Bolehkah Orang Kristen Melakukan Masturbasi?

Bagaimana pendapat rekan2 ? :slight_smile:

Menurut saya tidak. Ada pendapat lain?

Kej 38:8-10
Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: “Hampirilah isteri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu.” Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya. Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia juga.

Ada yang harus diperhatikan dari ayat tersebut:

  1. Yang dilakukan Onan bukanlah masturbasi tetapi senggama terputus. Karena perbuatan Onan tersebut muncullah istilah “onani” yang sebenarnya berarti senggama terputus, namun sering disalahkaprahkan menjadi masturbasi.
  2. Perbuatan Onan dipandang jahat oleh TUHAN, bukan karena onaninya atau karena membuang maninya, tetapi karena dia tidak mau memberi keturunan kepada kakaknya. Tamar adalah janda kakaknya yang telah meninggal tanpa anak. Hukum perkawinan ipar mengharuskan seorang lelaki menghampiri janda dari saudaranya yang meninggal agar anak yang dilahirkannya terhitung sebagai keturunan saudaranya itu.

Dengan demikian ayat tersebut tidak dapat menjadi dasar larangan masturbasi, karena bukan masturbasi yang dilakukannya, bukan juga melarang onani atau membuang sperma, karena konteksnya adalah seseorang yang tidak ingin memberi keturunan kepada saudaranya yang telah meninggal.

siklus pembentukan sperma baru itu kira-kira 2-5 hari mas…

jadi kalo udah mateng… itu sperma perlu di buang…
biar bisa bikin baru lagi…
entar kalo enggak… busuk lho didalem kantong situ… hehe…

lagian mas… umur sel sperma itu cuma beberapa jam… & max 24 jam deh kalo gak salah (itupun bila berada dalam suasana dengan pH yang sesuai)

masa sih… mas menganggap bahwa Sperma yang membuahi rahim istri mas ketika menikah di usia (misalnya) 29 tahun… itu adalah Sperma yang diproduksi pada saat mas umur 16 tahun??
waduh… hehe… lahir langsung remaja kali ya mas… hehehe…

Bukankah semua laki-laki normal pasti akan melalukan “Masturbasi di-bawah-sadar”?
alias mimpi basah?

nah itu gimana tuh?

Ada beberapa ayat yang menunjukkan masturbasi tidak diperbolehkan atau merupakan dosa, misalnya:

“Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya. Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak.” (1 Korintus 7:3-5)

Jadi masalah “masturbasi” itu bukan saja masalah orang laki-laki, tetapi juga masalah untuk orang wanita.

Selain itu, masturbasi juga terkait dengan fantasi seksual. Dalam Kitab Yudas ada tertulis:

“sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.
Namun demikian orang-orang yang bermimpi-mimpian ini juga mencemarkan tubuh mereka dan menghina kekuasaan Allah serta menghujat semua yang mulia di sorga.”
(Yudas 1:7-8)

Ayat yang serupa dalam Surat 2 Petrus:

“maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman,
terutama mereka yang menuruti hawa nafsunya karena ingin mencemarkan diri dan yang menghina pemerintahan Allah. Mereka begitu berani dan angkuh, sehingga tidak segan-segan menghujat kemuliaan…”
(2 Petrus 2:9-10)

oh begitu ya. Pada ayat tersebut hanya dikatakan menghampiri, jadi tadinya saya tafsirkan bukan senggama. Tapi kalau itu ditafsirkan sebagai senggama maka penafsiran Bro Deraya juga benar.

2. Perbuatan Onan dipandang jahat oleh TUHAN, bukan karena onaninya atau karena membuang maninya, tetapi karena dia tidak mau memberi keturunan kepada kakaknya. Tamar adalah janda kakaknya yang telah meninggal tanpa anak. Hukum perkawinan ipar mengharuskan seorang lelaki menghampiri janda dari saudaranya yang meninggal agar anak yang dilahirkannya terhitung sebagai keturunan saudaranya itu.

Dengan demikian ayat tersebut tidak dapat menjadi dasar larangan masturbasi, karena bukan masturbasi yang dilakukannya, bukan juga melarang onani atau membuang sperma, karena konteksnya adalah seseorang yang tidak ingin memberi keturunan kepada saudaranya yang telah meninggal.


jadi menurut Bro Deraya masturbasi itu boleh atau tidak?

Sperma memang akan dikeluarkan secara biologis melalui mimpi basah. Menurut saya tidak ada yang salah dengan mimpi basah. Masalahnya, masturbasi yang saya maksud dilakukan dengan kesadaran penuh.

Pengalaman saya pribadi, saya berhenti masturbasi sejak menerima Yesus. Saya mengalami mimpi basah mungkin 2 minggu sekali dengan sendirinya. Berhenti masturbasi selama 4 tahun tidak membuat saya terkena penyakit apapun dan kini anak saya tumbuh dengan sehat dari bayi, gak langsung remaja :wink:

Penjelasan lain kenapa masturbasi tidak dibenarkan ada di ayat ini:

Mat 5:27-28 - Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

Masturbasi yang dilakukan dengan sadar, sudah pasti membayangkan seorang wanita. Tidak mungkin membayangkan yang lain. Tidak mungkin menyembah Tuhan sambil masturbasi kan?

Ketika kita membayangkan seorang wanita sambil bermasturbasi, kita sudah berzinah dalam hati.

Dalam beberapa bagian Alkitab, kata “menghampiri” merupakan eufemisme untuk “bersetubuh”.

Kejadian 16:4
Abram menghampiri Hagar, lalu mengandunglah perempuan itu. Ketika Hagar tahu, bahwa ia mengandung, maka ia memandang rendah akan nyonyanya itu.

Kalau cuma didekati Abraham masak Hagar bisa mengandung? Sewaktu masih kecil, saya tidak mengerti kenapa ibu saya bisa mengandung hanya karena tidur bersama (ya hanya karena tidur berduaan di satu ranjang) dengan ayah saya, kenapa saya tidur dengan ibu tetapi beliau tidak hamil. :smiley: :smiley: :smiley:

OK kembali ke topik awal. Saya sendiri, berpandangan masturbasi itu sendiri bukanlah dosa, tetapi ada hal2 lain yang menyertai masturbasi yang dikategorikan dosa, seperti menikmati pornografi atau membayangkan isteri orang lain.

Beda halnya, misalnya, seorang suami yang sedang tugas di luar kota selama satu bulan, terpisah dari isterinya. Ada kalanya dia rindu bersama isterinya lalu timbul hasrat seksualnya. Menurut saya sah2 saja dia melakukan masturbasi sambil membayangkan isterinya sendiri (bukan isteri orang lain ya).

thread yg menarik

guru agama saya pernah bilang bahwa masturbasi itu tidak berdosa.tapi fantasi seks itu yg dodsa karena melanggar perintah jangan inigin berbuat cabul

masturbasi tanpa fantasi seks hanya bisa dilakukan oleh orang psikopat.

iseng2 saya mencoba ,mengingat saya bukan psikopat.dan ternyata berhasil.dan saat itu juga saat pertama kali saya melakukannya

nah saya ingin konfirmasi ke pak guru saya,bahwa ternyata non psikopat juga bisa melakukan masturbasi,tapi saya selalu sungkan…

mohon pencerahan,mumpung disini saya anonim…

Secara teknis masturbasi bukan dosa. Tidak ada ayatnya, baik eksplisit maupun implisit, yang menyatakan masturbasi sebagai dosa (tentu kalau adapun bukan kata masturbasi yang ditulis). Berbeda dengan homoseksualitas, jelas ditulis secara gamblang.

Imamat 18:22
Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.

Imamat 18 sudah menjabarkan perbuatan seksual yang dilarang dan tidak ada dari daftar tersebut yang sesuai dengan masturbasi. Makanya saya katakan, secara teknis bukan dosa.

“Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya. Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak.” (1 Korintus 7:3-5)

Tidak ada yang mengarah kepada perbuatan masturbasi dalam ayat tersebut. Kalau dibaca konteks ayat tersebut adalah agar suami isteri sering2 melakukan hubungan intim agar tidak jatuh kepada percabulan (lihat ayat 2), yakni hubungan seksual di luar perkawinan (termasuk pelacuran, perzinahan, inses dsb). Akan tetapi, bisa saja masturbasi menjadikan suami/isteri melalaikan kewajiban perkawinannya terhadap pasangannya. Misalnya, karena sudah puas masturbasi, suami tidak lagi mau menyetubuhi isterinya.

“sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.
Namun demikian orang-orang yang bermimpi-mimpian ini juga mencemarkan tubuh mereka dan menghina kekuasaan Allah serta menghujat semua yang mulia di sorga.” (Yudas 1:7-8)

Ayat tersebut pun tidak ada kaitannya dengan masturbasi, melainkan tentang guru2 palsu yang mengaku bermimpi mendapat ajaran ini itu, yang sebenarnya tidak berasal dari Allah.

Perlu dipahami beberapa istilah Alkitab berdasarkan makna aslinya:

  • perzinahan: persetubuhan seorang isteri (perempuan yang terikat perkawinan) dengan lelaki yang bukan suaminya.
  • perempuan: diterjemahkan dari kata “gune” yang berarti “isteri”

Jadi perkataan Yesus tersebut dapat saya ungkapkan begini:
“Kamu sudah mendengar dari Taurat bahwa kamu tidak boleh bersetubuh dengan isteri orang lain, tetapi Aku berkata melihatnya lalu mengingininya dalam hati pun sudah berzinah.”

Dengan kata lain, dosa dimulai sejak dalam hati timbul keinginan yang tidak benar.

Kaitannya dengan masturbasi, apabila seorang lelaki melihat isteri tetangganya yang aduhai seksinya, lalu timbul hasrat dalam hati sehingga melakukan masturbasi, maka yang salah bukan masturbasinya tetapi keinginannya.

Ngakak abis ane baca komen masbro. Apalagi yg dibold biru. Sampe hampir jatuh dari kursi. Ga nyangka masbro bisa komen yg model ginian. Kirain bawaanya serius melulu kayak di sub forum sebelah.

ok deh mas…

sip…
jadi menurut mas, mimpi basah itu TIDAK termasuk masturbasi yah…

well…
i guess that is debatable dan quite acceptable in terms of terminology & definition ya mas…

but anyway… still kita pasti harus either mimpi basah, berhubungan seks sampe ejakulasi, atau self service, yg semuanya itu intinya adalah “ganti oli” hehe…

sip…

alhamdulilah kalo bisa menghibur mas…
hehe…

saya belajar dari bbrp teman yang hobi becanda kok mas…
spt mas jackson, mas pembela, dan bbrp teman lainnya…

biar engga ngantuk mas… hehe…

amit amit, kalo gw mau post disini sambil melampirkan gambar… ;D tentu harus gambarnya orang yang mastur basi, ga ah, ga jadi. ;D

iya tuh, gimana kalau, ternyata mimpi basah? apakah juga disebutkan sebagai mastur basi? apa yang salah dengan mimpi basah? sebab itu terjadi pada saat kesadaran kita 100 % di liburkan, diganti dengan ketidaksadaran yang mengambil alih tubuh.

Untuk menyamakan persepsi tentang pengertian masturbasi, berikut pengertiannya:

Masturbasi, onani, atau rancap adalah perangsangan seksual yang sengaja dilakukan pada organ kelamin untuk memperoleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Perangsangan ini dapat dilakukan tanpa alat bantu ataupun menggunakan sesuatu objek atau alat, atau kombinasinya.

dan berikut pengertian mimpi basah

Mimpi basah (emisi nokturnal) adalah pengeluaran cairan semen (mani) di waktu tidur dan hanya dialami oleh laki-laki.

Jadi ada perbedaan antara perangsangan seksual yang dilakukan dengan sengaja (masturbasi) dan tidak sengaja (mimpi basah). Yang sedang kita diskusikan di sini adalah yang dilakukan dengan sengaja dengan tujuan mencapai kepuasan seksual.

ok, nah baru ini dinamakan diskusi, he he :char14: