bullying/menghina/mengejek/memberi julukan/gosip/dilecehkan/tidak dihargai/dll

menghina/mengejek/memberi julukan/bullying/diisengi/ditertawakan/dilecehkan/direndahkan/tidak dihargai/digosipi/dijadikan bahan omongan/dll…
baik itu bercanda atau serius…

apakah hal diatas termasuk jenis mengutuki?

hal ini memang sepele tapi tidak begitu kalau dihadapan Tuhan Yesus,kita semua akan dihakimi menurut perkataan dan perbuatan,bukan begitu kata Alkitab?..

yang mau dibahas apakah hal yang dilakukan diatas itu berdosa di hadapan Tuhan?
bukankah di FT dikatakan kita harus sempurna sama seperti Bapa di Surga yang adalah sempurna?
apa Tuhan itu suka menggosip,suka mengejek,suka memberi julukan,lalu kenapa di gereja hal ini tidak coba untuk dikotbahkan,sehingga kalau jemaatnya itu bisa mengetahui apakah ini jenis dosa atau hal biasa yang tidak berdosa?

[u]Bullying fisik, contohnya memukul, menjegal, mendorong, meninju, menghancurkan barang orang lain, mengancam secara fisik, memelototi, dan mencuri barang.
Bullying psikologis, contohnya menyebarkan gosip, mengancam, gurauan yang mengolok-olok, secara sengaja mengisolasi seseorang, mendorong orang lain untuk mengasingkan seseorang secara soial, dan menghancurkan reputasi seseorang.
Bullying verbal, contohnya menghina, menyindir, meneriaki dengan kasar, memanggil dengan julukan, keluarga, kecacatan, dan ketidakmampuan (exampel : “Eh ada sih pincang lewat”).

bullying tidak bisa dianggap sepele,karena akan memiliki dampak bagi si korban yaitu jika terjadi dari kecil - remaja dan itu ketika dewasa memiliki dampak yang serius baik itu kesehatan maupun psikologisnya.
biasanya orang yang di bullying itu tidak mau bergaul,susah bergaul,menyendiri,merasa tidak percaya diri,minder,dan merasa tertekan.[/u]

sering orang menganggap hal ini supaya menjadi dewasa,tapi menurut penelitian para ilmuwan yang mengamati hal ini sangat serius,dan tidak bisa dianggap sepele,dan salah yang mengatakan untuk menjadi pendewasaan.

-anak kecil yang dibiarkan orang tuanya mengejek/memberi julukan kepada sesamanya yang jauh lebih tua?
-orang tua yang melihat sesuatu yang unik,hingga memberitahu anaknya ,itu orang culun,seperti ini…ini…?sehingga menjadi bahan gosip…

  • orang yang menjadi pelaku dengan temannya membicarakan orang yang lemah,dari belakang, dibelakang di beri nama si julukan/dll, sedangkan dari depan tidak memanggil namanya tetapi cuma istilah panggilan biasa ,mas,mba,pa,bu,ko,ci… tetapi hal itu terdengar oleh si korban dengan telinganya,tapi tidak bicara langsung di depan muka. apa boleh orang Kristen bersikap demikian? mungkin di dunia masyarakat akan menganggap biasa hal ini,tapi apakah itu okey dihadapan Tuhan? ← ini jadi pertanyaan.

bagi sebagian orang mungkin bisa menerima keberadaan disekitarnya,tapi apakah yang menjadi pelaku itu tetap berdosa?

saya bukan memojoki ini,tapi bicara fakta nanti dihadapan Tuhan,agar setiap orang Kristen jangan sampai tidak menyadari sesuatu itu ternyata memang dosa dihadapan Tuhan,tetapi tidak mau mengakui keadaan itu,karena dianggap sebagai hal yang sepele/biasa/ tidak apa2 dihadapan Tuhan?

memang betul Tuhan yang menilai semua…tapi kita tidak tahukan kalau nanti ternyata jadi perhitungan dihadapan Tuhan Yesus Kristus?

*yang menjadi pelaku apakah setiap perkataan atau perbuatan itu yakin tidak menyakiti sesamanya?
(didalam dunia ini begitu banyak karakter orang dan sangat unik,dan hatinya cuma Tuhan dan dia yang tahu)

*yang menjadi korban juga akan dosa tentunya bukan jika dendam,karena menyimpan sampah/kepahitan yang terus menumpuk,dosa sekecil apapun tidak berkenan.

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Bro Ardilin, benar sekali, setuju, semua yang kamu katakan, sangat menyakitkan hati Tuhan, dengan segal tindakan buruk yang anda katakan.

Tidak ada kasih didalam diri orang yang melakukan.

Semua kelakuan tersebut tidak layak dilakukan oleh orang orang percaya yang mengaku diri Anak Allah.

Saya percaya bahwa kalau orang yang telah dilahirkan kembali, tidak akan melakukan lagi hal demikian, karena orang itu telah dirubah dari dalam oleh Roh Kudus, sehingga dia merupakan MANUSIA BARU, CIPTAAN BARU , MANUSIA LAMA NYA TELAH DISALIBKAN BERSAMA KRISTUS Rom 6.

Dear ardilin,
Dari topik yang anda kemukakan itu, saya tahu bahwa anda sama sekali tidak setuju dengan adanya perbuatan atau kata-kata yang melecehkan, menghina, mengejek, merendahkan orang lain.

Saya pribadi, 100% setuju sama anda.

Dengan saling mengejek dan saling merendahkan, jelas mereka tidak mempunyai kasih, seperti yang sudah dijelaskan oleh sdr.esther.

Anda katakan: Hal ini kelihatannya sepele, akan tetapi tentunya tidak dihadapan Tuhan Yesus !
Perkataan itu benar, sebab tidak usah dengan perbuatan, dengan ucapan saja, hal yang kelihatannya sepele, bisa berakibat FATAL dan MENJERUMUSKAN.

Yak.3: 5-6.
Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar.
Lihatlah, betapa kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.
Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.

Topik yang anda ajukan itu bagus sekali, sebab topik itu bisa merupakan WARNING kita semua, bagi yang biasa dengan mudah mengucapkan kata-kata penghinaan dan pelecehan.

Padahal dulu ada member yang pernah bilang (saya lupa namanya), kalau kita menyakiti sesama itu kehendak Tuhan juga, karena memang segala sesuatu ditentukan Tuhan.

Dalam hal ini termasuk MENYAKITI saudara seiman dengan hal-hal diatas.

Salam… :smiley:

kasih yang diatas sudah dilakukan dengan kekuatan penuh didalam Tuhan,dan yang dikatakan FT itu benar,pembawaannya jadi damai. walau banyak menyakiti,tapi kita tetap damai,karena mengampuni,karena mengasihi dan terus mencoba mengasihi. tidak mudah dilakukan,tapi terus dilakukan. tapi gimana dengan pelakunya? apakah orang kristen / anak Tuhan lain yang melakukan itu tidak merasa bersalah atau berdosa atau memang urusan Tuhan itu?

bagaimana orang yang sudah lahir baru mengulangi dosa yang lama itu baik kelepasan/tidak sengaja? berarti menurutmu ini dosa di mata Tuhan ya?

banyak para remaja cyberbully melakukan bunuh diri karena tidak tahan mental, ternyata kebanyakan yang melakukan bunuh diri ini tidak mempunyai latar belakang agama,jadi cuma ktp saja.

bully / mengatai terlihat sepele tapi dampaknya dalam ,makanya di Alkitab dikatakan hati hati menggunakan lidahmu. di Alkitab sudah ada peringatan keras, jadi kalau tidak dijaga maka dampaknya dari perkataan itu akan terasa.

bagaiman bisa dibilang kehendak Tuhan? apa Tuhan mencobai? bukankah si iblis yang mencobai,dan Tuhan mengijinkan itu semua?

so bully itu bisa melalui fisik,psikis/mental,verbal… dan tidak semua orang itu bisa menerima keadaan itu.

saya sendiri termasuk orang yang dibully dari tk sampai sd lalu ke smp lalu ke sma, dan bahkan sampai sekarang. ketiga2nya sudah dialami semua.

makanya orang yang di bully itu DAMPAKNYA merasa minder,tidak percaya diri,shock,tidak menerima keadaan,takut,sulit bergaul,menyendiri,tertutup,dll.

saya percaya ini pertolongan Tuhan,supaya saya berubah menerima diri apa adanya,dan tetap bersyukur.

Puji Tuhan,saat ini saya sudah menerima keadaan diri saya apa adanya,sekalipun orang mengejek,saya ingat kata2 FT di Amsal 12:16 bodohlah kamu jika kamu sakit hati seketika itu juga,tetapi orang bijak,mengabaikan cemoohan.
dan puji Tuhan saya terus mengasihi dan mengampuni,sekalipun semakin banyak pengejek2…

soal kalau saya tidak mengasihi dan tidak mengampuni,saya tidak berkenan dihadapan Allah,dan sayapun tidak akan diampuni.

rasanya tetap sama rasa sakit itu ya adalah…tapi itu hilang seketika saat terus mengampuni,menerima diri,dan tetap melakukan FT. itu amazing banget…seperti ada kekuatan gitu…menerima keberadaan mereka dengan kasih yang Tuhan beri. pokoknya FT kalau dilakukan itu hasilnya terasa efeknya didalam diri kita.

jangan patah semangat yang di bully…apa ada yang di bully disini?

Itu tetap dosa dimata Tuhan, kita hanya sekali diKUDUSKAN oleh Roh Kudus, tetapi karena kita masih memakai daging yang lemah, kita masih dapat JATUH KEDALAM DOSA, TETAPI TIDAK HIDUP DIDALAM DOSA.

maka kita memerlukan 1 Yoh 1
1:8 Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.

1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

1:10 Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.

Berarti orang itu memang belum lahir baru.

Itulah yang namanya sifat lama yang masih senang dilakukan orang tersebut, tetapi kalau memang dia telah lahir baru, dia akan seperti hidup dalam api, sekalipun dia selamat.

1 Kor 3
3:11 Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

3:12 Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,

3:13 sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.

3:14 Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.

3:15 Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

Paralel ayat ini adalah 1 Pet 1
1:5 Yaitu kamu, yang dipelihara dalam kekuatan Allah karena imanmu sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir.

1:6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.

1:7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu – yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api – sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

Pemeliharaan yang luar biasa dari Allah yang mengasihi anak anakNya, akan memampukan kita menjalani sampai kesudahan.

Walau dengan susah payah, hai kita hanya tertuju kepada Kristus, itulah kekuatan kita, dalam menjalani proses pengudusan kita.

Roma 6:19
Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan.

Roma 6:22
Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.

1 Tesalonika 4:3
Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,

AMIN :afro: :afro: :afro: :afro:

Sering bro, khususnya karena kita kaum wanita, sering dianggap remeh apabila jawabnya tidak sesuai dengan ajarannya.

@Rita terima kasih,penjelasannya baik dan membuat jelas,supaya orang kristen yang membaca topik ini menyadari setiap perkataan dan perbuatan yang dilakukan,agar bertobat dan tidak mengulangi lagi.

wah…baru terpikir…dan baru saya baca…terima kasih sekali buat reminder…dan wajib dilakukan sekarang dan termasuk mengubah diri atas kekuatan dari Roh Kudus

Jlu