demokrasi = komunis

demokrasi = komunis

”…takutlah akan ALLAAH dan berpeganglah pada perintah perintahNYA, karena ini adalah kewajiban setiap orang “ (perjanjian lama, pengkhotbah 12:11)
“Dalam urusan-urusan siyasah syar’iyyah (politik syar’iy): yaitu apa-apa yang berkaitan dengan keadaan-keadaan para penguasa dan sistem-sistem pemerintahan di suatu negara, maka sesungguhnya hukum-hukum Al-Iman dan Al-Kufr yang berkaitan dengan hal itu sangatlah penting karena ia memiliki pengaruh terhadap seluruh kaum Muslimin bukan sebagian, sebab sesungguhnya ALLAAH telah mewajibkan kaum Muslimin mentaati dan membantu Pemerintah yang Muslim, sebagaimana DIA mengharamkan atas mereka taat atau membantu pemerintah yang kafir, serta DIA mewajibkan atas mereka untuk melengserkan pemimpin bila dia kafir, oleh sebab itu para ulama’ berkata sesungguhnya wajib atas setiap Muslim untuk mengetahui keadaan pemerintahannya. (lihat Al-Mustashfa, Abu Hamid Al-Ghozali juz 2 hal 390).”

Bila pemimpin yang kafir dipatuhi oleh rakyatnya,maka rakyat itupun akan menjadi kafir secara otomatis, sebagaimana dijelaskan sebagai berikut:
“…mereka menuruti perintah setiap penguasa yang sewenang wenang lagi menentang Kebenaran, dan mereka diikuti laknat didunia ini dan dihari kimat, ketahuilah sesungguhnya kaum ‘aad itu kafir kepada RABB mereka : (QS 11:59-60)
“Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya keatas “ ALLAAH tidaka akan menuntut, tidak ada ALLAAH itulah seluruh pikirannya,tindakan tindakannya selalu berhasil, Hukum HukumMU tinggi sekali jauh dari dia,ia menganggap remeh semua lawannya, ia berkata dalam hatinya “ aku takkan goyah, aku tidak akan ditimpa malapetaka turun temurun” ( mazmur 10 : 4-6)

Merebaknya kebodohan dan kekafiran ini sebenarnya dibangun & didukung didukung oleh slogan suara rakyat suara tuhan…Hmmm……suara rakyat suara tuhan…….demikianlah dinyatakan oleh partai rakyat demokratik yang berhaluan komunis atau sosialis demokrasi adalah jembatan yang dapat membawa kita kepada masyarakat yang lebih beradab, mencerminkan aspirasi-aspirasi rakyat. prd percaya bahwa "suara rakyat adalah suara tuhan” juga pernyataan mereka: prd, yang dapat dikatakan sebagai partai komunis Indonesia, menarik bagi elemen-elemen yang paling revolusioner dan berani di kalangan mahasiswa dan pekerja (lihat : Indonesia: the Asian Revolution Has Started by Ted Grant and Alan Woods (May 22, 1998)
Seterang cahaya mentari di siang hari, bahwa faham suara rakyat suara tuhan yg merupakan insting demokrasi adalah faham komunis, sosialis. Lalu atas dasar apa demokrasi dijadikan system dalam menentukan gerak kreatifitas dinegeri ini???..apakah komunis telah menguasai negeri ini??? Apakah pemerintah telah menjadi pengamal komunis dan memaksakan rakyatnya untuk menjadi komunis juga???..jawabannya ya, benar dan bahkan sangat benar. Komunis adalah faham yang menjauhkan agama dalam mengatur system hidup bermasyarakat dengan menggunakan Hukum ALLAAH, sebagaimana di isyaratkan oleh Lenin dalam kalimatnya berikut ini : Agama harus dinyatakan sebagai urusan pribadi. Dalam kata-kata inilah kaum sosialis biasa menyatakan sikapnya terhadap agama. Tetapi makna dari kata-kata ini harus dijelaskan secara akurat untuk mencegah adanya kesalahpahaman apapun. Kita minta agar agama dipahami sebagai sebuah persoalan pribadi, sepanjang seperti yang diperhatikan oleh negara. Namun sama sekali bukan berarti kita bisa memikirkan agama sepanjang seperti yang diperhatikan oleh Partai. Sudah seharusnya agama tidak menjadi perhatian negara, dan masyarakat religius seharusnya tidak berhubungan dengan otoritas pemerintahan. Setiap orang sudah seharusnya bebas mutlak menentukan agama apa yang dianutnya, atau bahkan tanpa agama sekalipun, yaitu, menjadi seorang atheis, dimana bagi kaum sosialis, sebagai sebuah aturan. Diskriminasi diantara para warga sehubungan dengan keyakinan agamanya sama sekali tidak dapat ditolerir. ( lihat Novaya Zhizn, No. 28.)

Demikianlah pemerintahan negeri ini telah menjauhkan bahkan melarang rakyatnya untuk berhukum kepada Hukum ALLAAH, seperti inilah prinsip komunis dalam menjauhkan rakyat dari nilai Kebenaran. Padahal tidak akan ada Kebenaran sejati melainkan hanya datang dari ALLAAH semata. Disebutkan sebagai berikut:
“Hukum itu hanyalah kepunyaan ALLAAH. DIA telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain DIA.” (QS. Yusuf: 40)
“Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan ALLAAH.” (QS Al Maidah: 49)
“berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri diatas jalan orang berdosa, yang tidak duduk didalam kumpulan pencemooh, yang kesukaannya adalah Taurat, dan merenungkan Taurat itu siang dan malam” ( Mazmur 1:1-2)
"percayalah kepada tuhan dengan segenap hatimu, jangan kamu bersandar pada pengertianmu sendiri ( amsal 3:5)
“percuma mereka beribadah kepadaKU sebab yang mereka lakukan hanyalah perintah orang”(Matius 15:9)
"percayalah kepada tuhan dengan segenap hatimu, jangan kamu bersandar
pada pengertianmu sendiri ( amsal 3:5)
“percuma mereka beribadah kepadaKU sebab yang mereka lakukan
hanyalah perintah orang”(Matius 15:9),

Penyamaran istilah komunis menjadi demokrasi ini telah melalui masa panjang yang cukup melelahkan bagi upaya agen agen komunis internasional yang saat ini bersembunyi dibalik badan dunia pbb. Dengan logika antitesis, lawan kata demokrasi adalah totaliter. Jika tidak demokratis, pasti totaliter. Totaliter sendiri dikategorikan sebagai yang memiliki kesan buruk, kejam, bengis, sehingga negara-negara komunis sekalipus tidak ketinggalan ikutmemakai istilah demokrasi, walaupun diembel-embeli sebagai “demokrasi sosialis” atau “demokrasi kerakyatan”. Sehingga unesco pada tahun 1949 menyatakan:".mungkin untuk pertama kali dalam sejarah, demokrasi dinyatakan sebagai nama yang paling baik dan wajar untuk semua sistem organisasi politik dan sosial yang diperjuangkan oleh pendukung-pendukung yang berpengaruh “

Sama seperti pemerintah negeri ini yang menjauhkan agama sebagai sistem yang mengatur kehidupan rakyat, tidak bersikap tegas terhadap orang atheis. Akhirnya terbentuklah negara komunis berwajah demokratis di Indonesia seperti saat ini. Negara yang bangga dengan memposisikan rakyat sebagai tuhan, suara rakyat sebagai suara tuhan. Berusaha meyakinkan rakyatnya yang awam bahwa pemerintahannya adalah adil baik, namu dalam kenyataannya adalah momok yang serakah yang menjajah rakyatnya sendiri demi membela cukong cukong warga turunan yang berambisi mengeruk kekayaan negeri Nusantara ini: sebagaimana dijelaskan sebagai berikut :
pemerintah telah dengan paksa merampas puluhan ribu hektar hutan adat yang dari generasi ke generasi dikontrol, dimiliki dan diolah oleh warga negara Indonesia yang dikenal sebagai masyarakat adat. Ia mengubah status hutan-hutan tradisional itu menjadi tanah negara tanpa sedikitpun berdiskusi dengan masyrakat adat atau meminta persetujuan mereka." . “Mereka berpendapat bahwa kita telah menyerahkan tanah kita demi kepentingan nasional. Hanya setelah mereka merusak lingkungan sekitar kita, kita sebagai masyarakat adat hanya mendapatkan sisa-sisanya belaka.” ( Laode Abubakar, Buton, Sulawesi Tenggara.)
Dalam sistem demokrasi, rakyat berfungsi sebagai sumber hukum. Semua produk hukum diambil atas persetujuan mayoritas rakyat, baik secara langsung maupun melalui wakil-wakilnya di parlemen. Inilah cacat terbesar dari sistem demokrasi. insan dengan segala kelemahannya dan pengaruh emosinya yang meledak ledak dipaksa untuk menetapkan hukum atas dirinya sendiri terhadap kejadian yang sedang dihadapinya padahal pada saat itu juga pemikirannya akan sangat dipengaruhi lingkungan dan pengalaman emosional pribadinya. Pikiran insan juga dibatasi oleh ruang dan waktu. Atas pengaruh-pengaruh itulah maka mereka bisa memandang yang baik sebagai yang jelek dan juga sebaliknya Tak dapat dipungkiri bahwa Yesus dari Nazareth mati ( dalam kematian sesaat ) karena faham demokrasi, yang dicetuskan orang banyak atas dasar emosi sesaat tanpa ilmu pengetahuan, ketika ada dua opsi untuk membebaskan yesus atau barabas, maka berdasarkan suara terbanyak (bukan berdasarkan kebenaran) sebagian besar orang yahudi itu menginginkan Yesus dihukum dan barabas dibebaskan renungkan nash berikut ini:

Lalu Pilatus berkata kepada mereka: “ Tetapi kejahatan apa yang telah
dilakukanNya? Namun mereka berteriak makin keras : “salibkanlah Dia “ dan
oleh karena pilatus ingin memuaskan hati orang banyak itu, kama ia
membebaskan barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya
untuk disalibkan” (matius 15:13-15)

Pada prinsipnya pemerintahan negeri ini berkewajiban menegakkan Hukum yang sesuai dengan aturan & ajaran sesuai dengan garis yang telah ditentukan oleh ALLAAH berdasarkan keyakinan masing masing ajaran samawiyah yang teguh kepada nilai penesaan ALLAAH & peneran Hukum Hukum NYA. Al Hukmu (menentukan hukum) merupakan hak khusus Rububiyah ALLAAH, sebagaimana doa merupakan hak khusus Uluhiyah-NYA, maka barangsiapa merampas hak-hak khusus itu berarti dia telah menempatkan dirinya sebagai RABB selan ALLAAH. Dan pernyataan atau keyakinan atau persetujuan akan bolehnya si fulan atau sekelompok orang membuat hukum adalah termasuk memalingkan hak khusus ALLAAH itu kepada selain-NYA yang berarti pelakunya telah menyekutukan ALLAAH. [Lihat definisi Tauhid Rububiyah dan Syirik dalam Rububiyah dalam Fatawa Al Lajnah Ad Daimah 1/55.]

Penerapan Hukum ALLAAH adalah implementasi dari keadilan tuk menuju peradaban mulia sebagaimana tersirat dalam sila ke 2. Persatuan Indonesia tidak dapat terwujud selama partai politik masih ada dinegeri ini,karena keberadaan partai2 tsb hanya memperparah persengketaan yang dibangun diatas sentimen belaka (primordialisme),dan ini bertolak belakang dari nilai pancasila sebagai alat pemersatu. ALLAAH hanya menciptakan Insan berbangsa bangsa bukan berpartai. maka rakyat haruslah dikuasai (bukan yang menguasai atau berdaulat sebagaimana yang diajarkan oleh faham demokrasi) oleh bapak bangsa yang berhikmat (bukan presiden) dengan mengoptimalkan kepala suku masing2 yang memiliki kepribadian yang bijaksana sebagai wakil rakyat (bukan dpr). sesuai dengan sila ke 4.dengan itu semua maka keadilan sosial bagi rakyat akan dapat terwujud.Pancasila bukan musuh Islam,tapi dengan pancasilalah kedigjayaan pemerintahan Islam semakin dapat terbentengi, pancasila sudah sempurna untuk dijiwai dalam konsep bermasyarakat yang strukturnya mengharuskan harmonisasi terhadap keberagaman (bhineka tunggal ika). disinilah akhirnya dapat kita tetapkan bahwa konsep seminim minimnya konsep Hukum yang tepat bagi Indonesia ini adalah berhukum sesuai dengan keyakinan masing2 semaksimal maksimalnya adalah penerapan Hukum Islam murni secara keseluruhan, yang paling penting diadakan pemidanaan terhadap pelanggaran keyakinan, contohnya umat Islam yg tidak shalat jumat dipenjara,orang nasrani yg tdk mingguan digereja dipenjara,org yahudi yg tdk kesinagog hari sabtu dipenjara juga.pengadilan agama berada diatas pengadilan negara. presiden bukanlah kepala pemerintahan tapi dia hanyalah kepala jongos alias pegawai administrasi (opsorsing perusahaan negara).trias politika digantikan dengan centralisasi kekuasaan yg dipegang oleh bapak bangsa.bapak bangsa adalah sekaligus pemimpin tertinggi militer dan kepolisian.

sumber??

sumber2nya sdh kusebutkan diatas, kitab dan keberadaannya.

demokrasi=capitalist=voting …komunis=setan
kuncinya pemimpin yg baik menyiapkan pengantinya juga yg baik
apa dulu siabu waktu ke umar umar waktu ke ali lewat pemilu

ikut nyimak dulu bro…