doa seperti apa yang harusnya saya panjatkan??

Saya ngerti keinginan utk berserah pada rencana Tuhan karena kamu yakin itu yg terbaik, saya setuju dan tidak ingin membahas lbh panjang nanti dikira menghakimi lg :tongue:

Yg dr awal ingin sy bahas bukan isi doanya ttp ttg pola pikir yg kamu tanyakan, dari postingan awal kamu nulisnya: “ak hanya mau membiarkan TUHAN berkarya sebebas- bebasnya…
mau sembuh, mati atau penyakitan seumur hidup ya biar TUHAN yang tentukan‚Ķ‚ÄĚ

Yg di-bold dalam pemahaman saya sepertinya kamu tidak mengenal pribadi Tuhan, bukan saya sok rohani y :angel:
Kamu tidak tahu kehendak Tuhan buat kamu sebagai anak-Nya apakah Ia ingin kamu sembuh, mati atau sakit seumur hidup. Tanpa memiliki pengharapan bhw Tuhan ingin kamu untuk sembuh, bagaimana kamu bisa memiliki iman untuk sembuh? Dan tanpa iman bagaimana kamu bisa menerima kesembuhan?

Emang kamu yakin Tuhan pengen dia sembuh? jangan terlalu yakin dulu, jangan pakai pengalaman orang lain untuk kemudian distandarkan kepada hidup dia

jadi kalo ada orang sakit yang Tuhan tidak sembuhkan itu artinya dia belum mengenal pribadi Tuhan? begitukah? Jadi Paulus pun termasuk orang yang tidak mengenal pribadi Tuhan dong?

pernah lihat orang cacat melayani Tuhan ngga bro? kalau dalam kecacatannya orang tersebut bisa memuliakan Tuhan lebih lagi kenapa juga Tuhan harus sembuhkan dia? ini yang disebut pada akhirnya rancanganKu bukan rancanganmu

pernah lihat juga orang yang sakit parah malah bertobat bro? coba kalo ngga sakit, siapa tahu dia malah ngga bertobat

inilah yang saya maksud mengeneralisasi maunya Tuhan bro
dan kita memaksakan Tuhan harus menyembuhkan kita atas dasar Dia memang bisa menyembuhkan
pada akhirnya seharusnya kita tunduk kepada kehendak Tuhan dan bukan kehendak diri sendiri lagi

ini sudut pandang tambahan saja
saya bukannya ngga pengen lihat orang lain sembuh atau memungkiri bahwa kesembuhan adalah salah satu kehendak Tuhan
tapi ketika kita sakit, berdoa dan tidak sembuh seketika, itu ngga selalu berarti kita salah memahami Tuhan, bisa jadi itu merupakan bagian dari rencanaNya yang indah

yang terutama dan tetap yang utama adalah mengetahui kehendak Bapa, sama seperti yang Yesus telah contohkan

nah benar- benar sama…diawali dengan ga niat sembuh dilanjutkan dengan ga punya iman semoga akhirny g sm nek sm mungkin sy bkl ngegalau berhari -hari lagi…dan mulai berpikir jangan - jangan YESUS yg sy knl berbeda dan sy sbnrnya bukan kristen…
apa hubungannya ga minta mujizat dg ga punya iman???
mau ga bicara soal doa gmn…wong topiknya aj cara pandang tentang isi doa kok kak… :slight_smile:

Biar saya samakan persepsi dl,

  • kita boleh menyampaikan kehendak pribadi dalam doa kita
  • kehendak kita tidak selalu dipenuhi dan kita percaya kehendak Bapa adlh yg terbaik
  • Sakit penyakit bisa digunakan Tuhan untuk kemuliaan-Nya
  • Orang sakit juga bisa memuliakan Tuhan

Soal Paulus sy tidak setuju klo asumsi sakit dari istilah ‚Äúduri dalam daging‚ÄĚ, saya yakin istilah itu bukan menunjuk pada sakit yg diderita ttp sy tidak mau bahas soal ini krn sudah menjadi pembahasan sedari dulu.

ini sudut pandang tambahan saja saya bukannya ngga pengen lihat orang lain sembuh atau memungkiri bahwa kesembuhan adalah salah satu kehendak Tuhan tapi ketika kita sakit, berdoa dan tidak sembuh seketika, itu ngga selalu berarti kita salah memahami Tuhan, bisa jadi itu merupakan bagian dari rencanaNya yang indah

yang terutama dan tetap yang utama adalah mengetahui kehendak Bapa, sama seperti yang Yesus telah contohkan

Saya tidak bilang bahwa kesembuhan itu harus seketika, postingan sy bhw sy tidak setuju dg pola pikir yg menyebabkan seseorang yg sdg sakit parah tidak mau berdoa meminta mujizat karena ragu apa sebenarnya kehendak Tuhan. Tragis jikalau anak Tuhan sampai berpikir ngga apa-apa aku sakit seumur hidup, atau mati kalau itu kehendak Tuhan.

