Doktrin Mariologi: Yesus dilahirkan lagi oleh maria pada akhir jaman

Ini topik pindahan dari diskusi : “Apakah saya anti Bunda Maria ?” agar tidak OOT.

Rev 12:5 Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.

Menanggapi ajaran Wahyu 12:5, bahwa perempuan tersebut adalah Maria , ada beberapapertanyaan silahkan dijawab:

[ol]- Bukankah Yesus sudah berFirman, bahwa kepadaNya telah diberikan kuasa di langit dan di Bumi ?
Mengapa koq waktu mau ditelan iblis harus dibawa-bawa lari ?

  • Yesus dibawa-bawa lari sama siapa, emangnya kalau mau lari dikejar iblis , Yesus gak bisa lari sendiri ?
  • Yesus yang adalah Allah, dibawa-bawa lari karena mau ditelah iblis, ke hadapan Allah? Allah yang mana lagi, memang doktrin ini percaya ada berapa Allah ?
  • Dan lagi,bukankah dalam pasal yang sama selain sosok anak yang baru lahir ada juga sosok Anak Domba yang kita tahu adalah Yesus sendiri ? Emang doktrin mariologi percaya ada berapa banyak Yesus ?
  • Lagian Yesus sudah pernah lahir, mengapa ngotot di kitab Wahyu dilahirkan lagi oleh Maria ? Emangnya Yesus kerjanya dilahir-lahirkan terus oleh Maria ?[/ol]

Nah silahkan dijawab…
Bukannya anti Maria, tetapi doktrin mariology ini banyak masalah :slight_smile:

GBU

Mending lu:

  1. quote dulu statemen SdT yg tertulis “Yesus dilahirkan lagi oleh maria pada akhir jaman” agar lu gak dianggap pemfitnah.

  2. Buktikan bhw kitab wahyu 1-22 merupakan kitab kronologis sekuensial.

Silahkan
:smiley:

Rev 12:5 Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.

Perhatikan yng di-bold. Sista ngotot bahwa perempuan yang melahirkan anak laki-laki itu adalah Maria, dan anak tersebut adalah Yesus. Sedangkan Yesus sudah pernah lahir.

Nah silahkan menjawab 5 pertanyaan di atas :slight_smile:

GBU

Perempuan dalam Wahyu pasal 12 itu adalah lambang Gereja Tuhan atau mempelai Tuhan.

Perempuan ini telah melahirkan seorang anak laki-laki, ia akan memerintah bangsa-bangsa dengan gada besi. Dalam Bahasa Yunani “kai eteken huion arrena, hos mellei poimainein panta ta ethnê en rabdô sidêra,”, terjemahan harfiah : perempuan itu telah melahirkan seorang laki-laki, yaitu kelak akan memerintah bangsa-bangsa dengan gada besi. Ungkapan Yunani huion aren, adalah anak yang berjenis kelamin laki-laki, ditambah lagi dengan ungkapan selanjutnya teknon. Teknon dalam pemakaian bahasa Yunani untuk kata benda Neuter, bermakna ‘anak-anak kecil’, yang oleh Perjanjian Baru selalu dipakai untuk menunjukkan ‘anak-anak Allah’ (bandingkan dengan Yohanes 1:12), ‘anak-anak terang’ (Efesus 5:8), ‘anak-anak penurut’ (1 Petrus 1:14); ‘anak rohani’ (1 Timotius 2:1; Filemon 10 dan sebagainya). Maka kata “anak” yang berjenis kelamin laki-laki dalam ayat ini menunjukkan orang-orang kudus. Sehingga dalam penterjemahannya seharusnya tidak ditulis “Anak” dengan huruf awal kapital.

http://www.sarapanpagi.org/siapakah-anak-laki-laki-yang-dilahirkan-itu-wahyu-12-5-vt361.html

  1. quote statemen SdT yg tertulis “Yesus dilahirkan lagi oleh maria pada akhir jaman” agar lu gak dianggap pemfitnah.
  2. quote statemen doktrin Mariologi tertulis kalimat “Yesus dilahirkan lagi oleh maria pada akhir jaman” agar lu gak dianggap pemfitnah.

Setelah 2 poin diatas anda buktikan, maka judul tritnya SETENGAH VALID… dan lanjut pada pertanyaan selanjutnya yaitu:
3. Buktikan bhw kitab wahyu 1-22 merupakan kitab kronologis sekuensial.

Setelah poin ke-3 diatas anda buktikan, masuk ke argumen:

Konsep SdT:
IMO: Perempuan berselubung matahari merujuk pada Maria.
Andaipun, perempuan yg bersalin pada ayat Rev 12:5 merujuk pada:

  • israelites = premis bhw perempuan tsb adalah Maria > tidak bisa disalahkan… sbb Maria adalah orang israelite.
  • the Church = premis bhw perempuan tsb adalah Maria > tidak bisa disalahkan. sebab Maria adalah anggota Gereja juga

Sedangkan konsep Dya:
Perempuan yang sakit bersalin dalam Wahyu bukanlah Maria, tetapi Gereja Tuhan.
Dan pada masa itu Gereja akan “melahirkan” generasi yang bisa mengalahkan naga si ular tua (yang dipersonifikasikan dengan anak kecil tersebut), merekalah yang akan memerintah bangsa-bangsa dengan tongkat besi. Bagaimana mereka mengalahkan iblis yaitu dengan perkataan kesaksian mereka, dan dengan tidak menyayangkan nyawa mereka.

Ayat yg Dya jadikan legitimasi:
Rev 2:26 Dan barangsiapa menang dan melakukan pekerjaan-Ku sampai kesudahannya, kepadanya akan Kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa;
Rev 2:27 dan ia akan memerintah mereka dengan tongkat besi; mereka akan diremukkan seperti tembikar tukang periuk–sama seperti yang Kuterima dari Bapa-Ku–
Rev 2:28 dan kepadanya akan Kukaruniakan bintang timur.
Rev 2:29 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."

Sehingga posisi SdT vs Dya mengenai Why 2:26-27
Posisi SdT: frase “barangsiapa menang” konteks kitab Why merujuk kepada siapapun yg menang, efektif sejak Yesus mengatakan ayat termaksud.
Posisi DyA: frase “barangsiapa menang” konteks kitab Why merujuk HANYA kepada siapapun yg terlahirnya kelak menjelang kiamat dan menang

Dengan posisi DyA sedemikian, maka terlihat bhw DyA berusaha mencoba membuat Yesus seolah2 ingkar akan janjiNya sendiri.

Silahkan ajukan argumen anda setelah anda membuktikan bhw judul trit ini VALID!

Very good opinion :afro:
Ini ajaran yang benar, bahwa perempuan tersebut bukan Maria, dan anaknya tersebut bukan Yesus.

GBU

Ingkar janji gimana, jika seperti sista yang ngotot: “barangsiapa” dalam Wahyu 2 , yang akan memerintah, adalah siapa pun: mengapa sista menolak bahwa para pemenang judi bola, pemenang lomba makan kerupuk, pemenang tinju kelas berat juga tidak masuk di situ? Apakah Yesus ingkar janji terhadap mereka ? Cobalah sista menggunakan akal sehat dalam menerjemahkan kata “barangsiapa menang” (menang dalam pergumulan apa dan konteksnya bagaimana, padahal sudah ditulis di pasal itu yaitu menang terhadap iblis si ular tua pada saat itu atau dengan kata lain menang hingga akhir dalam akhir jaman tersebut.)

Jawab dulu ke-5 pertanyaan di awal trit :wink:

GBU

Saya tantang anda membuktikan judul trit anda sendiri sbg statemen yg valid, BARULAH LAYAK untuk terjun dlm pendiskusiannya… anda gak berani ?

Judul trit saya valid dan sudah dibuktikan.

Silahkan menjawab ke-5 pertanyaan

GBU

Supaya jelas dan diskusinya tidak berlarut larut, coba jawab pertanyaan simple saya ini:

  1. quote statemen SdT yg tertulis “Yesus dilahirkan lagi oleh maria pada akhir jaman” ?

  2. quote statemen doktrin Mariologi tertulis kalimat “Yesus dilahirkan lagi oleh maria pada akhir jaman” ?

