DISAAT AKU MEMINTA

:wink: :wink:

Aku meminta kepada Tuhan untuk
menyingkirkan penderitaanku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar
kau mengalahkannya.

Aku meminta kepada Tuhan untuk
menyempurnakan kecacatanku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah
sementara.

Aku meminta kepada Tuhan untuk
menghadiahkanku kesabaran.
Tuhan menjawab, Tidak.
Kesabaran adalah hasil dari kesulitan; itu
tidak dihadiahkan, itu dipelajari.

Aku meminta kepada Tuhan untuk
memberiku kebahagiaan.
Tuhan menjawab, Tidak.
Aku memberimu berkat. Kebahagiaan
adalah tergantung padamu.

Aku meminta kepada Tuhan untuk
menjauhkan penderitaan.
Tuhan menjawab, Tidak.
Penderitaan mejauhkanmu dari perhatian
duniawi dan membawamu mendekat
padaKu.

Aku meminta kepada Tuhan untuk
menumbuhkan rohku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi
Aku akan memangkas untuk membuatmu
berbuah

Aku meminta kepada Tuhan segala hal
sehingga aku dapat menikmati hidup.
Tuhan menjawab, Tidak.
Aku akan memberimu hidup, sehingga kau
dapat menikmati segala hal.

Aku meminta kepada Tuhan membantuku
mengasihi orang lain, seperti Ia
mengasihiku.
Tuhan menjawab.
akhirnya kau mengerti.

HARI INI ADALAH MILIKMU JANGAN SIA-
SIAKAN Tuhan Memberkatimu. Bagi dunia
kau mungkin hanyalah seseorang, Tetapi
bagi seseorang kau mungkin dunianya.

:smiley:

Selamat pagi,
(maaf hanya sekedar melengkapi),
Dalam artikel yg Bro RubentDav sampaikan, seolah hanya ada dua opsi jawaban Tuhan: Tidak dan Ya.
Sebenarnya kalau mau lebih teliti, kita akan mendapati bahwa ada tiga kemungkinan jawaban Tuhan utk doa2 kita sbb:

KETIKA TUHAN MENJAWAB . . .

Doa dan permohonan yang kita naikkan kepada Tuhan seringkali dianggap belum dijawab. Padahal Tuhan selalu menjawab setiap doa dan permohonan kita. Ada tiga macam jawaban Tuhan untuk doa dan permohonan kita.

Pertama Tuhan menjawab “Tunggu”, ini seperti yang terjadi pada perjamuan kawin di Kana, ketika tuan rumah kehabisan air anggur. Tuhan Yesus menjawab : “saat Ku belum sampai” kepada ibu-Nya. Bila demikian jawaban Tuhan maka kita perlu membersihkan diri dengan Firman Tuhan. Buat Firman Tuhan memenuhi seluruh kehidupan kita, agar mujizat dapat terjadi dengan segera.

Yang kedua Tuhan menjawab “Ya”, ini seperti yang Tuhan lakukan ketika Tuhan Yesus membangkitkan anak perempuan Yairus. Anak ini segera bangkit ketika Tuhan Yesus berkata: “Hai anak bangunlah!” . Bila demikian jawaban Tuhan maka sudah pasti apa yang kita minta kepada Tuhan akan dikabulkan, akan tetapi diperlukan ketetapan hati menantikan saatnya Tuhan. jangan biarkan bisikan-bisikan mengganggu dan menggoncangkan iman kita.

Yang ketiga Tuhan bisa menjawab “Tidak”, seperti yang Tuhan lakukan kepada Rasul Paulus. Adapun alasan Tuhan adalah : “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Bila Tuhan menjawab demikian maka berarti Tuhan berjanji akan memberikan kekuatan untuk menghadapi segala yang ada.

Apapun jawaban Tuhan, “Dia Tidak Pernah Salah” karena Dia begitu peduli dengan keadaan kita, Tuhan Yesus memberkati.

siippppb…Thanks gan… :slight_smile:

GBU… :cheesy: