Ditebus = selamat ??

Shalom, saya mau bertanya mengenai penebusan dosa dan keselamatan…

  1. Apa yang membuat kita jauh dari Tuhan?
  2. Apa bisa dikatakan orang yg jauh dari Tuhan itu adalah orang yg “tidak selamat”?
  3. Apakah orang yg telah ditebus dosanya pasti selamat?

Pertanyaan ini timbul, karena ada orang non-Muslim yg bertanya pada saya, “apakah jika saya menuhankan Yesus berarti dosa akan ditebus?”
Mohon bantuannya, Tuhan berkati

Selamat datang, Bro!

Mungkin sebaiknya dimulai dr kata “tebus”
Apa pengertian ditebus, mengapa ditebus
Ada non Muslim kerap berpikir via mata,
Maka penjelasan kita hrs spt nyata

Kemon, teman2!

Salam Damai!

syalom bro, welcome… dan salam kenal…
perkenankan kutanggapi berdasarkan apa yang kutahu ya,

Dosa-lah yang membuat kita Jauh dan tidak bisa bersama sama dengan Tuhan… Yesaya 59:2

2. Apa bisa dikatakan orang yg jauh dari Tuhan itu adalah orang yg "tidak selamat"?

tidak ada manusia yang benar di dunia ini, semua manusia sudah berdosa, dan tidak bisa selamat… Roma 3:23, Roma 6:23. tapi Tuhan yang baik itu menawarkan Keselamatan kepada orang yang tidak bisa selamat itu, supaya bisa selamat… Yohanes 3:16

3. Apakah orang yg telah ditebus dosanya pasti selamat?
Iman adalah hubungan Yang terus menerus, tidak putus putus, berlanjut,.. Iman itu harus jadi kehidupan disebutlah beriman, kehidupan beriman ini harus dibawa kemana saja, di rumah, di sekolah, di tempat kerja, mau makan, mau tidur.. itu haruslah menjadi tabiat kita.. artinya dengan sadar kita mengetahui, mengakui, bersyahadat bahwa setiap jam jam yang kita lewati itu adalah karena Kemurahan Tuhan belaka..

apabila ada suatu kegiatan apapun yang dilewatkan tanpa ber-iman maka kita berdosa kepada Tuhan… Roma 14:23.

jadi khusus pertanyaan anda yang no. 3, sebenarnya hanya Tuhanlah yang tahu, mengenai urusan Keselamatan kita masing masing, untuk pertanyaan no. 3 ini saya hanya bisa memberi saran, beri-Iman lah kepada Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselemat-mu yang sudah menciptakan dan menebus engkau sampai Akhir, jangan putus putus… hari demi hari berjalanlah bersama Yesus menjadi seorang Penakluk dan Pemenang, kalahkan dosa dosa hari demi hari, menang terhadap setiap pergumulan, sebab apa yang tidak kita kalahkan akan mengalahkan kita.

Pertanyaan ini timbul, karena ada orang non-Muslim yg bertanya pada saya, "apakah jika saya menuhankan Yesus berarti dosa akan ditebus?" Mohon bantuannya, Tuhan berkati

saranku, suruh teman anda yang Muslim itu untuk memperbaiki pertanyaan-nya…
orang Kristen tidak menuhankan Yesus…
Yesus adalah Tuhan…

salam
TYM

1. Apa yang membuat kita jauh dari Tuhan?

Tuhan atau Allah sang pencipta itu adanya di alam kekal, sedang manusia itu berada di alam sementara /planet bumi yang suatu saat pasti akan musnah tak ditemukan lagi ditempatnya ( Why21:1 ).

2. Apa bisa dikatakan orang yg jauh dari Tuhan itu adalah orang yg "tidak selamat"?

Ya .
Lebih tegas lagi kalau ditanya: apakah manusia yang berada di alam sementara ini bisa berpindah ke alam kekal dimana Allah berada melalui upayanya sendiri atau bantuan orang lain ?.
Pastilah dijawab: tidak mungkin.

3. Apakah orang yg telah ditebus dosanya pasti selamat?

Ya. ( roh manusia /the inner man barulah bisa sampai kealam dimana Allah berada kalau dia dibawa kembali oleh Allah sendiri dari alam fana ini , dan tidak ada cara lainnya )

Penjelasan singkat: dosa itu ibarat bau busuk dari bangkai, selama kondisi bangkai itu disandang maka selama itu pula bau busuk itu ada, masalah tercium atau ditutupi parfum untuk sementara waktu (selama di bumi) , itu hal yang lain , tapi kenyataan bangkai itulah substansi intinya.
Ketika bangkai itu dihidupkan/ditebus maka bau busuk itu tidak lagi signifikan atau tidak lagi diperhitungkan Allah/ tidak lagi dibebankan untuk pertanggungjawabannya.

Pertanyaan ini timbul, karena ada orang non-Muslim yg bertanya pada saya, "apakah jika saya menuhankan Yesus berarti dosa akan ditebus?" Mohon bantuannya, Tuhan berkati

Dia Tuhan atau Allah sendiri, Dia datang karena manusia butuh untuk sampai pada pengertian bahwa : selamat = anugerah Allah saja , atau manusia butuh demonstrasi anugerah keselamatan dari Allah , dan itu hanya Allah sendiri yang bisa melakukannya , dengan mengerti itu, mk tidak lagi manusia mengatakan bahwa dia selamat karena melakukan apa yang dituntut di hukum taurat spt ; sunat, puasa, korban, sabat dll.

Salam.

menurutku, kalimat diatas adalah peristiwa yang terjadi di dunia fantasi atau khayalan…

tidak ada kata kata tersebut dalam Firman Allah yaitu, Alam Kekal dan Alam Tidak Kekal…

alam tidak mempengaruhi KEKEKALAN…
di sudut manapun di alam semesta ini, apabila namanya hidup Kekal, sudah pasti akan hidup kekal…

Kekal artinya tidak bisa mati…

mau dimasukkan ke dalam inti matahari sekalipun tidak akan mati…

manusia bisa mati disebabkan bukan karena manusia itu tempat-nya di bumi…
manusia bisa mati disebabkan karena Melanggar Firman Allah. makanya bisa mati… Roma 3:23, Roma 6:23

salam
TYM

Pengertian sederhana yang saya maksud dengan alam : tempat berada ,lingkungan atau environment .

Saya yakin sdr Simatupang telah paham bahwa Allah itu yang awal dan yang akhir , implikasinya diluar Dia adalah ciptaan , ketika Dia berkehendak mencipta manusia maka awal mulanya manusia itu dikehendakiNya untuk ada bersama sama denganNya berarti waktu tidak berperan atau manusia itu akan bersamasama denganNya tanpa dibatasi oleh umur ,penyakit dll .

Ketika formatting dari keberadaan makhluk hidup yang terbatas oleh waktu/tidak lagi hidup kekal selesai ( Eden story ) maka :

Kej3:23 Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.
3:24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan (menjaga supaya dari upayanya sendiri tidak akan dapat hidup kekal )

Perhatikan pula :

Ayub22:12 Bukankah Allah bersemayam di langit yang tinggi? Lihatlah bintang-bintang yang tertinggi, betapa tingginya!

Rm3:9 Jadi bagaimana? Adakah kita mempunyai kelebihan dari pada orang lain? Sama sekali tidak. Sebab di atas telah kita tuduh baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa,( mereka semua yang beada di alam/lingkungan/environment dimana Adam dan Hawa di usir dari Eden kej3: 23-24 )
3:10 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.
3:11 Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah

Dari Ayub22:12, Rm3:9-11 juga
Rm6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita

Jelaskah sdr bahwa untuk kemudian beroleh hidup yang kekal/tidak bisa mati , haruslah menusia itu dianugerahi/dikaruniai Oleh Allah sendiri dan tidak bisa oleh upaya atau bantuan dari malaikat ,iblis atau manusia lainnya ?.

Salam.

boleh baca2 penjelasan disini :

smoga menjelaskan

Banyak ditulis tentang pensucian, pengudusan , pentahiran di PL dengan menggunakan darah hewan korban (kitab Imamat ), untuk menyingkatnya bisa di lihat di PB di Ibr 9:19 -22 .

Dengan diberikannya kitab Musa dan kitab para Nabi kepada umatNya di PL artinya umat harus memenuhi hukum itu tanpa cacat, gagal satu diantara seluruhnya berarti binasa , disitulah kemudian peran dari darah korban menjadi sangat penting , setiap orang yang melakukan dosa akibat tidak patuh hukum masih dapat disucikan/ditahirkan dg darah hewan korban tersebut caranya imam memercikkan kepada yang mau ditahirkan.

Dengan itu dikatakan darah hewan korban itu menebus dosa dari umat ybs, tetapi hal itu apa bisa benar2 mentahirkan ?, setelah ditebus dengan darah hewan korban1 , sekian jam lagi harus disusul dg hewan korban2 dst , kalau sampai kelewat dan kemudian saat itu orang ybs meninggal maka dia akan dibuang di api neraka !.

Itulah yang kemudian dikatakan bhw dengan melakukan hukum taurat tidak mungkin orang dibenarkan, lalu pertanyaannya mengapa hukum itu diberikan ? , hukum itu diberikan dan terus berangsurangsur ditambah di PL shg beratusratus tujuannya adalah agar manusia itu sadar bhw tidak mungkin manusia itu bisa selamat dengan perbuatannya , sebaik apapun itu , karena coba dicermati: manusia itu diusir dari Eden ke bumi sementara ini supaya tidak makan buah pohon kehidupan dengan sengaja kemudian dibumi ini manusia supaya tetap tahir harus memenuhi hukum yang banyaknya beratusratus itu , mana yang lebih mudah dipatuhi : tidak makan buah pohon kehidupan dengan sengaja , atau memenuhi hukum yang ratusan banyaknya itu ?, tentu saja yang pertama itu jauh lebih mudah dipenuhi dari pada yang kedua , tapi kalau kenyataannya manusia itu diusir dari Eden bukankah ini menunjukkan bahwa manusia pasti akan makan buah pohon kehidupan dg sengaja kalau mereka dibiarkan tetap di Eden (dengan yang termudahpun manusia pasti gagal ), jadi pastilah manusia itu gagal memenuhi hukum taurat itu , tapi ternyata tidak satupun manusia yang menyadari dengan kerendahan hatinya akan kenyataan ketidak berdayaannya , sekalipun waktu telah diberikan kira2 1.500 tahun sejak pertama hukum itu di undangkan , manusia tetap dengan jumawanya mencoba melakukan hukum taurat dengan keyakinan bahwa dia pasti mampu memenuhinya .

Anugerah hidup dari Allah untuk umatNya yang tak berdaya itu seperti seolaholah ada hewan korban tak bercacat yang ajaib sambungmenyambung selama manusia hidup untuk mentahirkan /untuk menebus segala dosanya , itulah yang perlu Allah nyatakan supaya manusia itu celik , dengan cara mendemonstrasikan kira2 2.000 tahun yang lalu lewat mesias , link berikut mungkin bisa menambahinya.

Doa pertobatan itu tentu baik , kalau hatinya murni bertobat artinya dia mengakui bahwa dia tidaklah mungkin untuk menjaga dirinya steril dari dosa selama di bumi ini, dia murni butuh belas kasihan Allah yang terus berkelanjutan selama dirinya hidup , sebab sesaleh apapun perbuatan manusia itu hanyalah selembar kain kotor di mata Allah ( Yes64:6 ), juga penjara dagingnya membawanya untuk spt Rm3:9-12 , hanya perbuatan Allah sendirilah dalam dirinya yang bernilai dimata Allah (Yes26:12 ) .

Salam.

Yes! Lae!
Dan walau pun tampaknya dekat
Manusia itu sembunyi dibalik pohon
Ada yg dibalik jubah putih atau hitam

Namun demikian,
Jauh-dekat sama saja ongkosnya
Darah Kristus yg nyiprat2 hrs kena ke jidat kita

Kita hrs mau makan daging-Nya dan minum darah-Nya
Jika tidak demikian kita akan tetap kluyungan, fooling around
Nggak mungkin mampu berdoa, apa lagi mendoakan musuh kita, wah!

Salam Damai!

Amin Puji Jesus Kristus…

  • Dosa memisahkan yang dekat menjadi jauh, “Walaupun secara Phisik, Adam dan Hawa berada di dalam Taman eden, mereka bersembunyi di balik Pepohonan, mereka ketakutan setengah mati hanya dengan mendengar langkah kaki Tuhan”

  • sebaliknya,
    Darah Yesus mempersatukan kedua belah pihak yang berseteru yang Jauh menjadi dekat "Sekalipun saat ini secara fisik Yesus Kristus tidak berada di dunia tetapi berada di surga, yang katanya surga itu berada di Langit yang ke tiga, yaitu jauh diatas diatas melewati tempat bintang bintang di langit, Yesus tetaplah dekat, Yesus Kristus hanya sejauh Doa" bahkan dengan Iman kita dapat bergulat dengan Yesus Kristus, memegang kakinya dan tidak melepaskan-Nya sampai Dia memberkati kita, seperti Yakub yang bergumul dengan Tuhan dan Dia menjadi Pemenang, namanya diubah dari Yakub menjadi Israel

salam
TYM

TS: Apakah ditebus sama dengan selamat?

TSnya mungkin sudah mendapat jawaban, karena sudah tidak melanjutkan bertanya.

Salam damai.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.