curhat

Sering kita (well aku) merasa permasalahan ini cuma aku yg hadapin.
Org lain kok kayanya enak bgt, ga punya masalah itu.
So, aku pengen kita yg punya masalah yg sama buat saling share dan nyemangatin masing2.
Jadi, mari kita ngomongin batle of mind / bagaimana kita cuma satu2nya anak Tuhan buay saat ini dikeluarga kita.
Mama, papa, saudara 2 kita masih blm percaya (tough one day soon even probably sooner that we can imagine, we can celebrate easter, chrismast with our beloved. Praying, reading bible together)

Shallom,

Jangan putus asa, terus doakan mereka dengan iman bahwa suatu saat cepat atau lambat mereka akan mengenal Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat baik melalui Anda atau melalui orang lain, atau apapun cara yg Tuhan pakai.
Yang penting jangan putus berdoa utk keselamatan mereka dan terus berusaha menjadi saksi dan terang di tengah2 keluarga.
Tuhan memberkati Anda beserta keluarga.

Kekristenan itu harus menjadi pembeda gaya hidup, bukan sekedar predikat saja
Sdhkan kamu berbeda sejak menjadi kristen? apakah kamu lbh mengasihi keluargamu sejak menjadi kristen?
Kebanyak org gagal menjadi saksi Kristus ditengah keluarga,
krn mereka menganggap yg penting segala kativitas gereja saja
Itulah sebabnya banyak org yg muak thd kekristenan.

saya setuju…
krn pemimpin rohani saya pun seperti itu…
keluarganya melihat perubahan sikap nya
and puji Tuhan anggota keluargannya memutuskan untuk jd Kriten krn dia…

seharusnya kita jadi berkat buat orang lain…
gak usah lah banyak ngomong soal Tuhan, klo tindakan masih sama sperti yg bukan kristen
tapi kenapa gak mulai dari
jadi anak yang baik, bantu mama-papa, kaka adik…
lama-lama mereka akan sadar perubahanmu dan menanyakan
siapa sih yg buat kamu berubah.???
jawabanya TUHAN YESUS
and mereka akan terpancing buat menjadi Kristen sama sepertimu

SEMANGAT jadi TERANG dan BERKAT ^^

Ah masa sih?
Keluarga saya sudah kristen semua. Tapi kalo saya menelusur sejarah keluarga saya sampai ke kakek nenek saya, adalah nenek saya dari pihak ayah saya yang hanya ia seorang satu-satunya kristen di keluarga. Ia berhasil “mengkristenkan” semua anaknya, termasuk ayah saya, dan akhirnya, suaminya sendiri (kakek saya) memutuskan untuk dibaptis beberapa tahun setelah istrinya (nenek saya) meninggal.
Ayah saya sendiri menikah dengan seorang bukan kristen (ibu saya) dimana akhirnya kakek nenek saya dari pihak ibu memutuskan untuk dibaptis juga.

Tapi kalo tradisi natalan, paskahan, baca Alkitab bersama, kayaknya bukan tradisi keluarga kami. Kalo ke gereja ya tinggal ke gereja aja. Apalagi setelah anak-anaknya beranjak dewasa, tinggal kedua orang tua saya saja yang pergi ke gereja bersama. Berdoa bersama pernah berjalan walau tidak lama karena akhirnya anak-anaknya pada pindah ke kota lain. Yang jelas, tradisi yang tiap tahun dijalankan bersama-sama adalah Imlekan.
:smiley:

setuju deh,saya beberapa kali ngeliat hamba Tuhan yg rajin pelayanan sana sini(di dalam gereja maupun luar gereja),tapi giliran di keluarga sendiri bisa beda 180 derajat(pengen dilayani mulu/diperlakukan kayak bos).jadi ada kesan ‘gimana’ gitu ngeliatnya.

Nah, itulah kalau orang yang terlalu fokus ama agamanya saja dan sosial/integrasi dengan sesama kurang diperhatikan. Hal seperti itu harus dibenahi oleh diri sendiri

Hi sis… Salam kenal ya… sis ga sendiri koq, setiap orang pasti punya pergumulan hidup masing2, dan tiap orang punya porsi yang beda beda…

Aku sendiri juga sangat terbeban dengan mama dan adik2 istriku yg belum kenal Tuhan… tapi mereka liat dari kehidupan kita totally berubah setelah kenal Tuhan Yesus… selain itu, kita terus menerus mendoakan mereka supaya Tuhan menjamah mereka dan mereka one day terima Yesus sebagai juruslamat… waktu berdoa kita selalu pegang janji Tuhan bahwa mereka juga pasti akan ikut menerima karya keselamatan itu

Sedikit kesaksian, amazingly Tuhan bekerja luar biasa ketika kita dengan teguh pegang janji Tuhan ini… pelan2 mereka semakin terbuka sama Tuhan (mau ikut ke gereja) dan aku yakin it’s only about a matter of time untuk mereka terima Yesus, karena Firman Tuhan itu ya dan amin. So tetap semangat ya sis, keep on praying and press hard!

Kisah Para Rasul 16:31
Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Thanks all for the support