Denominasi harus dihilangkan, prinsip Gereja lokal dipulihkan

1 Gereja Lokal di Jakarta yg namanya GPPS-Jemaat Jakarta apa salah nama lokasinya(lokal) bro?

Pastinya setiap gereja punya nama, apakah gereja anda tidak memiliki nama?

Jadi benar gereja anda namanya Gereja Lokal?

Kayaknya menjurus kesana deh… :smiley:

Apa pernah dengarkah nama gereja begitu bro?

gereja adalah kaum beriman sebagai tubuh dan Yesus sbg kepala.
jadi gereja tidak memiliki nama

perhatiakan ayat ini baik2
1Co 1:2 Unto the church of God which is at Corinth, to them that are sanctified in Christ Jesus, called to be saints, with all that in every place call upon the name of Jesus Christ our Lord, both theirs and ours:

ayat tersebut menyatakan kepada gereja Allah di korintus.

Gal 1:2 And all the brethren which are with me, unto the churches of Galatia:

ayat tersebut menyatakan kepada gereja di galatia.

apakah gereja memiliki nama tertentu ? tidak

Yang tidak mengakui Tuhan Yesus sebagai kepala gereja itu siapa?

Yang tidak mengakui Tuhan Yesus sebagai kepala gereja itu siapa?
tidak tahu, saya hanya menyatakan bahwa gereja itu bukan tempat maupun bangunan

1Co 1:2 Unto the church of God which is at Corinth, to them that are sanctified in Christ Jesus, called to be saints, with all that in every place call upon the name of Jesus Christ our Lord, both theirs and ours:
Gal 1:2 And all the brethren which are with me, unto the churches of Galatia:

disini jelas gereja tidak memiliki nama2 tertentu. Misalkan ada kota bernama kota A, maka disana hanya ada 1 gereja yaitu Gereja di kota A

Bro, yang namanya Gereja setau saya, di mana2 pasti ada tulisan nama “Gereja-Jemaat X” atau ada tulisan “Gereja-di X” yang mana “X” menunjukan gereja lokal di daerah tersebut.

maksudnya mungkin mau ngumpulin seluruh denom dan gereja dalam satu tempat sekaligus dalam ibadah.

biar kolektenya bisa banyak :smiley: (becanda)

Salam

Maaf ikut nimbrung…
mungkin bro racik blom nangkep maksudnya bro bryan…
cmiiw

kalo Gereja “X” atau Gereja “Y”, dimana “X” dan “Y” itu adalah nama tempat yah gapapa…
karena artinya Gereja “X” dan Gereja “Y” memiliki satu pengajaran yang sama dan universal (katolikos) hanya saja berbeda lokasi

tapi dengan banyak denominasi ini kan nama gereja jadi nama sebuah aliran. ini yang jadi permasalahan
contoh Gereja “X” dan Gereja “Y”, dimana “X” dan “Y” bukan hanya menyebutkan suatu lokasi dari gereja tersebut tetapi juga menunjukan suatu ajaran yg dianggap benar, baik oleh Gereja “X” atau Gereja “Y”
Jadi Gereja “X” atau Gereja “Y” bukan hanya menunjukan perbedaan lokasi saja, tetapi juga menunjukan perbedaan di dalam suatu ajaran

mungkin begitu maksudnya…

pertanyaannya adalah, kenapa ada nama2 gereja yg dalam artian, tiap nama2 gereja tersebut terdapat perbedaan pengajaran? toh di dalam alkitab tidak ada

Salam Damai Kristus

Toh sebanyak2nya kolekte juga tetep pelayanan pake yg bobrok, bukan naik alpart (balik becanda) ;D
kidding yah broo

Salam Damai Kristus

Kalo saya pribadi saya kurang setuju kalo di dalam satu kota hanya ada satu Gereja bro…
karena umat pada jaman sekarang jauh lebih banyak daripada umat pada jaman rasul

jadi selama hanya terdapat satu pengajaran yg sama dan universal (katolikos), mau ribuan Gereja di dalam satu kota pun saya malah justru lebih senang… hehe

itu pendapat pribadi saya (imho)

Salam Damai Kristus

Tuhkan anda paham tujuan TS apa… :smiley:

Perselisihan terjadi karena ada perbedaan, mereka tidak sepaham mengenai sesuatu hal.

Mengenai apa ?
Mengenai penafsiran Kitab Suci.

Abad terakhir pertumbuhan denominasi semakin banyak, sehingga saat sekarang sudah ada 30 000 denom.
Setiap orang bisa penafsiran Kitab Suci dan dengan mudah mendirikan gereja dengan memilih nama yang dia pilih sendiri.
Mereka tidak mempunyai panduan atau pedoman yang mengarahkan setiap arti tulisan yang ada di Kitab Suci.
Misalnya; Arti: “Trinity”
Ditentukan waktu konsili necea th 325, yang dihadiri oleh 318 uskup, semua setuju dan 5 yang menentang, termasuk yang paling menentang ialah Arius,
Ketentuan mengenai Trinity ditulis sebagai kanon law di Magisterium.
Dengan adanya ketentuan yang sudah didefinisikan dengan jelas, maka setiap orang tidak bisa dengan seenaknya merubah arti dari Trinity itu.

Secara perorangan, tentunya penafsiran Kitab Suci mudah di belokkan dan dimanfaatkan oleh iblis, sehingga mereka merasa bahwa penafsirannya yang paling benar, dan Alkitabiah.

Nah itu dia bro…
Saya jadi inget Kisah Para Rasul bab 8
Dimana Filipus di perjalanan bertemu seorang etiopia yg sedang membaca kitab nabi Yesaya…
Disitu Filipus mendekatinya dan bertanya " mengertikah tuan apa yg tuan baca itu?"
Lalu org itu menjawab “bagaimanakah dapat mengerti, kalau tidak ada yg membimbing aku?”
Dengan segala kerendahan hati org itu pun mengakui kelemahannya dan mohon bimbingan…
Orang yg rentang waktunya tidak begitu jauh dibandingkan kita sekarang ini pun perlu bimbingan, apalagi kita?
Oleh karena itu juga kita perlu satu Gereja untuk membimbing kita sehingga kita bisa menjadi satu Tubuh…

Saya suka heran kalo ada yg dengan (maaf) “kesombongan iman” bisa berkata asal percaya Yesus dan manual (alkitab) sudah ada yah pasti ga salah…
Kalo itu terbukti benar dan ga perlu bimbingan Gereja maka tidak akan ada denominasi…
Tapi buktinya?

Salam Damai Kristus

prinsip gereja lokal yaitu membagi-bagi dalam wilayah, klw 1 kota terlalu besar bisa diperkecil jangkauan wilayahnya, tetapi bukan dgn adanya denominasi atw aliran2 lain (ajaran denominasi beda2 padahal kitab nya sama)

Seperti diatas penjelasannya

Tetep saya nda setuju denom dihilangkan… bukannya saya benci persatuan Kristen.
Tapi saya menghargai perbedaan pandangan selama itu tidak menyeleweng dari iman Tritunggal.

Mau Katolik ada Doa Salam Maria, ada Patung Bunda Maria dan Yesus, dll, yang terpenting bagi saya adalah iman mereka terhadap Tritunggal.
Mau Kristen Protestan cuma mengakui sumber dari Alkitab, dll, yang terpenting bagi saya iman mereka terhadap Tritunggal.
Mau Calvin percaya tentang pilihan-pilihan, Once Save Always Save, yang terpenting bagi saya iman mereka terhadap Tritunggal.
dsb… dsb…

Aturan dan doktrin berbeda di tiap denom justru memperkaya kekristenan sendiri. Karena setiap kepala orang Kristen tidak selalu memiliki pemikiran yang sama, orang cenderung memilih aliran yang sesuai dengan karakternya.

