Diingatkan Muslim???

Hari lebaran pertama tahun 2010, diundang ibu kos untuk makan bersama Lebaran. Selesai makan entah kenapa ada seorang cowo tetangga datang berkunjung, pakaiannya sih lengkap koko putih dengan kopiah dan sarungnya. Jiaah…. waktu aq tinggal minum, si ibu kos pergi nerima telepon alhasil berdualah aq dengan si cowo tetangga ini. Ga biasa ma cowo asing, aq mah diam aja sambil nyeruput teh botol sosro.

Hening sejenak, si cowo tiba-tiba ngajak ngobrol. Dia tanya “H-agama apa?” …. agak bingung juga awalnya, ternyata nih orang agak gagap. Sambil senyum kujawab aja Kristen (sambil deg-degan juga mengingat gua Kristen tapi ikut-ikutan makan gratis kikikik…).

Trus si cowo ini bilang gini, “Mbak harus sering beribadah, soalnya mbak lemah”.

“Heh?” bingung gua maksudnya….

“Iya, mbak harus sering-sering ke gereja, kalo ngga mbak bisa goyah”, balas tuh cowo.

Mendengar itu aq cuman tersenyum kecut. “Emang sih, dah bolong 2 kali”, ujarku menghitung.

“Tuh kan, usahakan jangan sampai bolong mbak”, sarannya dia. Abis itu ibu kosku balik dan si cowo inipun pamitan mau berkunjung ke tempat lain. “Mari ce, permisi dulu”, salamnya dia (busyet daku dipanggil ‘cece’ hihihi…)

Hmm… memang aneh cara aq diingatkan Tuhan bila sedang goyah. Kira-kira 2 bulan yang lalu saat aq mulai lemah pun hal tak terduga terjadi, lagi makan bakso di warung pinggir jalan tiba-tiba ada pengamen jalanan datang trus berdiri di depan gua makan. Abis gitu nyanyinya bukan lagu pop ato lagu anak muda tapi malah lagu gereja!!! Lagu ‘Arti Kehadiran-Mu’ tuh…busyeettt……… Padahal disitu lagi banyak orang!

Jadi ingat kata-kata pendeta di gereja,
“Tuhan punya banyak cara, jangan kira Dia hanya memakai tangan sesama Kristen untuk menegur kalian. Dia juga sering memakai orang non-Kristen untuk mengingatkan kalian yang mulai goyah!”

Ku baru ngeh sekarang. Maaf Tuhan, kalo selama ini aq dah menjauh dari Engkau. Engkau sampai menggunakan seorang Muslim untuk menegur hamba-Mu yang suam-suam kuku ini merupakan sebuah tamparan yang lumayan buatku. Now I know that You do care about me… Maaf bila aq menuduh-Mu sudah pilih kasih dan tidak peduli padaku. I love You Jesus !

Saya juga negur hamu…jangan sering sering bilang busyet…tapi ucapkanlah hal hal yang baik dari perbendaharaan kata…seperti OMG,olala,pokoknya yang gak kedengaran jeleklah…

GBU

hehe… masuk akal bu, walau saya secara pribadi menganggap ‘busyet’ tidak lebih dari ‘astaga’ atau ‘ya ampuuuun’ (di tempat saya banyak juga anak Tuhan yg pakai kata busyet padahal mereka bukan kristen ktp tapi emang benar-benar anak Tuhan yang diurapi) tapi yah mungkin beda daerah beda juga penangkapannya, sama seperti kata ‘oh celaka’ kalo di malaysia bisa berarti sejenis dengan ‘oh fuking sht’ bagi mereka padahal di indonesia kita biasa-biasa aja dgn kata2 itu, hehe…:smiley:
Tapi emang aneh banget ya mengenai hal ini saya jadi ingat seluruh ayat dalam Roma 14.
Perikop yang pertama (ayat 1-12) jelas untuk ibu sementara perikop kedua (ayat 13-23) jelas untuk saya. Cara kerja Tuhan emang aneh dalam mengingatkan. Tapi yah, daripada kata-kata ‘busyet’ saya jadi batu sandungan buat ibu jadi oke deh lain kali saya ga pakai kata-kata itu lagi.
JBU

wahahay nice story

haha, nice.

Iya benar, kesaksian yang baik :afro:

HAHAHAHHAHAHHAHAHA

Seharusnya andalah yg harus mengingatkan temen anda yg itu supaya dia tahu bhw Tuhan YESUS lah satu-satunya Jalan menuju rumah Bapa

kalau anda sampe gak ke Gereja atau lupa pada Tuhan YESUS itu adalah proses iman anda, krn iman memerlukan proses yg cukup lama, saya kira anda tidak membutuhkan nasihat yg anda butuhkan adl doa kepada Bapa

sebenarnya ini cuman kesaksian lama sih, dan kalo diingat kembali ini justru adalah catatan kekalahan saya dimana Tuhan sampe seputus asa gitunya sampai pakai tangan ‘tetangga’ kita. Dan kekalahan lain adalah fakta saya mungkin belum ‘terbungkus’ sepenuhnya oleh kuasa Tuhan sampai roh-roh lain masih bisa baca ‘isi dalam’ saya… niwey, ini kejadian dah lama dan merupakan catatan khusus untuk pembelajaran :slight_smile:

...dan kalo diingat kembali ini justru adalah catatan kekalahan saya dimana Tuhan sampe seputus asa gitunya sampai pakai tangan 'tetangga' kita.

Tuhan tidak pernah putus asa kaya kita, yang ada Tuhan berkehendak, dan kehendak Tuhan itu pasti sempurna. Ia bisa memakai siapa saja dan apa saja untuk mengajar (menhajar)kita anak-anakNya supaya kita tetap pada jalanNya. Jadi jangan merasa menang dulu bila yang negur sekaliber Benny Hinn atau Philip Muntofa dan merasa kalah karena ditegur seorang tukang becak atau seorang Muslim, atau bahkan sebutir pasir sekalipun, karena Tuhan kita Sempurna dan apa yang dirancangkanNya bagi kita pasti mendatangkan kebaikan.

Sebaiknya, anda bersyukur sudah ditegur Tuhan melalui itu mas Muslim, dan kalau nanti ketemu lagi sama itu mas di acara yang sama atau di kesempatan yang lain, siapa tahu kini giliran anda yang dipakai Tuhan menjadi alatNya supaya itu mas Muslim dibukakan mata hati dan pikirannya oleh Roh Kudus untuk menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya.

Salam

sqaya justru kebalikan , karena banyak di sekeliling saya muslim saya bilang
berdoalah dan carilah Tuhan dengan sungguh sungguh
maka Dia akan membiarkan diri-Nya untuk ditemui^^