Di Saat Seperti Ini, Lebih Penting Doktrin / Jiwa Baru?

Mohon tanggapan saudara-saudari yang seiman dalam Yesus,

Di jaman sekarang yang kita ketahui sudah sangat dekat dengan akhir zaman atau kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, manakah yang lebih penting???

Setiap Jemaat Harus Mengerti Doktrin yang Benar atau Menjangkau Jiwa Baru Sebanyak-banyaknya?

Maksud pertanyaan saya adalah, disaat sekarang ini, yang kita ketahui sudah sangat kritis dan sangat dekat dengan akhir zaman sebnarnya gereja harus mempunyai visi yang seperti apa?

Saya pribadi kurang menyukai gereja yang hanya mengutamakan pertumbuhan jumlah jemaat namun kurang mengajarkan doktrin yang benar sesuai dengan apa yang diajarkan di Alkitab.
( Kebanyakan gereja seperti ini sangat pandai menarik orang non Kristen dan sangat memancing agar orang mau bertobat dan percaya Yesus sebagai Juruselamat, dan justru gereja tipe begini yang sangat disukai banyak orang )

Saya pribadi sangat menyukai cara kerja Sebuah Gereja yang tidak perlu saya sebut namanya, gereja itu mempunyai visi untuk memperingatkan umat Tuhan /gereja (yang dianggap tersesat atau agak menyimpang dari ajaran Alkitab) agar kembali ke ajaran-ajaran atau doktrin-doktrin yang sesuai dengan apa yang Alkitab ajarkan.
( Namun menurut saya, cara kerja gereja-gereja seperti ini agak kurang menarik jika dibandingkan dengan gereja-gereja seperti yang saya bahas diatas. Tata cara ibadah dan puji-pujian juga saya rasa kurang menarik bagi orang luar baik Kristen maupun non Kristen.)

Menurut saya
Tipe 1 menarik jiwa baru jauh lebih banyak ketimbang tipe 2, walaupun jiwa-jiwa baru maupun jemaatnya yang lama pengetahuan akan Alkitab dan doktrin yang benar dibawah gereja Tipe 2. ( walaupun tidak semua )

Saya pribadi jauh lebih menyukai Tipe 2, namun mengingat kita berada pada saat yang sangat KRITIS ini ( sangat dekat dengan kedatangan Tuhan yang kedua kali bahkan ada rumor 2012 / 2013 adalah akhir dunia), [b]Gereja seperti apakah yang lebih dibutuhkan dunia ini?

Dan mana yang lebih penting, DOKTRIN / Jiwa Baru?[/b]

Salam damai sejahtera dalam Kristus Yesus.

Visi seluruh gereja sudah saatnya menyampaikan dan menjalankan Dua Kasih Terutama secara nyata.

Dan untuk jiwa baru, aku tekankan disini bahwa lebih penting menjaga angkatan yang kemudian, sebab angkatan ini akan berlalu.

Mengerti FirmanNya adalah Kasih karunia itu sendiri, jd tentu saja ini yg menjadi kerinduan setiap kita, menyampaikan InjilNya adl perintahNya , tentu bila kita mengakui sbg hambaNya akan menyampaikan Injil ini kepada siapa saja tanpa adanya agenda yg lain ( menjadi terkenal, mendapat banyak pengikut dll).
Tuhan menekankan untuk menjangkau " satu domba sesat milikNya ", bukan merantai 99 lainnya spy susu dan bulunya tdk tercecer, dan pula adl baik kita merenungkan
Yoh3:30 Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.Gby

Damai bagimu daudedi

Baiklah, saya coba, tapi tolong catat, ini tanggapan saya, tidak terkait dengan denominasi mana pun.

Di jaman sekarang yang kita ketahui sudah sangat dekat dengan akhir zaman atau kedatangan Tuhan YESUS yang kedua kali, manakah yang lebih penting??? [b]Setiap Jemaat Harus Mengerti Doktrin yang Benar atau Menjangkau Jiwa Baru Sebanyak-banyaknya?[/b]
Menurut saya, mengetahui doktrin yang benar adalah penting (eh, apakah definisi doktrin sama bagi tiap orang?), dengan latar pikir, dengan demikian (mengetahui doktrin benar itu), maka setiap orang mengetahui batasan-batasan sampai sejauh mana dia harus mempertahankan imannya. Sementara itu, memenangkan jiwa baru perlu dalam melaksanakan tugas perutusan yang disampaikan oleh YESUS KRISTUS untuk menjadikan seluruh bangsa jadi murid YESUS. Tapi ini sering terpeleset ke "semakin banyak umat, semakin banyak kolekte terkumpul".
Maksud pertanyaan saya adalah, disaat sekarang ini, yang kita ketahui sudah sangat kritis dan sangat dekat dengan akhir zaman sebnarnya gereja harus mempunyai visi yang seperti apa?
visi mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri.
Saya pribadi kurang menyukai gereja yang hanya mengutamakan pertumbuhan jumlah jemaat namun kurang mengajarkan doktrin yang benar sesuai dengan apa yang diajarkan di Alkitab.
daudedi adalah orang merdeka untuk menyukai atau kurang menyukai sesuatu.
( Kebanyakan gereja seperti ini sangat pandai menarik orang non Kristen dan sangat memancing agar orang mau bertobat dan percaya YESUS sebagai Juruselamat, dan justru gereja tipe begini yang sangat disukai banyak orang )
Orang-orang lain juga mempunyai tingkat kemerdekaan yang sama dengan kemerdekaan daudedi.
Saya pribadi sangat menyukai cara kerja Sebuah Gereja yang tidak perlu saya sebut namanya, gereja itu mempunyai visi untuk memperingatkan umat Tuhan /gereja (yang dianggap tersesat atau agak menyimpang dari ajaran Alkitab) agar kembali ke ajaran-ajaran atau doktrin-doktrin yang sesuai dengan apa yang Alkitab ajarkan.
Wah, patut diacungi jempol gereja seperti itu.
( Namun menurut saya, cara kerja gereja-gereja seperti ini agak kurang menarik jika dibandingkan dengan gereja-gereja seperti yang saya bahas diatas. Tata cara ibadah dan puji-pujian juga saya rasa kurang menarik bagi orang luar baik Kristen maupun non Kristen.)
Hehhehheee... masalah selera berbeda-beda bagi tiap orang daudedi.
Menurut saya Tipe 1 menarik jiwa baru jauh lebih banyak ketimbang tipe 2, walaupun jiwa-jiwa baru maupun jemaatnya yang lama pengetahuan akan Alkitab dan doktrin yang benar dibawah gereja Tipe 2. ( walaupun tidak semua )

Saya pribadi jauh lebih menyukai Tipe 2, namun mengingat kita berada pada saat yang sangat KRITIS ini ( sangat dekat dengan kedatangan Tuhan yang kedua kali bahkan ada rumor 2012 / 2013 adalah akhir dunia), Gereja seperti apakah yang lebih dibutuhkan dunia ini? Dan mana yang lebih penting, DOKTRIN / Jiwa Baru?

Menurut saya, kebanyakan partisipan trit ini menghargai pendapat partisipan lain. Tiap orang bebas merdeka menentukan sikap mementingkan mana dari pilihan yang ada.

Ngomong-ngomong, mengarah kemana sih trit ini?

peryataan anda harus dikoreksi dulu ya

apa yang anda katakan ini, perlu anda fikirkan kembali

yang tipe 2 yang anda sebut ini, apa patokan grj ini mengatakan dirinya yg paling benar, dan grj lain tidak benar ???

jangan lupa, apa yg dia pikir benar itu, hanyalah pemikiran kelompok itu saja.

yang dia sebut lebih alkitabiah, lebit tepat, kl dia mempromosikan doktrinnya saja.

lagi ikutanmikir nih

apa gunanya mengagung agungkan doktrin, tetapi tidak mampu menjangkau jiwa ???

(jangan lupa, yg namanya doktrin adalah racikan buatan manusia juga)

ibarat, orang yang banyak ngomongnya, banyak aturannya, tapi sedikit menjangkau jiwa jiwa yg perlu keselamatan.

Keduanya penting. Tidak ada gereja yang sama, masing-masing punya tugas dan cara pendekatannya sendiri. Kadang kita melihat hanya dari luar saja. Setiap gereja pasti melaksanakan Amanat Agung yang isinya mengabarkan Injil dan juga menjadikan murid (istilah anda mengerti Doktrin). Tetapi dalam pelaksanaannya, tiap gereja memiliki pendekatan yang berbeda.

Saat sebuah gereja memiliki banyak agenda penginjilan, maka didalamnya juga ada banyak pembinaan iman, pelatihan, pengembangan dan sebagainya yang dikemas dalam bentuk yang lebih sekuler dibandingkan dengan gereja yang membangun jemaatnya lewat pengajaran seperti halnya sekolah, padat dan monoton dengan materi-materi yang berat. Tetapi biasanya gereja seperti itu agenda penginjilannya tampak kaku dan tradisional. Dua macam gereja yang bertolak belakang coraknya ini ada untuk saling melengkapi dalam dunia yang terus berkembang.

Tidak ada yang lebih baik secara umum, tetapi ada yang paling baik untuk masing-masing individu. Bagi anda, bagi saya dan bagi yang lainnya, masing-masing tidak sama, ada gereja yang terbaik agar kita dapat bertumbuh sampai kepada kepenuhan Kristus atau kesempurnaan dalam bahasa lainnya.

Menurut saya kedua tipe gereja yang saya sebut diatas sama2 bagus dan mempunyai kelebihan tersendiri.

Yang satu kelebihannya menarik banyak sekali jiwa baru, namun kurang kuat dalam doktrin sehingga dalam kehidupan sehari-hari otomatis agak kurang jika dibandingkan dengan yang punya doktrin kuat ( walau tidak semua ) , sehingga ada kemungkinan ketika jemaat gereja seperti ini memberitakan tentang injil bagi orang lain, dia kurang kompeten dan ada kemungkinan menyebabkan ajaran yang diajarkan dia jadiagak melenceng ( walau dia sendiri tidak sadar ). Dan bukan tidak mungkin dia bisa menjadi batu sandungan bagi orang awam maupun jemaat lainnya.

Yang satu lagi sangat bagus dalam menanamkan doktrin Alkitabiah, sehingga jemaatnya saya rasa lebih dewasa dalam iman Kristen dan lebih mampu memberikan pengajaran dan menguatkan jemaat yang lain. Namun karena cara penyampaian yang menurut saya agak kolot, dan seperti kebaktian khusus orang tua ( sekali lagi ini menurut saya ). Dan pada faktanya jumlah jemaatnya jauh di bawah gereja tipe lainnya, dan kebanyakan jemaatnya adalah yang sudah lebih dewasa ( tua ).

[email protected]

Yang benar adalah menangkan jiwa-jiwa baru dng ajaran Alkitab…bukan dng ajaran Doktrin.
Doktrin dalam setiap Denominasi adalah suatu pandangan kaum teolog, yang diambil dari Alkitab untuk mempermudah orang saja dalam pemahaman ayat-ayat Firman Tuhan. Dan doktrin itu sebagai pegangan dalam upaya manusia saja saat mendalami Firman Tuhan. Dengan demikian maka seyogiyanya si orang / jemaat Gereja nya
tidak menjadi bingung dan memiliki kepastian dalam segi pemahaman ayat-ayat yang mungkin dibacanya, tapi tidak dimengertinya. Nah…dng berpatokan pada doktrin…maka pengertiannya tidak menoleh kekiri dan kekanan…tetapi dapa fokus kedepan demi pertumbuhan imannya. Karena dengan berbekal iman pula setiap orang dapat memenangkan jiwa-jiwa baru…tapi fasilitasnya ya melalui doktrin yang manusia itu kuasai.

So…?? Doktrin sebagai jalan mempermudah memenangkan jiwa-jiwa baru. Namun itu semua harus di tunjang oleh ketekunan si orang tsb dalam memebaca Alkitab / Firman Tuhan.

Salam GBU

menurut ane sih lebih penting jiwa baru,krn amanat agung Tuhan YESUS(sebelum naik ke surga) jelas memerintahkan orang Kristen untuk menjangkau jiwa2 baru,bukan untuk membesarkan doktrin masing2 denom.jujur aja klo soal menjangkau jiwa baru memang kebanyakan orang Kristen(tanpa memandang denominasi) itu pada angin2an sih,misal di awal2 semangat cari jiwa baru tp ujung2nya malah melempem & stop cari jiwa baru(dgn alasan sibuk kerjaan,dll).

mmhhh, gimana yah, menurut saya, gak bisa dibagi-bagi gitu juga kali yah. Karena kedua-duanya merupakan perintah Tuhan, berarti dua-duanya harus dilakukan.
Saya kok merasa agak kurang tepat yah kalo ada yang ngomong " oh, gereja ini kuat di ini, tapi agak lemah di sini", dst, dan ini dianggap suatu hal yang wajar.
Gereja itu kan hakekatnya harusnya satu yah, tidak terpecah-pecah doktrinya, juga tidak menganggap bidang ini yang harus dimajukan, yang lain tidak.
Gereja kan juga harus kudus yah, sama seperti KRISTUS kudus, yaitu menjadi cahaya dan berkat bagi semua orang.
Gereja juga harusnya bersifat universal yah, untuk semua orang, tidak hanya fokus kepada para intelektual yang haus pengetahuan, atau hanya kepada orang-orang miskin terbelakang yang membutuhkan bantuan materi, tapi merangkul semuanya.
Gereja juga mengajarkan apa yang diajarkan para rasul dong yah, tidak memilah-milah mana yang disukai tapi mengajarkan keseluruhan.

yah. mungkin itu pendapat saya, maaf jika kurang bisa membantu.

Salam.

Sekali lagi tanpa maksud menyinggung, kalau tanpa doktrin ( pengertian akan ajaran Alkitab ) yang benar, apakah pantas mengajari orang lain, bahkan mencari jiwa baru ?
Apakah tidak mungkin yang diajarkan adalah ajaran-ajaran yang melenceng?
Apalagi jika yang dilayani adalah non-kristen, yang pada umumnya mempertanyakan hal-hal yang sangat sulit dijawab oleh kebanyakan orang Kristen, apakah tidak mungkin menjadi batu sandungan?

Doktrin, maksud saya dengan doktrin adalah pengertian yang benar tentang Alkitab.

Terima kasih atas tanggapannya,

Bukannya ingin membeda-bedakan ataupun menggolong-golongkan gereja, dan mencari kelemahan gereja, saya pribadi sangat setuju dengan kata-kata anda yang mengatakan gereja seharusnya satu dan tidak terpecah-pecah.

Permasalahannya adalah, apakah ada gereja yang sempurna? Saya rasa tidak ada.

Alasannya adalah oknumnya, semuanya MANUSIA. Tidak ada manusia yang sempurna. Tidak semua anggota gereja melayani dengan motivasi yang baik. ( sekali lagi tidak smua ) selain motivasi, kemampuan setiap anggota gereja juga berbeda-beda. Tidak mungkin juga semuanya hebat dalam segala hal.

Alangkah indahnya memang, jika semua gereja BERSATU. Semua kekurangan akan ditutupi oleh yang lain dan kelebihan - kelebihan yang dimiliki menjadi hampir sempurna.

TAPI ADA ENGGAK GEREJA YANG MAU?

Damai bagimu daudedi

Dari berbagai posting- di forum ini, terasa juga banyak pihak merindukan kesatuan gereja, menginginkan terwujudnya kesatuan seperti yang dimaksud YESUS. Namun, jika sudah masuk ke tataran praktik, kembali lagi, masing-masing bilang “Lu, lu. Gua, gua,” begitu pendapat saya.

