Darimanakah asalnya setan?

Pagi kawan kawan, saya cuma mau tanya dari mana asalnya setan?

1.apakah salah satu ciptaan Allah
2.ataukah oknum di luar Allah

kita sharing aja ya ? jangan ada debat diantara kita

  1. Setan adalah ciptaan Allah
  2. Setan bukan oknum diluar Allah, sebab tidak ada satupun yang ada yang tidak diciptakan oleh Allah.

[email protected]

Kalau dari ajaran dalam Alkitab…??? Allah tidak pernah menciptakan setan/ iblis / Lucifer…samasekali…!!
Sejak mulanya Allah menciptakan MALAIKAT untuk melayani-NYA di TAKHTANYA di Sorga…Bukan menciptakan setan dan tidak pernah…Tetapi konsekwensi dari gagalnya pemberontakan 2/3 bagian Malaikat yang berada di sorga yang di pimpin oleh Malaikat Lucifer. Maka Allah menghukum mereka semua untuk di buang ke Dunia ini…dan tetap dng wujud mereka yang adalah ROH…Namun telah di beri nama lain sebagai setan / iblis…!!!

Jadi sama sekali ALLAH tidak pernah dalam KARYA PENCIPTAANNYA Menciptakan Setan / Iblis…Namun setan / iblis ada akibat dari suatu konsekwensi yang di lakukan oleh2/3 Malikat sorga yang memberontak untuk menduduki takhta-Nya Allah. Tapi Allah beserta prajurit sorga membatalkan pemberontakan itu dan menghukum mereka dng membuangnya dari Sorga.ke DUNIA fana ini…

Salam…GBU…

dr koment bro @Krispus,mengatakan setan itu ciptaan Tuhan,sdankan @Spiros Purba mengatakn setan bkn ciptaan Tuhan…apa ada ayat juntrunganya untuk meluruskan perbedaan pendapat ini…
salam…

Anda menuliskan pemberontakan yang tidak tertulis dalam Alkitab yang terkanonkan. Mungkin jika kita menerima kitab Henokh sebagai bagian dari Alkitab terkanonkan kita bisa menerima kisah pemberontakan malaikat tersebut. Apakah kita menolak kitabnya dan menerima isinya?

Saat kita mempelajari kitab Henokh, mengarti kapan dan mengapa tidak termasuk kanon Alkitab, kita akan memaklumi ada kisah yang tidak pas tentang malaikat yang memberontak yang dilempar ke bumi bukanya dipenjara oleh Allah.

Tentang Iblis, Allah menciptakan Iblis dan kejahatan serta keburukan, dengki dan sebagainya ada juga karena Allah menetapkan keberadaannya, bukan ada dengan sendirinya.

Kejadian 1:3, Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.

Allah menciptakan kebaikan dan keburukan, kebenaran dan kejahatan pada mulanya. Kejadian 1:3, bukan tentang ilmu fisika saja, tetapi juga tentang roh. Dunia roh dan dunia jasmani sama-sama diciptakan oleh Allah, sebab yang kekal itu hanya Allah bukan dunia roh. Gelap dan terang itu bayangan dari perkara rohani, seperti ditulis dalam 1 Tesalonika 5:5, “karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan”. Lihat juga Efesus 5:11.

Allah menciptakan terang, dan setelahnya, Ia memisahkan terang itu dari gelap. Gelap itu ada karena dipisahkan dari terang. Kejahatan, keburukan, dan perbuatan kegelapan ada, karena menjauh dari terang. Ini adalah poin penting untuk memahami bahwa Iblis itu bukan produk radikal bebas, mutasi, yang muncul dengan sendirinya sebagai cacat produk. Iblis bukan malaikat Allah, sebab jika malaikat Allah berdosa, tidak disayang-sayangkan, maka akan dipenjarakan dalam Tartaro bukan dibiarkan berkeliaran (2 Petrus 2:4).

