Depresi

Salam kenal para FK wan,saya baru gabung n pengen dapet masukan.Sejak th 2002-sekarang saya langganan Psikiater,karena saya sulit tidur apalagi klo cape ditambah jengkel jantung saya berdebar-debar,klo sdh begitu dosis penenang saya tambah supaya debarannya jadi normal lagi.Saya wiraswasta dan masih bisa bekerja normal.cuma yaitu tadi jadi langganan Psikiater tiap bulan.Banyak nasehat n masukan sih,cuma kliselah biasa-sabar-banyak doa-harus diri sendiri yang mengobati-dll.Inti masalahnya sebenarnya saya ngerti,cuma caranya yang dilematis.Saya pernah sembuh ketika pergi ke Jogja ninggalin istri n di sana saya ga minum obat kurang lebih 1th.Berhubung istri nyusul n ngajak pulang,penyakit saya kambuh lagi.Oh ya di Jogja dari th 2004-2005.Jadi dari th 2005-sekarang minum obat lagi.Saya ga mau nyalahin istri karena mungkin memang fisik n mental saya saja yang lemah,tp klo ga ada istri saya merasa lebih nyaman.Itulah dilematisnya.Sekarang ini sih menurut saya,selagi saya bisa beraktivitas normal walau minum penenang-ya sudahlah…Gimana menurut teman2?Trims

Ada apa dengan istrinya?
Masak lebih senang kalau ga ketemu istri?
Bukankah di dekat orang yang kita cintai kita seharusnya merasa nyaman? :o

liberty berpendapat

kemungkinan anda sedikit stres … (stres dengan isteri anda).
tetapi hal tersebut ada di alam bawah sadar anda.

misalkan:

  1. anda sering dilarang pergi… (mungkin karena isteri cemburunya besar)
  2. anda dilarang berpergian sepulang kerja… (harus pulang rumah)
  3. dll

dan itu menggangu anda (aktifitas, ruang gerak), secara psikologis anda tertekan.
maka, pada waktu meninggalkan isteri ke Jokja, anda merasa nyaman. dan tidak sakit, lalu ketika isteri anda menyusul anda…
anda “terbebani” kembali (pikiran anda) dan sakit kembali,
delematis?memang, tetapi jangan heran…
sedangkan isteri wajar jika dia merasa nyaman… karena dia bersama suami yang dicintainya… (biar ga lirak lirik cewek lain :smiley: )

mungkin ini permasalahan anda…

  1. yang dapat dilakukan anda adalah minta waktu untuk refreshing dari masalah kerjaan … Luangkanlah waktu anda bersama isteri.

  2. buang segala pikiran negatif terhadap isteri anda, supaya anda tidak terbebani
    (percayai isteri anda).
    sebetulnya segala penyakit hampir 80% itu berasal dari pikiran.
    jadi pikirkan hal2 yang positip/membangun.

dan selalu doa kepada Tuhan :afro:

semoga membantu

masalah anda sendiri apa?
coba share apa masalah pokok anda baru kita bisa bantu saudara?

dear om indra,

istrinya kenapa?

loh? :onion-head33:

setuju ma bro exia…mungkin masalah ada di anda…bukan di isteri anda…jadi tidak ada slahnya sedikit bertanya pada diri anda kenapa justru pada saat jauh anda bisa tenang??apakah selama anda pacaran dulu (saya asumsikan begitu karena anda sudah menikah) hal ini sudah terjadi??

yup

istrinya kenapa?

klo isterinya liberty kayak milka sich … :smiley:
bisa depresi tegangan tinggi… ;D ;D

hahahaha…emang kenapa bro???

loh??emgnya knpa???

pertanyaan yang sama hahahaha…tinggal tar bikin filmnya…AADM…Ada Apa Dengan Milka hahahah

wkwkwkwkwk,…spa yang mau buat?
hehehehe

klo milka istri liberty kan mana sanggup kerja…
pinginnya dirumah terus… ;D karena ga kerja, pasti ga ada duit…

jadi depresi kan? hahaha

ok BTT

@indra D…

Wahh…wah… dari cerita anda saya menangkapnya…Anda sendiri yang tidak jujur pada diri sendiri…Jadi kalau misalnya orang bertanya kepada anda…apakah anda sudah makan…?? pasti anda jawab sudah…!! padahal belum…bgitukan seleau yang anda lakukan kepada diri anda sendiri…??
Ini artinya anda memakaskan diri anda menjadi orang yang “taf”…tangguh.
Padahal anda hanya bersenjatakan “kebohongan” saja tanpa memikirkan resiko dan konsekwensinya…untuk diri anda ataopun orang lain ( keluarga anda ) …apa lagi istri anda sendiri. Maaf ini menurut saya bukan dilematis
tapi penyakit mental…dimana anda tidak dapat membedakan apa sebenarnya tujuan hidup anda maupuin apa sebenarnya tujuan anda berumah tangga…Jadi dalam anda bekerja secara wirasuasta tsb sebetulnya hanya suatu pelarian untuk menghilangkan atau membuat anda sibuk saja…Tapi hasil akhir tidak anda pikirkan sama sekali untuk apa manfaatnya…??

Jadi menurut saya, coba koreksi diri dulu…untuk apa anda sebetulnya hidup didunia ini…?? apakah hanya untuk kepuasan diri pribadi sendiri atau
bagaimana…?? Dari situ dapat anda mulai membuat daftar apa yang dapat anda dayagunakan dalam hidup ini dengan existensi yang anda milika sekarang sebagai manusia…?? Kalau hal itu tidak anda lakukan maka semua saran dan usulan terhadap diri anda selalu anda buang ketempat sampah…karena anda anggap semua itu klise belaka …dan anda sudah menyadarinya sejak zaman dahulu kala kan…??

So…semangatlah mebangun diri anda dulu…dari mana mulainya…??
Dari berdoa dahulu untuk bertobat dan minta ampun kepada TYK .
Tapi kalau saran untuk seperti ini masih tetap anda anggap klise…??
Maka mungkin anda perlu dilakukan doa pelepasan oleh pendeta pendeta yang berkompeten untuk hal hal seperti itu…Trimakasih

Salam GBU

he…hhe… obatnya terletakdlm inti permasalahannya.
jika dilematis… harus diputuskan salah satu yang terbaik

Liberty punya analisa yg mendekati,istri saya cenderung poses n koleris.Sayangnya istri ga mandiri ,so klo boleh saya analogikan sbb:Saya mau menggendong istri dengan harapan kami bisa jalan sama2,tapi saya ingin istri jangan berontak dalam gendongan saya karena saya bisa lebih capek n mungkin bisa jatuh.Saya cenderung melankolis n ingin segala sesuatu terjadwal n terkontrol.Dengan share begini saya agak lebih nyaman karena banyak teman n istri ga tau klo temen saya jadi banyak,karena realitasnya istri ga suka saya punya teman.trims buat semua advice n keep in touch yaa.

saat jiwa tertekan , hal yang dilakukan:
-taruh harapan kepada Tuhan… hal apa yang membuat tertekan
-mengucap syukur

Mzm. 43:5 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

maaf sebelumnya Bpk. Indra.
kalau saya berpendapat tentang gambaran keluarga anda diatas.
anda tidak bisa “menggendong isteri anda” sebab anda sendiri “lemah”. Bermaksud baik tetapi bisa “melukai” anda atau isteri anda.

maksud saya begini:
dalam alkitab disebutkan
Mat. 15:14 Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang."

(Jika anda kuat, maka tidak jadi masalah…)

Isteri anda adalah manusia juga, yang memiliki keinginan dan pikiran yang berbeda dengan anda… jadi wajar jika isteri anda “kurang nyaman”(berontak) dalam gendongan anda.

saran saya: berpikirlah positip mengenai anda, isteri anda.

Saya ingin bertanya Pak Indra,

  • Seberapa seringkah anda memuji isteri anda?(dalam satu minggu)

Sebenarnya kalau anda “memberi sesuatu” kepada isteri anda, maka isteri anda akan memberikan balasan yang sama.

contoh: anda mempercayai isteri anda… apakah isteri anda tidak mempercayai anda?
(kuncinya adalah berpikiran positf)

jadi kalau isteri anda tidak suka anda bergaul dengan teman banyak…
pasti ada sebabnya… (ketidakpercayaan isteri)

  • apakah anda pernah melakukan “kesalahan” di masa lalu terhadap isteri anda? (harap di renungkan dahulu)

salam :slight_smile:

kayaknya musti di kasih pendekatan baik dari sisi suami maupun istri

salam kenal juga bro,
masalah istri ya,
bukankah istri diberikan oleh Tuhan untuk menjadi penolong kita,
jika kita tidak nyaman dengan keberadaan istri, pasti ada sesuatu yang salah,
mungkin dari kedua pihak bisa saling introspeksi,
saya juga tidak tahu detil permasalahan saudara, tapi mungkin tulisan-tulisan ini bisa membantu saudara, sebab perkataan Tuhan : menguatkan dan menyembuhkan
coba simak saja…