cara ngedapetin rasa percaya dr sang orangtua tentang si "dia"

sobat, gimana cara ngdapetin rasa percaya dari orang tua buat pasangan kita??

ijinkan saya sharing dulu yah… :onion-head25:

saya sudah berpacaran 1tahun lebih…
selama ini saya berpacaran untuk belajar memahami, menghargai, sabar, setia, dll… (khususnya lawan jenis)
pasangan saya itu adalah salah satu lulusan SMK di kota kecil terus pindah kota jkt (dimana saya tinggal sekarang) buat cari kerja…
sekarang dia tinggal di rumah saudaranya yg sekaligus bos dr perusahaan dimana dia kerja…

sedangkan saya lulusan SMA swasta yg cukup ternama dan lanjut di perguruan tinggi sekarang.
nah, orang tua saya engga suka sm si dia krna lvl pendidikan yg lebih rendah dr saya…
padahal, hal yg ngebuat dia ga kuliah itu gara2 mamanya sakit dan ade ny masih sekolah…

padahal menurut saya dan teman2 saya, dia itu orang yg cukup baik, ramah, setia terlebih sayang sama orang tua…
memang, saya tahu bahwa orang tua saya khawatir akan masa depan saya…
(padahal saya sendiri belum ada plan buat masa depan bareng dia, krna pacaran ini hanya proses belajar saya untuk mengenal orang lain lebih dalam)

tp apa kemandirian dan kerja keras dia kurang meyakinkan?
apakah saya salah memilih pasangan? gimana caranya orang tua saya bisa nerima dan percaya dia?

please bantuu
thx sobat :onion-head30:
GOD BLESS~

kalau masih pacaran dan umur masih muda ya jangan serius amatlah sis…

jalanin aja dulu dan gk usah pake acara ngenalin ke ortu, wong cuma cinta monyet…

dukung dia utk sekolah lagi…

bkn kenalin juga sih, cuma wktu itu maen k rumah, trus di introgasi sm ortu
ya mau ga mau jawab jujur, drpd dosa… :tongue:

ga serius2 amat kog lagian, kan udah dibilang cuma buat belajar mengenal karakter orang lebih dalam…
dianya udah ga mau sekolah lagi masalahnya… :monkeys40:

emang cyncyn(gak ada huruf vokalnya) umurny brp??

baru 18’n, masih ijo banget saya, ga tau apa2 :’(

eaaaa :cheesy:

saya kasi tau nyonya lho pak ;D

kenapa ga mau sekolah lagi?

berasa lho, pendidikan itu penting banget. bener deh.

sis, biar waktu yg membuktikannya…beri tengat waktu misalnya 3 bulan, kl 3 bulan uda lewat n tetep ortu ga setuju mnrt gw sih pisah ya… krn salah satu tanda si pasangan dari Tuhan adalah org sekitar tmsk keluarga itu setuju dengan pasangan kita…

coba pahami tujuan pacaran dalam kekristenan apa, krn kl saya liat dari umur dan plan ke depan anda mnrt saya, anda masih cm sekedarnya gt…kl anda hanya ingin mengenal org laen lbh dalam, anda lbh baik berteman aja dl…

(padahal saya sendiri belum ada plan buat masa depan bareng dia, krna pacaran ini hanya proses belajar saya untuk mengenal orang lain lebih dalam)

kira2 mau nikah kapan? butuh fotografer gak? :smiley:

tapi ada case yang ngelawan orang tua diperkenankan, contohnya orangtua yang belom bener2 lahir baru. :tongue:

statement terakhir: setuju. :afro:

referensi please…

Lukas 14:26
"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

sampai sekarang uda berapa orang dibenci karena Yesus???

luk 14:26 (terjemahan bahasa indonesia sehari-hari)
''Kalau orang datang kepada-Ku, tetapi lebih mengasihi ibunya, bapaknya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, malah dirinya sendiri, ia tidak bisa menjadi pengikut-Ku.

mat 10:37(terjemahan baru)
Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

luk 18:
28 Petrus berkata: ‘‘Kami ini telah meninggalkan segala kepunyaan kami dan mengikut Engkau.’’
29 Kata Yesus kepada mereka: ''Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Kerajaan Allah meninggalkan rumahnya, isterinya atau saudaranya, orang tuanya atau anak-anaknya,

luk 14:
27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

luk 14:
33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

coba baca baik-baik ayat-ayat ini menekankan pada pilihan antara apa yg kita kasihi dengan kasih kita thd YESUS sendiri. dalam perjalanan bangsa israel Allah menghukum mereka karena membuat berhala, berhala dalam hal ini membuat sesuatu setara dengan Allah. Tuhan menuliskan perintah ke-5 untuk mengasihi kedua orang tua bukan dgn syarat org tua itu kenal Tuhan atau tidak.

mat 22:
37 Jawab Yesus kepadanya: ''Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

disini jelas kita harus mengasihi semua orang…
tetapi jika kita dihadapkan pada pilihan mengasihi Tuhan atau manusia maka seperti abraham dia memilih Allah dibanding anaknya sendiri.

tidak ada alasan kamu untuk melegalkan untuk melawan orang tua sendiri, justru anda harus mengabarkan Kristus kepada orang tua yg belum kenal Yesus.
tetapi jika orang tua mu memberi pilihan tinggalkan mereka atau tinggalkan YESUS anda tau jawabanya…