Damai, damai, damai.

Makasih tanggapannya ya Husada,

Sori agak kuar topik,
memang dengan akal sehat saya rasanya tidak mungkin bisa atau terwujud semua gereja ( enggak usah seluruh dunia ) di Indonesia, bersatu. Apalagi saya pribadi merasa kedatangan Tuhan yang kedua sudah dekat banget !!! Kayaknya sampai Tuhan dateng lagipun gereja tetap tidak akan bersatu, bahkan juga tidak akan ada gereja yang sangat mendekati sempurna, baik visi, misi, pelayanannya, anggotanya, dll.

Pertanyaannya, TERUS KITA HARUS NGAPAIN DONG ?

Damai bagimu daudedi.

Menurut saya, mari kita perankan peranan wanita pendosa yang didakwa ramai-ramai dan dihadapkan kepada Yesus Kristus. Apa pesan Yesus kepadanya? Walau redaksinya tidak persis seperti kalimat berikut ini, usul saya, mari kita upayakan melaksanakannya, Kata Yesus, “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi”. Begitu usul saya.

Tetapi memang menjadi ulasan yang panjang, sebab, perlu mendefinisikan dosa, perlu memilah-milah, kalau tidak berbuat dosa, apa sudah berbuat kebenaran, apakah kalau tidak benar maka sudah pasti salah, atau sebaliknya, kalau sudah tidak salah, apakah pasti benar? Belum lagi pada komitmen pribadi, meski mendapat anjuran sedemikian lembut dari Yesus, apakah kita mau melaksanakannya? Ah, pokoke dengar suara hati aja deh. Kalau hari ini, atau detik ini kita ‘mendengar’ suara hati kita, mari jangan mengeraskan hati.

Makasih juga untukmu daudedi.

yang anda maksud doktrin itu yg mana?

  1. Kristologi > doktrin tt Kristus
  2. Soteriologi > doktrin Keselamatan
  3. Eklesiologi > doktrin gereja
  4. Eskatologi > doktrin Akhir Zaman

Bagaimana mau menjangkau jiwa2 kalau gak tahu doktrin tt Kristus, tt keselamatan?
GBU

Kalau doktrin ngga pasti benar (plintat-plintut) tentunya akan susah untuk menjangkau jiwa-jiwa.

Coba pikir deh.

Ketika ketemu seseorang yg akan di injili , kita berkata begini :

“Ajaran kami itu begini begini begini… tapi ajaran ini belum tentu benerrr lohh … kau lihat aja sendiri di alkitab”

Nanti orang tsb. kira-kira akan merespon:

“aje gile… ini orang mau mengajari gue atau mau melawak sih…?”

yang penting kembali ke Alkitab, percaya kepada Tuhan Yesus dan bertobat dari segala doa… melakukan Firman Tuhan… jangan pusingan doktrin, oke bro…
:afro: ;D :cheesy: :angel: :coolsmiley: :happy0025:
:tuzki48: :tuzki48: :onion-head7: :onion-head23: :onion-head53:

Saya mau komen yang ini aja ya soalnya yang di atas dah banyak yang komen en wellgood² hehehe… :coolsmiley:
Klo menurut saya rumor tentang akhir dunia di tahun 2012/2013 itu “tidak A1” [ A1 dlm bahasa intelejen adalah Akurat].
Seperti halnya seorang penulis novel yang setiap tahun menulis novelnya dalam berbagai judul/seri nya, namun ketika dia sudah meninggalkan dunia ini maka habis lah tulisan yang dia tulis. Begitu juga dengan suku maya/incha yang meramalkan akhir dunia melalui penulisan penanggalannya yang sangat dipercaya banyak orang sangat baik…coba saja klo sampai saat ini suku maya blom punah pasti penulisan penanggalannya ga cuma sampai tahun 2012 atau 2013. Jadi untuk manusia yang sangat lemah seperti kita hendaknya berjaga² dan berdoa saja akan segala sesuatunya, pokoknya “jangan cemas” hehehehehehe… :smiley: