DAlam baiT ALLAH / gereja...

Syalom… :angel:

Mari kita renungkan sebentar…bagaimanakah sikap kita waktu di gereja/ketika sedang beribadah…santai kah??serius kah??ato ngomel mungkin??
Mari kita baca bersama dalam Matius 21 :12-16

12 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati
13 dan berkata kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.”
14 Maka datanglah orang-orang buta dan orang-orang timpang kepada-Nya dalam Bait Allah itu dan mereka disembuhkan-Nya.
15 Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah: “Hosana bagi Anak Daud!” hati mereka sangat jengkel,
16 L alu mereka berkata kepada-Nya: “Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?” Kata Yesus kepada mereka: “Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?”

Di sana terdapat 4 poin penting, ketika Yesus masuk, hadir di bait Allah…dalam ibadah kita pun, kita yakini, Tuhan Yesus hadir sebagai Kepala, sebagai Imam Besar yg melayani ibadah kita…ketika dalam ibadah kita, Yesus mengadakan penyucian, bs dalam arti Tuhan menyucikan kita dari segala dosa, jg dapat berarti, Tuhan mau membenarkan cara ibadah kita yg salah…inilah tindakan Tuhan dlm Bait Allah :

1. ay 12-13
Tuhan mengadakan penyucian dengan mengusir pedagang…TUhan tdk mau ibadah kita hanya untuk mencari untung/dijadikan bisnis saja atau kita berprinsip datang ibadah itu hanya untuk diberkati. oleh karena itu tindakan Tuhan tidak saja dengan mengusir pedagang…Dia jg membalikkan meja penukar uang. meja penukar uang di sini tentunya adlh untuk mndapat keuntungan.tp Tuhan balikkan itu, Tuhan mau agar kita tdk mncari keuntungan dlm ibadah, tp kebalikkannya, Tuhan mau agar kita berkorban dalam ibadah, baik berkorban waktu, pikiran, maupun tenaga, bahkan berkorban harta.
2. ay 14
Sesudah menyucikan, Tuhan mengadakan pemulihan, dengan mengadakan mujizat, orang buta dicelikkan, kita memang tdk buta secara jasmani, tp Tuhan mau mencelikkan mata rohani kita ini agar lbh mengerti lg ttng rahasia Firman. Tuhan jg memulihkan orang timpang, bagi kita Tuhan mau memulihkan agar kita tdk timpang secara rohani, agar kita ini bs berdiri teguh atas Firman Tuhan,tdk goyah menghadapi apapun jg.
3. ay 15
Namun ada yg jengkel ketika Tuhan mengadakan mujizat dan penyucian. Itulah orang Farisi dan imam kepala. Jgn sampai kita bersifat seperti mereka. Mungkin kita tdk membenci, tp perasaan hati yg jengkel thd pengkotbah, itu tdk dpt dibenarkan di hadapan Tuhan.
4. ay 15-16
NAmun jg ada yg memuji Tuhan ketika melihat mujizat"tersebut. itulah anak"kecil… kita pun harus menjadi seperti anak kecil bila mau masuk dalam kerajaan Alah. Dalam arti kita ini harus mengalami tanda kelahiran baru dari benih Firman…
dalam ibadah pun kita ini harus ada kerinduan untuk memuji Tuhan, sehingga kita bisa merasakan sukacita dan damai sejahtera, yg akan selalu mendorong kita untuk datang beribadah. Bila kita ada kerinduan untuk sll memuji Tuhan, maka tdk akan ada kata malas untuk datang beribadah.

Sekian, semoga menjadi berkat bagi kita sekalian… :cheesy: God bless… :angel: