Daging atau Manusia yang ada di ayat 2 Yoh.1:7. Mana yang benar ??

Kitab Suci berbahasa indonesia:
2, Yoh.1: 7.
Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah sipenyesat dan antikristus.

kitab Suci berbahasa Inggris:
2 John 1 : 7.
Many deceivers have gone out into the world, those who do not acknowledge Jesus Christ as coming in the flesh; such is the deceitful one and the antichrist.

Pertanyaan: Mana yang benar, manusia atau daging ?
Dan mohon diberi penjelasannya, mengapa ?

Dua-duanya benar. hanya saja, sebutan : manusia adalah terjemahan yang sudah mencakup konteks (jadi bukan literalnya saja).
Yesus Kristus sudah datang sebagai menjadi daging : ( Daging yang bagaimana ? daging kiloan di pasar, daging tikus, daging gajah ? Dari konteks dapat kita lihat bahwa daging yang dimaksud adalah : datang sebagai menjadi anak manusia)

GBU

“Jesus Christ as coming in the flesh”

Terjemahan LAI “Yesus Kristus telah datang sebagai manusia” memiliki arti yang sama.

Silahkan baca maksud arti kata flesh disini http://www.merriam-webster.com/dictionary/flesh

Kalau inggrisnya pas-pasan yo jok kemarok…

* 2 Yohanes 7
[/COLOR]LAI TB, Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.
KJV, For many deceivers are entered into the world, who confess not that Jesus Christ is come in the flesh. This is a deceiver and an antichrist.

Kita lihat naskah bahasa asli Yunani:

Textus Receptus, [COLOR=olive] οτι πολλοι πλανοι εισηλθον εις τον κοσμον οι μη ομολογουντες ιησουν χριστον ερχομενον εν σαρκι ουτος εστιν ο πλανος και ο αντιχριστος
Translit interlinear, hoti {sebab} polloi {banyak} planoi {penipu2} eisêlthon {telah pergi} eis {ke dalam} ton kosmon {dunia} hoi {(orang2) yg} mê {tidak} homologountes {mengaku} iêsoun {Yesus} khriston {Kristus} erkhomenon {datang} en {di dalam} sarki {daging} houtos estin {ini adalah} ho planos {penipu} kai {dan} ho antikhristos {antikristus}

Perhatikan kata Yunani εν σαρκι – EN SARKI, kata ini dalam bahasa latin-nya adalah in carne, kata darimana “inkarnasi” berasal. Dan kata yang bermakna harfian “di dalam daging” ini memaksudkan bahwa Allah yang adalah Roh itu datang menjelma sebagai manusia yang ber"daging"
Bandingkan dengan ayat ini:

* 1 Timotius 3:16
LAI TB, Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: “Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia (INKARNASI), dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.”
KJV, And without controversy great is the mystery of godliness: God was manifested in the flesh (INKARNASI), Justified in the Spirit, Seen by angels, Preached among the Gentiles, Believed on in the world, Received up in glory
Vulgata, et manifeste magnum est pietatis sacramentum quod manifestatum est in carne (INKARNASI) iustificatum est in spiritu apparuit angelis praedicatum est gentibus creditum est in mundo adsumptum est in gloria
TR, και ομολογουμενως μεγα εστιν το της ευσεβειας μυστηριον θεος εφανερωθη εν σαρκι εδικαιωθη εν πνευματι ωφθη αγγελοις εκηρυχθη εν εθνεσιν επιστευθη εν κοσμω ανεληφθη εν δοξη
Translit. interlinear, kai {adapun} homologoumenôs {yang harus diakui (siapapun)} mega {besar} estin {adalah} to tês {(itu)} eusebeias {ibadah} mustêrion {rahasia:} theos {Allah } ephanerôthê {Dia dinyatakan} en {dalam} sarki {daging} edikaiôthê {terbukti benar /dibebaskan} en {oleh [dalam]} pneumati {Roh (Kudus)/ Roh-Nya,} ôphthê {dilihat} aggelois {oleh malaikat-malaikat,} ekêrukhthê {diberitakan} en {diantara} ethnesin {bangsa-bangsa (bukan Yahudi),} episteuthê {dipercayai} en {didalam} kosmô {dunia,} anelêphthê {diangkat} en {ke dalam/ dengan} doxê {kemuliaan.}

LAI menterjemahkan “Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia”, sedangkan naskah Textus Receptus menulis ‘θεος εφανερωθη εν σαρκι - theos ephanerôthê en sarki’, harfiah : “Allah - Dia dinyatakan - dalam - daging”.

Pada ayat yang dipertanyakan itu, Yohanes menyatakan bahwa setiap penyangkalan bahwa Yesus Kristus ‘telah datang sebagai manusia’ (1 Yohanes 4:2; 2 Yohanes 7) adalah berasal dari roh-antikristus.

Kata “daging” dalam Perjanjian Lama, maupun Perjanjian Baru dapat juga berarti keseluruhan eksistensi seseorang (sebagai manusia). Jadi dalam konteks tertentu kata daging merupakan lambang/ kata yang sinonim dengan ‘manusia.’

Demikian semoga jelas.

Blessings,
BP

Artikel terkait: http://www.sarapanpagi.org/daging-study-kata-vt4393.html#p24107

:smiley: Copy Paste yang di atas ya :happy0062:
:azn: Topik yang sejenis ini @SP :afro:

Terima kasih atas uraian dan penjelasan yang bagus , yang telah anda berikan.
Memang yang telah anda terangkan itu benar, bahwa berasal dari Roh akan menjadi wujud manusia.

Akan tetapi sorry, yang dimaksud oleh Yohanes bukan wujud manusia secara utuh, akan tetapi daging manusia, yaitu Anak Domba Allah yang telah dijadikan korban, dimana dagingnya untuk dimakan.

Yohanes memberikan surat susulan kepada umatnya, dan dia memakai kata sebutan yang keras Yaitu: "Antichrist ", sebab pada saat itu timbul pertentangan dan banyak dari umatnya mengajarkan ajaran yang tidak sesuai dengan Injil Yohanes, yang ditulis oleh Yohanes sendiri.

Pertama : Mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan.
Dengan pancaindra manusia, Yesus adalah jelas-jelas seorang manusia.
Kita harus mengakui sebagai Tuhan adalah misteri Allah, yang hanya bisa dilihat dari Mata Iman.

Kedua : Mengakui bahwa roti yang kita makan adalah daging Anak Domba Allah.
Dengan pancaindra manusia, roti itu adalah jelas-jelas sebuah roti.
Kita harus mengakui sebagai daging Yesus adalah misteri Allah, yang hanya bisa dilihat dari Mata Iman.

Kedua masalah ini adalah merupakan PERJANJIAN BARU YANG SUDAH DIMETERAIKAN oleh Allah Bapa.
Yohanes khawatir kalau masalah yang sudah dimeteraikan ini, disingkirkan dan diajarkan kepada orang lain, maka akan membawa banyak umat akan disesatkan.
Maka Yohanes menyebut, orang-orang yang menyesatkan ini adalah: ANTICHRIST.

Kalau yang dimaksud oleh Yohanes, yang ada di (2 Yoh.1: 7.), adalah manusia sebagai pribadi, seperti kita manusia, maka tidak akan timbul pertentangan diantara umat, sebab semua orang tahu bahwa Yesus itu memang seorang manusia.
Jadi tidak perlu percaya dan mengakui bahwa Yesus adalah manusia, lalu kalau tidak mengakui dinamakan : Antichrist.

Ingat !! Ketika pertama kali Yesus menyebut makan dagingNya, maka timbul keributan diantara murid-murid Yesus, dan banyak dari murid-murid Yesus yang imannya goncang dan meninggalkan Yesus.

manusia terdiri dari daging.

GBU

Quote from: mbah.Sam on October 21, 2012, 12:18:50 PM

Kitab Suci berbahasa indonesia:
[u]2, Yoh.1: 7.[/u]
Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah sipenyesat dan antikristus.

kitab Suci berbahasa Inggris:

2 John 1 : 7.
Many deceivers have gone out into the world, those who do not acknowledge Jesus Christ as coming in the flesh; such is the deceitful one and the antichrist.

Semua kitab suci berbahasa inggris ditulis : Flesh,

Dari awal sejak jamannya Yesus, mengakui bahwa roti yang diberikan oleh Yesus itu adalah dagingNya, sudah menjadi persoalan dan pertentangan, sehingga banyak murid-murid Yesus meninggalkan Yesus.

Pada jaman Yohanes terulang lagi, ternyata dibeberapa gereja, mereka mengajarkan bahwa roti itu bukan daging Yesus.
Maka Yohanes cepat-cepat memberi surat susulan yaitu 1 Yohanes dan 2 Yohanes. dan mengatakan bahwa:
2, Yoh.1: 7.
Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai daging , itu adalah sipenyesat dan antikristus.