Bom Natal di Nigeria

Bom Natal di Nigeria, 27 Orang Tewas

ABUJA, suaramerdeka.com - Sebanyak 27 orang tewas akibat bom yang menghantam gereja di dekat Ibu Kota Nigeria, Abuja. Lokasi ledakan pun ditutup guna mengevakuasi semua korban.

“Seorang petugas yang menghitung korban mengatakan kepada saya ada 27 orang tewas,” kata pendeta Christopher Barde, Minggu (25/12).

Seperti diketahui bom tersebut meledak menjelang perayaan Natal. Seorang juru bicara Badan Darurat Nasional, Yushau Shuaib mengatakan, saat bom meledak beberapa orang berada di dalam gereja. Hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas aksi pemboman itu.
( dtc / CN31 )

Dunia Kutuk Serangan Bom Natal di Nigeria

Kantor Presiden AS di Gedung Putih menyatakan serangan itu adalah “kekerasan tanpa otak”. Sementara menurut Menlu Inggris bom diledakkan para “pengecut”.
Menurut juru bicara Gedung Putih investigasi awal menunjukkan serangan bom ini merupakan “aksi teroris” dan berjanji akan membantu Nigeria menangkap pelakunya.

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menyampaikan solidaritas terhadap upaya (Nigeria) melawan aksi terorisme. Menlu Jerman Guido Westerwelle mengatakan: “Bahkan pada hari Natal, dunia tetap tak bebas dari sikap pengecut dan rasa takut akan terorisme.”

Israel mengatakan akan mengirim bantuan kesehatan ke Nigeria dan “mengutuk serangan pada hari Natal itu sekeras mungkin”.

Sementara menurut Vatikan menyerang gereja adalah “kebencian buta” yang bertujuan “menumbuhkan dan menyuburkan kebencian dan kebingungan”.

Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, yang juga penganut Kristiani, mengatakan: “Saya ingin yakinkan semua warga Nigeria bahwa pemerintah tak akan tinggal diam dalam upaya menghukum para pelaku (kejahatan ini).”
Kelompok militan Islam Boko Haram mengatakan mereka bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Sebuah ledakan di luar gereja dekat ibukota Abuja menewaskan 35 orang, sementara seorang polisi tewas di kota Jos dan empat korban lainnya terbunuh di kota Damaturu.

Presiden Goodluck Jonathan mengatakan serangan ini merupakan “tantangan terhadap kebebasan dan keamanan kita bersama” dan menambahkan: “Nigeria harus bersatu untuk mengutuknya.” (bbc)

Heran… kanapa orang dewasa masih seneng2nya main petasan.

Nigeria awalnya dikenal sebagai negara yg 50:50 penganut muslim Sunni dan Kristen (data wikipedia 2009). Dengan komposisi Kristen dan muslim seperti itu mengingatkan saya pada Ambon yg nggak pernah akur. Selalu terjadi gesekan2 karena dua2nya sama2 kuatnya. Yah, inilah dunia tempat kita hidup. Penuh gontok2an! :’(

Bagaimana dengan ‘dunia kecil’ kita? Di FK penghuninya 90% adalah Kristen, koq masih gontok gontokan juga?

;D

Hahaha… Itu bukan gontok2an, bro! Tapi otot-ototan! Yang ngotot yang menang! Yah, tapi namanya interdenominasi ya beginilah jadinya! Bro bisa bayangin kalau misalnya nih… Dewan PGI dan Keuskupan Katolik memutuskan untuk menyatukan semua gereja jadi satu… Ya inilah jadinya kayak di FK ini… :smiley:

seperti yg kita tau…orang kristen di manapun di muka bumi ini tidak pernah menggunakan cara2 BIADAB !! seperti mereka…anda perhatikan…di negara manapun mereka berada, mereka selalu menggunakan cara2 iblis.
bersyukurlah kita orang2 kristen telah berada di agama dan jalan yg benar.

Saya selalu tidak habis pikir dengan olah para teroris ini. Dengan mengatas namakan suatu keyakinannya dan menganggap apa yang menjadi doktrinnya adalah kebenaran yang muktlak. Semaunya main hakim sendiri.
Sangat bertentangan sekali dengan apa yang seringkali mereka dengungkan bahwa ajaran yang mereka miliki membawa ajaran damai, toleran dan bla…bla…bla. Tapi faktanya di lapangan tidak satupun mendekati, secuilpun membuktikan dari ajarannya. kebenaran selalu saja mereka tutup-tutupi demi kepentingan ajarannya. Hati nurani dibekukan. demi agama. semuanya baik walaupun itu jahat dimata Tuhan dan manusia.

Masih herankah kita jika antara sesama anak bangsa, antara sesama agama, hanya berlainan aliran, di negara yang mengaku Pancasila, terjadi penyerbuan pesantren?

Itu untuk sesama agama, bisa kita bayangkan apa yang bisa dan biasa mereka lakukan untuk yang berlainan.

:’(

Kayak gak tahu aja…

Kayak ga tahu aja saya lagi pura pura…

:wink:

kayaknya daerah Afrika jd lahan baru terroris, bener gak ya? soalnya di timteng sana udah gak mungkin lg