Dapatkah orang yang sudah menjadi anak Allah, kehilangan statusnya.

Banyak orang kristen berkata:
Aku sudah punya Roh Kudus, aku sudah lahir baru, aku adalah anak Allah.

Perlu dipertanyakan disini, apakah status dimana seseorang sudah merasa sudah lahir baru, bisa hilang ?

Sebab dari pengalaman yang saya alami sendiri dan beberapa taman baik yang saya kenal, ternyata bahwa perasaan sudah lahir baru itu bisa berubah.
Pada waktu saya masih di Surabaya, 25 tahun yang lalu, saya merasa sudah lahir baru, sebab saya sudah di baptis selam di Bethani, saya dengan bersemangat dengan menggebu-gebu mewartakan Injil, melayani dalam nama Yesus.
Saya merasa bahwa GKI, katolik, dan semua gereja yang tidak dibaptis selam tidak mempunyai Roh Kudus, semuanya adalah gereja sesat.
Ketika saya melanjutkan sekolah di negeri belanda, dalam waktu hanya setengah tahun semua perasaan lahir baru sudah mulai luntur.

Pada saat sekarang, saya berada di Canada, sifat saya yang kasar, serakah, mementingkan diri sendiri, betul-betul telah berubah.
Saya menjadi sabar, dapat mengerti orang lain, menganggap diri saya bukan apa-apa, tidak berminat dengan barang-barang duniawi yang mewah, lebih suka melayani dari pada untuk kepentingan diri sendiri, lebih bisa berserah pada Tuhan daripada minat memaksakan keinginan hati, dsb.

Dari Forum disini, kita bisa menilai sendiri, sebagian orang yang selalu mengaku sudah mempunyai Roh Kudus, adalah orang yang paling sering menggunakan kata-kata yang kasar dan yang merasa penafsiran Alkitabnya yang paling benar.

Pertanyaan:
Mungkinkah Roh Kudus yang ada pada mereka itu, hanyalah Roh Kudus yang semu, hanya emosi yang menggebu-gebu mengikuti perasaan hati, karena suasananya menunjang ?
Begitu suasananya berubah, berubahlah semua emosi perasaan hati seseorang.

Bethani di Surabaya, gereja pentakosta, babtisan ROH KUDUS mereka imani dengan tanda bahasa lidah. Sudakah anda berbahasa lidah saat itu. Jika belum jangan bicara tentang ROH KUDUS di gereja lama anda, jika sudah bacalah Galatia 5:25

Lahir baru adalah perubahan seseorang dari hidup lama menjadi hidup baru, dan itu bukan instan, tetapi membutuhkan proses yang terus menerus. Baca Kolose 3:10 om…

ROH KUDUS semu saya rasa tidak ada, yang ada adalah sikap yang emosional, tetapi bukan TUHANnya yang disalahkan. Emosionil itu hal yang wajar dan alami.

Pelayanan dan melayani, itu adalah sebuah aktivitas dalam berkomunitas dan berorganisasi, tidak selalu ada kaitannya dengan ROH KUDUS. Sifat alami manusia melahirkan dorongan untuk terlibat dalam komunitas dan berorganisasi dalamnya, hal itu membuat seorang menjadi aktif dalam segala kegiatan. Tidak peduli orang berdosa atau orang benar, sama. Baik di gereja maupun di komunitas lainnya.

Dorongan dari ROH KUDUS untuk melayani terlihat saat seseorang harus melayani sesuatu yang tidak menarik, tidak populer dan tidak ada yang peduli, tidak dikenal dan harus menderita dan berkorban banyak. Kalau karena dorongan manusiawi sebagai mahluk sosial, pelayanan seperti itu akan dihindari mereka, walau seaktif apapun pelayanan.

Re: Dapatkah orang yang sudah menjadi anak Allah, kehilangan statusnya.

maksudnya menjadi mantan anak Allah ?

