DIARI SEBUAH ALKITAB

Diari sebuah Alkitab

Bulan Januari
Hari ini merupakan langkah baru di tahun yang baru. seluruh anggota keluarga ini merencanakan kegiatan - kegiatan yang akan mereka lakukan sepanjang tahun. mereka membersihkan dan menaruh sebuah buku catatan baru di sampingku. mereka membuat rencana - rencana kecil dan berdoa. Sepertinya mereka berencana untuk membacaku sepanjang tahun ini setiap hari…

Bulan febuari
Aku masih terletak ditempat yang sama seperti bulan lalu. Buku catatan disampingku sepertinya mulai ditutupi oleh debu, sama seperti diriku. Tapi aku lebih kasihan dengan buku catatan itu, ia hanya ditulis 1 - 2 lembar saja dan tidak pernah dibuka lagi. Akhir - akhir ini sudah tidak ada seorangpun yang pernah membuka ku kembali.

Bulan ketiga
Buku catatan yang kemarin disampingku sudah berpindah tempat. Sepertinya ia sekarang terletak di samping telepon untuk dipakai mencatat memo dan nomor telepon. Tapi kini aku memiliki beberapa orang teman, beberapa majalah masakan, majalah otomotif, dan beberapa novel serta komik anak - anak. Mereka sering sekali dipakai untuk dibaca, andaikan saja aku dibaca sesering mereka…

Bulan keempat
Aku masih berada di tempat yang sama, kemarin ayah sempat membuka - buka aku untuk beberapa lama. Sepertinya ia baru saja bertengkar dengan tetangganya dan berusaha mencari ayat - ayat yang dapat membenarkan dirinya.

Bulan kelima
Kakek datang kerumah ini, ia memegangku dipangkuannya untuk waktu yang sangat lama. Ia membukaku pada bagian I Korintus 13. Sepertinya ia lebih memperhatikanku daripada anggota keluarga yang lain…

Bulan keenam
Ada beberapa noktah hijau pada lembaran - lembaranku. AKu sudah lebih mirip sejenis sayuran daripada buku. Sepertinya aku dipakai untuk membuat bunga kering…

Bulan ketujuh
Sepertinya keluarga ini akan pergi berlibur. Aku senang sekali mereka tidak lupa untuk mengajakku. Mereka menaruhku di koper pakaian mereka. Aku berharap di waktu berlibur ini mereka mempunyai waktu luang lebih banyak untuk membacaku.

Bulan ketujuh
Masih di koper pakaian bersama beberapa pakaian usang.

Bulan kedelapan
Hanya tinggal aku sendiri di koper pakaian ini

Bulan kesembilan
Senang sekali akhirnya mereka mengingatku. Mereka menaruhku di rak buku, diantara buku - buku ilmu pengetahuan.

Bulan kesepuluh
Debu mulai memenuhi pinggiran tubuhku lagi. Aku mulai terlihat kusam. Andaikan saja ada seseorang yang membersihkanku.

Bulan kesebelas
Belum ada seorangpun lagi yang mengambilku dari antara buku - buku ini, sementara debu telah menjadi semakin tebal. Warna sampulku yang semula hitam mulai menjadi lebih putih sekarang.

Bulan Kedua belas
Akhirnya hari Natal datang kembali!
Keluarga ini mengambilku dari antara buku - buku Ilmu pengetahuan itu. Mereka membersihkanku dan memberiku pita. Sepertinya mereka akan menjadikanku sebagai kado Natal. Seperti tahun - tahun sebelumnya…

Apakah ALkitab anDa mengalaMi Hal SeRuPa?