Difitnah Pindah Agama, Wanita Kristen Divonis Mati

Pindah Agama, Perempuan Sudan Divonis Mati Jumat, 16 Mei 2014 | 07:32 WIB

KHARTOUM, KOMPAS.com – Pengadilan Sudan menjatuhkan hukuman gantung kepada seorang perempuan karena meninggalkan agama Islam dan menikahi seorang pria Kristen. “Kami memberi Anda tiga hari untuk meninggalkan agama (Kristen), tetapi Anda berkeras tidak akan kembali ke Islam. Saya memutuskan Anda harus digantung,” kata hakim kepada perempuan itu, seperti dilaporkan kantor berita AFP, Kamis (15/5/2014).

Kedutaan-kedutaan besar Barat dan kelompok-kelompok hak asasi manusia mendesak Sudan menghormati hak perempuan yang sedang hamil delapan bulan itu untuk memilih agamanya.

Media setempat melaporkan, hukuman itu tidak akan dijatuhkan hingga dua tahun setelah ia melahirkan.

Mayoritas populasi Sudan beragama Islam dan negara itu pun menggunakan hukum Islam.

Hakim juga menghukum perempuan itu 100 kali hukuman cambuk karena melakukan perzinahan. Pasalnya, pernikahannya dengan pria Kristen itu dianggap tidak sah berdasarkan hukum Islam.

Seruan Amnesty

Dalam persidangan, seorang pemuka agama Islam berbicara dengan terdakwa di dalam kerangkeng selama 30 menit, kata AFP. Lalu perempuan itu dengan tenang mengatakan kepada hakim, “Saya adalah seorang Kristen dan saya tidak pernah melakukan perbuatan murtad.

Amnesty International mengatakan, perempuan itu, Meriam Yehya Ibrahim Ishag, dibesarkan sebagai seorang Kristen Ortodoks, yaitu agama ibunya karena ayahnya, seorang Muslim, dilaporkan tidak membesarkannya.

Di pengadilan, hakim memanggilnya dengan nama Islamnya, Adraf Al-Hadi Mohammed Abdullah.

Ia ditangkap dan didakwa dengan perzinahan pada Agustus 2013 dan pengadilan menambahkan dakwaan murtad pada Februari 2014 di mana ia mengatakan bahwa dirinya seorang Kristen dan bukan Muslim, kata Amnesty.

Amnesty mengatakan, ia harus segera dibebaskan.

Saya publikasikan juga di http://www.cakka.web.id/blog/difitnah-pindah-agama-perempuan-sudan-divonis-hukuman-mati/

The price of following God is really huge. Mau dari islam / budha / hindu / atheist, sama saja intinya ninggalin iblis dan milih Tuhan yang sebenarnya, Tuhan Yesus.
But iblis is really cruel how human who choose to follow its creators face such things.
Manusia kam dibuat sama Tuhan, tapi iblis memang licik bukan hanya bikin banyak jebakan tapi klo ikut Tuhan harus (sering) ngalamin hal penyiksaan kaya gitu. Padahal kan manusia tsb cuma mau balik kepemilik mereka yg sebenarnya saja.
Namun, ada satu hal super scary yg aku sadari. Dad God said following Him, we may face trouble. If there is no trouble, we might think if Dad is liar. Sigh…
Papa bilang mengikuti-Nya, kita akan alami hal2 kaya dibenci, disiksa, dll (no servant is greater than the master. If the master / teacher is called Beelzebub, the prince if demon what more than its servant ?).
Kalau kristen ga dibenci, ga disiksa, maka Dad may not be true. Kristen / alkitab is not true then.
(That’s super scary at the fact we face suffering because Dad had told us beforehand. (Atau kebalik)).
So, lets just pray.

miris…

amnesty nya bisa diterima akal koq, dan bukan karang2an yang tidak benar. Dengan alasan logika saja, untuk mengggugah NURANI MUSLIM SUDAN, mudah2an mereka dapat menggunakan nurani mereka, asal jangan salah dengan peraturan muslim… hukum gantung…???

what a horrible…

Meriam Yehya Ibrahim Ishag > nama yang mencerminkan iman.

God bless you, sister!

Semoga yang menggantung dan memfitnah memperoleh hidayah bahwa Isa Almasih adalah Shiratal Mustaqim yg mereka cari-cari selama ini. Amin! Amin! Amin!

Klo boleh semua org di negara itu. Uhm semua islam. Uhm semua org didunia ini boleh kenalnTuhan Yesus.
Amin

Matius 7 (6) “Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.”

terjadi lagi seperti ini… dan hanya terjadi di negara-negara “padang gurun”…

kita doakan agar iman nya tetap teguh…

Perempuan yang beruntung. Tuhan Yesus sudah berjanji, siapa yg mati krn AKU/INJIL upah besar. Saudari, saya salut pada anda, anda wanita tapi hati besar dan kuat…dan betul2 100 persen anda berikan hidup anda pada Tuhan Yesus Kristus. Aleluia Amin.