Kalau dipaksa disatukan di dalam satu lembaga, saya yakin, ga jarak berapa hari langsung pecah lagi. Dan malah bikin “dosa” karena di dalam jemaat pasti saling ngegosip tentang kepimpinan Gereja :smiley:
Jadi saya bilang : pimpinan Kristen boleh ada A, B, C, dll dan mereka boleh punya anggota sendiri, tapi Ketua/ Kepala Pimpinan-Pimpinan tersebut harus tetap Tritunggal.
Beda, IYA, tapi tidak berbeda sepenuhnya dan mereka masih terikat kuat dengan persamaan yang lebih hakiki, yaitu Tritunggal Maha Kudus :slight_smile:

Pengalaman saya yang beberapa hari berkecimpung di sub forum “Nontrinitarian”, baik yang Protestan maupun Katolik saling bahu membahu “membela” iman Tritunggal mereka. Hampir tidak ada perang denom Kristen di sana :D… Atau waktu dulu saya main di forum yang suka membahas agama seberang, baik Katolik dan Kristen tetap bersatu. Penafsiran Firman yang sedikit berbeda, malah memperkaya makna dari Alkitab dan pribadi Tritunggal.

Kalau memang beda 100% itu, kayak Agama Kristen/ Katolik dengan Agama A, B, dan C (maaf ga saya sebutkan). Kalo ngobrol sama mereka, lebih butuh extra “ludah” dan pemikiran, biar jelas.
Coba deh Kristen dan Katolik ngobrol, pasti lebih nyambung :smiley: Itu membuktikan, bahwa mereka tidak berbeda 100% dan masi ada benang merah yang menyatukan ;D

Daripada fokus pada perbedaan (karena memang setiap manusia tidak sama, begitu pula kepala orang Kristen), mending melihat persamaan yang crucial dan tidak bakal berubah, serta menghargai perbedaan tersebut sebagai “kekayaan” Kekristenan.

Shallom

Rom_12:16 Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!

1Co_1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

ayat diatas menjelaskan rasul Paulus mulai memperbaiki perpecahan diantara orang2 korintus.Paulus meminta kpd mereka demi nama Tuhan (nama yg melampaui segala nama), namun orang yg berpecah belah itu malah menyamakan kedudukan nama Paulus, Kefas dan Apolos dgn nama Tuhan, seperti yg pernah dilakukan Petrus diatas gunung perubahan dgn menjajarkan Musa, Elia dengan Tuhan (Mat. 17:1-8). Kita harus seia sekata, sehati sepikir

Php_2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,

Diantara orang filipi ada perbedaan dalam pemikiran mereka (Php. 4:2) yg menyusahkan hati rasul. Oleh sebab itu rasul meminta mereka untuk memikirkan hal yg sama

Php_2:20 Karena tak ada seorang padaku, yang sehati dan sepikir dengan dia dan yang begitu bersungguh-sungguh memperhatikan kepentinganmu;

kita harus memikirkan satu hal. dalam mencari kepentingan Tuhan jiwa kita selalu mencari masalah, karena itu jiwa kita harus diubah, yg terpenting adalah bagian utamanya yaitu pikiran kita

Php_4:2 Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan.

Php_4:2 menunjukan kedua orang tersebut saling berbeda pendapat, mereke tidak sepikir. Rasul menasehati mereka berdua agar sepikir dalam melayani Kristus

@noninoniek : Selama masih ada perbedaan antar kaum beriman, tubuh Yesus tidak akan pernah bisa bersatu, tp kalau menurut anda seperti itu saya dapat memahaminya. Yang penting saya sudah menjelaskannya.

@ TS
Gereja Lokal pake perpuluhan gak? :onion-head33:

Salam

Kalo saya sih setuju dengan adanya persatuan Gereja supaya menjadi SATU TUBUH…
tapi itu sangat tergantung,
kalo penyatuannya BACK TO THE ROOTS ( kembali ke akar ) saya sangat sangat sangat setuju…
tetapi kalo niat penyatuan kembalinya dengan membuat gereja baru toh sama aja boong, karena itu jatohnya akan membuat denominasi baru

Salam Damai Kristus