Doa Kepada Maria

Shalom,

Yang benar adalah sebaliknya Sis. Yesus sudah bangkit menjadi jaminan bagi orang percaya bahwa orang yang percaya yang mati akan dibangkitkan saat kedatangan Yesus ke2x. Hingga sekarang orang percaya yang sudah mati belum dibangkitkan. Baca dengan cermat 1 Kor 15:50-58 dan 1 Tes 4:1-18. Masih ada ayat lain, tetapi cukuplah dulu itu. Jangan abaikan ayat itu. Ayat itu harus dibaca ketika membaca ayat-ayat lain, agar terbuka pemikirannya bahwa Maria belum dibangkitakan.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

Shalom,

Wadduh…, banyak memberikan pernilaian; menilai teman diskusi ini dan itulah, lagaknya superior dibanding temannya diskusi. Masa yang sederhana begini tidak nyantol?

Alkitab berkata, Bapa adalah Allah; Roh Kudus adalah Allah; Yesus adalah Allah. Perlu permumusan apa itu Bro? Ke-Allahan Bapa, Yesus dan Roh Kudus bukan hasil perumusan sejarah atau manusia siapa pun.

Allah yang saya sembah bukan hasil perumusan sejarah, entahlah allahnya orang lain.

Itulah kebenaran yang dikatakan Alkitab. Jangan takut dengan kebenaran itu.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

klo baca sejarah harus berimbang,bro… karena saat itu dunia banyak intrik2 politik dan situasi kondisi yg tentu saja berbeda dengan saat ini… Baca di media yg netral jadi lebih obyektif dalam pemberitaan.
Misalnya tuk kasus NAZI, sekilas saja saya cerita. Perlu kamu ketahui juga posisi Paus cukup dilematis. Hal tersebut tidak hanya dialami oleh Paus saja (Paus tidak bungkam begitu saja-New York Times), pimpinan negara2 lain tidak ada yang berani menentang Hitler. Jika Paus secara terang2an menentang Hitler, tentu saja akan banyak jatuh korban. Namun terlepas dari itu, paus juga banyak menyelamtkan orang2 Yahudi. Paus tidak diam saja.
Bisa dibaca di sini bro : Menurut majalah Time, edisi 23 Desember 1940, halaman 38, Einstein berkata: http://www.time.com/time/magazine/article/0,9171,765103,00.html.

sebenarnya masih banyak yg perlu diluruskan, namun cukup satu contoh kasus saja. Yang jelas maksud dari apa yang sy sampaikan disini adalah bahwa bro bisa lebih banyak belajar sejarah & tidak mendapat berita yg berat sebelah sehingga paradigma bro iceng akan menjadi lebih open mind. :azn:

Syalom

Dan sejarah merumuskan dari apa yang SUDAH ADA dalam sejarah itu sendiri, bukannya justru perumusan baru yang BELUM PERNAH ADA SEBELUMNYA.

Jadi jika allahnya orang fundamentalis tidak menyejarah, dan baru muncul setelah reformasi, bisa dipertanyakan jenis allah seperti apakah itu.

Semoga bermanfaat.

Bro… hal tsb sederhana & tidak perlu dirumuskan? bukankah anda tahu hal tsb krn sdh dirumuskan?
klo sederhana, kenapa msh banyak bidat pada masa itu sampai sekarang?
itulah gunanya kita tidak hanya mendasarkan penafsiran Alkitab berdasarkan pengertian sendiri.

Syalom

Oom juga liat ayat-ayat ini donk… kenapa Oom takut ngejelasin ayat-ayat tersebut? :cheesy:

:onion-head29: :onion-head29: :onion-head29:
:monkeys19:

Shalom,

Komentarnya ditambah mutunya sedikit Bro, supaya lebih bermanfaat kepada anggota dan pengunjung forum kita ini. Dengan begitu forum kita ini akan dinilai para pengunjung bermutu.

allahnya fundamentalis biarlah itu urusan mereka.

Allah yang saya sembah adalah Allah yang membuat sejarah, bukan allah yang tenggelam dalam sejarah (menyejarah).

Allah yang saya sembah, sebagaimana dikatakan Alkitab adalah Alpha dan Omega. Allah yang saya sembah tidak muncul setelah atau dalam sejarah perumusan keallahan atau perumusan kebundaan.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

Shalom,

Wadduh, begini lagi… Allah tidak tergantung pada perumusan manusia.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

Shalom,

Saya tidak hanya melihat ayat tentang penglihatan itu Sis. Saya membacanya dan membacanya bersama dengan ayat-ayat lainnya.

Saya sudah beberapa kali menunjukkan ayat itu dalam diskusi di forum ini tentang “kebelum-bangkitan” Maria dari kematian. Tidak apa saya ulangi secara ringkas saja.

Kebangkitan secara umum orang percaya AKAN terjadi saat kedatangan YESUS ke2x (1 Kor 15:50-58, 1 Tes 4;1-18).

Ada kebangkitan khusus orang percaya yang sudah mati, yakni (1) kebangkitan saat kematian YESUS (Mat 27:51-53). Sayangnya Maria tidak termasuk pada kebangkitan khusus ini, sebab Maria masih hidup. (2) kebangkitan Musa (Yud 1:9). Sayangnya nas ini tidak mencatat kebangkitan khusus bagi Maria. Barangkali dalam kitab yang lain Maria dibangkitkan, atau dalam kitab apokripa.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jricho, J.

Yang mutu sedikit bung kalo ngetik…

http://kamus.sabda.org/kamus/menyejarah

me·nye·ja·rah: v merupakan atau menjadikan rekaman dl sejarah: Alquran adalah sebuah kitab suci yang agung, ia sepenuhnya -

Sayang gak ada ukuran huruf yang gede lagi seperti dulu di FK, untuk menunjukkan mutu tulisan anda itu.

17:1 Enam hari kemudian YESUS membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
17:2 Lalu YESUS berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
17:3 Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
17:4 Kata Petrus kepada YESUS: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
17:5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”
17:6 Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan.
17:7 Lalu YESUS datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: “Berdirilah, jangan takut!”
17:8 Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorangpun kecuali YESUS seorang diri.
17:9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, YESUS berpesan kepada mereka: “Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.”

TUHAN YESUS sudah BANGKIT, kenapa harus “takut” memberitakan kebangkitan orang mati? :smiley:

Oom kenapa menghindar kalau disuruh menjelaskan ayat-ayat tersebut? :cheesy:

Oom jelaskan dulu makna ayat-ayat tersebut, mau pakai ayat mana aja, yang penting jelaskan dulu ayat-ayat tersebut, maka kita akan berdiskusi lebih lanjut :happy0025:
:onion-head29: :onion-head29: :onion-head29:
:monkeys19:

Shalom,

Masukkanlah pengertian menyejarah yang bro kutip itu ke dalam postingan Bro sebelumnya.
Btw, diskusi ini mau dibawa ke mana Bro?

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

Shalom,

Nah Sis yang mengutip ayat itu, Sislah yang menjelaskan, nanti saya tanggapi. Jangan lupa, penjelasan
Sis jangan sampai melupakan 1 Tes 4:1-18 dan 1 Kor 15:50-58 itu.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

Baik saya coba jelaskan bahwa menurut ayat itu antara yg mati dalam kristus, dan yg masih hidup, ada persekutuan.

Kita lihat dulu ayatnya:

8:38
Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,

8:39
atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam KRISTUS YESUS, Tuhan kita.

Ohh… ternyata saya tidak perlu menguraikan lagi.
Karena sudah SANGAT JELAS!!

coba sekarang bro uraikan mengapa bro bisa sampai mengatakan ayat tsb TIDAK MENUNJUKKAN adanya orang hidup dan orang mati.

Itulah hebatnya katolik memiliki purgatory.
Silahkan dipelajari dua macam penghakiman.

Hilangkan ajaran : Orang mati dalam Kristus tetap dalam kubur dan menunggu dibangkitkan.

Ajaran “tidak akan mati”-nya setan tentu seperti itu.

Tetapi bukan itu ajaran “tidak akan mati” milik Paulus yg alkitabiah.

Makanya saya bingung, secara tak langsung kau mengatakan ajaran “tidak akan mati” dari paulus dengan ajaran “tidak akan mati” milik setan.

Beda dong !

OK. thanks.

saya hanya konter si franco saja, karena yang dia mau sampaikan masalah sejarah GK, sudah banyak diforum ini. dan saya yakin yg dia punya bukan barang baru… paling dari yg saya sebut diatas, ada tambahan pelacur babilon… :slight_smile:

Shalom,

Tampaknya tuas pengaman kesopanan untuk menjaga agar kata yang saya bold dan beri warna biru itu tidak melesat keluar dari busurnya lagi rusak ya. He he… Cool saja Bro, kita lagi diskusi yang melibatkan Firman Tuhan, meski ada yang tidak terdapat dalam Alkitab seperti ajaran purgatory.

Inilah jawab Bro atas permintaan agar Bro menjelaskan, saya ringkas agar terlihat kekosongan substansi dari jawaban Bro.

" ‘Baik saya coba jelaskan bahwa menurut ayat itu…’
‘…ayat yg dikatakan akan dijelaskan dikutip lagi tanpa penjelasan…’
"…Ohh… ternyata saya tidak perlu menguraikan lagi. Karena sudah SANGAT JELAS!!’ ".

Bro, jangan dimanipulasi perkataan saya Bro. Saya tidak mengatakan “ayat tsb TIDAK MENUNJUKKAN adanya orang hidup dan orang mati.”. Jadi saya paham, semua tanggapan Bro dalam postingan Bro ini (purgatory, dsb), berdasarkan hinein interpretation atas postingan saya.

Orang yang tidak terbiasa berhadapan dengan orang seperti Bro Paul ini bisa “kegulung”, apalagi dalam diskusi di “darat”, karena dalam diskusi lisan tidak semudah dalam diskusi tertulis (bisa menelurusri balik yang sudah dikatakan).

Ajaran Purgatory hebat? Diskusi kita Bro mau bahwa kemana? Tak apalah. Jangankan mengatakan purgatory hebat, ajaran purgatory tidak ada dalam Alkitab.

Alkitab tidak bicara soal hebat-hebatan Bro. Bagi dunia ajaran Alkitab tidak hebat bakan kebodohan Bro. Alkitab berbicara tentang kebenaran Allah (Yoh 16:13), Firman Tuhan hidup, kuat dsb (Ibr 4:12), bermanfaat memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (2 tim 3;16). Jadi Alkitab sanggup menunjukkan ajaran yang tidak ada dalam Alkitab termasuk ajaran purgatory.

Ya jelas dong beda ajaran setan dengan ajaran Paulus yang rasul. Entah ajaran Paulus yang lain sama dengan ajaran setan. Paulus mengatakan bahwa orang percaya yang mati akan dibangkitkan pada saat kedatangan Yesus ke2x (1 Kor 15:50-58, 1 Tes 4:1-18).

Kalimat Bro yang terakhir tidak lengkap Bro. Tapi tak apalah. Yang penting Bro catat adalah saya tidak mengatakan seperti itu. Itu interpretasi Bro yang hinein. Dan, itu tanggung jawab Bro.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

Shalom,

Ada yang kelupaan tadi Bro, yakni yang saya beri warna merah.

Begitu ya? Mau main hilang-hilangkan ya? Kalau ada yang tidak mau menghilangkan, mau main paksa pula ya? Ya Allah Tuhanku, bagaimana ini?

Tetapi Bro, tidak mungkin dihilangkan hal yang Alkitabiah itu Bro, kecuali menghilangkan berjubel ayat dari dalam Alkitab, termasuk 1 Kor 15:50-58 dan 1 Tes 4:1-18 itu.

Dalam satu kitab mungkin saja ayat-ayat itu dihilangkan seperti hilangnya larangan membuat patung dan menyembah patung.

Tetapi Allah tak bisa dihilangkan Bro, maka Firman-Nya tidak bisa dihilangkan kendati pun pada kitab tertentu ada yang dihilangkan, Allah tidak terikat pada apapun, Ia mempunyai cara-Nya untuk mempertahankan Firman-Nya.

Dan, Allah memperingatkan jangan mengurangi dan jangan menambah.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

Shalom,

Oh ya, saya teringat satu lagi, yakni yang saya beri warna biru.

Agar tidak bingung, ayat-ayat tentang keberadaan orang mati dibaca Bro. Demikian juga ayat-ayat tentang kebangkitan orang percaya yang mati dibaca juga. Coba deh, pasti tidak bingung dan Alkitabiah.

Bro bingung karena terpaku pada anggapan tentang “orang yang sudah jelas-jelas mati tidak mati” dan hanya terpaku pada ayat-ayat yang dianggap sepertinya menyatakan “yang sudah mati tidak mati”.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

Baik saya betulkan kesalahan tulis saya itu :

Coba sekarang bro uraikan mengapa bro bisa sampai mengatakan ayat2 tsb TIDAK MENUNJUKKAN adanya PERSEKUTUAN orang hidup dan orang mati.

Yg esensi saja membahasnya. (saya rasa pembaca yang PINTAR jg tahu, itu kesalahan tulis biasa, dan bukannya bermaksud menyesatkan opini)

Silahkan di jawab.

Kalau bro ingin setelah mati tetap di alam kubur sampai kedatangan YESUS yg kedua kali, ya silahkan.

Selain dari itu PELAJARI ajaran PURGATORY. Banyak kok bukti /analisis yg mengatakan bahwa Purgatory adalah albitabiah.

Daripada debat kecap, mending ikuti saran saya. Iya toh ??

Ya makanya saya bingung mengapa bro ini secara tak langsung menyamakan ajaran Paulus dengan ajaran setan.

Interpretasi saya didasarkan atas jawaban bro sendiri.

Saya bicara AJARAN…

Bukan ALKITAB!

Ajaran berasal dari tafsiran alkitab, amen ??

Kalau yg menafsir itu dukun kelurahan petojo, tentu beda dengan tafsir dari yang memiliki autoritas!