Menurut saya itu disebabkan karena ketidaktahuan dia ttg pribadi Tuhan. Jikalau anak saya tidak tahu bahwa saya ingin dia sehat selalu dan sembuh dari segala sakit, maka saya akan merasa sgt sedih karena dia tidak tahu hati saya bahwa saya bahkan bersedia untuk mati dan sakit bagi dia.

Yesus sudah mati dan menderita bagi kita agar kita tidak perlu mati dan menderita lagi tetapi utk hidup dan bukan sekedar hidup tetapi hidup yg berkelimpahan.

Selama kamu percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Raja yang telah menebus dosa-dosa kamu, itu artinya kamu dan saya adlh saudara seiman dan ngga perlu kamu ragu soal itu. :smiley:

Saat kita percaya maka kita memiliki Roh yang baru yg berdiam didalam kita, Roh yang sama yg membangkitkan Yesus dari kematian. Tetapi tubuh kita tetap yang lama, tubuh saya ngga berubah tuh jadi seperti binaragawan.

Dan pemikiran kita juga tidak, seperti dalam Roma 12:2 ‚ÄúJanganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu (renewing of your mind), sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna‚ÄĚ, disampaikan agar pemikiran kita terus berubah melalui pengenalan akan Firman Tuhan.

Sorry sy sdh mau balik, nanti dilanjutin lg ya :slight_smile:

kalau sudah tahu seperti itu
kenapa kamu bilang ini?

seakan2 kehendak Tuhan untuk dia adalah pasti sembuh, kalo ngga sembuh artinya dia ngga paham kehendak Tuhan? Hebat skali bisa mengetahui hal itu cuma dari chat dunia maya seperti ini

kamu mungkin cuma mengerti teorinya
tapi pada prakteknya tetap saja awalnya kamu labeli orang sakit itu sebagai orang yang ngga paham akan Tuhan

typical orang seperti anda ini akan selalu berdoa untuk kesembuhan bagi semua orang sakit, tanpa terlebih dahulu bertanya kepada Tuhan apakah itu kehendakNya atau tidak, lalu kalau tidak sembuh maka barulah berkata mungkin ada kehendak Tuhan yang lain, klise, makanya terkadang banyak kasus orang yang sakit itu merasa tertuduh karena dia pikir dia sakit karena ngga memahami Tuhan. Kenapa ngga bisa dibalik? carilah kehendak Tuhan dulu dan baru doakan hal itu, jika memang kehendak Tuhan dia sembuh maka saat itu juga didoakan pasti akan sembuh

apa yang kamu standarkan kepada orang lain nantinya itu akan berlaku buat diri kamu

Sakit penyakit digunakan untuk kemuliaan Tuhan dengan datang kepada Tuhan untuk disembuhkan. Apa panitia KKR kesembuhan sebelum memulai acara harus berdoa dulu untuk setiap orang-orang yg sakit dan bertanya apakah kehendak Tuhan agar setiap dari mereka sembuh? Jika tidak maka orang sakit tsb tidak boleh masuk mengikuti KKR? Mana ada prinsip minta kehendak Tuhan dulu baru minta disembuhkan.

Mari kita baca Mat 10:7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
10:8 Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan…

Perintahnya langsung disuruh oleh Tuhan sendiri kepada murid-muridNya untuk lgs menyembuhkan tidak dikatakan utk berdoa dl mencari kehendak Bapa, jika setuju baru menggunakan kuasa untuk menyembuhkan.

so setiap orang yg sakit namun tdk mengalami mujizat adalah orang-orang yg tdk mengenal YESUS? bgt kah intinya?

Bukan, menurut saya pribadi berkat itu diberikan secara progresif melalui iman.

Didalam ayat Mat 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Pada awal menjadi Kristen, kita dibaptis dan mendapatkan keselamatan melalui iman dg menerima Yesus sebagai Tuhan dan Raja yang telah mati di kayu salib menebus seluruh dosa-dosa kita. Namun iman tidak berhenti sampai disitu saja, melalui pendengaran akan FT iman akan terus bertumbuh dari seukuran biji sesawi menjadi pohon yang rindang.

Luk 11:9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah , maka pintu akan dibukakan bagimu. 11:10 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Mintalah apa saja termasuk mujizat dan terima dengan iman,

Mark 11:24 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya , maka hal itu akan diberikan kepadamu.

Yup, setuju dgn sis Gabriel sepertinya intinya bukan begitu sis. Menurut ajaran yg kita percayai, kita boleh kok meminta apa saja namun harus ingat juga ‚Äėjanganlah kehendak kita, melainkan biarlah kehendak Tuhan yg terbaik yg jadi‚Äô.

Mat 7:7-8

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Lukas 22:42
‚ÄúYa Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.‚ÄĚ

2 Kor 12:8-9

Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.‚ÄúSebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.‚ÄĚ

Mat 8:2-3
Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata:"Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku. "Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: ‚ÄúAku mau, jadilah engkau tahir.‚ÄĚ Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.

Yoh 15:7
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki dan kamu akan menerimanya.

Dan 3:17-18
"Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

jadi reminder buat diri sendiri juga nh… :ashamed0004: :wink:

Apapun sikap anda, jika itu didasari Iman, maka itu baik bagi Tuhan. :afro:

Jika anda sdh siap mati, buat apa minta mujizat? ;D :smiley:

mintalah ketekunan dan kesetiaan sampi kematian itu tiba.

Jika anda masih ingin hidup, maka mintalah kesembuhan, namun tetap saja persiapkan dirimu menerima ‚Äúketidaksembuhan‚ÄĚ, karena Allah tdk bisa dipaksa.

(yg minta mujizat bisanya adalah yg masih takut mati) ;D ;D

semakin bingung kl kk s7 sm k gabi artiny cara pndg sy yg mendahulukan khndk NYA adl slh trs knp ksh cnth daniel yg mendahulukan mauNYa?
ngauuung bingung

prnyatan yg menimbulkam prtanyaan.

jadi ijinkanlah sy brtanya…
mnrt kk siap mati apakah = ga ingin hdp?

Sedikit koreksi, saya setuju dg doa kamu utk mendahulukan kehendak-Nya tetapi yg sy tidak setuju adlh pola pikir kamu bahwa kehendak Tuhan adlh termasuk sakit seumur hidup atau mati. Yg saya yakini Tuhan ingin semua yg sakit untuk sembuh sesuai dg perintah Yesus utk menyembuhkan semua yg sakit. Jikalau Tuhan tidak ingin yang sakit untuk sembuh maka tidak perlu perintah itu diberikan.

Hihi…
Jangan ampe bingung juga atuh sis, sbenarnya sh saya setuju ama smw pendapat kk2 yg udah komen dimari walau cara penyampaian mereka mungkin yg berbeda2. Intinya adalah tetaplah berdoa, tetaplah meminta apa yg menjadi isi hati sis tapi jangan lupa utk menyertakan biarlah kehendakMu yg terjadi…
dan bukan tidak meminta sama sekali dan ngomong up to You dh God gitu mksudnya sis, kalo gitu kan kita ga usah disuruh dan diajarin berdoa dong kalo kita ga dibolehin minta seperti doa untuk makan, doa syafaat, doa puasa,dll. Dalam Luk 22:42 itu Yesus juga berbuat begitu kan, minta dulu abis itu berserah utk jawaban finalnya. Begitulah kira2 sis… :slight_smile:

NB: IHMO ga ada kok doa yg salah bila bukan doa memaksa Tuhan dan masih sesuai Firman (seperti tidak berdoa utk melakukan tindak kriminal misalnya), gpp juga sh sis berserah aja tapi sayang dong wong Tuhan aja bilang boleh minta kok. hehe… :wink:

ga ingin hidup, itu namanya putus asa.

jadi siap mati bukan berarti tdk ingin hidup,

Siap mati berarti memandang kematian bukan sesuatu yg harus dihindari

nah loo responny jadi sll sm kan.
siapa yg blg sy g pernah berdoa???
sy cm g minta mujizat( dlm definisi yg tdk menyantol di akL manusia) hmm sy juga minta dsembuhkan cm buat sy it bkn segala2nya… krn sy pcy khndk TUHAN it g hanya yg ad dlm pkrn saya sbg manusia…
iy khndkNYA salah satu ny adl ksmbhn tapi ga selamanya seperti itu…
jadi knp sy hrs maksa TUHAN menyembuhkan sy kl rancanganNY jauuuu lbh bsr dr it?
itlah mengapa sy brdoa jadilah khndkMU…
wlw kdg dg embel2 bgt byk curhatan…

ptynny knp slh?kl khndk TUHAN hy kesembuhan n ke hidupan knp TUHAN menciptakan khdpn kekal mlh setelah kematian?
kl yg dikehendaki hy mujizat mengapa dia mengijinkan ilmu kdokteran brkembang bgt pesat?

Oh maaf, bagus deh kalo gtu sis… :afro:

  1. Mungkin yg dimaksud bukan ttg Tuhan yg hanya mau kesembuhan bagi setiap orng, namun yg tidak disarankan adalah mental putus asa namun sebaliknya ttg tetap optimis Tuhan tetap akan memberi yg terbaik walau jawaban terbaik Tuhan bukanlah selalu kesembuhan. Dari komen sis ternyata sis ga putus asa sama sekali kok jd problem solved lh buat misunderstanding ini.

  2. Kalo menurut saya Tuhan bisa bekerja kok baik melalui mujizat maupun melalui medis walau keduanya ya sama2 mujizat sh kalo dipikir2 krn ada campur tangan Tuhan pada keduanya. Bisa juga Tuhan tidak berkehendak untuk menyembuhkan seseorang krn jawaban Tuhan buat manusia bisa beda2 walau masalahnya sama krn menurut Tuhan jawaban itulah yg terbaik utk seseorang itu, seperti jawaban Tuhan buat rasul Paulus dlm 2 Kor 12:7-10. Semoga tidak semakin bingung yh sis… :slight_smile:

nahhh it lah intinya…seperti kata kak wilefhas itu pokoknya siap mati bukan berarti putus asa…
jadi sama kak erincristia sudah selesai cuman sama kak gabriella yang belum…xixixixi

kalau yang ini saya setuju…hanya mujizat yang saya maksudkan adalah mukjizat yang seperti sudah tak definisikan…yang mencakup kata tiba - tiba dan tidak masuk akal manusia…
soalnya buat saya meminta mujizat buat saya = mendikte TUHAN bergerak dalam rule yang saya buat, bukankah seharusnya kita jang berjalan dibawah rule nya TUHAN???

soalnya buat saya meminta mujizat buat saya = mendikte TUHAN bergerak dalam rule yang saya buat, bukankah seharusnya kita yang berjalan dibawah rule nya TUHAN???
Oh, jadi ini toh yg jadi intinya... Kalo menurut saya, gpp juga sh kalo sis minta mujizat manatau Tuhan berkenan kalo sis itu sembuh ga ada yg salah kok ttg minta mujizat.

coba lihat2 yg ini dh

Mat 15:21-28 Perempuan Kanaan yang percaya 15:21 Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon. 15:22 Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita." 15:23 Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak." 15:24 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." 15:25 Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "[b]Tuhan, tolonglah aku[/b]." 15:26 Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." 15:27 Kata perempuan itu: "[b]Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya[/b]." 15:28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: [b]"Hai ibu, besar imanmu maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki."[/b] Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
juga yg ini...
Luk 8:40-55 8:40 Ketika Yesus kembali, orang banyak menyambut Dia sebab mereka semua menanti-nantikan Dia. 8:41 Maka datanglah seorang yang bernama Yairus. Ia adalah kepala rumah ibadat. Sambil tersungkur di depan kaki Yesus ia memohon kepada-Nya, supaya Yesus datang ke rumahnya, 8:42 karena anaknya perempuan yang satu-satunya, yang berumur kira-kira dua belas tahun, hampir mati. Dalam perjalanan ke situ Yesus didesak-desak orang banyak. 8:43 Adalah seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan dan yang tidak berhasil disembuhkan oleh siapapun. 8:44 Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya. 8:45 Lalu kata Yesus: "Siapa yang menjamah Aku?" Dan karena tidak ada yang mengakuinya, berkatalah Petrus: "Guru, orang banyak mengerumuni dan mendesak Engkau." 8:46 Tetapi Yesus berkata: "Ada seorang yang menjamah Aku, sebab Aku merasa ada kuasa keluar dari diri-Ku." 8:47 Ketika perempuan itu melihat, bahwa perbuatannya itu ketahuan, ia datang dengan gemetar, tersungkur di depan-Nya dan menceriterakan kepada orang banyak apa sebabnya ia menjamah Dia dan bahwa ia seketika itu juga menjadi sembuh. 8:48 Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!" 8:49 Ketika Yesus masih berbicara, datanglah seorang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, jangan lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru!" 8:50 Tetapi Yesus mendengarnya dan berkata kepada Yairus: "Jangan takut, percaya saja, dan anakmu akan selamat." 8:51 Setibanya di rumah Yairus, Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut masuk dengan Dia, kecuali Petrus, Yohanes dan Yakobus dan ayah anak itu serta ibunya. 8:52 Semua orang menangis dan meratapi anak itu. Akan tetapi Yesus berkata: "Jangan menangis; ia tidak mati, tetapi tidur." 8:53 Mereka menertawakan Dia, karena mereka tahu bahwa anak itu telah mati. 8:54 Lalu Yesus memegang tangan anak itu dan berseru, kata-Nya: "Hai anak bangunlah!" 8:55 Maka kembalilah roh anak itu dan seketika itu juga ia bangkit berdiri. Lalu Yesus menyuruh mereka memberi anak itu makan.
Dari yg di atas, saya berkesimpulan Tuhan sepertinya g pernah kok menyalahkan orang yg minta mujizat dan masih banyak cerita ttg meminta mujizat di Alkitab. Namun, kalo sis kurang sreg buat minta ya ga salah juga sh, krn itu kan kebebasan sis juga yg penting tetep semangat yh sista... GBU :afro: :wink: