Dosa yang diampuni dan dosa yang tidak diampuni

saya belakangan ini mengalami pertanyaan di pikiran saya. Saya percaya jika orang berdosa apapun dan separah apapun pasti diampuni. karena darah YESUS sudah menyucikan segala dosa dan membersihkan segala kutuk. dengan kondisi orang yang berdosa mengakui bahwa dirinya bersalah dan berdosa.

masalahnya apakah kita tau dosa kita apa saja dalam sehari-hari? maksud saya kita setiap hari pasti mengalami dosa. hal itu tidak dapat dipungkiri karena kita masih hidup di dunia. bahkan cukup di pikiran kita saja menyumpahi orang lain, atau berpikiran jahat saja hal itu sudah berdosa. masalahnya dari waktu 18 jam (6 jam asumsikan tidur) kita tidak mungkin mengingat setiap dosa apa saja yang sudah kita lakukan. pasti ada dosa yg kelupaan atau mungkin kita ga sadar ngelakuin dosa.
soo bagaimana kita bs mengkui semuanya? dosanya begitu banyak setiap hari nya… apa cukup dengan kita berdoa minta ampun untuk semua dosa yang kita lakukan hari ini (jadi tanpa disebut satu persatu)? atau kita harus menyebutnysa satu persatu? karena kan dibilang kita harus mengakui setiap dosa… nah bgmn nih pendapat anda2 sekalian? terima kasih buat masukkan dan pendapatnya.
dan seandainya kita tidak akui satu persatu-satu apa dosa kita tetap diampuni atau belum diampuni karena cara yg salah sehingga kutuk masih menguasai kita? nah lo…gaswat…

Bro anda dari denom Kharismatik bukan? berarti berakar dan masih dianggap Protestan.

Kita kaum protestant, dipelopori Martin Luther dengan semboyan Sola Gratia dan Justification by Grace, Pengertian dari Sola Gratia adalah Keselamatan hanya karena anugerah, sehingga bila bro diselamatkan dan dibawa kedalam kebenaran injil Kristus itu bukan karena perbuatan baik kita, bukan karena kita lebih baik dari org lain, tp karena Anugerah Allah saja.

2:8 Sebab karena kasih karunia v kamu diselamatkan w oleh iman 2 ; x itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, 2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu 3 : y jangan ada orang yang memegahkan diri. z

Perbuatan baik kita tidak bisa membeli atau mengamankan keselamatan karena standard ‘kebaikan’ dari Tuhan itu terlalu tinggi untuk bisa dicapai manusia, apalagi dengan hakikat manusia yang telah jatuh dalam dosa dan hidup dalam dunia berdosa. Persis seperti yang Bro alami dan sadari bahwa tidak bisa 100% bebas dari pelanggaran, kadang bahkan pelanggaran itu tidak kita sadari, bgaimana kita bisa berdoa minta ampun untuk yang tidak kita sadari.

Martin Luther dan bahkan Agustinus menyadari ini ketika mereka didalam biara. Dalam suasana Biara yang terisolasi dan tenang mereka justru merasa mereka banyak dosa, semakin mereka menghindari dosa, semakin mereka menyadari diri mereka berdosa. Karena itu mereka sadar, kunci dari keselamatan adalah anugerah bukan perbuatan.

Kita percaya kita selamat HANYA oleh anugerah. Kita percaya ketika Tuhan Yesus mati diatas kayu Salib dia mati untuk seluruh dosa kita, termasuk dosa kita dimasa depan. Sehingga ketika kita menerima anugerah keselamatan, selamanya keselamatan itu milik kita. Tidak ada yang bisa merebut kita dari tangan Tuhan.

Yoh 10:29	

Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, a lebih besar dari pada siapapun, b dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

Itulah yang artinya aman dalam Kristus dan dibebaskan dari beban dan belenggu dosa, kita tidak lagi dihakimi berdasarkan hukum taurat tapi berdasarkan Anugerah dan Iman yang menjadi buah anugerah tersebut.

Nah bukan berarti setelah itu kita bisa berbuat semaunya, konswekensi terhadap kesalahan dan dosa kita tetap ada, terutama dalam dunia ini. Tuhan tetap bisa memukul atau menegur kita bila kita melakukan dosa. Tapi keselamatan kita aman didalam Kristus.

Terlebih lagi, sekarang motivasi kita untuk berbuat baik dan mentaati firman Tuhan adalah untuk menyenangkan Tuhan, untuk bersyukur akan anugerah keselamatan yang sudah kita terima dan bukan untuk sekedar ‘mengamankan’ keselamatan kita.

Semoga dengan penjelasan ini Bro bisa mengerti, kalau ada yang tidak dimengerti slahkan Bro, saya akan semampunya menjelaskan.

Dosa yg di ampuni = dosa yg anda lakukan,lalu dng segera anda bertobat dng sungguh2 pd Tuhan tanpa ulur2 waktu.
Dosa tdk di ampuni = bila saudara berbuat dosa dan tdk segera bertobat,lalu “ajal” menjemput,kt tdk tau kapan ajal menjemput,apakah ntr mlm,besok atau…
** pertobatan hanya bisa kt lakukan pd saat nyawa kt masih menyatuh dng raga,
Salam

Baca Link dibawah ini bro moga bisa membantu…

Apakah Itu Dosa Yang Tidak Dapat Di Ampuni?
http://depan.org/apakah-itu-dosa-yang-tidak-dapat-di-ampuni/

dosa yang tidak dapat diampuni adalah menghujat rohkudus

Matius 12:31,32, “Segala dosa dan hujat manusai akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang anak manusia akan diampuni, tetapi jika menentang Roh Kudus tidak akan di ampuni, di dunia ini tidak dan didunia yang akan datang pun tidak.”

Contoh manusia yg tidak diampuni seperti ahmed deedat. :coolsmiley:

GBU!

ahmed deedat kenapa tidak diampuni?apa dia pindah dari kristen ke islam,jadi gak diampuni?

gimana dengan orang kristen yang beriman dan hidup di jaman anugrah.imannya tetap kepada Kristus tidak kepada allah lain tapi hidup sehari-harinya tidak sesuai ajaran FT/mengabaikan kekudusan/keadilan?apakah orang ini termasuk orang yg bisa diselamatkan?

pengakuan hanya dimulut itu tidak adagunanya…iblispun mengakui…ingat iman tanpa perbuatan adalah mati…jadi orang seperti ini tidak mungkin bisa selamat kalau tetap hidup dalam dosa-dosanya…

salam
www.depan.org

Yupz…se7 dng bro @Depan Iblis juga mengakui Kristus adlh Tuhan,tp tdk mengimani…

:afro: :afro: :afro: :afro:
Setuju banget dengan ini, kekuatan orang Kristen untuk melawan perbuatan dosa adalah bersandar kepada Anugerah Tuhan saja.
Semakin kita berusaha tidak berbuat dosa karena takut hukuman, semakin sering pula kita akan jatuh.
Tapi semakin kita memahami totalitas pengampunan dosa dari YESUS, dari dalam hati kita otomatis akan timbul ketidakinginan untuk berbuat dosa.


en baidewei, dosa yang tidak terampuni adalah menghujat Roh Kudus, yang artinya menolak kesaksian Roh Kudus tentang Yesus sampai akhir hayat. Dosa ini tidak mungkin kita lakukan lagi kalau anda sudah terima Kristus.

Ahmed Deedat Horrific End

Eh siapa tau Bro sebelum mati dia minta ampun pada YESUS karena penyakit dia seperti ayat dibawah.
Siapa tau aja… !! Mungkin anda juga benar, hehehehe…

I Korintus 5:5 orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

Ah soal ahmed deedat ini orang bukan berasal dari jemaat seperti kasus di 1Kor 5:1-13 jadi nga tepat buat dia, lebih lengkapnya ini kisahnya: Momod mohon ijin yah? :slight_smile:

AKHIR HIDUP AHMED DEEDAT
9 Tahun Masa Perawatan Ahmed Deedat

Di Indonesia, buku-buku karya Ahmed Deedat dijual bebas, tetapi buku-buku tanggapan atas argumennya tidak diizinkan untuk terbit dan beredar dengan bebas. Tokoh lawan debat Deedat yang sudah menerbitkan bukunya adalah John Gilchrist dan Dr. Anish Sorrosh. Hal inilah yang membuat Serangan Ahmed Deedat dalam buku Combat Kit-nya terhadap keKristenan seolah-olah tidak terbantahkan di mata sebagian masyarakat Indonesia.

Note :
6 April 1996, Di hari Paskah, di Negara Australia Deedat berbicara di depan orang banyak menyerang Injil kepercayaan Kristiani mengenai kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.
3 Mei 1996, Empat minggu kemudian setelah kejadian di Australia, Ahmed Deedat terkena stroke. Kaki & tangannya lumpuh, dan dia tidak bisa berbicara. Mulut yg dipakainya utk menghujat itu tak lagi bisa mengeluarkan kata-kata, ia bisu–gagu sampai hari kematiannya.
8 Agustus 2005 Deedat mati setelah menderita kelumpuhan dan bisu selama sembilan tahun.

Jauh sebelum injil ditulis, Yesus sudah memberitahukan kepada murid-murid-Nya bagaimana Injil akan ditulis seperti yang ada pada kita sekarang ini, yaitu dengan pengajaran dan segala sesuatu yang diingatkan oleh Roh Kudus kepada mereka.

‘…Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.’ (Yoh 14 :26)

Dan bagi mereka yang menghujat Injil, itu berarti sama saja dengan menghujat pada yang mengajarkan injil tersebut, yaitu Roh Kudus. Dalam hal penghujatan ini, Yesus telah mengatakan suatu konsekwensi kekal yang akan dihadapinya kelak bagi mereka yang menghujat Injil Kebenaran-Nya!

Aku berkata kepadamu: ‘Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.’ (Mar 3 : 28, 29).

Dosa kekal ini sungguh terjadi pada Ahmed Deedat yang telah menghujat Injil dengan begitu beraninya, bukan kepada para pendeta ataupun orang-orang parcaya lainnya, tetapi Ia telah begitu berani dan takaburnya untuk menghujat Roh kudus. Bagi seorang Deedat sudah tidak ada lagi jalan untuk bertobat, walaupun ia telah diperingati maupun didoakan oleh orang-orang Kristen ketika masa perawatannya di rumah sakit selama 9 tahun terahir dari sisa hidupnya ini. Oleh karenanya, Bukanlah suatu kebetulan jika Deedat kehilangan kemampuan berbicara untuk selamanya, hal itu terjadi karena ia telah melakukan dosa kekal, dan keselamatan kekal dalam Kristus Tuhan sudah tidak mungkin berlaku lagi terhadap dirinya, kerena ada tertulis :

‘Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.’(Rom 10 : 9, 10).

Paulus dengan tegas telah memperingatkan kita :
‘Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.’ (Galatia 1 : 8,9)

HUKUMAN TUHAN - KUALAT

Berikut ini adalah kisah mengenai Sheikh Ahmad Deedat kena TULAH & KUALAT:

Pihak Islam sendiri terutama di Afrika Selatan negara asalnya, mereka menganggap Deedat sebagai “berbahaya”. Mereka juga menelusuri hubungan Deedat dengan paham BAHAISME yang mengatakan bahwa “TIADA LAGI ISLAM, ISLAM HANYA UNTUK 1000 TAHUN”.

Whatever-lah itu, Deedat membuat banyak orang menjadi “Deedat banget” termasuk beberapa pengikut setianya yang selalu menggemakan isi kepala tua sang pendebat (kita sudah tahu siapa orang-orang itu). Misalnya selalu didengungkan mengenai kitab Kidung Agung, Lot dan 2 anak perempuannya, Yehuda yang menggauli menantunya, dll. Mereka memandangnya dengan penuh tanya dan “kemenangan”…

Sementara Deedat menyembunyikan kenyataan bahwa nabinya Muhammad suatu waktu membuat SKANDAL. Ia jatuh cinta pada Zainab, istri anak angkatnya sendiri Zaid bin Muhammad!
Untuk MELEGITIMASI nafsu birahi terhadap menantunya sendiri kemudian dikatakan “Turun sebuah ilham bahwa hal itu OKEY…” dan yang paling kasihan adalah Zaid bin Muhammad, ia secara terpaksa rela melepaskan istri tercintanya untuk memenuhi hasrat AYAH (ANGKATNYA), sang “nabi”. Zaid menceraikan istrinya sehingga memuluskan “Wahyu Tuhan” agar Muhammad sah mengawini menantunya sendiri… ini sangat keterlaluan!

INI BENAR-BENAR BALOK DI MATA SENDIRI… Kapal yang jangkarnya jatuh di dasar laut berpasir atau lumpur memang tidak dapat mencengkeram kuat sehingga kapalnya terombang-ambing…
Jika Deedat dapat dengan SANGAT PEDAS mengkritik Alkitab, maka Deedat pastilah DENGAN SANGAT GIGIH akan mempertahankan kitabnya sendiri… tetapi bukan soal pedas menyerang dan gigih bertahan… tetapi APA ISINYA BENAR?

Ini kan yang utama… Dan tulisan-tulisan Deedat sudah dianalisa luar dalam dan terbuktilah sangat banyak FALACY & PEMBELOKAN- PEMBELOKAN, SELF TAFSIR dan lain sebagainya dari si pemikir tua yang “berpengaruh”…

Ketika suatu waktu (tahun 1996) Ahmad Deedat sang pendebat mendebat kristen di Australia, dengan tema “Paskah: Dilihat dari Sudut Pandang Islam”. Isi materinya sangat pedas dan mengolok-olok kaum Kristen di Australia, tetapi karena Australia negara bebas, maka ia dipersilahkan mengeluarkan uneg-unegnya, dan Deedat tua “sangat puas”. [Jng harap kondisi yg sama akan kau dapatkan di negara-negara mayoritas muslim. Mereka tak akan memberikanmu mimbar utk mendebat islam sebagaimana Deedat dng bebas & aman tanpa ancaman dr seorang Kristen-pun utk mengolok-olok iman mereka. Sedangkan kalau kau mengolok-olok islam, maka para penganut “agamai damai & agama rahmat bagi alam semesta” itu akan memburumu dan siap menggorok lehermu. Darahmu halal ditumpahkan bagi agama damai, islam! -adm]

4 minggu segera setelah selesai pidato di Australia, Ahmad Deedat kolaps dan kena penyakit lumpuh yang ANEH. Ia lumpuh total dari leher ke bawah dan tidak bisa berbicara, sementara kesadarannya masih PENUH SEPERTI SEDIAKALA. ia berkomunikasi menggunakan sinar dan kedipan matanya. Ilmu kedokteran mengatakan kondisi ini sebagai “LOCK-IN” atau terkunci. [gue sih suka nyebutnya sbg “Check-In”…check-in di neraka, sekamar ama si Mamad nabi arab, hahaa… -adm].

Sheikh Ahmad Deedat yang dulu, masih ADA dan pikirannya masih setajam dulu, tetapi kini ia TERKUNCI DALAM TUBUH YANG “MATI”. Keadaan Lock-in tsb BERLANSUNG SELAMA 9 TAHUN SAMPAI IA di-Shutdown sama Tuhan, alias game-over atau mati aka modar. Nah bener kualat bukan?

Beberapa minggu kemudian tepatnya pagi hari tanggal 8 Agustus 2005, Sheikh Ahmad Deedat menghembuskan nafas terakhir dalam usia 78 tahun, setelah sembilan tahun TERKUNCI DALAM TUBUHNYA SENDIRI. Apakah akhir riwayat hidup sang pendebat adalah kehendak TUHAN? Tentu saja kita mengamini bahwa tidak ada sehelai rambut pun yang jatuh dari kepala manusia terjadi di luar kehendak dan pengetahuan Tuhan.

Ketika Elimas si tukang Sihir menghalangi Gubernur Sergius mendengar Injil dari Paulus dan Barnabas, maka Paulus menghardik dia: Kisah Para Rasul 13:9-12

13:9 Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap dia,
13:10 dan berkata: “Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?
13:11 Sekarang, lihatlah, tangan Tuhan datang menimpa engkau, dan engkau menjadi buta, beberapa hari lamanya engkau tidak dapat melihat matahari.” Dan seketika itu juga orang itu merasa diliputi kabut dan gelap, dan sambil meraba-raba ia harus mencari orang untuk menuntun dia.
13:12 Melihat apa yang telah terjadi itu, percayalah gubernur itu; ia takjub oleh ajaran Tuhan.

sheikh Ahmad Deedat telah lumpuh selama 9 tahun sebelum akhirnya meninggal, ia telah membelokkan JALAN TUHAN YANG LURUS ITU.

Itu namanya kualat…

Dikutip dari Blog Tetangga;

Ini Linknya http://indonesia.faithfreedom.org/forum/ahmad-deedat-mati-mengenaskan-t36820/