Siapa itu Iblis? Alkitab mencatat dalam Kejadian 3:1, Ular adalah mahluk yang paling cerdik dari semua mahluk yang diciptakan Allah di taman Allah di Eden. Perhatikan kata “darat” itu berasal dari kata Ibrani “sadeh” yang artinya bukan seluruh dunia melainkan sebuah tempat yang diusahakan, seperti pertanian, perkebunan, suatu daerah tertentu yang terpisah. Kata itu dimaksudkan adalah taman Eden. Hal ini setuju dengan Kejadian 2:19, dimana disebutkan Allah kemudian membentuk dari tanah mahluk-mahluk baru untuk hidup ditaman Allah di Eden, mahluk itu kemudian dibawa kepada Adam untuk dinamai. Mahluk ini tidak sama dengan penciptaan binatang diluar taman Eden. Perhatikan Kejadian 1:24, dipakai kata erets yang artinya bumi secara global. Ular di taman Eden, itu bukan ular yang kita kenal saat ini di bumi ini, tetapi itu adalah mahluk yang hidup di taman Eden diciptakan berbeda dan merupakan mahluk surgawi.

Allah menciptakan binatang, kemudian manusia. Selanjutnya Allah membuat taman di Eden, dan disana ditumbuhkan berbagai macam pohon yang berbeda termasuk pohon kehidupan dan pohon pengetahuan baik dan jahat. Kejadian 2 menuliskan setelah itu barulah Adam yang telah diciptakan itu ditempatkan di taman Allah di Eden, dan disana Allah menciptakan binatang surgawi yang dapat berbicara dengan Adam. Wahyu menuliskan tentang sosok iblis dengan sebutan Ular Tua (Wahyu 20:2 dan 12:9). Penambahan kata “tua” menunjukan bahwa keberadaannya sudah lampau, yaitu sejak di diciptakan Allah di taman Eden.

Bersambung…

Sambungan dari atasnya…

Gelar Luxifer atau Bintang Timur, adalah gelar yang biasa diberikan sebagai sosok yang berdiri disamping raja, mungkin jaman sekarang adalah perdana menteri, yang memberi terang dan mendampingi raja. Gelar itu juga dimiliki oleh Tuhan Yesus Kristus, juga diberikan kepada kita yang menang (Wahyu 2:28). Ular di samping Adam adalah Bintang Timur bagi Adam. Adam diberi kuasa oleh Allah untuk menguasai seluruh ciptaanNya, Adam sebagai sosok penguasa, dan disampingnya ada si Ular Tua, yang bergelar Bintang Timur atau Luxifer. Peristiwa dalam Kejadian 3, dimana Ular Tua memperdaya Hawa dan Adam, bukan menunjukan bawah Adam dan Hawa itu bodoh, tetapi mereka berdua percaya kata-kata Ular Tua, sebab gelar Ular Tua adalah Bintang Timur, pembawa terang, penasihat raja. Allah tidak menciptakan Adam sebagai sosok yang bodoh. Adam dan Hawa mengasihi Allah, dan tidak ada keinginan untuk mengkianati Allah. Sebagai anak Allah, Adam dan Hawa rindu untuk menjadi sama seperti Allah walaupun dengan jalan pintas sekalipun, mereka tidak sadar telah diciptakan sama seperti Allah.

Jadi tidak benar jika disebutkan Iblis itu radikal bebas dari malaikat Allah yang memberontak terhadap Allah, jangankan memberontak, mendengar namaNya saja gemetar. Jika membaca 2 Petrus 2:4, perhatikan juga ayat 11. Malaikat tidak akan pernah berontak, dosa malaikat adalah melanggar batas-batas kekuasaan atau wewenangnya (Yudas 1:6), bukan dosa pemberontakan. Demikan juga dengan Iblis tidak memberontak terhadap Allah, Iblis itu bukan malaikat Allah, Iblis melayani Adam bukan melayani Allah. Ia mengkudeta Adam bukan Allah, untuk mendapatkan kekuasaan dan kemuliaan Adam bukan kekuasaan dan kemuliaan Allah.

Yesaya 14:3 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!

Iblis bukan hendak mengkudeta tahta Allah, seperti yang sering kita dengar di Sekolah Minggu, tetapi menelikung Adam, mahluk yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah (menyamai Allah), yang dikaruniai kekuasaan atas seluruh ciptaanNya. Karena itu pula Kejadian 3:15, ditetapkan oleh Allah permusuhan kekal antara manusia dan Iblis (bukan permusuhan antara Allah dengan Iblis, dan manusia terjebak ditengah). Hal ini harus jelas agar kita tahu siapa si jahat yang disebut musuh oleh Yesus.

Yesus sebagai manusia, adalah Allah yang menempatkan dirinya menjadi musuh Iblis. Sebagai Anak Manusia, Yesus adalah sosok yang meremukan kepala ular dan yang akan mengembalikan tahta Anak Manusia atas seluruh ciptaan Allah seperti sediakala saat penciptaan. Karena itu kita mendengar tentang kabar Kerjaaan Allah dan Kristus menjadi Raja diatas segala raja, setelah Ia meremukan Ular Tua, melepaskan tali-talinya sehingga mereka tidak lagi memiliki hak di Surga, karena korban Kristus, maka Luxifer dilemparkan ke bumi, Wahyu 12:12, “Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.”

Iblis bukan dilempar dari Surga berkali-kali jaman lampau sebelum penciptaan dan jaman Perjanjian Baru, tetapi sekali untuk selamanya.

Sekirangya singkat ini membantu anda menjadi semakin jelas dan membuka simpul-simpul kebuntuan dari pengajaran kuno yang masih belum disingkapkan tentang siapa sosok Ular Tua itu.

pemahaman sy juga selama ini bhw iblis itu,adlh malaikat di sorga yg memberontak,trus dilemparkan ke bumi ternyata bukan hehe…trima kasih ats penjelasanya bro
Gb…

Konon

Tuhan menciptakan malaikat lalu malaikat memberontak dan sebagian malaikat itu berubah jadi setan

jadi jika benar maka Setan Adalah Ciptaan Tuhan yang gagal

tuhan yesus memberkati

han

pagi bro Shipiroz

Saya mau tanya, anda mendapatkan keterangan itu dari mana?apakah dari kitab wahyu?dan mengenai jumlah 2/3 tu dari mana anda mendapatkan jumlahnya?
lalu bagaimana menjelaskan mengenai ini bro? di

yohanes 8:44
1Yoh 3:8

jika menurut bro , malaikat jatuh tadi merupakan setan/iblis/lucifer…kenapa disebut diayat tsb sejak awal iblis berdosa sejak semula, dan didalam dia tidak ada kebenaran? jika menurut bro tadi malaikat yang jatuh…tentunya sebelumnya dia masih ada kebenaran,pada saat sebelum dia jatuh, ini kenapa iblis disebut berdosa sejak awal?

pagi bro krispus…
membaca posting anda, sangat menarik dan saya ambil kesimpulan, dan mohon koreksi
jadi iblis atau ular tadi itu terbukti memang ciptaan Allah tapi buka malaikat…benar seperti itu?

Dan jika diliat dari ayat ayat di bawah ini Allah memang menciptakan kejahatan ya? sesuai dengan yang anda bilang tadi diatas “Allah menciptakan kebaikan dan keburukan, kebenaran dan kejahatan pada mulanya”
dan sesuai dengan ayat di bawah ini
yohanes 8:44
1Yoh 3:8

dulu saya mengira ada oknum di luar Allah yang berdiri sendiri, karena dari semulanya tidak ada kebaikan apapun di dalamnya,terbalik dengan Allah yang penuh segala kebaikan, kebenaran,dan segala hal yang baik.

cuma yang jadi ganjalan saya, apakah benar Allah menciptakan kejahatan?? agak ironis Allah bisa menciptakan yang berbeda sifat dan karakter dengan Nya.dan apa pula tujuan Allah menciptakan kejahatan?

Menurut anda apa itu dosa dan kejahatan? Apa itu gelap dan buruk? Ayub 2:10, Tetapi jawab Ayub kepadanya: “Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.

Jika miskin disebut buruk, jika celaka disebut buruk, sakit disebut buruk. Allah juga yang mendatangkan.
Jika seorang berbuat jahat, licik, culas, dengki, serakah, sombong, dari mana sifat-sifat itu datangnya? Ada dengan sendirinya kah? Jika ada dengan sendirinya, bukankah itu artinya kekal? Saya sudah menuliskan pada mula Allah menciptakan semesta, Allah menciptakan terang dan gelap. Penciptaan bukan saja soal ilmu fisika, tentang cahaya, tetapi juga tentang dunia rohani. Terang itu adalah segala yang baik dan benar, dan itu diciptakan oleh Allah, selanjutnya Allah memisahkan terang itu dari gelap, maka munculah keburukan dan kejahatan. Sebelum segala sesuatunya ada, hanya ada Allah, tidak ada dunia roh, tidak ada baik dan buruk, tidak ada benar dan jahat, tidak ada satupun yang ada yang tidak diciptakanNya (Yoh 1:3). Kejadian 1:4, dikatakan bahwa terang itu baik, dan semua ciptaanNya disebut baik kecuali gelap. Walau Allah yang menghadirkan gelap bukan berarti Allah itu gelap, sebab kondisi gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Demikian sesuatu disebut dosa adalah keadaan dimana tidak ada ketaatan, disebut buruk keadaan dimana jauh dari baik, jahat keadaan jauh dari benar. Jika anda suka ilmu fisika, anda akan tahu bahwa gelap itu adalah efek dari tidak ada cahaya, alat ukurnya adalah seberapa banyak cahaya yang dapat diterima. Secara rohani hal itu juga sama.

Jadi tidak adanya kebaikan itu bukan ada dengan sendirinya tetapi ditetapkan oleh Allah. Allah bukan hanya menetapkan gaya gravitasi, tetapi juga menetapkan segala hukum rohani. Anda tahu apa itu neraka? Hukuman kekal? Bukan siksaan yang membuat ngeri, tetapi dijauhkan dari hadirat Allah. 2 Tesalonika 1:9, Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat TUHAN dan dari kemuliaan kekuatan-Nya. Dan tahukah anda apa yang membuat Yesus begitu takut sampai keringatnya seperti tetesan darah? Bukan aniaya cambuk berduri, bukan paku dan salib, tetapi dijauhkan dari hadirat Allah. "Eloi, Eloi, lama sabakhtani? adalah kata-kata yang mengungkapkan seluruh kengerianNya. Segala yang buruk adalah keadaan dimana kita dijauhkan dari hadirat Allah, dari Terang yang datang kedunia. Jika kita hidup dalam dosa, maka dapat dipastikan kita jauh dari hadiratNya. Kita sudah tidak lagi memiliki hubungan dengan Allah secara pribadi, hanya tinggal rutinitas itupun kalau masih tersisa.

Memahami tentang Allah, kita harus memahami secara menyeluruh. Sebab dari Kejadian sampai Wahyu semuanya terjalin indah dan saling terkait. Jika kita memahami sesuatu tetapi bertentangan dengan yang lain walaupun kelihatannya benar, kita harus memeriksanya kembali. Daniel 12:4, “banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah.” Satu persatu rahasia Allah itu dinyatakan, dari jaman ke jaman kita melihat ada banyak rahasia yang dinyatakan. Bahkan dapat saya katakan, mereka yang hidup dijaman rasul-rasul tidak menerima pengetahuan sehebat jaman kita. Mungkin jaman kedepan gerenasi akan datang akan lebih baik dari jaman sekarang.

Jika anda berfikir bahwa kejahatan dan ketidak benaran itu ada dengan sendirinya, maka anda sedang berfikir bahwa Allah itu bukan Allah yang kekal dan satu-satunya. Iblis itu bukan musuh Allah, Iblis itu musuh manusia, ia tidak setanding dengan Allah sehingga disebutkan ada dengan sendirinya seperti Allah (jika demikian ada dua allah, allah baik dan allah jahat). Jagalah diri anda dan pengajaran anda.

Dari mana datangnya setan ?
Dari sawah turun ke kali :slight_smile:

GBU

Dari mana asalnya setan?

Setan pasti diciptakan oleh Allah. Setan tidak secra tiba-tiba ada dengan sendiri. dan bukan berarti Allah gagal dalam penciptaaNya, sebab setan tidak kekal. Karena Kitab suci mengatakan bahwa hanya Allah yang kekal, dan segala sesuatu di luar Allah diciptakan oleh Allah.

1 Kol. 1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Ini menunjukkan bahwa setan/roh jahat lebih rendah dari Allah.

Allah adalah pencipta, roh jahat/setan adalah ciptaan. Agama Kristen tidak menerima adanya dualisme. Tetapi yang perlu dicamkan adalah bahwa Allah tidak menciptakan roh jahat/setan sebagai makluk yang sudah jahat; roh jahat/setan diciptakan dalam keadaan suci. Mereka lalu memberontak melawan Allah lalu dilemparkan dari surga barulah menjadi jahat. lihat ayatnya .

2Pet. 2:4. Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;

Yudas 1:6 Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar

Bro benar jika malaikat yang jatuh berubah jadi setan, tapi menurut saya dan pemahaman yang saya dapat dari bro krispus, bukan malaikat yang jatuh tsb menjadi setan/iblis. :ashamed0004:

wow walaupun agak sulit dicerna, jika dari pernyataan anda, saya mulai menangkap poin poin nya,artinya Tuhan memang menciptakan kejahatan/dosa/buruk/gelap (yang didapatkan pada saat Allah pada masa penciptaan,yaitu pada saat memisahkan terang dari gelap (kejadian 1:4)), dan artinya benar sekali sesuai dengan definisi, “gelap = tidak ada terang” (seusai dengan contoh fisika yang bro berikan) iblis memang jahat pada mulanya, dan tidak ada sama sekali kebenaran,dan oh satu lagi saya semakin mengerti definisi dosa ,yaitu “dijauhkan dari hadirat Allah”, yang sama artinya akan kehilangan terang…wah benar kata anda, semakin hari semakin dibuka kan pewahyuan pewahyuan oleh Roh Kudus, dan malah semakin bertambah tambah di dalamNya,
Salam Jlu

yah ini oot bro namanya :happy0025:

saya setuju dengan pernyataan anda, setan diciptakan Allah, tetapi menurut saya dan yang saya pahami dari bro krispus,setan itu bukan malaikat yang jatuh,
karena beda bro, di firman Tuhan tsb, dikatakan “menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;” dan “dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar” itu hukuman buat malaikat yang jatuh, sedangkan kita lihat sendiri kan iblis berkeliaran seperti singa (1 pet 5:8),ngak dipasung atau disimpan tadi,jadi beda persepsi antara iblis dan malaikat jatuh

2Pet. 2:4 Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;

Yang jelas ayat diatas mengatakan diserahkan kedalam gua yang gelap utk menyimpan mereka tidak disebut dipasung / diikat hanya dikatakan menyimpan mereka sampai hari penghakiman.

Ayat dibawa ini rupanya menunjuk kepada malaikat yang ikut memberontak bersama Iblis melawan Allah

[Lihat Yeh 28:12]

Ia menjadi roh jahat yang dibicarakan dalam PB. Mengapa ada roh-roh jahat dalam gua-gua gelap, dan yang lain bebas untuk bekerja bersama dengan Iblis di bumi ini tidak dijelaskan dalam Alkitab (banding Yud 1:6).

1:6 Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar.

Mat 4:10

Iblis (dalam bahasa Ibrani artinya “penuduh” atau “musuh”) merupakan penghulu malaikat yang diciptakan dengan sempurna dan baik. Ia ditunjuk untuk melayani takhta Allah; namun sebelum dunia dijadikan, ia memberontak dan menjadi musuh besar Allah dan manusia (Yeh 28:12-15).

Ketika memberontak kepada Allah, Iblis mengajak sekelompok malaikat yang lebih rendah tingkatnya (Wahy 12:4) yang sesudah kejatuhannya barangkali dapat dikenal sebagai setan-setan atau roh-roh jahat.

Allah tidak pernah meciptakan setan/Iblis,
Allah menciptakan Malaikat, malaikat2 yg memberontak melawan Allah menjadi Iblis/setan.
Kisah kejatuhannya bisa diikuti di :

  1. Yehezkiel 28:12-15
    28:12 "Hai anak manusia, ucapkanlah suatu ratapan mengenai raja Tirus dan katakanlah kepadanya: Beginilah Firman Tuhan ALLAH: Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah.
    28:13 Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu.
    28:14 Kuberikan tempatmu dekat kerub yang berjaga, di gunung kudus Allah engkau berada dan berjalan-jalan di tengah batu-batu yang bercahaya-cahaya.
    28:15 Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu

  2. Yesaya 14:12-14
    14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
    14:13 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
    14:14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
    14:15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur

Lihat keterangan Bintang Timur = Lucifer dibawah ini:
KJV Isaiah 14:12 How art thou fallen from heaven, O Lucifer, son of the morning! how art thou cut down to the ground, which didst weaken the nations! (Isa 14:12 KJV)

01966 הֵילֵל heylel {hay-lale’}
Meaning: Lucifer = “light-bearer” 1) shining one, morning star, Lucifer 1a)[b] of the king of Babylon and Satan /b 2) (TWOT) ‘Helel’ describing the king of Babylon
Origin: from 01984 (in the sense of brightness); TWOT - 499a; n m
Usage: AV - Lucifer 1; 1
Notes:
1 O Lucifer: or, O day star

Tidak mungkin Allah menciptakan sesuatu hanya utk dihukum, kalau tidak berdosa/bersalah.
karena salah satu atribut Allah adalah maha adil.

lalu bagaimana menjelaskan ini bro:
yohanes 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

1Yoh 3:8 barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.

salam

selamat siang bro
jika memakai 28:15 Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu
lalu bagaimana menjelaskan ini bro:
yohanes 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

1Yoh 3:8 barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.

Harap dibaca dgn cermat bagian yg merah itu

menurut ulasan bro Krispus, kalau malaikat itu dianggap jatuh karena melanggar ketetapan / batas-batas nya artinya kan malaikat tsb memberontak.

seseorang yang tidak taat pada perintah Tuhan sebenarnya sudah memberontak, tp skala kecil, yang membedakan hanya skalanya saja, coba analoginya seorang jendral tidak taat, ya jelas sama memberontak juga.

artinya ya malaikat itu memberontak.

28:15 Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu

berbeda bro dengan yang di sini, jika menurut analisa bro krispus saya bilang lebih tepat, tanpa terjadi persinggungan antara ayat ayat tersebut

yohanes 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

1Yoh 3:8 barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.

dari ayat yang saya merahin itu kan beda artinya bro? yang awalnya tidak berdosa menjadi berdosa vs yang benar benar asalnya dari dosa.

iya memang memberontak bro, tapi jika anda baca lebih cermat yang disampaikan bro krispus tu, iblis tersebut bukan berasal dari malaikat yang memberontak

anda gak bisa bedain ayat diatas dgn yg bawah?

ayat yg atas :
Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu > Malaikat yg blm jatuh
sampai terdapat kecurangan padamu > ketika Malaikat itu jatuh/berdosa > jadi Iblis

ayat2 yg bawah:
waktu sdh jadi Iblis, baru berlaku kaya gitu