Caranya lepas dari kekuatan nafsu cabul dan amarah

Newbie…
Saya ada masalah dengan jiwa dan fikiran saya.
Kenapa saya tuliskan jiwa dan fikiran saya.
Jiwa, sdh lama menjadi hampa dengan fikiran2 yang kotor.
Saya ingin lepaskan itu semua dari jiwa dan fikiran, yaitu melepaskan diri dari kekuatan hawa nafsu percabulan dan amarah.
Mohon arahan dari rekan-rekan semua.

regards,
Ojig

Mungkin saudara bisa untuk mengikuti pelepasan,di situ akan di lepaskan semuanya akan segala kelakuan kita yang buruk,namun itu kembali lagi kepada diri kita masing-masing,apakah kita memang ingin benar" rindu untuk di pulihkan Tuhan,dan ingin mulai hidup baru di dalamnya?

apabila Iya,maka saudara dapat mengikuti pelayanan pelepasan tersebut,

tak lama juga saya sudah di lahir barukan,dan mulai hidup di dalam tuhan semenjak mengikuti salah satu program retreat dari gereja saya yang bernama HMC (Healing Movement Camp) dan sayapun merasakan benar lawatan Tuhan terjadi atas hidup saya,dan sayapun kini sanggup untuk melepaskan segala kelakuan buruk yang dulu sering saya lakukan…

dan setelah mengikuti pelepasan,janganlah saudara kembali lagi ke hidup yang lama.tetapi berusahala terus untuk mengembangkan iman saudara :)…

GBU

  1. Pengaruh hormon
  2. Pengaruh inputan
  3. Pengaruh konsep

Masalah hormon, adalah wajar jika manusia normal memikirkan seks dan ketertarikan dengan lawan jenis. Bukan sesuatu yang dosa, tetapi kita harus menguasainya, seperti halnya dengan berpuasa, kita belajar menguasai lapar yang merupakan hal yang natural dari mahluk hidup. Anda perlu berjuang, dan puasa dapat membantu anda melatihnya.

Masalah inputan, anda tidak menjaga indra dan hati anda, dari perkara seksual dan erotisme, akhirnya hal itu menumpuk dan suatu saat menjadi berlebihan dan melahirkan dorongan yang kuat dalam perzinahan atau percabulan. Kuasai indra dan hati anda dari materi yang menampilkan erotisme dan tema seksual, seperti Ayub 31:1, “Aku telah menetapkan syarat bagi mataku, masakan aku memperhatikan anak dara?” Karena itu walau kaya raya isteri Ayub hanya satu dan ia tidak jatuh dalam dosa seksual.

Masalah konsep, anda harus paham bahwa Allah menganggap dosa saat seorang menginginkan sampai berkhayal melakukan percabulan atau perzinahan dengan orang lain walau belum dilakukan secara fisik (Matius 5:27-28). Jadi mulailah menyangkal diri sejak dari pikiran bukan dalam perbuatan saat dorongan itu muncul, anda akan jatuh dalam dosa berkali-kali jika sejak dari pikiran anda tidak dimatikan. Perjuangan kita melawan dosa percabulan dan perjizanahan itu dimulai dari pikiran, bukan perjuangan melawan gejolaknya.

Itu semua merupakan pilihan,
mau hidup didlmnya atau keluar
kalau mau keluar danbebas, jauhi semua lingkungan dan sumber2nya

:afro: :coolsmiley: :happy0062:
Jangan LUPA untuk minta Pendampingan dan Bimbingan Roh Kudus dalam TAHAP2 tersebut, dan ingat selalu kata Propagandanya Barack Obama … We CAN !!

anda jangan lari ke pornografi terus dong, jangan buka2 konten2 porno Bro.

keluar rumah, pergi ke mana kek, ke gereja, fitness, jogging, jalan2, hiking, catur, yoga, renang,
ke pantai, mancing, ke pulau, belajar ketrampilan komputer, montir, elekronik, beli gitar/
keyboard utk belajar musik, belajar melukis, bersepeda dllsb.
coba anda ukur jarak ke taman/mall/pantai/tempat yg anda senangi dan anda tempuh dgn
berjalan kaki 2 -3 jam utk habiskan energi anda sambil hirup udara segar. ajak teman2 kalau tdk
ada yg mau ya jalan sendiri.
saya waktu zaman sekolah pernah tiap minggu naik sepeda jakarta bogor dgn teman2.

plus doa dan puasa.

Mengalihkan perhatian kepada berbagai aktivitas di atas pada kenyataannya tidak mengurangi hasrat seksual seseorang. Misalnya, ke tempat fitness, kolam renang, atau ke pantai, bisa saja ketemu wanita berpakaian minim dan timbul pikiran cabul. Bahkan ke gereja saja ada cewek yang pakai rok mini.

Doa dan puasa memang baik, tapi juga tidak mengurangi hasrat seksual itu. Yang utama sebenarnya adalah pola pikir yang harus diperbaiki. Jangan semata-mata menganggap seksualitas hanya untuk kesenangan sendiri, tetapi sebagai anugerah Allah yang harus dinikmati bersama pasangan yang sah dalam rangka melanjutkan keturunan.

jadi ingat sama kesayangan si bukit

:slight_smile: