diberhentikan sebagai jemaat

temen2, sy punya pengalaman yang membuat sy kecewa dengan salah satu merk gereja. walaupun samapi saat ini sayamsh bergereja dg merk yang sama hanya beda lokasi.
kekecewaan saya berawal dari dikeluarkannya orang tua saya dr keanggotaan gereje tsb, padahal ortu sy adalah cikal bakal berdirinya gereja itu, bahkan hampir seluruh hidupnya diberikan untuk pertumbuhan gereja tsb. dr usia sy 7 th - 35 th.
yg membuat sy kesal, keputusan itu dibacakan di depan seluruh jemaat, alasan mereka mengeluarkan orangtua sy karena ortu sy ditabiskan sbg pdt.oleh sinode lain.
sampai hari ini jika sy teringat perlakuan itu, ht sy sangat sedih.

Hanya TUHAN yang tidak pernah mengecewakan kita sis… ^^
mengapa harus kesal, kecewa dan sedih sis…???

semua negara ada aturan masing2
semua gereja ada aturan masing2
semua bisnis ada aturan masing2
semua rumah ada aturan masing2
semua orang ada aturan masing2

semua ada kelebihan masing2
semua ada kekurangan masing2

hanya TUHAN yang Maha Sempurna

Dari cerita anda, kelihatannya ortu anda tdk puas dgn denomnya sendiri,
kemudian mulai mencari2 kemungkinan lain di denom dari sinode lain,
Bak gayung bersambut istilahnya, denom sinode lain tsb mengangkat ortu anda menjadi Pdt.
Coba saja anda baca ADART denom sinode asal ortu anda, jangan dulu berapriori
kalau ortu anda sdh melanggar ADART tentunya akan diberikan sangsi
Itu semua utk kelancaran organisasi gereja, bukan suka atau tdk suka.
Jadi IMO kesalahan ada pada ortu anda sendiri.
GBU

jangan di siarin ke seluruh jemaat boleh kali… norak amat sih tu gereja!!!

[quote="pa_ul post:4, topic:179995"] [b]Dari cerita anda, kelihatannya ortu anda tdk puas dgn denomnya sendiri,[/b] kemudian mulai mencari2 kemungkinan lain di denom dari sinode lain, Bak gayung bersambut istilahnya, denom sinode lain tsb mengangkat ortu anda menjadi Pdt. Coba saja anda baca ADART denom sinode asal ortu anda, jangan dulu berapriori kalau ortu anda sdh melanggar ADART tentunya akan diberikan sangsi Itu semua utk kelancaran organisasi gereja, bukan suka atau tdk suka. Jadi IMO kesalahan ada pada ortu anda sendiri. GBU [/quote] [quote="Erick Wijaya post:5, topic:179995"] jangan di siarin ke seluruh jemaat boleh kali.. norak amat sih tu gereja!!! [/quote]

Tanya sama TS waktu diangkat disiarin gak?
GBU

Terus kalo di siarin??? knapa emankkk???
waktu ada hal negatif harus yaa diumbar2??

[quote="pa_ul post:6, topic:179995"] [b]Tanya sama TS waktu diangkat disiarin gak?[/b] GBU [/quote] [quote="Erick Wijaya post:7, topic:179995"] Terus kalo di siarin??? knapa emankkk???? waktu ada hal negatif harus yaa diumbar2?? [/quote]
kalau waktu diangkat disiarin, sbg konsekuensinya waktu diberhentikan juga disiarin, masa gak tahu sih aturan itu? tahu dulu masalah dan aturannya jangan sembarangan komentar

gw mau komentar knapa emang???!!!

keliatan haha nya :slight_smile:

what ever

Shalom sister,
Excuse me bolehkah saia menanyakeun keingintahuan ttg alasan nya… ? alasan itu memang truly happened to ur parent (ditahbiskeun jd Pendeta) ? ataw hanya sekedar ‘fitnah’ alasan dibuat2 ‘skenario pemecatan’ ? ? …

Ma’af bila saia tergerak utk mempertanyakeun “KOMITMEN-JABATAN” ortunya sist … di “ex” gereja beliaw menjabat sbg apa ? (hanya) ANGGGOTA-kah ? ? :coolsmiley:

Apakah sebulum beliaw ditahiskeun jadi PENDETA di dan oleh sinode lain, tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu by lisan maupun tulisan antara ortu - “eks” gereja - sinode grja kini ?.. mengingat jabatan yg diberikeun sinode gereja lain tsb kpd ortu sist adalah PENDETA, bukan (hanya) sekedar ANGGOTA JEMAAT (biasa) :slight_smile:

Terepas dr “rules organisatoris” denom manapun, i believe there is ETHIC of Action & Decision, hope ur parent didn’t violate IT :char12:

Just 4share, saia pribadi salute dg gereja2 tertentu yg membuat & menjalankeun “rules” sbg perpanjangan KODE ETIK hidup bergereja-berjemaat, dan demi KEEPING their SHEEP SAFE dimanapun berada (andai bila harus merantaw study/kerja keluar negeri/kota), ada dibuatkeun SURAT PENITIPAN JEMAAT kepada gereja barunya dimana dia akan lanjut berjemaat selama merantaw. Dan utk yg maw pindah keluar/ganti keanggotaan gereja, bisa, boleh, dg dibuatkeun SURAT ATESTASI :slight_smile:
Rasa2nya pabila ETHIC lisan & tulisan macam ini konsisten dijalankeun smua pihak dr smua denom, ndak bakalan muncul rumours pencurian domba lah… sabotase gembala lah … transfer pendeta lah… etc, dlsb, ou jii…! :mad0261:

My pray: semoga sist sekeluarga, terutama ortu, tidak MENYIMPAN KEMARAHAN KEKECEWAAN akan peristiwa ini y… harus TUNTAS diselesaikeun dg 2 gereja tsb & seluruh pihak2 terkait, sepatutnya ndak ada lagi yg dipendam2/ditahan2/ditutup2i… agar tetap bisa MURNI HATI MELAYANI Tuhan, dimanapun dipanggil & ditempatkeun… amen :slight_smile:
JBu & fam. ImanueL
:angel:

he he mungkin ortunya TS pendeta yg cukup populer di mata jemaat,makanya kudu musti diumumkan di hadapan jemaat klo beliau ga melayani lagi disitu(klo ga diumumkan sama sekali nanti jemaat bingung kenapa pendeta favoritnya hilang tanpa jejak alias ga pernah keliatan lagi di mimbar).dulu gembala di gereja ane juga pernah ada yg diberhentikan dgn cara serupa trus abis itu ga lama orangnya pindah gereja ke denom antah berantah(krn konon ditawarin posisi pemimpin disitu),plus ‘supporter2’ setianya di gereja lama ikut diboyong sama dia kesana.

Tersadar sesuatu… isi cerita sist TS meibi sebenarnya ttg kisah ‘jenjang karier’ ayahanda ?..

[b]Re: diberhentikan sebagai jemaat[/b] … => ditahbiskeun sebagai Pendeta
:onion-head33:

Dear Lidyakurnia,

Saya tidak bisa komentar benar atau salah tindakan gerejamu, karena saya tidak tahu detail masalahnya. Tapi menurut saya sah-sah aja kalau orang kecewa dengan gerejanya, namanya juga organisasi duniawi,pasti ada salah dan kurangnya.

Yang perlu diperhatikan adalah tidak sampai kecewa pada Tuhan, harus tetap dekat dengan Tuhan, dan terus menerus instropeksi diri dan betul-betul sensitif mengenai masalah ini adalah perihal ego kita atau bukan. Kalau ada unsur pride didalamnya maka kemungkinan besar pengertian dan motivasi kita yang salah.

Kadang kita memang diijinkan secara paksa dipindahkah Ke tempat lain, asal tidak membawa kepahitan, dan hanya dengan motivasi yang kudus untuk terus bertumbuh dan dekat dengan Tuhan

Prihatin sama cerita tante @lidya, tapi kalau saya ya tante biarkan saja, karena gereja merupakan suatu tempat kita berkumpul dengan saudara seiman, dan masih ada kok gereja lain. tapi inti beribadah ke gereja bagi saya untuk mendengar firman dan berdoa. Alasan apa yang terjadi di gereja antara ortu dan pihak terkait, hanya tante @lidya yang tahu saja. Toh kalau ayah tante ditahbiskan di sinode lain, itu kan hak ortu tante, dan pasti sudah melalui pemikiran matang untuk melayani kan. Jadi kalau tante mau beribadah di gereja lama, beribadah saja, tapi jangan peduli dengan perasaan “malu” dengan manusia sekitar, karena DIA itu lebih melihat hati yang datang ke rumah-NYA dengan perasaan rendah hati :slight_smile:
Semangat tante @Lidya, bawa dalam doa saja selalu jangan berhenti ke gereja :wink:

Ini dia salah satu alasan dimana gue kurang menyukai sekat2 yang terjadi pada Kristen cuma karena beda sinode/denominasi aja bisa bikin sakit hati…
Entahlah sebenarnya gereja itu dibuat untuk kepentingan manusia apa kepentingan Tuhan…

Kalo saya mah fokus ke Tuhan aja dah ga ke pendeta maupun jemaatnya :smiley:

sedikit² kecewa…sedikit² kecewa…kecewa kok sedikit² hihihihihihihhi…peace :happy0025:

Gunakan Positif Thinking maka anda akan menemukan Maksud dan Hikmat Tuhan didalam “peristiwa” yg terjadi karena melalui “ITU” maka dimulailah Rencana Tuhan dalam Kehidupan Ayahanda kedepan !

ROMA 9:11; -Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, --supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya

YER 29:11: -Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah Firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Heran apapun gerejanya gak penting-penting amat,janganlah kita berbangga sama gereja apapun juga,ini sama saja mengumbar kesombongan,hargai juga jemaat manapun dari gereja manapun,yang penting bagaimana hubungan kita kepada Tuhan Yesus Kristus adalah yang utama, hubungan pribadi ini akan mengalahkan semuanya.GBU