doa-doa saja…?? sedangkan kemaren-kemaren rekan Kristen saya minim sekali jika dibandingkan dengan yng non-kristen. Akhirnya pergumulan dalam bathin menjadi sulit dibendung untuk menerima doa dari manapun juga dan dari segala macam arah mata angin…sesuai dng relasi anda yang ada selama ini menemani bisnis anda kan…??

Berarti selama ini anda mungkin sudah melupakan atau menomor duakan Tuhan ya…?? MAAF itu semua hanya asumsi saya saja…Tapi jika pun benar …?? mudah mudahan dapat menyadarkan anda saja Bahwa Tuhan tidak membiarkan anaknya yang sedang butuh pertolonganNYA.

Mnurut saya persoallan anda sama dng pengalaman Ayub, ketika dicobai oleh Oblis atas seizin Tuhan…dng kehilangan semua harta bendanya.
Tapi akhirnya Ayub dapat dipulihkan Oleh Tuhan akan segalanya…dikarenakan Ayub sudah menyadari kekeliruannya selama itu dalam hidupnya, Yaitu Ayub tidak mengenal Allah nya dng benar sesuai yang diinginkan Allah.

Untuk itu saran dari saya untuk [email protected] : Mohon di baca saja cerita Ayub / kitab Ayub dan kitab Yakobus di Alkitab…untuk mengoreksi diri anda dalam segi Kerohanian / Keimanan anda dalam sepak terjang anda selama ini dalam dunia bisnis yang anda geluti kemarin.

Pandangan saya sih dalam venomena ini : ada rencana Tuhan untuk mencuci bersih berkat duniawi yang selama ini anda peroleh, untuk digantikan dng berkat yang bersih…dalam artian halal yang suci murni dari rekayasa dan manipulasi roh-roh kegelapan.
Kuncinya anda harus bertobat minta pengampunan dalam salahnya anda
mengelola usaha anda kemaren karena menggunakan trik-trik yang tidak berkenan dimata Tuhan,alias tidak ada kejujuran disana dan tidak adanya permintaan campur tangan Tuhan dalam anda mengelola bisnis anda…Prinsip anda dulu mungkin yang penting untung walaupun menggunakan cara-cara yang tidak disukai oleh Tuhan.

Smoga berkenan…dan mohon maaf kalau saya nyeleneh ya [email protected]

Salam GBU

Terima kasih teman-teman atas saran dan pendapatnya.

Dari hasil pooling diatas kelihatannya lebih banyak yang berkata BOLEH dan sedikit yang berkata TIDAK BOLEH, namun terus terang hati nurani saya berkata TIDAK BOLEH.

Karena itulah saya ingin mendiskusikannya di FORUM KRISTEN ini.

Shalloom.

kalo boleh memilih…
lebih baik mana ?
Dikutuki orang non Kristen/Non Katolik ?
Di… doakan menurut caranya?

saya memilih di doakan menurut caranya :smiley:

Didoakan oleh agama lain seperti gimana bro?

Kalau cuma berdiri didepan saya sambil tangan tengadah dan dalam hati, mngkn saya maklum (tdk menjadi batu sandungan)

kalau kelilingi dan berjalan memutari tubuh saya sambil membawa dupa atau hio atau sambil membawa lonceng dan keluar sabda / mantera2 dari agamanya
atau seperti pengajian ngeriung kelilingi saya (tdk bermaksud sara)
jelas saya tolak :happy0062:

Kalau di mantra-mantrai dukun dan paranormalmah saya tidak mau…Atau ditempelin Hu atau jimat-jimat penolak bala, supaya cepat sembuh, cepat sukses dll…saya juga pasti menolak walaupun mungkin maksud si “penolong” mendatangkan dukun dan paranormal itu baik menurutnya. Saya rela dikutuki itu dukun dan para normal yang kehilangan rejeki karena saya menolak mereka, ketimbang saya berkompromi dengan kuasa gelap…hiii

Kalau saudara-saudara kita, umat Islam, Hindu, Budha, Kong Hu Cu datang memberikan dukungan moril pada kita, mungkin mendoakan kita menurut agama dan kepercayaannya atau sekedar menunjukan simpatinya tentu saja kita terima seraya kitapun mendoakan dengan tulus hati teman dan sahabat-sahabat kita itu supaya mereka boleh mengenal Tuhan dan percaya kepada Tuhan YESUS. Tetapi kalau teman itu bawa dukun-dukun atau paranormal untuk memantra-mantrai ya harus ditolak karena toh orang beragama yang baik mestinya tidak percaya dukun-dukunan.

Mengenai teologi kemakmuran dan teologi kemiskinan saya kurang paham, yang saya mengerti Tuhan itu baik, dalam ajaranNya mengenai hal berdoa Tuhan ada bilang “…Berikanlah kami hari ini makanan kami yang secukupnya…” Secukupnya itu berarti pas, tidak kelebihan sampai luber juga tidak kekurangan. Maka kalau kita amini dan praktekan doa itu, kita menjadi sejahtera tidak kuatir lagi karena Bapa kita mengasihi kita dan pasti mengabulkan doa kita dalam kasih setia dan keadilanNya.

Salam

Umumnya setiap orang yang mengalami pencobaan dalam hidupnya…?? pasti ada dua kategori…
yang menjadi kesimpulan dalam bathinnya…?. Pertama, dia bertanya kepada dirinya apakah semua ini
karena kesalahan diri pribadinya sendiri.?? Dan Yng Kedua, dia bertanya apakah ini disebabkan oleh faktor lain diluar dirinya sendiri…??
Maka jika orang tsb belum mempunyai iman yang kuat, maka masalah nya tsb terlebih dahulu diceritakan kepada kolega-kolega terdekatnya.untuk dapat solusi…Tapi jika dia beriman yang teguh, maka pasti lari cari solusi pertama kali ke Tuhannya.
Dari situ kita dapat melihat mana yang kemudian menjadi baik bagi dirinya untuk mendapatkan & menjalankan solusinya…berdasarkan Ajaran imannya. Jadi ga “keburu”. datang doa segala macam yang dari agama lain untuk membantu [email protected] Kan kita musti harus tau, bahwa TYK tidak akan pernah terlambat dan terlalu cepat datangnya…tapi pasti datang dng caranya dan waktuNYA
DIA…Sehingga pasti datang dng caraNYA yang indah…atau indah pada waktunya. Jadi yakinkan itu selalu didalam hati kita.

Salim…

syalom…
Klau mnrt analisaku boleh atau tdk kita menerima doa dr orng2 yg beragama lain pd saat kita sakit boleh saja asalkan ajaran yg di anut oleh orng yg ingin mendoakan kita itu ajaran yg berdasarkan Ke-Tuhanan Yang Maha Esa seperti ajaran yg di sebarkan oleh Sang Mesias berserta rosul2Nya(Kristen) ini yg berdasarkan ke-Tuhanan Yang Maha Esa jd sebagaimana yg di Sabdakan oleh Sang Mesias dlm Kitab Injil Markus pasal 9 ayat 40 yg tertulis ‘‘barang siapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita’’ jd maksud aku di sini ialah jikalau ada orng yg ingin mendoakan kita pd saat sakit tetapi orng tersebut mempunyai ajaran yg berlawanan dngn ajaran Sang Mesias maka harus di tolak tetapi jikalau ajaran orng yg ingin mendoakan kita tdk berlawanan dngn ajaran Sang Mesias maka terima sj lagi pula ia mendoakan kita yg sdng sakit dngn mksd baik bkn? yaitu agar kita cepat sembuh dan ini sesuatu yg baik jg bkn? dan Rosul Paulus mengajarkan kpd kita dlm SuratNya agar kita harus mencari dan meraih segala sesuatu yg baik,yg suci yg terpuji dan yg benar.
mengenai doa yg terkabulkan jelas2 Sang Mesias tlh menyatakan bahwa hny doa orng yg memiliki Imanlah yg akan terkabulkan bknnya doa orng yg beragama ini atau doa orng yg beragama itu.

Ketika seseorang… berkata : semoga kamu sukses… itu pun secara ngga langsung adalah doa mereka :smiley:
Pak budi lebih suka dikatakan:
Semoga usahamu gagal… buntu …ndak ketemu jalan … (dikutuki)
ataukah??
Semoga berhasil dan sukses selalu?? (didoakan oleh mereka / diberkati oelh kata2 mereka ) :smiley: