DI BALIK KEMATIAN MANTAN PRESIDEN KOREA SELATAN

Berita mengenai wafatnya mantan Presiden Korea, Roh Moo-hyun pada hari Sabtu, 23 Mei 2009 mengejutkan seluruh dunia – tetapi ada seseorang yang tidak terkejut – sebulan sebelumnya pada tanggal 26 April 2009, seorang nabi di Lagos, Nigeria yang dikenal dengan nama T.B. Joshua dari The Synagogue, Church Of All Nations (Synagogue, Gereja Segala Bangsa) telah menubuatkannya.
Berikut ini adalah kutipan dari ucapannya pada hari tersebut:

“Pada hari Sabtu, seseorang digegaskan ke rumah sakit namun dari rumah sakit tersebut, beliau tidak dapat pulang ke rumahnya. Jadi, kami menyampaikan pesan ini yang akan menuntun seluruh dunia. Yang kami sampaikan di sini adalah penyampaian pada seluruh dunia dan orang-orang yang mempengaruhi dunia, mengguncang seluruh dunia, orang-orang penting. Ketika hal ini terjadi, Anda akan berucap, ‘Ha!’”

Pada hari Sabtu pagi, pada tanggal 23 Mei 2009, berita mengejutkan yang memenuhi layar televisi seluruh dunia mengenai mantan Presiden Korea Selatan, Roh Moo-hyun yang dilarikan ke rumah sakit dan diumumkan wafat setelah beliau terjun dari sebuah bukit dekat rumahnya dini hari pada hari Sabtu pagi tersebut. Moon Jae-in, yang melayani kepala staf presidensial milik Roh menyampaikan, “Roh ditemukan melompat dari sebuah gunung sekitar pukul 6:40 pagi.” Tidak sadarkan diri dengan luka di kepala, beliau dilarikan ke sebuah rumah sakit di Gimhae, tepat seperti yang disampaikan oleh nabi.

Dari rumah sakit di Gimhae, mantan presiden dikirim ke Busan University Hospital (Rumah Sakit Universitas Busan) di Yangsan, yang mana dokter melaporkan bahwa mereka tidak dapat memulihkannya, dalam artian menolong agar beliau dapat hidup kembali, dan keluarganya berduka atas kepergiannya – dari rumah sakit, beliau tidak dapat pulang ke rumahnya, tepat seperti yang dinubuatkan Nabi T.B. Joshua. Mantan Presiden Korea Selatan Roh Moo-hyun diberitakan meninggal sekitar pukul 9:30 pagi. Trauma kepala diidentifikasi sebagai penyebab utama kepergiannya.

Mari kita mengingat kata-kata dari Nabi T.B. Joshua, “Yang kami sampaikan di sini adalah penyampaian pada seluruh dunia dan orang-orang yang mempengaruhi dunia, mengguncang seluruh dunia, orang-orang penting. Ketika hal ini terjadi, Anda akan berucap, ‘Ha!’”

Roh Moo-hyun adalah presiden ke-16 Korea Selatan, melayani sejak 25 Februari 2003 hingga 25 February 2008. Beliau adalah mantan presiden terakhir Korea Selatan. Sebagai seorang mantan pemimpin dunia, beliau mengemban posisi yang mempengaruhi seluruh komunitas internasional. Penyebab kepergian tragisnya telah mengejutkan bangsa Korea Selatan dan dunia.

Peristiwa bunuh dirinya yang sungguh jelas – dipercayai sebagai peristiwa bunuh diri pertama yang dilakukan oleh seorang pemimpin modern Korea Selatan, sungguh mengejukan dunia. Roh Moo-hyun memiliki kehidupan yang dikenang, membangkitkan latar belakang yang sederhana menuju kantor Korea Selatan yang tertinggi. Kondisi kematiannya juga diingat dan sungguh mengejutkan. Di Seoul Tengah, sebuah altar dadakan telah diatur, dan ratusan orang, beberapa dengan air mata, mengantri dengan sabar untuk berlutut di tanah, munundukkan kepala sedalam-dalamnya dan menebar bunga – sebagai tanda hormat.

Presiden Korea Selatan Lee Myung-Bak menyampaikan, “Ini adalah kejadian yang sungguh-sungguh sulit dipercaya, menimbulkan ratapan dan kesedihan yang mendalam”. Presiden Lee Myung-Bak yang terkejut pergi terlebih dahulu untuk pertemuan dengan European Union (Persatuan Eropa) namun membatalkan jadwal lainnya sepanjang hari itu. Beliau menggambarkan wafatnya mantan presiden Korea Selatan tersebut sebagai tragedy nasional, ucap juru bicara Lee. Kim De-Jung, mantan Presiden Korea Selatan berucap, “Saya telah kehilangan kehidupan saya - pertemanan yang panjang, dengan beliau saya mengambil bagian dalam perjuangan demi demokrasi dan berbagi satu tahun pemerintahan demokrat…Saya meraasa seolah-olah saya telah kehilangan setengah dari kehidupan saya”. Perdana Menteri Kambodia Hun Sen mengatakan, “Saya tidak tahu bagaimana mengekspresikan kesedihan saya. Saya menyampaikan secara tulus rasa bela sungkawa saya”. Perdana Menteri Jepang Taro Aso berkata, ”Saya cukup terkejut. Saya ingin menyampaikan rasa bela sungkawa saya dan berdoa untuk jiwanya agar dapat beristirahat”. Dan Perdana Menteri Korea Han Seung-Soo, mengadakan pertemuan kabinet dadakan. “Saya tidak dapat menghentikan rasa terkejut dan sakit saya akan berita kematian Mantan Presiden Roh,” ucap Han menurut juru bicaranya. “Saya berdoa bagi beliau dan saya juga ingin menyampaikan rasa bela sungkawa saya kepada keluarga yang ditinggalkan”.

Pihak Emmanuel TV dan The Synagogue, Church Of All Nations (Synagogue, Gereja Segala Bangsa) berdoa bagi keluarga dan orang-orang yang dicintai dari mantan presiden, Roh Moo-hyun dan bagi bangsa Korea Selatan agar Tuhan memberikan kasih karunia untuk menanggung kehilangan yang sungguh menyedihkan ini. “Melalui kejadian ini, kami mendorong semuanya untuk memandang pada Tuhan dan menggapai aset-asetNya agar kita dapat menerima pengarahan, instruksi dan pewahyuan yang kita perlukan saat ini. Ingatlah, ada harapan – Yesus adalah Harapan; Pengarang dan Pemenuh iman kita”, ucap pembawa berita Emmanuel TV.

ayooo… beritanya dikutip dari mana ne…

gua sih dapet beritanya dari inet. check aja langsung di www.emmanuel.tv
lo juga bisa nonton tv lewat sini, jujur aja gua ga sering nonton, skali2 aja kalo inet gua rada cepet. cukup berat sih untuk ngeloadnya, tapi masih bisa baca articlenya. klik di bagian prophecy aja. dijamin sangat membangun iman deh :happy0062: God bless you all, guys!

Gw mau streameing kok ga bisa ya disitu? harus daftar tp eror eh :frowning:

WOW, sorry. dicoba lagi aja, pasti bisa deh… :slight_smile:
o ya, gua baru post new thread loh, dibaca ya, FAKTA TERSEMBUNYI DI BALIK KEMATIAN MICHAEL JACKSON.
so cool. stay blessed.