Butuh teman yg bisa sharing

Aku baru putus dan itu bikin dunia seakan runtuh. Semuanya serba ga enak. Berat ngejalanin hari-hari. Berasa sendirian. Berdoa sama Tuhan tapi rasanya masih menyesakkan. Rasanya ingin menyudahi hidup. Bertahun2 bersama sekarang harus sendirian. Bngung. Mohon bantuan teman2. Hopeless mencoba semua cara tapi tak mampu bikin kuat…

koq bs putus?

Sebenernya udah ga penting kenapa putusnya. Sekarang cuma pengen pulih dan hidup baru tapi rasanya susah. Sekarang rasanya sesak nafas

he he… kalau ga penting, pasti sis ga akan sesak nafas…?? dan merasa mau bunuh diri saja…

Nyesek karena bukan karena dianya tetapi karena kenangan2 yang menghantui. Setiap hal mengingatkan…

nah… brarti penting juga donk…!!
ada hal yang tidak bisa diterima pribadi disana…
rasa sesak itu, ditimbulkan reason2 yang scara tidak sadar bekerja mendesak dalam alam tidak sadar anda…

sehingga itu penting mengapa putus…?

kalau tidak bisa diperbaiki, jadi tindakan apa yang harus dilakukan : agar bisa menjalani hari kedepannya tanpa rasa sakit yang malah mungkin bisa merusak…

Karena tiba2 dia pengen jadi temen baik aja sekarang… Apalagi memang kita beda agama…

yah itu dia, mungkin dia ingin kamu menjadi teman yang baik, karena tidak ingin menyakiti kamu, sebab kamu Murid Kristus… Kristus yang baik itu… :smiley: , karena dia ingin murni dengan keyakinannya sendiri… (just kidding)

ga tau , kamulah yang tau persisnya… case yang terjadi apa?

harusnya kamu konfirm : "why, my love? kamu koq tiba2 berubah? tidak ada angin tidak ada hujan, kamu makhluk yang tinggal dibumi khan? bahwa kamu melakukan segala sesuatu karena ada “reasonnya” ?
mungkin anda bisa confirm sperti diatas…

Sekarang cuma mau move on :slight_smile:

move on lah… Tuhanmu selalu merencanakan yang baik2 untuk terjadi dalam hidupmu bahkan di dunia ini…
namun : Yoh 18:36
Jawab Yesus: “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini.”

namun dunia selalu berlaku dengan diri dan sistemnya sendiri…

jangan lah sakit, dan janganlah sedih, pabila sistem dunia seolah mengecewakanmu, tetaplah Kuat… (suggest)
bersiaplah menghadapi hari, bahwa tak seharusnya satupun bisa menyakitimu… :slight_smile:

Manusia menyimpan memori, baik dan buruk, manusia beradaptasi…terbiasa menjalani rutinitas, yang anda alami itu adalah murni penyakit rutinitas.

Anda setiap hari selama beberapa tahun setiap pagi selalu minum teh, tetapi dalam beberapa hari berhenti minum teh tiap pagi, alhasil pasti dalam beberapa hari itu perasaannya tidak enak, tidak lengkap seperti ada yang kurang.

Berpacaran pun demikian, ditambah ini menggunakan hati, efeknya akan lebih dashyat lagi, itu normal ga salah, yang salah itu kalau berlarut-larut, tubuh manusia akan beradaptasi lagi, cobalah untuk cari “rutinitas” lain yang menutup “rutinitas” anda itu.

Percaya, saya juga ga bisa melupakan kenangan saya yang indah dengan mantan saya, tetapi saya membagikan semangat dan cinta saya kepada pacar saya yang sekarang, indah deh pokoknya, ketahuilah yang baru pasti lebih baik.

(saya salah masuk room ini, biasa jalan-jalan)… ;D

Amsal 3:5
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah engkau bersandar pada pengertianmu sendiri.

Ada quotes yg bilang begini
“kekecewaan karena melihat kebelakang, kekawatiran karena melihat sekeliling,
namun iman melihat keatas.”

Pandanglah Tuhan terus-menerus walaupun itu sangat sulit dengan kondisi anda seperti ini.
Sangkal daging kita yang selalu melihat kebelakang karena gak mungkin ada solusinya…gak selesai-selesai malah iya !..
Jadilah seperti ayub selalu memandang keatas ketika masalah besar melanda bahkan dia jg kehilangan anggota keluarganya loh, namun dengan hal demikian ayub menyukakan hati Tuhan karena dia tdk memandang masalah,namun berserah sepenuhnya kepada kehendak Tuhan

“KITA MEMANG TIDAK LEBIH BESAR DARI MASALAH KITA, NAMUN ALLAH KITA LEBIH BESAR DARI MASALAH KITA”

Thankyuuu teman-teman :slight_smile:

Sekarang sudah sangat jauh lebih baik.

Meskipun sudah telat balasnya dan sudah banyak yang kasi saran, saya akui melepaskan orang yang kita sayangi itu sulit…Tapi untungnya, mba masih pacaran dan pacarnya masih mau jadi teman kan???

Pernah nggak mbanya alami seperti ini; dipermainkan orang yang ngaku sayang ama kita, anak Tuhan lagi trus ngakunya sudah nggak hubungan lagi sama pacar dia karena pacarnya sibuk dan lain2…Ehh, tapi akhirnya dia nikah sama pacarnya sebelumnya, dan itupun karena keputusan yang saya ambil untuk melepaskan dia. Padahal orang tuanya sudah tau saya (itulah pengalaman saya)…Setelah itu apa yang terjadi : selama 3 hari, saya pusing, nangis juga tetapi berkat kejadian itu saya mulai doa dan baca alkitab…

selain itu, saya mulai tanya ke diri sendiri :

  1. Jika kamu sudah pacaran, kamu siap nggak untuk serius berumah tangga sama dia??
  2. Apakah kamu siap terima dengan kepribadian dia??
  3. Keluarganya terima saya atau dia nggak??
  4. Apakah waktu pacaran, saya telah menerapkan prinsip-prinsip Kristus?
  5. Apakah saya telah mendokan pacar saya??

Akhirnya saya terbuka kepada diri sendiri saja :

  1. Terima kenyataan, walaupun itu pahit dan walaupun ingatan tentang dia masih ada…
  2. Fokus kepada Tuhan dan mulai melihat ke diri sendiri, apakah saya sudah layak bagi Tuhan…
  3. Siapkan diri jika diberi Tuhan pasangan hidup dan doakan pasangan kita…
  4. Jangan terlalu pusing dengan pasangan hidup…Santai saja (meskipun umur sudah tua…hahaha)…Kasihi dulu keluarga kita dan beri perhatian kepada orang-orang sekitar…Jika kita mau bahagia carilah orang yang bersedih karena dengan orang yang terhibur hatinya, kita juga akan terhibur meskipun hati kita sedih…

Naah berarti ada sisi positifnya, perlu di syukurii… :coolsmiley:

@sis,
beban (putus) itu harus diletakan memang , minta tolonglah sama teman baik untuk selalu menelepon or mengajak bicara sesering mungkin dan saat berbicara itulah beban diletakan .
try it !

Regards,

Seorang motivator bilang bhw putus pacaran itu berarti sdh diselamatkan aecara dini oleh Tuhan karena lebih baik putus sekarang Dan visa cari yg lebih segalanya drpd putus setelah puny a anak Dan sdh tua nanti . kan lebih sang at menderita . JD cepat cari ganti Dan jgn serahkan semua jiwa agak diserve sedikit biar ada peluang .

Salam

Om Mario Teguh ya? :angel:

Ya benar dari Mar -Teg , tetapi dikutip / diartikan secara bebas yg kurang lebihnya seperti itu kalau dikaitkan dg kehendak Allah .
Tapi sy tidak mengidolakan beliau

Yup, saya suka nasihat2nya. Terutama krn selalu menasehatkan untuk mengupayakan dan selalu mengingatkan untuk berdoa.
Yaah “Walaupun hidup tak semudah kata Mario Teguh” ;D