Salam

apakah menurut mbah.Sam sendiri, suasana hati dan pemikiran terutama iman mbah.Sam ini sudah kondusif di Kanada sana akibat dari ketenagan hidup yang relatif terjamin secara ekonomi, harapan, keluarga, dll.

apakah agama baru mbah.Sam (bisa saja Katolik, atau Protestan, atau apapun itu) memberi ketenangan itu, karena segi apa?

sebelum orang lain sharing, saya melihat sangat menarik mbah.Sam sharing bagiamna bisa “kehilangan roh bethani” lalu menemukan “roh katolik” misalnya … lalu apakah roph bethani berbeda dengan roh katolik, apakah kedua roh itu berasal dari KARYA ROH KUDUS ?

menarik mbah, manarik …

thanks ya jika berkenan

IMO tidak ada yang namanya “bekas” anak, tapi…masalah hak waris otoritas tetap dipegang oleh sang ayahnya bukan?

semoga membantu:

Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.
(2 Pet 1:10-11)

orang yg sdh lahir baru tidak bisa hilang … krn Dia punya materai kekal yaitu Roh Kudus
Roh Kudus inilah jaminan orang lahir baru…

2Co 1:22 memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

yang mesti kita yakini :

Php 1:6 Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia(Yesus), yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.

yang bisa hilang statusnya … itu anak Allah yang belum dilahirkan kembali …krn blm dimateraikan oleh Roh Kudus
Suatu perjanjian sah apabila ada materai

dan materai orang yg sudah lahir baru : Roh Kudus :afro:

Allah menciptakan manusia segambar dengan diri-Nya yang berarti manusia adalah makhluk roh, Sama seperti Allah adalah Roh!
Bedanya Allah memberikan kepada roh manusia sebuah rumah untuk ditinggali yang disebut tubuh fisik! dan manusia memiliki jiwa yang merupakan emosi, pengetahuan dan kemauan.

Untuk lebih dapat memahaminya:

Dengan tubuh manusia berhubungan dengan benda fisik
Dengan jiwa manusia berhubungan dengan intelektual dan pengetahuan
Dengan roh manusia berhubungan dengan Allah

Manusia bukan terbagi tiga, kalau rumahnya hancur (tubuhnya mengalami kematian fisik) manusia yang sebenarnya adalah roh tetap hidup!

Roh manusia hidup untuk selamanya
Perbedaanya adalah hanya apakah ia hidup selamnya dalam kematian rohani atau hidup selamanya dalam kehidupan kekal!

ketika ia menerima Yesus maka ROH manusia yang tadinya hidup untuk dosa (karena kesalahan Adam di taman Eden) mati terhadap dosa LAHIR KEMBALI (LAHIR BARU) kedalam kerajaan Allah dan hidup untuk kebenaran (1 Pet 2:24)

yang lahir baru adalah roh manusia (manusia yang sesungguhnya)
dan pada saat itu Roh Kudus yang adalah Roh Adopsi (Roma 8:15) masuk dan tinggal dalam roh manusia itu sehingga tubuh fisiknya menjadi bait Allah, dan manusia diangkat menjadi anak Allah.

tetapi jiwanya (pikiran, emosi, kehendak) tidak berubah
begitu pula dengan tubuhnya! tidak lahir kembali

kalau seseorang berkulit putih, setelah lahir baru tetap berkulit putih.
kalau rambutnya keriting juga tetap keriting (kecuali orang tersebut rebonding he he he)

kalau orang tersebut keras kepala setelah lahir baru tetap keras kepala.
dll

nah ketika Roh Kudus tinggal dalam hatinya maka ada 9 buah roh (Galatia 5:22) yang seketika ditaburkan dalam hati manusia, buah roh inilah yang harus bertumbuh.
sayangnya sangat banyak anak Allah yang tidak memelihara buah buah roh ini sehingga tidak bertumbuh dan berkembang dengan benar.

itu sebabnya Roma 12:1 mengatakan agar kita yang telah lahir baru terus memperbaharui pikiran (jiwa) dengan Firman ALlah. kalau tidak maka terjadilah seperti yang anda katakan bahwa orang Kristen yang sudah lahir baru kok kelakuannya malah semakin parah.

Pertanyaan:
Yang anda maksud tetap hidup itu apa ?
Apakah roh itu bisa merasakan, melihat, mendengar, mempunyai kehendak dalam arti rohani tentunya.
atau
Apakah roh memang hidup, akan tetapi seperti orang hidup yang mengalami koma, yang sudah tidak bisa memberikan respond sama sekali.

Pertanyaan:
Apa yang menjadi ukuran menerima Yesus ?
Apakah ukurannya hanya percaya pada Yesus !
Arti percaya itu ada kadarnya, bisa percaya 25%, bisa percaya 50%, bahkan mungkin bisa percaya 100%, yang berarti benar-benar bisa berserah pada Tuhan Yesus.
Ingat, setanpun percaya bahwa Yesus adalah Tuhan !

Pertanyaan:
Bagaimana kalau ke-9 buah-buah Roh ini tidak tumbuh, padahal dia sudah lahir baru, apakah dia masih selamat ?

Mohon semuanya dijawab.
Terima kasih.

perhatikan kisah mengenai orang kaya dan lazarus di Lukas 16

Luk 16:22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
Luk 16:23 Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

lazarus mati secara fisik tapi rohnya tetap hidup, dan bisa merasakan tepat seperti ketika ia masih hidup secara fisik,
orang kaya itu juga mati secara fisik, lalu tubuhnya dikuburkan tapi rohnya tetap hidup dan bisa merasakan tepat seperti ketika ia masih hidup, masih bisa merasakan sakit dan bisa sangat menderita, dan tetap memiliki memory akan hal yang telah lampau, dan tetap memiliki kehendak.

ini yang saya maksud hidup dalam perikop mengenai kehidupan roh disini mbah

yang berbeda adalah
Lazarus si miskin akan menghabiskan hidup selamanya bersama Yesus
sedangkan
orang kaya tersebut akan menghabiskan hidupnya dialam maut sampai nanti alam maut dan seluruh isinys dicampakkan kelautan api untuk selama lamanya.

memang hanya sesimpel itu untuk menerima Yesus! nggak perlu susah susah mbah!
cukup mengaku dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hati bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati!
dan orang tersebut akan lahir kembali kedalam kerajaan terang dan menjadi anak-anak Allah

Rom 10:9-10
9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

apakah gampang membuat orang percaya dan membuatnya mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan?
coba sajalah sendiri dilapangan mbah coba dengan orang terdekat anda dahulu, pengalaman saya untuk mama saya saja membutuhkan waktu bertahun tahun agar beliau mau melakukan kedua hal tersebut.

tetap selamat mbah! selama orang tersebut tidak melakukan dosa yang mendatangkan maut (Yakobus 5)

yang sangat disayangkan adalah teramat banyak anak anak Allah yang tidak bertumbuh dewasa dalam roh.
buah buah roh yang ada dalam hatinya tetap tinggal seperti keadaan semula.
sehingga mereka yang seharusnya menjadi garam dan terang malahan menjadi batu sandungan.

contoh: minimnya penguasaan diri kita dalam berdiskusi di forum Kristen sehingga sering melontarkan tulisan tulisan yang sarkas dan kasar sering menjadi batu sandungan bagi yang membacanya

Intinya saya setuju, bahwa orang yang tubuhnya sudah dibongkar alias meninggal dunia, dia akan mendapat tubuh dan jiwa rohani yang baru untuk rohnya.
Jadi dia bisa merasakan, mempunyai kehendak, melihat dan mendengar secara rohani.

Kalau hanya mengakui " Yesus adalah Tuhan", dianggapnya sudah cukup, pasti diselamatkan.
Lalu untuk apa Yesus mengajarkan bahwa:
Air, Darah dan Roh adalah satu, seperti halnya Bapa, Putra dan Roh Kudus adalah satu.(1Yoh.5:7-8)
Dimana:
Air adalah baptisan Air, yang berarti dosa asal dan dosa yang telah kita perbuat di bersihkan.
Darah adalah minum darah Yesus, yang berarti nyawa kita disatukan dengan nyawa Yesus,
Roh adalah baptisan Roh Kudus, yang berarti Roh Kudus ditempatkan didalam hati kita.

Berarti ajaran Yesus itu mubasir, sia-sia tidak ada gunanya.
Sedangkan setan pun percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, mengapa setan tidak diselamatkan !

Dikatakan gampang, ya gampang.
Dikatakan tidak gampang, ya tidak gampang.
Percaya dan iman itu adalah pemberian Tuhan, dan Tuhan hanya mau memberikan kepada orang yang merasa miskin dihadapan Tuhan dan mau membuka diri.
Bagi orang yang hatinya keras dan sombong, Tuhan tidak mau tahu, biar dia mengatur dirinya sendiri.

Apa yang anda maksud dengan dosa yang mendatangkan maut.
Coba anda berikan contohnya ?

Pertanyaan:
Pada saat mereka meninggal dunia apakah mereka dalam keadaan kudus atau masih berdosa ?
Mohon dijawab !
Terima kasih.

setelah seesorang meninggal secara fisik, ia bukan mendapatkan tubuh dan jiwa rohani yang baru mbah.
tetapi tubuhnya binasa, rohnya tetap ada tidak binasa atau hilang seperti pengertian beberapa aliran tertentu.

kita perlu tahu bahwa ada alam roh (tidak kelihatan) , dan ada alam fisik (yang kelihatan)
Allah adalah roh dan tinggal dialam roh
manusia adalah roh yang memiliki fisik dan tinggal dialam fisik
tetapi ketika fisiknya binasa manusia yang sesungguhnya yang adalah roh masuk kedalam alam roh bukan dialam fisik lagi.

nanti pada saat bunyi nafiri berbunyi orang orang mati akan dibangkitkan dengan dengan tubuh yang tidak dapat binasa dan kita semua akan dirubah. ( 1 Kor 15:52)

Yesus sendiri mengatakan bahwa siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan!
ditegaskan di kitab Roma 10:9-10
siapa yang percaya dalam hati dan mengaku dengan mulut akan diselamatkan! (bukan hanya mengaku dengan mulut ya mbah :))
itu sudah sangat jelas dan tegas! dan hampir seluruh denom yang ada sekarang setuju dengan yang ini mbah.

lalu mengenai 1 Yoh 5:7-8 apakah itu mengajarkan mengenai keselamatan atau hal yang lain?
dan ada banyak perbedaan penafsiran mengenai 1 Yoh 5:7-8.

contoh,
ada yang mengatakan air adalah baptisan air, tetapi ada yang mengatakan bahwa air adalah Firman Allah dan bahwa orang berdosa disucikan oleh air firman Allah

(ITB) untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
(KJV) That he might sanctify and cleanse it with the washing of water by the word,

gereja Katolik mengajarkan bahwa baptisan air menyelamatkan, tetapi sebagian besar gereja Protestan mengatakan baptisan air tidak menyelamatkan tetapi yang menyelamatkan adalah lahir baru (yang ini nggak usah diperpanjang ya mbah :smiley: ;D )

lalu yang mengenai roh melambangkan baptisan Roh, baptisan roh tidak bertujuan agar Roh Kudus ditempatkan kedalam hati kita, Roh Kudus masuk kedalam hati kita ketika kita menerima Yesus, baptisan Roh untuk karunia karunia roh yang berarti Roh (dalam pengertian urapan-Nya) ada diatas orang percaya yang dibaptis dalam Roh. (inipun nggak usah diperpanjang ya mbah , oot soalnya )

1Jn 5:16 Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.
1Jn 5:17 Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.

Firman ini teramat berhubungan dengan pertanyaan mbah, penjelasannya akan panjang lebar mbah

setiap orang yang memerina Yesus menjadi kudus dan benar dihadapan Allah dan disebut orang orang kudus,
apanya yang kudus?
tubuhnya? tidak (karena tubuh tidak lahir baru)
jiwanya ? tidak (karena jiwa tidak lahir baru)
rohnya? ya, roh manusia adalah manusia yang sesungguhnya, roh inilah yang menjadi kudus dan benar yang berarti dia layak berdiri dihadapan Allah!

karena apa?

karena darah Yesus!

kalau mau bahas orang setelah meninggal jangan dimari ya,
di thread sebelah saja kan sudah ada tentang “Arwah”

BTT please

Pemahaman saya tentang LAHIR BARU ternyata berbeda dengan si mbah, juga dengan mas Krispus.
Saya memahami LAHIR BARU bukanlah proses yang panjang.
Sama seperti kelahiran kita secara fisik dari rahim ibu kita, langsung …broollll !!!
Kalau terlalu lama, ya di caesar…

Lahir Baru adalah karya Allah, tidak bisa diupayakan oleh manusia. Sama seperti kelahiran kita secara fisik, walaupun bisa diupayakan, tetapi Tuhanlah yang menentukan kelahiran kita.

Kita tidak pernah tahu apakah kita sudah lahir baru atau belum. Jika sudah lahir baru pun kita tidak pernah tahu kapan kita dilahir-barukan, karena lahir baru adalah kelahiran rohani yang tidak terlihat. (Rohani yang lama telah mati, Kejadian 2 : 17), sehingga kita tidak bisa mengatakan seseorang sudah atau belum lahir baru.

Setelah lahir baru, maka orang ini akan dimampukan menerima Injil, dan ada pembaharuan oleh Roh Kudus, termasuk karakter, sehingga menghasilkan buah-buah Roh.

Dapatkah orang yang sudah menjadi anak Allah, kehilangan statusnya.
Jwb:
kagak

Saya sepaham, setuju.

Saya sepaham, setuju.

Saya sepaham, setuju.

Saya sepaham, setuju.

Terima kasih atas pencerahannya.

Kesimpulan yang dapat saya ambil:
Yang dikatakan lahir baru, pada saat saya masih di Bethany itu, adalah lahir baru yang semu, berhubung karena suasana yang membuat saya terbawa arus, merasa diri saya sudah lahir baru.
Karena lahir baru semu, maka dalam suasana yang berubah, lahir baru yang sudah saya miliki itu berangsur-angsur menjadi pudar.

:slight_smile:

karena kecap yang B kurang bermutu dan bisa basi, makanya cari kecap yang A :ashamed0002:

jualan jangan disini mbah :smiley:

Salam

Bisa saja penagalaman orang lain adalah pengalaman anda sendiri, bisa saja diforum ini mengaku sudah lahir baru, saya sudah punya ROH KUDUS, saya sudah lahir baru, saya adalah anak Allah.

Apakah seseorang sudah merasa sudah lahir baru, bisa hilang? Contoh saja Yudas, hidup bersama Yesus, belajar langsung dari Tuhan Yesus, apa yang kurang dari Yudas ini, kenapa bisa murtad? kenapa Yudas bisa kehilangan keselamatan.

Sebenarnya Yudas Iskariot tidak pernah kehilangan keselamatan. Mengapa? Karena ia belum pernah memiliki keselamatan, dia cuma ngaku-ngaku saja sebagai anak-anak Tuhan, seperti Mba gini ngaku dari Bethani sudah lahir baru, padahal lahir baru di Bethani itu jematnya itu harus bisa berbahasa roh, itu khan cuma cerita Mba saja, menerik cerita ini mirip cerita Yudas, tiap hari Yudas bergaul dengan Yesus tetapi sesungguhnya Yudas itu belum lahir baru.

Buktinya Yudas belum lahir baru ialah ia belum pernah sungguh-sungguh beriman/percaya kepada Yesus, dan karenanya ia tidak pernah diselamatkan.

Demikian juga orang-orang Kristen yang ngaku percaya kepada Yesus, namun sebenarnya percaya kepada ilah lain.

Contoh Yudas kelihatannya rohani namun tidak pernah percaya kepada Kristus, lihat Yoh. 6:64; Yoh. 6:70-71; Yoh. 12:6 dan Yoh. 13:10-11. …

Bro Sam, pengalaman sharing yang luar biasa.

Roh Kudus bersaksi pada anak anak Allah.

Roma 8
8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”

8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Ef 1 :
1:13 Di dalam Dia kamu juga – karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu – di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

1:14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Dari kedua kitab diatas membuat kita mengerti dan membedakan apakah kita telah terima atau belum.

Materai dan jaminan membuat kita tidak mungkin kehilangan Keselamatan dan tetap menjadi anak Allah.

Hanya pribadi orang tersebut yang mengetahui hal hal demikian, karena Allah Roh Kudus bekerja pribadi lepas pribadi.

Dari kesaksian orang, kita dapat mengetahui sebenarnya apakah orang tersebut telah dilahirkan kembali.

Orang yang telah lahir kembali, TIDAK AKAN TERUS MENERUS HIDUP DIDALAM DOSA, DAN PERUBAHAN AKAN TERJADI DIDALAM DIRINYA.

Saya dulu tomboy, tidak peduli laki laki juga saya ajak berkelahi, sering berantan dijalanan, karena merasa dilecehkan .

Tetapi setelah bertobat sungguh dan lahir kembali, perlahan2 hal tersebut dapat diatasi dan banyak hal berubah, terutama tentang BOHONG, yang dulu dengan sangat gampang meluncur saja.

PERUBAHAN AKAN TERJADI PADA ORANG YANG TELAH LAHIR KEMBALI TAHAP DEMI TAHAP SECARA PROGRESIF.

Seandainya orang yang masih maki2 diforum ini, terutama dihadapan semua orang Kristen yang dapat menilainya, ya -------

Tetapi kadang kita harus membedakan TEGAS MENYATAKAN DOSA, dengan MEMAKI MAKI.

Sorry bro, saya dulu paling sering menerima makian dari orang katolik, tapi saya tetap menyatakan dosa ya dosa, tidak akan saya kompromi.

Karena bukan saya yang menyatakan dosa, tetapi ALKITAB.

Seperti saya katakan dulu didalam proses pengudusan kita, kadang kita jatuh juga dan menjadi tidak sabaran, tetapi kita akan cepat sadar dan minta ampun ke Tuhan, berjalan lagi .

Hal demikianlah yang akan terus menerus kita alami, makin hari akan makin baik dan sampai Tuhan memangil kitapun ,
kita tetap belum dapat sempurna didunia ini.

Nanti setelah kita dirubah, barulah kita tidak dapat berbuat dosa lagi dan menjadi sempurna.

Dapatkah orang yang sudah menjadi anak Allah, kehilangan status ?

Jawabannya TIDAK.

  • SEBAB APA YANG DIPILIH DAN DITENTUKAN OLEH ALLAH DIDALAM EKKEKALAN, SUDAH SELSAI. TIDAK DAPAT DIRUBAH OLEH MANUSIA.

  • SEBAB APA YANG TELAH DIMATERAIKAN DAN DIJAMIN OLEH ALLAH ROH KUDUS, TIDAK DAPAT DIBATALKAN OELH MANUSIA.

  • KUASA PEMELIHARAAN ALLAH MENJAGA STATUS KUDUS ANAK ANAK ALLAH, SEHINGGA SAMPAI KESUDAHAN HIDUPNYA.

Perbuatan manusia TETAP DAPAT JATUH KEDALAM DOSA. tetapi STATUS ANAK ANAK ALLAH YANG TELAH DIKUDUSKAN DNEGAN DARAH KRISTUS YANG MAHAL, TIDAK DAPAT BERUBAH.

[email protected]

Betul sekali apa yang anda katakan seperti itu diatas…Dan itu adalah sudah merupakan Dalil-dalil kebenaran dalam Alkitab.
Nahh…sekarang kalau kita perhatikan dan cermati…apa yang anda sampaikan itu…??. tidak lain merupakan KORIDOR nya Allah…KORIDOR KEDAULATANNYA ALLAH…Sebagai mana sewaktu Allah menempatkan Adam dan Hawa di taman Eden…Maka Allah pun memproklamirkan larangaNYA kepada Adam dan Hawa bahwa jangan sampai menyentuh dan memakan buah pohon yang terletak di bagian tengah taman tsb…dan ada konekwensinya jika larangan tsb dilanggar…bukan…Nahh semua kondisi itu baik di taman Eden dan di dunia fana ini…?? KEDAULATAN TUHAN ALLAH TETEP SAM DAN TIDAK BERUBAH…Tapi si manusia nya yang lagi lagi karena di fasilitasi karunia freewill baik di taman eden dan di dunia ini…ya masih sama saja sifatnya yaitu berpotensi untuk tidak setia dan berpotensi melanggar firman Tuhan…J
Jadi seyogiyanya…status Anak Allah tsb bukanlah suatu kemutlakkan…tapi suatu keniscayaan…itu lumrah dan wajar…Karena manusia ciptaan Tuhan sebelum jatuh dalam dosa (Adam dan Hawa masih di Taman Eden) adalah sama dengan manusia saat Tuhan Yesus lahir kedunia ini…yaitu masih adanya freewill dalam diri manusia tsb…Itulah adilnya Tuhan .
Makanya status Anak Allah masih berpotensi bisa hilang…!!! kARENA SIMANUSIANYA KELUARA DARI KORIDOR ALLAH tsb…contohnya yang pada mualaf dan murtad…

Semoga dapat dipahami…bukan suatu kemutalkkan tapi suatu keniscayaan…keluar darai koridornya Allah karena faktor manusianya…bukan faktor Allahnya.

Salam GBU…