Dosa atau tidak?

Syallom!

Saya ingin berdiskusi mengenai, “apakah ciuman itu termasuk dosa atau tidak?” . Pertanyaan ini timbul karna teman saya yang memberi tau saya bahwa dia pernah melakukan hal itu dengan kekasihnya. Tak lama setelah itu, teman saya yang lain pun juga berciuman dengan pacarnya. Saya mencoba berdiskusi dengan salah satu dari mereka, kebetulan mereka berdua umat Katolik. Dan jawabanya tidak, karena bibir tidak dipertanggungjawabkan dihadapan Allah. Tetapi jawaban saya untuk mengalaskan bahwa itu dosa adalah ayat dari Roma pasalnya yang pertama, yang intinya, persembahkanlah tubuhmu kepada Tuhan. Dan lagi, (saya lupa letaknya dimana) yang intinya, tubuh kita adalah bait Allah. Artinya mengharuskan kita untuk menjaga kesucian tubuh ini dihadapan Tuhan.

Ada alasan yang lebih baik?
Atau ada yang setuju dengan teman saya? Tolong di jelaskan.
Terima Kasih,

God bless us

menginginkan saja dalam hati sudah berzinah dalam hati lho… :slight_smile:
apalagi kissing…pikirannya pasti sudah kmana2… hmmm… ga boleh ya… :slight_smile:

God bless

Tidak, kalau dilakukan setelah menikah :smiley:
Kalau sudah tidak tahan, lebih baik menikah saja.

I Korintus 7:9
Tetapi kalau mereka tidak dapat menguasai diri, baiklah mereka kawin. Sebab lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa nafsu.

Salam

manteb bgt jawabannya bro… :afro: :happy0062: :slight_smile:

Benar masbro, ini pergumulan saya juga, soalnya saya merasa “nyaman” ciuman dengan “nyonya.”

Tuhan beserta… :smiley:

kl sdh jd nyonya renati mah sikat aje bro… udh halal… hihihi :slight_smile: ;D

Tidak berdosa.

Dosa adalah pelanggaran akan hukum Allah, selama tidak ada hukum, pelanggaran tidak dapat disebut pelanggaran demikian yang di jelaskan rasul Paulus (Roma 5:13, 4:15).

Dosa percabulan dan perzinahan adalah dosa saat seseorang bangkit birahinya (Matius 5:28) terhadap pasangan yang tidak sah (dipersatukan Allah). Walau tidak terjadi kontak fisik, hanya didalam hayalan, Tuhan memperhitungkan sebagai dosa.

Ciuman di bibir adalah ungkapan sayang (eros) terhadap pasangannya, sebagai pintu awal dari lepasnya hormon-hormon dalam tubuh kita untuk membagkitkan birahi, saat ciuman tersebut semakin kuat mendorong hasrat maka seluruh tubuh kita akan dikuasai oleh birahi sebelum waktunya. Kidung Agung 2:7, Kusumpahi kamu, puteri-puteri Yerusalem, demi kijang-kijang atau demi rusa-rusa betina di padang: jangan kamu membangkitkan dan menggerakkan cinta sebelum diingininya!

Tidak ada orang yang kuat menghadapi gejolak birahinya, sebab hal itu natural, alami dan dianugrahkan Tuhan untuk pernikahan kudus. Jadi hindarilah sebelum terjadi yang buruk padamu.

Kecupan dibibir sama seperi kecupan di kening atau pipi, lebih manis kelihatannya dari pada bercumbu bibir yang dapat membagkitkan birahi anda, dengan ditandai detak jantung semakin keras dan tangan ingin memeluk erat dan meraba. Biarlah semua itu menjadi memory yang indah dalam pernikahan anda, saat pertama kali anda bercinta didalam kekudusan.

Satu lagi… Jangan pernah sekalipun menikah karena dasar sex. Menikalah karena cinta.

apakah selagi ciuman itu tergerak syahwatnya atau tidak
kalau tergerak ya termasuk zinah kalau bukan suami istri

GBUs