DOKTRIN TENTANG NERAKA..!!!

Salam kenal, bro Yosua… Ya, saya juga pernah membaca buku Mary Kathyrn tersebut… Judul lainnya kalau di Indonesia diubah menjadi “40 HARI DI ALAM MAUT” yg diterbitkan Pdt. Markus Agung… Kesimpulan yg dapat saya tangkap adalah:

Buku karangan Baxter ini memang sangat terkenal di kalangan denominasi tertentu dan dianggap sebagai wahyu Tuhan Yesus di zaman akhir ini. Problem pertama yang perlu dipikirkan adalah benarkah masih ada wahyu? Wahyu adalah penyingkapan diri Allah. Dan kekristenan percaya akan adanya Wahyu Umum dan Wahyu Khusus yang puncaknya ada pada Kitab Suci dan Yesus Kristus. Setelah itu maka tidak ada wahyu baru lagi. Semua penglihatan dan pengalaman rohani bukanlah wahyu baru melainkan sekedar konfirmasi dari wahyu yang sudah ada dalam Kitab Suci. Karena itu jelas apa yang dilihat dan ditulis Baxter tidak dapat dikategorikan sebagai wahyu.

Selain itu, dari segi isi, penglihatan Baxter ini sangat berbeda dengan gambaran yang kita peroleh dari penglihatan Yehezkiel, Daniel dan Yohanes yang sifatnya luar biasa (spektakuler) dan bukan merupakan gambaran sehari-hari kehidupan dunia, itulah sebabnya istilah wahyu berasal dari kata Yunani yang disebut “Apokalipsis” yang artinya sesuatu yang dibukakan, sedang isi “wahyu” Baxter jelas merupakan gambaran kejadian sehari-hari di dunia khususnya dunia Amerika Serikat, jadi dapat diraba bahwa penglihatan itu bukan sesuatu kejadian dari sana yang “dibukakan” tetapi lebih merupakan bayangan sesuai keterbatasan imajinasi manusiawi, atau dapat disebut sebagai hasil khayal atau rekayasa. Keraguan ini muncul dari kenyataan bahwa buku itu ditulis dalam waktu selama 7 tahun setelah kejadiannya, ini memberi peluang suatu usaha untuk menyusunnya sebaik mungkin.

Banyak gambaran dalam neraka itu merupakan gambaran sekitar kehidupan Baxter di Amerika, sebab banyak data-data tercetus seperti soal kursi goyang, boneka, amusement center, arena sirkus, escalator, bioskop, kelap malam, stasiun bawah tanah (subway), telepon, bendera Amerika yang compang-camping, kanker (penyakit yang sangat ditakuti di Amerika) dan lainnya, demikian juga kelihatan apa yang dilihatnya di neraka bukan gambaran yang “dibukakan Tuhan” tetapi lebih merupakan gambaran situasi yang banyak digambarkan di film-film, komik-komik dan majalah Amerika di sekitar kehidupan Baxter seperti misalnya gambaran setan yang tinggi besar seperti beruang Grizzly (film ini populer di Amerika), seperti kelelawar atau monyet bertelinga besar, bertaring, bertanduk, berkuku panjang dan berekor panjang (film-film jenis drakula, goblin dan setan) (Bab 2, 3, 10), jadi yang dianggap nubuatan dan penglihatan itu sebenarnya lebih merupakan obsesi pengalaman horor Baxter sendiri yang ditulisnya dalam keterbatasan pengalaman dan imajinasinya. Dari perjumpaan Baxter dengan korban-korban dosa di neraka kita heran mengapa neraka hanya memuat orang-orang dengan dosa-dosa kecil saja seperti dosa perzinahan, penyembahan berhala, pembunuhan, tamak harta, bohong, menipu, dll. Kalau memang neraka benaran yang dilihat Baxter mengingat ia berkunjung sampai ke jantung neraka, mengapa tidak bertemu dengan para pelaku dosa “makro sosial” seperti Nero, Karl Marx, Hitler,dll?

Kesan bahwa buku ini merupakan hasil rekayasa penulis terlihat dari kenyataan banyaknya doktrin-doktrin pentakosta / kharismatik di dalamnya, seperti Baptisan Roh, penglihatan / mimpi, bahasa roh, pujian dan penyembahan, Yesus datang di atas awan, antikris / 666, kerajaan 1000 tahun, Yerusalem Baru dan lainnya, demikian juga ditemuinya roh-roh pendeta / penginjil yang murtad merupakan gambaran lingkungan agama tertentu, padahal di kalangan Kristen masih banyak jabatan lain yang orangnya juga jatuh dalam dosa dan menyesatkan umat seperti imam murtad, Uskup dengan jubah mencolok, dan ahli-ahli Teologi.

Hal-hal di atas tersebut dikemukakan oleh Pendeta Esra dari GMIT jemaat Pniel Oebob setelah didiskusikan bersama oleh banyak ahli teolog dari Kristen maupun Katolik sendiri.

Hello, bro Bruce… Saya bukan penyusup atheist dan saya bukan penganut SAKSI YEHUWA menurut penilaian anda… Kalau memang banyak penyusup atheist, agnostik, dll yg masuk ke forum-forum saya tidak tahu… Saya bangga dan cinta dengan Tuhan Yesus Kristus… Saya hanya seseorang yg lebih menyukai gagasan bahwa saya menggunakan hukum CINTA KASIH yg telah diajarkan TUHAN YESUS KRISTUS tanpa harus pusing-pusing memikirkan apakah nantinya saya akan masuk NERAKA atau SURGA…

Mari direnungkan bersama, bukankah lebih baik tiap manusia yg ada mengasihi orang lain karena memang manusia pantas dan berhak untuk saling mengasihi… Bukan karena mengasihi karena sedikit tersirat di batin bahwa saya AKAN masuk SURGA dan TAKUT ke NERAKA… Tanpa berpikir kita masuk SURGA atau NERAKA pun, kita akan lebih lega dalam melakukan hal baik karena sudah selayaknya Tuhan menciptakan manusia untuk berbuat baik terhadap sesamanya… Bukan karena pamrih untuk masuk SURGA atau TAKUT masuk NERAKA… Sesuatu yg membuat TAKUT manusia bukanlah KABAR GEMBIRA… KABAR GEMBIRA isinya memberikan pengharapan dan keyakinan atas Iman… Bukan atas dasar ketakutan…

Sudah banyak sekali orang beriman yg melakukan perbuatan baik agar terhindar dari NERAKA… Tapi mereka lupa esensi mendasar dari memanusiakan manusia itu sendiri… Saya yakin mereka dan kita sebenarnya tahu, termasuk bro juga…

Tolong diingat, Akibat TEROR NERAKA, sudah banyak sejarah kelam dari Gereja Katolik masa lalu… Bahkan Paus Yohanes Paulus II sudah meminta maaf secara resmi kepada dunia atas kekejaman masa inkuisisi Gereja Katolik pada abad pertengahan… (Saya angap kita sudah tahu sejarah Kekristenan) Dan saya sebagai umat Katolik simpatik atas sikap gentleman dari Paus.

Bro, mari kita mencari ahli-ahli sejarah bahasa dan kebudayaan… Kita dapat menanyakan kepada mereka bahasa apa yg menjadi pengaruh terkuat dalam munculnya bahasa Indonesia pada era modern sekarang ini… Jawabannya adalah bahasa SANSEKERTA dari India… Pasti kita sudah tahu lah mengapa bisa bahasa itu yg mempengaruhi kalau belajar dari sejarah kuno Indonesia… Alkitab Indonesia menerjemahkan kata HELL menjadi “nEraka” yg berasal dari kata “nAraka” dalam mitologi India… Dalam mitologi India, NARAKA artinya terbakar selama-lamanya… Padahal arti kata HELL dalam Alkitab Bahasa Inggris bukan artinya NARAKA dalam mitologi India…

Pada ayat: Mat. 5:22, 29, 30, 10:28, 18:9, 23:15, 33; Mrk. 9:43, 45, 47; Luk. 12:5; Yakobus 3:6 muncul kata GEHENNA yg dalam ALkitab Indonesia selalu diterjemahkan NERAKA… Silahkan dihitung, sebetulnya YESUS hanya menggunakan 6 kali kata GEHENNA selama hidupnya di bumi yg kata itu muncul pada ayat-ayat di atas… Schleuser, lexicograf terkenal melakukan riset terhadap sejarah, bahasa, dan kebudayaan Yahudi secara mendalam, menunjukkan kata GEHENNA berasal dari bahasa Yahudi yg artinya Lembah Hinom tempat penyembahan pagan Dewa MOLOKH… Itu merupakan tempat pembuangan bayi dan pembakaran mayat serta bangkai hewan dimana ada api yg membakar supaya tidak muncul bau busuk dan ulat serta cacing dapat mati…

Arti GEHENNA dipakai orang Yahudi untuk penghukuman orang terhukum dan bayi untuk persembahan di lembah itu dimana TUBUH dan JIWA DIBINASAKAN TOTAL sama sekali… Isltilah lainnya LENYAP TAK BERSISA… Setelah proses penghukuman selesai, maka api akan dipadamkan saat mayat dan bangkai sudah hilang termakan api seluruhnya… Banyak orang Yahudi yg memakai istilah GEHENNA sebagai API TANPA AKHIR karena seakan-akan terlihat seperti terus menyala… Sebenarnya, api dibiarkan terus menyala karena untuk membakar sampai habis mayat dan bangkai agar tidak berbau busuk dan mematikan ulat-ulat yg ingin memakan bangkai…

Padahal bagi yg percaya NERAKA merupakan tempat penyiksaan, berarti minimal harus ada JIWA atau FISIK dan JIWA yg masih ada untuk merasakan penderitaan karena tersiksa. Sedangkan arti dalam bahasa Yahudi di atas KONTRADIKSI dengan NERAKA adalah tempat penyiksaan kekal…

Nanti saya lanjutkan lagi postingnya.

Menarik, ada sso Kristen tidak percaya neraka :slight_smile:

Saya nonK, sampe saat ini belon percaya adanya surga dan neraka literal di alam spiritual… yang ada adalah keKekalan… dimana makhluk2 penghuninya mengalami/merasakan “surga” atopun “neraka” berdasarkan per-individu roh itu sendiri.

apabila percaya ada Surga stlh kematian, IMO seyogyanya otomatis percaya Neraka stlh kematian… :slight_smile:

Itulah hadiah atau bonus yg diberikan Tuhan karena kita telah punya IMAN dan PERCAYA sepenuhnya kepada-NYA
Kalopun surga itu suatu tempat, maka Surga IMO, BUKAN bonus maupun hadiah :). Surga dan Neraka adalah "hadiah" (baca : ganjaran).
[b]Neraka hanya karangan manusia[/b] agar orang berkuasa dapat menciptakan ketakutan terhadap masyarakat BODOH yg mau percaya pada Neraka.. Maka dari itu para penguasa dapat bertindak seenaknya..
Neraka yg berisi api menjilat-jilat serta memanggang para penghuninya - IMO, itulah yg "terlalu literal" dimengertikan oleh manusia.
  1. … "oh… ternyata Kerajaan Allah itu masih mempunyai “luar” —> Kerajaan Allah terbatas ?
  2. si anak yg alhamdulilah sudah ber-iman DAN Kristen berbahagia di surga, ibunya sudah ber-iman namun nonK kepanasan ria di neraka bersama-sama dgn pembunuh ayah anak ini (suami si ibu) plus bersama-sama juga suaminya (ayah anak ini yg ber-iman namun nonK) yg mati dibunuh oleh si pembunuh ??

Berbahagialah sso K yg semua keluarga/kerabat + orang2 yg disayanginya adalah juga K. …Silahkan stress sso K yg TIDAKsemua keluarga/kerabat/orang2 yg disayanginya sudah mati sbg nonK :char11:

Tuhan tidak bisa disamakan dengan dewa dan dewi ciptaan manusia itu sendiri.. :onion-head43:
Yg biru sependapat. Yang merah, IMO dewa-dewi itu ada dan ciptaan Tuhan juga (allah allah)..... PENYEMBAHAN dewa-dewi itulah yg "diciptakan" manusia.
Lalu bagaimana dengan nasib orang jahat..? Tentu saja orang jahat tidak akan mengalami yg namanya KEBANGKITAN.. INGAT, kebangkitan bukan hanya roh saja tetapi TUBUH juga..!

(12) Dan aku melihat ORANG ORANG mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu

pertanyaannya : pada kata “orang-orang” diatas itu maksudnya apa ? roh-roh orang ? roh-roh dgn tubuh kebangkitan ? ato zombie ? :slight_smile:

Dan orang jahat tidak akan mendapatkannya.. Mereka akan tertidur selamanya dalam tanah..
apabila Angel percaya bahwa SEMUA manusia punya roh, "pergi" kemanakah roh-roh orang mati yg jahat ? (sementara roh+tubuh kebangkitan orang baik masuk surga).
kita akan masuk SURGA nantinya.
emang ada apa sih di surga ? roh-roh "apatis" yg gak bisa laper - hepi hepi terus "idup"nya ... sampe sampe "bingung" gak tau lagi mesti ngapain.... selama-lamanya (eternally) ? :char11:

salam.

Salam kenal, bro Odading…

Saya coba jawab pakai poin-poin saja, biar simple:

  1. Of course saya percaya adanya NERAKA… Siapa yg bilang tidak ada NERAKA… Bisa saja manusia yg dibangkitkan untuk masuk SURGA dapat melihat kehidupan di NERAKA yg dihuni Para Malaikat yg Jatuh… Kalau saya tanya balik ke bro, Para Malaikat yg Jatuh ditempatkan Tuhan sebagai tempat penghukuman di NERAKA, bagaimana pendapat bro…?:tuzki70:

  2. Anggapan saya BONUS dan HADIAH adalah sama… Jadi SURGA adalah hadiah terindah yg pernah diberikan Tuhan pada manusia dan tidak dapat tergantikan oleh suatu apapun juga di dunia ini…:onion-head16:

  3. Kerajaan Allah BUKAN TEMPAT seperti Istana yg masih ada batas luar yg dilindungi benteng-benteng… Kerajaan Allah mencakup seluruh pekerjaan Allah melalui Kristus yang menebus dalam dunia ini. Jemaat adalah himpunan orang milik Yesus Kristus. Hubungan jemaat dan Kerajaan Allah dapat dibandingkan dengan dua lingkaran yang pusatnya satu, jemaat lingkaran kecil, Kerajaan lingkaran besar, keduanya berpusat pada Kristus. Hubungan jemaat dan Kerajaan dapat dirumuskan dengan berbagai cara. Jemaat terdiri dari orang yang menerima Injil Kerajaan Allah melalui iman, yang mengambil bagian dalam keselamatan Kerajaan dan menerima berkat pengampunan dosa, pengangkatan sebagai anak Allah, kediaman Roh Kudus, dan hidup yang kekal. Dalam hidupnya sebagai garam dan terang dunia, Kerajaan terwujud. Ia memikul kuk Kerajaan, hidup taat kepada perintah Rajanya dan belajar pada Dia (Matius 11:28-30)…

  4. Dewa dewi yg saya maksudkan contohnya adalah penyembahan patung Zeus atau Athena karena dianggap masyarakat benar-benar Zeus dan Athena itu nyata dan ada… Jika menggali informasi sejarah Yunani dan Romawi lebih dalam, maka dewa dewi hanyalah rekayasa dari penguasa-penguasa untuk mengikat rakyatnya… Itu adalah fakta sejarah… Sudah ada beberapa penulis sejarah Romawi yg menyadari tapi terlalu takut pada pemerintah, akhirnya menulis secara rahasia pada kertas papirus agar dapat diketahui generasi berikutnya… TAPI di luar itu ada probabilitas bahwa pada Perjanjian Lama, banyak dewa pagan yg disembah bangsa Israel dan bangsa sekitarnya adalah The Fallen Angels yg menampakkan diri… Ingat, di Alkitab tertulis bahwa Setan pun dapat menjelma sebagai malaikat terang…

  5. Sebagian orang yang skeptis mengatakan bahwa tidak mungkin tubuh yang sama yang sudah lebih dari ratusan tahun, menjadi debu akan dibangkitkan lagi. Mereka menambahkan bahwa elemen yang membentuk tubuh mungkin sudah menjadi bagian dari tubuh lain, Sebagai contoh, tubuh yang mati akan hancur. Diatas kuburan tubuh itu, sebuah pohon mungkin tumbuh. Jika buah pohon itu dimakan manusia lain, elemen yang sudah terurai dalam kubur akan menjadi bagian dari tubuh manusia lain. Mereka menyimpulkan bahwa tidak mungkin membangkitkan tubuh yang sama.

Tuhan menjawab hal ini. Kita membaca: “Tetapi mungkin ada orang yang bertanya: Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang kembali?” (1 Corinthians 15:35) Untuk menjawab hal ini Paulus menggunakan gambaran seorang petani menabur benih. Saat petani menjatuhkan benih ketanah, dia tahu bahwa saat benih mati, itu bukan akhir dari usahanya. Dia tahu bahwa dari satu benih akan muncul kehidupan yang lebih besar, menghasilkan lebih banyak dari yang dia tabur. Benih yang sebenarnya tertanam dia tidak melihatnya. Tapi ada identitas jelas. Ini sama dengan kebangkitan tubuh. “Apa yang engkau sendiri taburkan, tidak akan tumbuh dan hidup, kalau ia tidak mati dahulu. Dan yang engkau taburkan bukanlah tubuh tanaman yang akan tumbuh, tetapi biji yang tidak berkulit, umpamanya biji gandum atau biji lain. Tetapi Allah memberikan kepadanya suatu tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya: Ia memberikan kepada tiap-tiap biji tubuhnya sendiri.” (1 Corinthians 15:36-38).

  1. Orang yg tidak masuk Surga, TUBUH dan JIWA akan HANCUR dan LENYAP di dalam kubur karena tidak dibangkitkan… Silahkan baca postingan saya yg lebih di atas tentang GEHENNA… Ada hubungannya…

  2. Jawabannya sangat sederhana… Itulah mengapa TUBUH dan JIWA dibangkitkan untuk masuk SURGA… Otomatis saat di SURGA, bro dapat merasakan tubuh bro sendiri… Kalau begitu, bro bisa merasakan lapar juga… Kabar baiknya adalah segala makanan di sana tersedia… :onion-head29: Kalau memang tidak bisa merasakan apa yg dapat dirasakan oleh tubuh, apa gunanya kebangkitan badan…? Kebangkitan TUBUH bukan pemikiran saya pribadi… Coba search Om GOOGLE… Akan ada banyak teori dan bukti terkait… Toh Alkitab juga sudah mengatakannya.

Salam kenal bro Bengcu,

Bro mengingatkan saya pada waktu masih SMP dulu… :onion-head30: Sampai saat itu, saya percaya bahwa bumi dan isinya benar-benar diciptakan 6 hari… Mungkin Senin sampai Sabtu Tuhan bekerja, baru pada Minggu libur… Maka dari itu saya berpikir mungkin itu sebabnya kita ke Gereja pada hari Minggu… :onion-head54: Pada Kitab Wahyu yg ada hewan berkepala 7, saya pernah sempat juga membayangkan makhluk sebesar Godzilla itu akan muncul dari dalam bumi pada hari kiamat… :onion-head27:

Saat ini kalau saya ditanya hal seperti itu, saya bisa menjawab secara sederhana begini… Penciptaan 6 hari BUKAN berarti benar-benar 6 hari manusia… 6 Hari Tuhan dibandingkan dengan 6 Hari Manusia tidaklah sama… Tuhan itu transenden, Tuhan itu tidak terikat dengan dimensi waktu yg digagas oleh manusia… :tuzki70:

Soal makhluk berkepala 7 dan bertanduk 10 itu sudah tergenapi nubuatnya pada akhir masa kehancuran Romawi sehingga Romawi terpecah jadi 10 negara kecil:

  1. Lombard di Italia
  2. Franka di Perancis
  3. Anglo Saxon di Inggris
  4. Visigoth di Spanyol
  5. Alemani di Jerman
  6. Suevi di Swiss
  7. Barguidian di Portugal
  8. Heruli → lenyap
  9. Vandal → lenyap
  10. Ostrogoth → lenyap

Soal 7 kepalanya seingatku itu menggambarkan 7 perbukitan yg ada di Italia pada zaman Romawi… Ada yg bisa menambahkan atau mengkoreksi…? :onion-head33:

Bro, tolong bedakan antara penerimaan ajaran dan takut/harapan. Kita tidak perlu takut akan neraka ataupun berharap sorga, tetapi kalau doktrin sorga dan neraka terdapat dalam ajaran agama yang kita anut, adalah wajib untuk kita percayai. Anda boleh tidak mengharapkan sorga dan tidak takut masuk neraka, tetapi, selama anda memegang iman Kristen/Katolik, maka doktrin itu harus anda percayai, kecuali memang iman anda tidak sepenuhnya Kristen/Katolik. Kira kira seperti itu, bro.

Sudah banyak sekali orang beriman yg melakukan perbuatan baik agar terhindar dari NERAKA.. Tapi mereka lupa esensi mendasar dari memanusiakan manusia itu sendiri.. Saya yakin mereka dan kita sebenarnya tahu, termasuk bro juga..

Tolong diingat, Akibat TEROR NERAKA, sudah banyak sejarah kelam dari Gereja Katolik masa lalu… Bahkan Paus Yohanes Paulus II sudah meminta maaf secara resmi kepada dunia atas kekejaman masa inkuisisi Gereja Katolik pada abad pertengahan… (Saya angap kita sudah tahu sejarah Kekristenan) Dan saya sebagai umat Katolik simpatik atas sikap gentleman dari Paus.

Apakah anda tahu apa yang terjadi sebenarnya pada masa inkuisisi itu, bro? Atau anda justru mengetahuinya dari orang yang termasuk anti-Katolik? Coba pelajari lebih jauh tentang apa itu inkuisisi, agar pemahaman anda tidak tercemar oleh pandangan luar Katolik yang menyimpang dari sejarah sebenarnya.

Syalom

Anda mau percaya neraka itu ada atau tidak itu adalah masalah anda,
tidak ada seorangpun yg dpt memaksakan anda,
saya dan teman2 disini hanya sekedar mengingatkan anda,
akan tetapi penolakan adalah hak anda.
GBU

Kan saya belon percaya adanya surga dan neraka (dgn api menjilat-jilat) … :slight_smile:

2. Anggapan saya BONUS dan HADIAH adalah sama.. Jadi SURGA adalah hadiah terindah yg pernah diberikan Tuhan pada manusia dan tidak dapat tergantikan oleh suatu apapun juga di dunia ini..:onion-head16:
Menurut angel, bagaimana penjabarannya tentang semua orang akan di-adili (dihakimi) ?

apakah sekedar pen-sortiran, yang mana dapet hadiah surga mendapat roh+tubuh kebangkitan, sedangkan yg laen roh-nya hancur musnah lenyap ?

3. Kerajaan Allah BUKAN TEMPAT seperti Istana yg masih ada batas luar yg dilindungi benteng-benteng.. Kerajaan Allah mencakup seluruh pekerjaan Allah melalui KRISTUS yang menebus dalam dunia ini. Jemaat adalah himpunan orang milik YESUS KRISTUS. Hubungan jemaat dan Kerajaan Allah dapat dibandingkan dengan dua lingkaran yang pusatnya satu, jemaat lingkaran kecil, Kerajaan lingkaran besar, keduanya berpusat pada KRISTUS.
Lalu....siapa yg memerintah dan siapa yg diperintah dan kenapa masih ada yg perlu diperintah ?
4. Dewa dewi yg saya maksudkan contohnya adalah penyembahan patung Zeus atau Athena karena dianggap masyarakat benar-benar Zeus dan Athena itu nyata dan ada..
IMO, penggunaan kata "dewa/dewi" itu gak beda beda jauh dgn pengakuan Kristen dgn adanya "malaikat".... :)
Jika menggali informasi sejarah Yunani dan Romawi lebih dalam, maka [b]dewa dewi hanyalah rekayasa dari penguasa-penguasa[/b] untuk mengikat rakyatnya.. Itu adalah fakta sejarah..
ADAnya dewadewi menurut saya BUKAN rekayasa.... menyembah dewa-dewi itulah yang rekayasa.... seperti yang kamu quote berikut dibawah ini :
TAPI di luar itu ada probabilitas bahwa pada Perjanjian Lama, banyak dewa pagan yg disembah bangsa Israel dan bangsa sekitarnya adalah The Fallen Angels yg menampakkan diri.. Ingat, di Alkitab tertulis bahwa Setan pun dapat menjelma sebagai malaikat terang..
Mereka menyimpulkan bahwa tidak mungkin membangkitkan tubuh yang sama.
Ya.... sayapun juga berpendapat begitu.... BUKAN tubuh yang sama (yg udah ancur, bau, ato bahkan tinggal kuku dan rambut saja).

Persoalannya, Yesus baru 3 hari mati … stlh Dia bangkit, masih menggunakan “tubuh” yang sama… (tanganNYA bolong) —> maka saya menyimpulkan “tubuh yang sama” itu adalah tubuh pada saat bagaimana orang tsb mati.

Tetapi ruwetnya lagi, bagaimana dgn tubuh orang cacat sejak lahir ? Apakah tubuh kebangkitan mereka dalam keadaan cacat juga ?

Dgn adanya keruwetan tsb, maka akhirnya

“teori” - 1 :
saya menyimpulkan “tubuh” kebangkitan itu BEDA sama sekali dengan tubuh yang sama saat sso itu hidup…:slight_smile:

“teori” - 2 : yang warna ungu… dimana akhirnya “daun pohon kehidupan” yang menyembuhkan di kitab Wahyu memang mempunyai makna (bukan sekedar kiasan khayalan)… :slight_smile:

6. Orang yg tidak masuk Surga, TUBUH dan JIWA akan HANCUR dan LENYAP di dalam kubur karena tidak dibangkitkan.. Silahkan baca postingan saya yg lebih di atas tentang GEHENNA.. Ada hubungannya..
sekali lagi.... bagaimana dgn "hadiah" bagi yg jahat semasa sso itu hidup ?

Dengan pengertian Musnah-Lenyapnya roh/jiwa sso yg jahat IMO sangat menyenangkan orang jahat —> tidak memerlukan suatu “pertanggung-jawaban” kelak nanti setelah mati.

bro bisa merasakan lapar juga.. Kabar baiknya adalah segala makanan di sana tersedia.. :onion-head29: Kalau memang tidak bisa merasakan apa yg dapat dirasakan oleh tubuh, apa gunanya kebangkitan badan..?
Dengan begitu... artinya MASIH ada ORDER di surga.... masih ada hubungan sebab-akibat di surga.... DAN HukumKasih masih berlaku di surga.

sekali lagi pertanyaannya : siapa yg memerintah, siapa yg diperintah dan kenapa masih ada yg diperintah ?? :char11:

btw angel belon ngejawab :

(12) Dan aku melihat ORANG ORANG mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu pertanyaannya : pada kata "orang-orang" diatas itu maksudnya apa ? roh-roh orang ? roh-roh dgn tubuh kebangkitan ? ato zombie ?

salam.

Bro Oda, apakah anda meniupkan kembali isu anihilasi?

Ya… dengan merespond seperti ini (saya quote ulang respond2 sebelumnya yg dari saya)

bagaimana dgn "hadiah" (baca : ganjaran) bagi yg jahat semasa sso itu hidup ?

Dengan pengertian Musnah-Lenyapnya roh/jiwa sso yg jahat IMO sangat menyenangkan orang jahat —> tidak memerlukan suatu “pertanggung-jawaban” kelak nanti setelah mati.

yang ada adalah keKekalan.... dimana makhluk2 penghuninya mengalami/merasakan "surga" atopun "neraka" berdasarkan per-individu roh itu sendiri.

gak tau juga… itu meniupkan ato menyedot yah ? hehehe … :char11:

salam.

Hellfire is a mistranslation of the holy scriptures. Hell itu diterjemahkan dari Sheol/hades, a temporary holding place (grave) dan Gehenna is second death (eternal destruction).

The unbelievers akan perish, gone, non existent. Not literally burned and tortured. Our God is not the God who loves torturing his creation. It is not in his character. Believers in God of torture tend to behave mean like the God they believe.

jika Surga & Neraka itu tidak pernah ada, lalu mengapa Tuhan Yesus harus turun dari tahta-Nya, lahir di kandang, untuk kemudian ‘mati’ di kayu salib?

(Yohanes 3:16)
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa (neraka), melainkan beroleh hidup yang kekal (surga).

He he he he SOK TAHU deh kau ini !!!
Gak semua manusia bisa disebut “anak anak Allah” tahu !

Nih elo BACA baik2 ya agar kau tidak SESAT, di SESAT kan dan buntut2nya juga MENYESATKAN yg lain !

Yohanes 1 :
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya {sebagai TUHAN (Bapa) dan Juruselamat (ANAK) } diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

13 orang-orang yang diperanakkan (diangkat menjadi anak nak Allah) bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari (keputusan) Allah.

Jadi NERAKA mah akan diberikan kepada yang bukan anak anak Allah, TAHU ! :tuzki70:…Goyang Tripping terus sampai pagi ya Bro asal jangan TERSESAT aja sih !