Discover your talent

Kamus besar Bahasa Indonesia , mendifinisikan Bakat sebagai ;

Dasar kepandaian , sifat dan pembawaan seseorang .

Apakah anda tahu bakat anda ?
Apakah sesuai dengan cita-cita anda dimasa depan ?
Apakah anda siap merubah cita-cita anda yang sudah diimpikan ?

Banyak orang gagal dalam perjalanan hidupnya karena tidak mengetahui kemampuan / bakat dalam dirinya setelah melakukan suatu pekerjaan tidak bisa bertahan lama , selalu gagal dan harus berganti pekerjaan lagi ! sampai ia menemukan pekerjaan yang pas , setelah menghabiskan modal , waktu , tenaga dan pikiran .

Salah satu sebab ( bukan satu-satunya penyebab ) karena ia melakukan aktifitas / pekerjaan tidak sesuai dengan bakat , sehingga pekerjaan yang dilakukan selalu gagal . sehingga muncullah lembaga–lembaga yang mengajarkan bagaimana menemukan bakat dalam diri seseorang baik secara ilmiah , psychology , fingerprint , mistik hipnotis dan metode-metode lainnya untuk menemukan bakat sedini mungkin sehingga sekarang ada test bakat untuk anak SD , SMP ( kebanyakan gagal , karena anak masih tidak stabil masih berubah ) dan SMA ( test bakat dalam usia ini 70 persen berhasil )

Mereka yang bekerja sesuai dengan bakat dan talentanya cenderung lebih berhasil dalam bidang yang ditekuninya !

Akibat karier dipaksakan tidak sesuai dengan bakat dan talentanya , seperti ikan dipaksa hidup didarat , monyet tidak boleh naik pohon , katak tidak boleh melompat . maka hasilnya tidak ada gairah , antusiasme , semangat dalam pekerjaannya karena potensi-potensi dalam dirinya tidak tersalurkan dengan baik !

Agar tidak mengalami kegagalan dalam perjalanan hidup kemudian hari ! Bagaimana sebagai anak Tuhan bisa “ Menemukan bakat “ ( Discover talent ) dalam dirinya sehingga tidak mengalami persoalan dimasa depan seperti yang terjadi dalam kehidupan kebanyakan orang .

Kita melihat dulu pendapat para ahli dalam hal ini ;

Andrias Harefa , Seorang trainer coach yang telah berpengalaman melatih banyak orang selama 20 tahun ini mengatakan ;

  1. Observasi orang tuanya yang mengamati sikap , prilaku dan bakat anaknya sejak kecil , sehingga mengenali kekuatan dan kekurangan anaknya , sehingga mengenali potensi anaknya .

  2. Test bakat melalui psikolog dengan memanfaatkan berbagai alat ukur untuk membaca bakat seorang anak .

  3. Dengan mencoba-coba sendiri , berbagai macam hal yang belum pernah dilakukan sehingga lewat berbagai pengalaman tersebut memperkaya perspektif yang ada dalam dirinya .

  4. Bertanya kepada orang yang dekat dilingkungannya apa dan bagaimana pendapat mereka tentang bakat dalam dirinya .

  5. Memperhatikan bidang minat postitive yang sering menghabiskan waktu , karena minatnya yang sangat kuat terhadap bidang tersebut seperti , bermain computer , alat music tertentu , oleh raga tertentu dllnya .

  6. Kepekaan menerima visa dari Tuhan , sehingga mengetahui apa yang terbaik bagi masa depan hidupnya .

KRMT Drs Suwitadi Kusumodilogo , SH , MM , M.si , Rektor Universitas Kriten Surakarta mengatakan , dari 80% mahasiswa ( UKS ) kurang 40% yang bekerja sesuai bidangnya ( dari sisi keilmuan yang dipelajarinya ) Sebab Kenyataan dilapangan lain ,

  1. Setelah lulus mereka tidak bisa menunggu pekerjaan sesuai dengan bidang keilmuan yang dipelajarinya , kalau menunggu terus akan menambah beban orang tuanya dan akan menghantam mentalnya .

  2. Secara social akan menambah masalah ditengah masyarakat , orang pintar tidak punya pekerjaan akan mencari jalan mendapatkan penghasilan dengan cara yang jahat .

Pdt . Dr. Aristarkhus . Sukarto . Mth , Pendeta GKMI Seorang rector Universitas Kristen Krida Wacana ( UKRIDA ) Mengatakan sesungguhnya ;

  1. Tidak ada lapangan kerja yang khusus dalam kehidupan seseorang tergantung kemauan dan niat hidupnya , walau mungkin pekerjaan itu tidak sesuai dengan keilmuan yang dipelajari tetapi kalau ia mau tekun bekerja ia bisa mengalami kesuksesan juga .

  2. Tidak ada lapangan pekerjaan yang sungguh-sungguh sesuai dengan disiplin ilmu , “ Tidak ada lapangan pekerjaan yang spesifik “ Karena tidak ada lapangan pekerjanan yang spesifik maka sudah logis semua pekerjaan bisa asal ada kemauan untuk mengerjakannya .
    Memang secara keilmuan sangat disayangkan tetapi tidak bisa menutup mata terhadap realita hidup ditengah masyarakat memang seperti itu .

Pdt . Ir . Rachmat T. Manulung , M.si , Gembala sidang , Ketua umum Sinode Gereja Kristen Kemah Daud ( GKKD ) dan ketua Sekolah Tinggi Theologia LETS Jakarta , mengatakan Bakat adalah talenta yang Tuhan berikan kepada seseorang menurut Kedaulatan Tuhan sendiri ada yang diberi lima , dua dan Cuma satu dengan dasar Matius 25 : 14-15 .

Maka setiap Umat yang mau mengalami kesuksesan dalam hidupnya , ia harus bekerja sesuai dengan talenta yang Tuhan sudah berikan dalam hidupnya dan untuk mengetahui talenta dalam hidupnya ia harus mengalami pemulihan “ Gambar dirinya “ lebih dulu .

Dalam hal ini bagaimana dengan ayat 15b yang mengatakan masing-masing menurut kesanggupannya lalu ia berangkat!?

Berarti bukan masalah kedaulatan Tuhan yang menentukan seseorang menerima talenta tetapi masing-masing menurut kesanggupan ( permintaannya sendiri mau berapa talenta ) sehingga saat mereka tidak mengerjakan apa yang sudah disanggupinya maka kena hukuman Tuhan !

Kesimpulan pandangan beberapa orang tersebut , Menemukan bakat dalam diri seseorang ;

  1. Diperlukan pihak-pihak yang dapat membantu , mungkin orang tuanya , sekolah , kampus , psikolog , rohaniawan atau orang-orang lain yang Tuhan kirimkan menolong kita .

  2. Oleh sebab itu mereka yang ada disekitarmu jangan diabaikan dalam menemukan bakat dalam hidup untuk masa depan yang sukses dengan berproses dengan Tuhan dan sesama .
    Apa kata Tuhan dan Langkah hidup seperti apa yang tepat untuk kita bisa menemukan bakat dan menjalani masa depan yang sukses dimulai dari sekarang saat masih muda .

  3. Amsal 1 : 7 , “ Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan , tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan “ takut Tuhan diwujudkan tekun melakukan Firman-Nya dalam perjalanan hidup ini , maka melalui perjalanan waktu kita makin mengenal; kehendak dan rencana-Nyaa bagi hidup kita , karena Tuhan menuntun kita menemukan jalan apa yang harus kita hidupi sehingga kita mengalami masa depan yang cerah . ( Yermia 29:11 )

  4. Amsal 20 : 18 , “ Rancangan terlaksana oleh pertimbangan , sebab itu berperanglah dengan siasat “ Untuk mencapai tujuan hidup yang berhasil maka harus membuat Visi / mimpi dalam kehidupan ini sesuai dengan pilihan yang kuat dalam hatinya ( perencanaan beberapa tahun kedepan ) bukan karena paksaan orang tua atau meniru orang lain .

  5. Yakobus 2 : 17 , “ Demikianlah juga halnya dengan Iman ; Jika Iman itu tidak disertai , maka Iman itu pada hakekatnya adalah mati “ , Mulailah bertindak , action dengan Iman lewat doa maka Tuhan akan menunjukkan langkah-langkah hidup seperti apa yang harus dikerjakan sehingga dari waktu kewaktu mimpi anda makin nyata .

  6. Yohanes 10 : 27 , “ Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku , Untuk menemukan bakat dan kesuksesan hidup ikulah petunjuk Tuhan yang akan membawa hiudp kita kepada rumput yang hijau dan air yang tenang .

Milikilah kesetiaan dalam setiap tanggung jawab yang diberikan dalam hidupmu apapun dimana saja baik dirumah , disekolah dan digereja , kerjakanlah dengan penuh tanggung jawab , focus kepada tugas yang diberikan bahkan kembangkan dengan baik , bukan sekedar melaksanakan tugas saja dan lakukan itu dengan suka cita , maka itulah awal mempersiapkan diri sebagai seorang yang bisa dipercaya untuk pekerjaan dan tanggung jawab yang lebih besar lagi . Matius 25 : 21 .

Tuhan punya rencana yang laur biasa bagi masa depan anak-anak-Nya ; Reach the future , Mission possible , Are you ready , Focus , From zero to hero , Attitude , apa yang menjadi penghalang semua rencana baik Tuhan tidak terjadi dalam hidup anak-anak-Nya / > “ Malas “ itulah musuh utama yang harus diperangi dengan membuat komitmen kepada diri sendiri , displin diri yang ketat membersiapkan masa depan dari sekarang dengana belajar terus !

Memiliki kesadaran hidup ini adalah proses belajar yang terus menerus sampai tua , dalam setiap momentum kehidupan ini harus kita manfaatkan untuk belajar , dalam pergaulan ketemu berbagai jenis manusia yang aneh sekalipun , masalah yang dihadapi apapun merupakan momentum pembelajaran yang bermanfaat dan berguna untuk masa depan hidup . Maka makin hari akan makin nampak Talenta / bakat dalam hidup kita ingat Firman Tuhan , Segala sesuatu bekerja bersama untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Tuhan ! Amin .


Bagaimana dengan Ketekunan? Contoh: Amin nggak bisa masak. Tapi Amin begitu terobsesi waktu liat temannya sukses buka ayam goreng. Lalu Amin berusaha mencoba2 sampai akhirnya dia bisa membuat ayam goreng yang enak seperti temannya. Karena Amin sabar dan telaten (mungkin inilah yg dimaksud: “tekun”), maka Aminpun punya 2 cabang restoran ayam goreng dalam 2 tahun.
Apakah dalam kasus ini Amin sukses karena bakatnya atau ketekunannya?

Menurut pendapatku , dua-duanya bakat yang tersembunyi , muncul karena mengalinya dengan tekun , jangan lupa manusia adalah ciptaan yang serupa dengan gambaranNya , Kej 1 : 26 , otomatis didalam hidup manusia punya potensi yang luar biasa !

manusia punya semua bakat
tapi masalahnya
yg berbeda adalah kedalamannya :slight_smile:

tiada tanah yg tidak bisa digali
tidak ada orang yang mencari dan tidak menemukan
mereka tidak menemukan ketika berhenti mencari

let’s find it
after it founded…
IMPROVE it!!