Doa Salam Maria

sebagai sharing:

Gereja Katolik menghormati Maria lebih dari gereja2 yg lainnya
dalam lingkaran liturgi tahunan, Gereja Katolik menetapkan bulan mei dan bulan oktober sebagai bulan maria.
Gereja Katolik mempunyai doa Salam Maria.
doa salam maria sering dilafalkan dalam setiap doa orang katolik sebagai pelengkap, dan juga dalam doa rosario.

begini bunyi doanya:

[b]Salam Maria
penuh rahmat
Tuhan sertamu
terpujilah engkau diantara wanita
dan terpujilah buah tubuhmu Yesus

Santa Maria bunda Allah
doakanlah kami yang berdosa ini
sekarang dan waktu kami mati
amin[/b]


dan Doa salam Maria ini adalah doa Biblis…


salam maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu

Luk 1:28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”

terpujilah engkau diantara wanita
Luk 1:42 lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.

terpujilah buah tubuhmu yesus
Luk 1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
Luk 1:33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."

Santa Maria bunda Allah
Luk 1:43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?

doakanlah kami yang berdosa ini
sekarang dan waktu kami mati

Yoh 2:3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”
Yoh 2:4 Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.”
Yoh 2:5 Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”


amin.

Luk 1:46-56 = Nyanyian pujian Maria
i Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan,
(47) dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
(48) sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
(49) karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
(50) Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
(51) Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
(52) Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
(53) Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
(54) Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya,
(55) seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.”
[/i]

KGK 2682 Berdasarkan peran serta yang unik dari Perawan Maria dalam karya Roh Kudus, Gereja suka berdoa dalam persatuan dengannya, supaya bersama dia memuji hal-hal besar yang telah dikerjakan Allah baginya, dan untuk mempercayakan kepada Maria permohonan dan pujian.

semoga menjadi wawasan

salam

ond32lumut :afro:


Mohon penjelasan agar semakin menambah wawasanku

Bro Onde, tolong berikan dasar biblika bahwa kita yg masih hidup boleh meminta doa kepada Maria ?

thanks alot

GBU

[b]Luther menganjurkan doa Salam Maria:[/b] Whoever possesses a good (firm) faith, says the Hail Mary without danger! Whoever is weak in faith can utter no Hail Mary without danger to his salvation. (Sermon, March 11, 1523) (Siapapun yang memiliki iman yang baik (dan teguh), katakanlah Salam Maria tanpa [takut] bahaya! Siapapun yang lemah dalam iman tidak boleh mengucapkan Salam Maria tanpa membahayakan keselamatannya). (Khotbah, 11 Maret 1523)

Our prayer should include the Mother of God . . . What the Hail Mary says is that all glory should be given to God, using these words: “Hail Mary, full of grace. The Lord is with thee; blessed art thou among women and blessed is the fruit of thy womb, Jesus Christ. Amen!” You see that these words are not concerned with prayer but purely with giving praise and honor . . . We can use the Hail Mary as a meditation in which we recite what grace God has given her. Second, we should add a wish that everyone may know and respect her . . . He who has no faith is advised to refrain from saying the Hail Mary.
(Personal Prayer Book, 1522)

(Doa kita harus menyertakan Bunda Allah . . . Apa yang diungkapkan Salam Maria adalah bahwa semua kemuliaan harus diberikan kepada Allah, dengan menggunakan kata-kata ini: “Salam Maria, penuh rahmat. Tuhan sertamu; terpujilah engkau diantara wanita dan terpujilah buah tubuhmu Yesus. Amin!” Kau lihat bahwa kata-kata ini tidak berkenaan dengan doa tapi murni sekedar [berkenaan] dengan memberi pujian dan penghormatan . . . Kita bisa menggunakan Salam Maria sebagai sebuah meditasi dimana kita mengumandangkan rahmat besar yang diberikan Allah kepadanya. Kedua, kita harus menambahkan permohonan agar semua orang tahu dan menghormatinya…. Dia yang tidak punya iman dianjurkan menghindari mengucapkan Salam Maria).
(Buku Doa Pribadi, 1522)

yang mendasari iman katolik berdoa bersama2 maria ayat ini :
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. (Yak 5:16)

Saya jadi ingat lirik sebuah lagu yang membuat saya selalu merinding haru, “di doa ibuku, namaku disebut…”.

maria telah disorga, tetap hidup bersama2 dengan kemuliaan Putranya…

Menambahi juga, dasar pemahaman orthodox utk bersekutu dengan saudara2 yg sudah mengalami kematian badan di dalam KRISTUS adalah:

Yoh 11 : 25 Jawab YESUS: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,
Artinya, saudara2 yg sudah “berpulang” tetap hidup.
Kematian mereka tidak sama dengan orang2 mati dalam PL (jaman sebelum kedatangan sang juru selamat), yg tidak “tidur”, tidak sadar dengan apa yg sedang terjadi di dunia, dan tidak memuji / memuliakan Tuhan.
Tapi para kudus itu HIDUP di dalam YESUS dalam kematian mereka.

Ef 4 : 3 Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera
Kita (kami) diajarkan untuk memelihara kesatuan roh, termasuk dengan orang2 yang hidup meskipun sudah mengalami kematian bada.

Yak 5 : 16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
Diperintahkan pula untuk saling mendoakan.
Jadi dalam persatuan dalam roh, kami saling mendoakan dan tidak terputus sekalipun oleh kematian badan.

Jadi garis besar ajaran orthodox mengenai berdoa bersama santo/santa itu adalah:
Di dalam KRISTUS, orang beriman yg mengalami kematian badan akan tetap hidup. Semua orang beriman (baik yg masih hidup di dunia ini maupun yg sudah mengalamai kematian badan) diajarkan untuk memelihara kesatuan roh dan saling mendoakan.
Maka, kebiasaan saling mendoakan ini tidak berhenti meskipun seseorang sudah mengalamai kematian badan.

Semoga bisa menambah wawasan. :wink:

Membaca kembali doa salam maria membuat saya ingat masa2 sekolah dulu – dari TK sampai SMU saya ada di sekolah katolik…

Saya mau tanya mengenai kata2 :
“doakanlah kami yang berdosa ini
sekarang dan waktu kami mati”

Maria sekarang sudah mati dan disana (entah dimana tempatnya), Dia mendengarkan doa2 kita, lalu mendoakan kita kepada Tuhan. Begitukah konsepnya ?

Lalu bagaimana dengan ayat ini :
Pengkhotbah 9:5 Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.

u harus tau ayat yg u kutib itu ditujukan untuk siapa???

bagi orang yang percaya termasuk u, ayat yang tepat adalah

Yoh 11 : 25 Jawab YESUS: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,
Artinya, saudara2 yg sudah “berpulang” tetap hidup.
Kematian mereka tidak sama dengan orang2 mati dalam PL (jaman sebelum kedatangan sang juru selamat), yg tidak “tidur”, tidak sadar dengan apa yg sedang terjadi di dunia, dan tidak memuji / memuliakan Tuhan.
Tapi para kudus itu HIDUP di dalam YESUS dalam kematian mereka.

Jadi menurut saudara ignas :

  • Sebelum Yesus, orang2 mati “tidur”, tidak sadar dengan apa yg sedang terjadi di dunia, dan tidak memuji / memuliakan Tuhan.
  • Setelah Yesus, orang2 mati tidak “tidur”, sadar dengan apa yg sedang terjadi di dunia, dan memuji / memuliakan Tuhan.

Begitukah ?

numpang tanya : kalau sebagai pelengkap, kenapa doa salam maria mendominasi dalam keseluruhan doa ya?

misal, doa bapa kami - 1 kali, doa salam maria - 10 kali

salam

oke saya mengerti ketidakpahaman u terhadap katolik…

fyi:
Doa yang terbesar dari segala doa katolik adalah Ekaristi…
Ekaristi adalah sumber dan puncak Spiritualitas Kristiani

mungkin di protestan namanya Perjamuan Kudus…
di ingat yah :smiley: :smiley: :smiley:

yang u maksud mungkin doa rosario yah?

Memang Maria mempunyai tempai di hati umat katolik Roma, apalagi di umat katolik Yunani. Martin Luther saja sering berdevosi kepada Bunda Maria. Ia menulis tafsir sangat indah mengenai kidung Magnificat (Luk 1:46-55). Ada tempat terhormat bagi Maria disebabkan karena Yesus , Anak Maria bukan sembarang manusia, melainkan Dia juga Allah dan peran Maria yang unik dalam karya penebusan umat manusia! Seandainya Yesus manusia biasa saya yakin Maria tidak dihormati seperti itu.

umat katolik berdoa kepada Maria adalah Tidak ada kewajiban.
tetapi dianjurkan berdoa bersama Maria karena Maria di mata umat katolik tidak pernah berdiri sendiri tetapi selalu dalam perannya dalam karya keselamatan sebagaimana diutarakan dalam Alkitab. Kita tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau Maria tidak mengatakan “Ya” pada pewartaan Gabriel (Luk 1:38). Mengapa Yesus mau mengabulkan permintaan Maria , yang sangat peduli akan kerepotan tetangga, sewaktu peristiwa perkawinan di Kana: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu” (Yoh 2:5), dst dst sampai Maria berdiri di bawah salib dan ditunjuk oleh Anaknya menjadi Ibu para murid-Nya (Yoh 19:25-27), juga mendampingi para murid dalam Novena Roh Kudus (Kis 2:14). Maria menjadi Ibu Umat kristiani.

FYI, pemahaman seperti itu bukanlah menurut Ignas saja, melainkan seluruh gereja orthodox memiliki pemahaman demikian.

Apakah Anda familiar dengan kalimat:

… …
(Aku percaya akan Yesus Kristus)… … …
Yang turun ke tempat penantian
Pada hari ke-3 bangkit dari antara orang mati
… … …

Kalimat tersebut ada di syahadat iman kita.
Nah… kehidupan orang beriman yg telah mengalami kematian tubuh diubah oleh Yesus dengan kedatangannya di alam penantian (kerajaan maut / sheol / hades).
Makanya, benar sekali Yoh 11 : 25, bahwa orang yg mati di dalam Kristus akan tetap hidup, tidak lagi seperti yg dideskripsikan oleh Pengkotbah 9 : 5.

Anyway… Ini adalah doktrin orthodox.
Kalo Anda memang ingin memahaminya (BUKAN mempercayainya), kami persilahkan untuk bertanya lebih lanjut.
Tapi kalo Anda hanya ingin menyalahkan dan memperdebatkan doktrin ini, aku rasa sebaiknya kita close aja thread ini, daripada malah memecah belah persaudaraan di antara kita.
Setuju? :wink:

hehehe… jika iman u saja meragukan Ibu Tuhan ada dimana sekarang, bagaimana dengan u nantinya… hehehehehe…

iman martin luther :

Di dalam sermon tgl 15 Agustus 1522, pada saat terakhir kali Martin Luther berkhotbah di hari Perayaan Maria Diangkat ke surga, ia menyatakan: “Tidak perlu diragukan lagi, bahwa Perawan Maria berada di surga. Bagaimana terjadinya, kita tidak mengetahuinya. Dan karena ROH KUDUS tidak mengatakan apapun tentang itu, kita menyatakannya tidak sebagai pokok iman (article of faith) ….. Adalah cukup untuk mengetahui bahwa ia hidup di dalam KRISTUS.”

Martin Luther juga meyakini hal ini, sehingga dia mengatakan “Adalah sebuah penghiburan dan kebaikan Allah yang sangat berlimpah, bahwa manusia dapat bersuka ria dalam hal kekayaan [rohani] ini. Maria adalah ibunya, KRISTUS adalah Saudaranya, dan Tuhan adalah Bapanya. (Sermon, Natal, 1522) Maria adalah Bunda KRISTUS, dan Bunda semua dari kita, meskipun hanya KRISTUS sendiri yang beristirahat di lututnya…. Jika Ia [KRISTUS] adalah milik kita, maka kita harus berada di dalam keadaan-Nya’; di manapun Ia berada kitapun berada, dan semua yang menjadi milik-Nya adalah milik kita juga, dan ibu-Nya juga menjadi ibu kita.“(Sermon, Natal, 1529).

“Itulah sebabnya maka Injil telah diberitakan juga kepada orang-orang mati, supaya mereka, sama seperti semua manusia, dihakimi secara badani; tetapi oleh roh dapat hidup menurut kehendak Allah.” (1 Pet 4:6),
itu menjadi salah satu dasar mengapa Gereja Katolik mengajarkan adanya kondisi antara Surga dan neraka. Sebab melalui ayat ini, kita mengetahui bahwa ada suatu “keadaan/ tempat” orang-orang mati di mana mereka masih dapat menerima pengabaran Injil, dan selanjutnya mereka dapat hidup ‘menurut kehendak Allah’. Kondisi/ tempat ini tidak mungkin neraka, karena kita mengetahui bahwa tidak mungkin jiwa- jiwa yang di neraka dapat hidup menurut kehendak Allah dan kemudian beralih ke Surga; dan kondisi ini juga bukan Surga, karena di Surga, maka semua jiwa sudah sempurna dan kudus (lih. Ibr 12:14), dan mereka tidak perlu lagi di-Injili, karena mereka sudah bersatu dengan Allah sendiri, memandang Allah dalam keadaanNya yang sebenarnya (1 Yoh 3:2). Gereja Katolik mengajarkan bahwa bagi jiwa- jiwa meninggal dalam keadaan belum sempurna, ada tempat ataupun kondisi pemurnian jiwa- jiwa, sebelum mereka dapat masuk Surga, dan ini disebut Api Penyucian.

Pengakuan iman rasuli yaa… “Yang turun ke tempat penantian” → kata2 ini setau saya tidak ada, baik di protestan atau katolik. Yang ada mungkin “turun ke dalam kerajaan maut”…

Oke2, saya paham sekarang. Berarti orang2 kudus pada masa sebelum Yesus diubah pada saat kematianNya.

busyet, langsung curigaan aja hehehe…
ya udah, yang mau lanjutkan silahkan. Saya cukup tau dasar-nya aja.

sejujurnya, iman akan bertumbuh pesat saat kita punya pengalaman pribadi dengan Dia, Saya kenal Dia – itu cukup bagi saya.

Ya… saya paham penjelasan-nya bro. Intinya sama dengan penjelasan jenova. Saya pikir, cukup mewakili pendapat kaum katolik.

Hehe… sama aja kok brur milky,

He decended into hell → versi bahasa Inggris
Yang turun ke dalam kerajaan maut → versi gereja Anda
Yang turun ke tempat penantian → versi gereja Katolik Indonesia
Descendit ad inferna → versi bahasa Latin
κατελθόντα εις τα κατώτατα → versi bahasa Yunani

beda2 terjemahan, tetapi artinya sama, bahwa YESUS turun ke Sheol / Hades / dunia orang mati. :wink:

Lho… aku ga curigaan kok…
Just a friendly suggestion… :wink:
Kalo Anda memang berniat untuk tahu lebih jauh tentang doktrin2 orthodox, ya dengan senang hati aku persilahkan untuk berdiskusi lebih lanjut.
Diskusi semacam itu juga sangat berguna dalam menambah wawasan kami2 ini lho…

Aku cuma ga ingin ada yang mendebat doktrin ini, dan berujung di kalimat: “POKOKNYA tidak tertulis di alkitab”.
Terus terang capek menghadapi “oknum” yg hanya berniat untuk debat kusir :smiley:

ooh baru tau mksd dari Yohanes 19:25-27 adalah spt itu toh bukannya mksd Tuhan adalah tolong rawat ibu-Ku, rawat spt ibumu sendiri. krn Tuhan Yesus tahu bahwa ibuNya sudah tidak ada

Yohanes19:25-27
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!”. Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya

dan dia berkata HANYA kepada Yohanes, jadi tulisan di atas yg gw bold ini , Maria hanya berlaku bagi Yohanes dan Maria tinggal di rmhnya Yohanes

dan di ayat ini

Kisah Para Rasul 2:14 Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.

tidak disebutkan Maria ada disana toh…

mohon penjelasannya…

Jbu

ini saya jelaskan, saya kutip dari bapa gereja u Martin Luther yang mengakui bahwa Maria bukan di serahkan kpd Yohanes saja tetapi kepada semua umat Kristen…

1. Di dalam sermon tgl 15 Agustus 1522, pada saat terakhir kali Martin Luther berkhotbah di hari Perayaan Maria Diangkat ke surga, ia menyatakan: “Tidak perlu diragukan lagi, bahwa Perawan Maria berada di surga. Bagaimana terjadinya, kita tidak mengetahuinya. Dan karena Roh Kudus tidak mengatakan apapun tentang itu, kita menyatakannya tidak sebagai pokok iman (article of faith) ….. Adalah cukup untuk mengetahui bahwa ia hidup di dalam Kristus.” 2. “Penghormatan kepada Maria tertuliskan di kedalaman hati manusia yang terdalam.” (Sermon, 1 September 1522). 3. “[Ia adalah] seorang perempuan yang tertinggi dan batu permata yang terhormat dalam Kristianitas setelah Kristus… Ia adalah manusia yang merupakan perwujudan kehormatan, kebijaksanaan, dan kekudusan. Kita tidak akan pernah cukup menghormatinya. Namun demikian penghormatan dan pujian harus diberikan dengan cara yang tidak melukai baik Kristus maupun Kitab Suci.” (Sermon, Natal, 1531). 4. “Tidak ada perempuan yang seperti engkau. Engkau adalah lebih daripada Hawa atau Sarah, terberkati di atas segala kehormatan, kebijaksanaan dan kekudusan.” (Sermon, Perayaan Maria Mengunjungi Elizabeth, 1537). 5. “Seseorang harus menghormati Maria sesuai dengan yang diharapkannya dan seperti yang dinyatakannya di dalam Kidung Magniicat. Ia memuliakan Tuhan untuk segala perbuatan-Nya. Lalu bagaimana kita dapat memujinya? Penghormatan yang benar kepada Maria adalah penghormatan kepada Tuhan, pujian kepada rahmat Tuhan …. Maria dari dirinya sendiri adalah bukan siapa-siapa tetapi demi Kristus …. Maria tidak mengharapkan agar kita datang kepadanya, tetapi melalui dia [kita datang] kepada Tuhan.” (Penjelasan tentang Magnificat, 1521). 6. “Adalah sebuah penghiburan dan kebaikan Allah yang sangat berlimpah, bahwa manusia dapat bersuka ria dalam hal kekayaan [rohani] ini. Maria adalah ibunya, Kristus adalah Saudaranya, dan Tuhan adalah Bapanya. (Sermon, Natal, 1522) Maria adalah Bunda Kristus, dan Bunda semua dari kita, meskipun hanya Kristus sendiri yang beristirahat di lututnya…. Jika Ia [Kristus] adalah milik kita, maka kita harus berada di dalam keadaan-Nya’; di manapun Ia berada kitapun berada, dan semua yang menjadi milik-Nya adalah milik kita juga, dan ibu-Nya juga menjadi ibu kita. (Sermon, Natal, 1529).

benar, kenapa porsi doa salam maria menempati porsi terbesar, bila dibanding dengan kpd Bapa

kog sepertinya lbh ‘respek’ pada maria nya ketimbang 'bapa’nya

salam

eh… moe nanya lagi…

Sok tau lagi… :frowning:
dibilang yang paling besar itu adalah Ekaristi…

cape d…
ngerti nga ekaristi? baca referensi dari bapa gereja… jangan cuma dipajang aja…
malu bertanya sesat dijalan, kebanyakan nanya nga nyampe2…

ya gimana sih

kan aku bilang : benar (dalam doa rosario), bukan dalam ekaristi — yg saya tanykan kan dalam doa rosario

ya udah deh, mari kita leyeh2 saja

:wink:

salam

ooo… sbnrnya gw ga akui Martin Luther sbg bapa gereja itu krn ga dicatet di Alkitab pula… krn mnrt gw Bapa Gereja itu adalah Kristus…

jadi doktrinnya pun gw ga akui tuh, yg gw akui hanya yg ada di Alkitab

Efesus 1:22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.