Setelah 2 poin diatas anda buktikan, maka judul tritnya SETENGAH VALID… dan lanjut pada pertanyaan selanjutnya yaitu:

  1. Buktikan bhw kitab wahyu 1-22 merupakan kitab kronologis sekuensial.

Setelah poin ke-3 diatas anda buktikan, masuk ke argumen:

Jangan kayak kaset rusak ngalor ngidul kemana-mana dulu…

Dalam tulisan scientific pun rephrase adalah valid bahkan sangat diperlukan.

Yesus dilahirkan lagi oleh Maria, adalah re-pharase dari pendapat sista yang ngotot bahwa perempuan dalam Wahyu 12:5 adalah Maria dan anaknya adalah Yesus.

Cobalah berdiskusi dengan akal sehat :slight_smile:

Nah silahkan menjawabke-5 pertanyaan di awal trit

GBU

hadeeehhh mas…

Sampeyan itu ternyata engga tahu arti kata “rephrase” toh…
wkwkw…
gitu kok ya berani-berani pakai istilah itu…

wkwk…

infaliabel mas?
wkwkw…

Semua yang punya akal sehat tahu, bahwa jika perempuan pada akhir jaman adalah Maria yang melahirkan anaknya adalah Yesus, maka itu sama dengan mengatakan Yesus dilahirkan lagi oleh Maria.

Selama ini yang bersangkutan menolak, tetapi tidak bisa menjelaskan maksudnya yang sebenarnya selain itu.

GBU

  1. Anda tidak mampu membuktikan kevalidan judul trit dgn kutipan dari statemen SdT dan doktrin Mariologi.
  2. Anda tidak mampu membuktikan bhw kitab wahyu 1-22 merupakan kronologis sekuensial.

Sekarang mari pake akalsehat:

  1. Posisi Dya: menyatakan bhw perempuan (why 12) adalah BUKAN Maria, melainkan Gereja dlm pengertian ‘HANYA orang2 yg akan terlahir kelak menjelang kiamat dan akan menang’ dgn legitimasi ayat Rev 2:26-27
  2. Posisi SdT: tidak menyatakan bhw perempuan (why 12) adalah BUKAN Gereja

Sekarang pertanyaan SdT:

  1. buktikan bhw seluruh kata “barangsiapa menang” pada kitab wahyu merujuk HANYA kepada orang2 yg akan terlahir kelak menjelang kiamat dan akan menang sbg konsistensi tafsiran anda atas ayat Rev 2:26-27 ?
  2. buktikan bhw Maria bukan anggota Gereja sehingga anda menyatakan bhw perempuan (why 12) adalah BUKAN Maria?

Wahyu 1:1 Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.

Saya memahami bahwa apa yang dikatakan didalam Kitab tsb adalah merupakan yang akan terjadi bukan apa yang sudah terjadi karena Kitab Wahyu adalah Kitab Eskatologi.

Kitab wahyu adalah nubuatan yang akan terjadi,bukan semacam flasback.

Perhatikan bold: Segera terjadi setelah Yesus mengucapkan ayat tsb 20 abad lalu

Makanya, Yesus sudah lahir, masak segera dilahirkan lagi oleh Maria ?
Cobalah sista menggunakan akal sehat, dan jujur gak usah muter kesana-kemari :slight_smile:

GBU

Kitab wahyu adalah nubuatan mengenai eskatologi yang akan terjadi,bukan semacam flasback,dan diwahyukan serta ditulis setelah Yesus inkarnasi dan kembali ke Surga.

  1. Bukti:
    Mereka yang menang tersebut akan memerintah bangsa-bangsa dengan tongkat besi. Buktikan bahwa arwah-arwah gentayangan akan memerintah bangsa-bangsa , jika sista ngotot bahwa perkataan Yesus itu ditujukan pada arwah.
  2. Beda loh, sista merujuk Maria secara individu. Sekarang sista mengatakan bahwa perempuan tersebut adalah Gereja Tuhan (bukan Maria secara individu) dan Maria termasuk juga gereja Tuhan. Jika begitu konsekuensinya anaknya tersebut bukanlah Yesus seperti kengototan sista, karena gereja tidak melahirkan Yesus. Kalau begini selamat, sista sudah insaf.

GBU

Benar sekali…
Sista SdT ini diskusinya muter-muter gak tentu arah… dia menyangkali bahwa konsekuensi dari ajaran tersebut adalah menyatakan Yesus akan dilahirkan lagi oleh Maria.

GBU