coba baca berita ini

Purnawirawan Jenderal Dukung Gerakan Anti Kristen Di Indonesia

Stasiun TV Aljazeera memuat berita tentang skenario besar dibalik penggulingan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dianggap bersikap terlalu reformis. Skenario yang dibuat secara diam-diam oleh beberapa pensiunan jenderal Indonesia tersebut salah satunya adalah mendukung gerakan-gerakan kekerasan anti-Kristen di Indonesia.

Skenario yang sengaja dilakukan untuk mengobarkan ketegangan untuk melemahkan pemerintahan ini diperkuat oleh Ketua Umum Gerakan Reformis Islam (GARIS) Haji Chep Hernawan saat diwawancarai oleh Aljazeera yang mengatakan para purniawan jenderal ini sepertinya sudah bosan dengan kebohongan-kebohongan yang dilakukan SBY. “Para pensiunan jenderal sudah muak dengan SBY. Mereka juga menganggap SBY gagal dalam pemberantasan korupsi. Karena itu, para purnawirawan ini mengangkat isu lain seperti pelarangan Ahmadiyah,” ujar Chep.

Untuk pertama kalinya rumor yang bertahun-tahun telah menjadi isu negara tersebut telah dikonfirmasi oleh mantan jenderal Tyasno Sudarto mengaku memang dirinya mendukung aksi-aksi tersebut untuk melakukan revolusi. “Kami melakukan itu semua secara bersama-sama. Tetapi, saya mendukung itu berdasarkan sisi politik nasional. Kami ingin melakukan revolusi damai. Tujuan kami hanya ingin menyelamatkan negara dengan damai, tetapi akhirnya aksi ini berujung pembunuhan, berubah dari rencana kami,” kata Tyasno seperti dikutip Aljazeera.

Hingga berita ini diturunkan belum ada reaksi dan tanggapan yang responsif dari pemerintah. Namun berita yang dirilis oleh stasiun televisi internasional ini wajib ditelusuri kebenarannya agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran dan keresahan didalam masyarakat yang selalu menjadi korban atas permainan politik para pejabat pemerintahan.

Source : Berbagai Sumber/DPT

@exia
kayanya sdh ga ada perjuangan yang murni atas landasan humanisme saat ini didunia…semuanya atas dasar kecewa dan puutus asa kerena tidak dapat berbuat apa apa SAAT melihat kekacauan didepan matanya…Hanya tersisa sedikit sifat "powersyndrome " karena dulu pernah berbakti pada bangsa dan negara, tapi saat makan sesuap nasi…tersisa lagi sedikit kepedihan bahwa nasi yang dimakan kok dari “KW2”…padahal sekarang para yuniornya yang dulu pernah dapat didikannya kok malah sekarang mengentututinya denga terang terangan dan gagah berjalan dengan perut buncitnya kedepan dengan dagu terangkat…!! MIRIS MEMANG…INDONESIA INI.

Saat sekarang ( stelah pensiun) baju siapa yang bisa kupakai sekarang supaya sku bisa berwibawa membawa sapu bergagang …?? dan serok pengumpul kotoran/sampah…agar Indonesiaku bersih kembali…?? dari korupsi, kebuhongan,mafia hukum, mafia pajak…??..dll nya.

Tempat pengaduanku jauh dari negeri ku…aljejera ada disana…mungkin bisa membawa suaraku…dan aku sekarang berbaju keagamaan dan bernaung aku dibawahnya…karena disitu berkumpul semua pasukan sakit hati dan kecewa…?? Dan katanya ada misi serta visi untuk negara dan bangsaku yang baru…?? Wah…ironis ya…
Protes sih protes…tapi hendaklah yang elegan kan…?? kan kita punya mpr…dpr…dan perangkat perangkat negara yang lain…Kok curhat ke aljajera sih pa…?? hehehh…ironis lagi…

Kasihan ya kita sbg anak bangsa ini…ternyata mau dikhianati dng anak bangsa sendiri dengan kebenaran yang mereka bawa sendiri untuk membenarkan niatan dan tindakannya nanti dng berbaju agama…hemm

Salam Salim ( //ss))

ya saudara purba
setiap ada berita seperti ini membuat hati saya pribadi sebagai bangsa dan anak Tuhan di Indonesia hancur"
Doaku tiap hari pulihkan jemaat-Mu, ampuni bangsa ini, dan pulihkan negri ini
anehnya semakin kekerasan atas nama mayoritas ini kencang, bukannya orang makin sadar mereka keliru, justru pemerintah dan masyarakat makin mendukung
entah apa yang salah ???

bukti mengenai kesalahan selalu datang terlambat alias belakangan…karena setelah jatuh korban baru bisa membedakan oh ini benar oh itu yang salah.
Jadi pegangan prinsip dalam berkata kata dan berprilaku keluar dari produk buku ajaran yang tidak pas untuk misi perdamaian manusia itu sendiri…Disini perlu kesadaran kita bersama bahwa banyak sodara kita yang linglung cara berpola pikirnya…sehingga ganjil dan janggal setelah diimplementasikan dalam bentuk tindakannya…melanggar ham…?? sdah tentu…melanggar etika berpolitik dan bernegara…?? sdah tentu…??
melanggar ketertiban umum…?? ya karena berjumlah mayoritas terbanyak maka itu bukan soal bagi mereka lah…wong malah mendukung disisi situnya…heheheh ironis.

Tapi yang jahat akan kalah kok…sudah rumusnya Allah dan tidak terbantahkan dari sejak manusia jatuh ke dunia karena dosa.
Kan pegangan kita Juruselamat…tidak ada yang lainya.
Saya juga prihatin jika ada pemberitaan yang miring miring tentang perjalaNan demokrasi di indonesia…toh kelihatan itu itu juga oknum penyebabnya …haluan radikal dan unirrasional jika ditinjau dari sudut pandang kebinekaan tunggal Ika Falsafah NKRI…
Berdoa tetep harus kita lakukan demi pertolongan TYK untuk pemulihan
kondisi kondusif diwilayah keagamaan, politik internal, hukum dan keuangan.negara.
Banyak pr unt anak bangsa brooo.@EXIA YA…?? HEHEEHE